cover
Contact Name
Alfredo Tutuhatunewa
Contact Email
alfredo.tutuhatunewa@fatek.unpatti.ac.id
Phone
+6282248301405
Journal Mail Official
itabaosjurnal@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Teknik Universitas Pattimura Jl. Ir. M. Putuhena, Kampus Poka Ambon - 97233 Maluku
Location
Kota ambon,
Maluku
INDONESIA
Jurnal i tabaos
Published by Universitas Pattimura
ISSN : -     EISSN : 28298179     DOI : https://doi.org/10.30598/i-tabaos.2022.2.1
Jurnal i tabaos adalah jurnal peer-review yang menerbitkan makalah hasil penelitian mahasiswa asli, pada semua aspek aplikasi Teknik Industri. Topik yang akan dibahas termasuk, tetapi tidak terbatas pada: Rekayasa sistem kerja dan ergonomi. Rekayasa sistem manufaktur. Rekayasa sistem perusahaan. Rekayasa sistem rantai pasokan. Rekayasa dan manajemen mutu. Manajemen rekayasa. Kebijakan dan strategi teknologi/industri.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 3 (2022)" : 5 Documents clear
ANALISA METODE AHP UNTUK PENETAPAN PRIORITAS PERBAIKAN MESIN PEMBANGKIT LISTRIK PADA PT. PLN (PERSERO) UP3 AMBON Adila, Rifda Hudzaifah; Lawalata, Victor O.; Paillin, Daniel B.
i tabaos Vol 2 No 3 (2022)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/i-tabaos.2022.2.3.159-164

Abstract

Pertumbuhan jumlah penduduk dan peningkatan kebutuhan ekonomi akan berdampak pada pertumbuhan di semua sektor penggerak ekonomi yang berakibat pada peningkatan kebutuhan listrik. PT PLN (Persero) UP3 Ambon merupakan salah satu UP3 di bawah naungan PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara yang memiliki 18 PLTD isolated. Dari keseluruhan mesin yang dimiliki UP3 Ambon, terdapat 3 mesin yang termasuk dalam daftar usul hapus yang terdiri dari beberapa merek dan type mesin diesel. Pada PT PLN (Persero) UP3 Ambon terdapat beberapa sistem dalam kondisi defisit daya yang berakibat terjadinya pemadaman di area tersebut. Hal ini dikarenakan kurangnya pasokan listrik, penyebabnya yaitu kerusakan pada mesin diesel sehingga tidak menyalurkan produksi listrik secara maksimal. Keterbatasan anggaran untuk pengadaan mesin diesel baru merupakan kendala yang dihadapi. Di sisi lain, terdapat mesin eksisting dalam daftar usul hapus dengan kondisi gangguan berat yang belum dimanfaatkan secara maksimal. Ditambah lagi dengan regulasi PLN pusat terkait moratorium/penundaan terhadap penghapusan aset sampai dengan batas waktu yang tidak ditentukan. Oleh karena itu, dilakukannya prioritas perbaikan mesin pembangkit menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP). Terdapat 2 kriteria untuk menyusun bobot penilaian serta terdapat 3 alternatif mesin yang akan dijadikan prioritas perbaikan. Pada pengolahan AHP didapatkan hasil bahwa urutan penetapan mesin yang perlu dilakukan perbaikan adalah Mesin 3, Mesin 1, dan Mesin 2.
PERANCANGAN TATA LETAK GUDANG PADA TOKO PELITA MAKMUR MENGGUNAKAN METODE ANALISIS ABC Haupea, Lailatul Jannah; Tutuhatunewa, Alfredo; Afifudin, Moh. Thezar
i tabaos Vol 2 No 3 (2022)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/i-tabaos.2022.2.3.145-152

Abstract

Gudang merupakan salah satu aspek penting dalam dunia industri. Peranan gudang sebagai tempat untuk menyimpan barang dalam jumlah banyak yang sangat berperan besar baik bagi industri besar maupun industri kecil. Salah satu industri yang menggunakan fasilitas gudang adalah toko Pelita Makmur yang menyediakan aneka produk sembako maupun kebetuhan rumah tangga lainnya, dengan luas gudang yang dimiliki seluas 160 . Penempatan produk yang digunakan oleh perusahaan adlah metode randomized atau produk ditempatkan secara acak. Tujuan penelitian ini adalah membuat proporsi space penimbunan produk, jalur lalu lintas handling (Aisle), tata letak gudang yang lebih efisien dengan menggunakan metode ABC dengan mengelompokan produk ke dalam 3 kelas berdasarkan tingkat perputaran dari produk selama jangka waktu tertentu yaitu kelompok A sebanyak 20%, kelas B 30% dan kelas C 50%. Berdasarkan hasil pengolahan data, luas area gudang yang digunakan untuk penempatan produk pada layout perbaikan, ditentukan area gudang seluas 80,2 dan penggunaan pallet sebanyak 66 buah. Dengan menggunakan metode manhattan, jarak tempuh yang dilakukan pekerja untuk pengambilan produk sebesar 22.594 meter jika menggunakan metode perusahaan. Sedangkan jika menggunakan metode ABC jarak yang digunakan adalah 20.551 meter atau mengalami penurunan sebesar 0,09%.
ANALISIS KELAYAKAN EKONOMI DAN TEKNIK SISIP TRANSFORMATOR DISTRIBUSI PADA GARDU KTB-09 PT PLN (PERSERO) UP3 MASOHI Renyaan, Zulfikar Rezki; Camerling, Billy J.; de Fretes, Richard A.
i tabaos Vol 2 No 3 (2022)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/i-tabaos.2022.2.3.165-174

Abstract

Gardu KTB-09 yang terletak pada Penyulang Kota-B dalam data pembebanannya mencapai 112% (± 56.188 kVA) dari kapasitasnya yaitu 50 kVA dengan tegangan ujung sebesar 205V dan mengalami penurunan (drop tegangan) sebesar 12%. Pembebanan tersebut melampaui dari kapasitas maksimum transformator standar 80%, yang berpotensi pada kerugian secara materiel dan finansial bagi PT PLN (Persero) UP3 Masohi. Jatuh tegangan yang diakibatkan dari hal tersebut sudah melebihi dari SPLNT6.001-2013 sebesar -±10% untuk tegangan rendah. Mempertimbangkan matriks pada Health Index assessment tier-1 Trafo Distribusi, presentase pembebanan trafo berada pada kategori buruk karena dibebani ≥100%. Untuk mengatasi hal tersebut diterapkan pemasangan transformator sisipan. Dengan pembebanan yang semula dari 112% menjadi 66.60% dari kapasitas 50 kVA, tegangan ujung dengan adanya sisip transformator semula sebesar 205 V dengan jatuh tegangan sebesar 12,7% naik menjadi 212 V dengan prosentase jatuh tegangan yang menurun menjadi 8,2%. Pelaksanaan sisip trafo efektif untuk mengatasi kelebihan beban (over load) dan perbaikan tegangan ujung untuk. Penerapan metode rantai nilai terhadap transformator sisip mampu menghasilkan efisiensi, peningkatan pendapatan dan perbaikan kualitas pelayanan serta mengetahui ada atau tidaknya nilai tambah yang dihasilkan. Dengan efisiensi dari potensi kerusakan transformator sebesar Rp. 62.999.166., peningkatan pendapatan dari losses transformator sebesar Rp. 23.023.087.-/tahun dengan nilai investasi sebesar Rp. 104.921.753.
ANALISIS EFEKTIVITAS PERAWATAN MESIN PEMBANGKIT PADA PLTD SANANA DENGAN MENGGUNAKAN METODE OVERALL EQUIPMENT EFFECTIVENESS (OEE) DAN OVERALL RESOURCE EFFECTIVENESS (ORE) Umasugi, Mega Cahyuni; Tukan, Marcus; Pattiapon, Marcy L.
i tabaos Vol 2 No 3 (2022)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/i-tabaos.2022.2.3.153-158

Abstract

Dalam mengoperasikan tenaga listrik terdapat berbagai permasalahan antara lain pemakaian karena tenaga listrik selalu berubah dari waktu kewaktu, gangguan jaringan, kondisi alam dan lingkungan. Hal tersebut menyebabkan terjadinya downtime. Downtime merupakan waktu ketika mesin tidak dapat beroperasi dalam jangka waktu tertentu. Downtime yang terjadi mengakibatkan pemadaman listrik selama mesin dalam perbaikan dan berdampak pada produktivitas mesin. Produktivitas yang baik dapat dilihat dari kinerja mesin yang baik pula. Hal ini dapat ditandai dengan tingginya nilai efektivitas mesin. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui efektivitas mesin dengan mengunakan metode Overall Equipment Effectiveness (OEE) dan Overall Resource Effectiveness (ORE). Hasil penelitian menunjukkan bahwa, rata-rata nilai OEE sebesar 52.05% dan nilai ORE sebesar 51.91%. Kedua nilai efektivitas mesin ini berada dibawah standar JIPM (Japan Institute of Plant Maintenance) yaitu 85%. Rendahnya nilai OEE dan ORE lebih dominan disebabkan oleh faktor performance effeciency.
ANALISIS SISTEM PENANGANAN PETI KEMAS PADA CONTAINER YARD DI PT. PELINDO (PERSERO) CABANG AMBON Usman, Ceril Malurny; Tukan, Marcus; Sahar, Dian Pratiwi
i tabaos Vol 2 No 3 (2022)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/i-tabaos.2022.2.3.175-180

Abstract

PT. PELABUHAN INDONESIA (PERSERO) Cabang Ambon adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang jasa yang melayani dan menyediakan fasilitas dalam kepelabuhanan. Lapangan penumpukan merupakan salah satu fasilitas utama pada PT. PELINDO (Persero) Cabang Ambon yang digunakan untuk menumpuk peti kemas dan mencegah resiko delay kapal yang mengakibatkan produksi bongkar muat menurun. Jumlah arus peti kemas yang semakin meningkat setiap tahunnya, sedangkan luas lapangan penumpukan peti kemas masih tetap sama. Untuk itu, tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui sistem penanganan yang digunakan untuk mengatur penumpukan peti kemas dan menganalisis tingkat pemanfaatan lapangan penumpukan. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode regresi linier dan YOR. Analisis data yang dilakukan pada penelitian ini yaitu analisis kapasitas lapangan penumpukan, analisis sistem penanganan lapangan penumpukan, analisis metode regresi linear menggunakan Microsoft excel dan analisis tingkat pemanfaatan lapangan penumpukan. Dari penelitian ini diketahui luas lapangan penumpukan sebesar 49700 m2, rata-rata lama penumpukan 5 hari dan sistem penanganan yang digunakan adalah sistem Rubber Tyred Gantry Crane. Pada analisis tahun 2022, nilai YOR di PT. PELINDO (Persero) Cabang Ambon sebesar 47,82% yang dimana Standar Kinerja Pelayanan Operasional Pelabuhan Direktur Jendral Perhubungan Laut yang telah ditetapkan sebesar 80%, sehingga di tahun 2022 tingkat pemanfaatan lapangan penumpukan masih rendah. Sedangkan untuk proyeksi 10 tahun kedepan yaitu tahun 2031 nilai YOR menunjukkan persentase sebesar 80,44% yang telah mencapai standar yang telah ditetapkan.

Page 1 of 1 | Total Record : 5