Indonesian Journal of Nursing and Health Sciences (IJNHS)
Indonesian Journal of Nursing and Health Sciences (IJNHS) is a open access, peer reviewed and refereed international journal. The purpose of the Indonesian Journal of Nursing and Health Sciences (IJNHS) is to provide a mechanism to share knowledge related to improving health and promoting the development of nursing. The Journal seeks original manuscripts reporting scholarly work on the art and science of nursing and health. Original articles may be empirical and qualitative studies, review articles, methodological articles, brief reports, case studies and letters to the Editor. All research articles in IJNHS will undergone rigorous peer review, based on initial editor screening and anonymized refereeing by an expert reviewer. The topics related to this journal include but are not limited to Quality nursing; Nursing education; Nursing ethics and management; Nursing policy; Continuing nurse education; Continuing nurse training; Diagnostics and prescribing; Patient education and counseling; Health care; Traditional of Medicine; Public health; Health promotion; Clinical aspects related to health; Health policy and management; Food health; Remote health; Community health; Urban health; Reproductive health care; Paediatrics and child health; Health Policy Analysis.
Articles
100 Documents
Hubungan Indeks Massa Tubuh dengan Tekanan Darah pada Orang Dewasa
Ayu Putri Abineno;
Evelin Malinti
Indonesian Journal of Nursing and Health Sciences Vol 3 No 1 (2022): Indonesian Journal of Nursing and Health Sciences: April 2022
Publisher : CV. Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/ijnhs.v3i1.973
Permasalahan yang paling sering terjadi di masyarakat dengan jumlah penderita yang selalu melonjak naik hampir tiap tahunnya adalah penyakit hipertensi. Salah satu pemicu yang mempengaruhi tekanan darah adalah gaya hidup sedentary yang menyebabkan kegemukan. Penelitian ini bermaksud untuk melihat apakah ada hubungan indeks massa tubuh dengan hipertensi pada orang dewasa. Penelitian ini menggunakan pendekatan observasional dengan desain deskriptif korelas dengan mengambil sampel 110 orang dewasa berusia 25-50 tahun yang dipilih dengan metode purposive sampling di Desa Ponain. Instrumen pada penelitian ini adalah timbangan badan untuk mengukur berat badan, stadiometer untuk mengukur tinggi badan, dan sphygmomanometer untuk mengukur tekanan darah responden. Hasil yang diperoleh diolah dengan menggunakan metode korelasi dengan uji Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan IMT dengan tekanan darah sistolik memiliki hubungan yang signifikan dengan p-value = 0,05, sementara hubungan antara IMT dengan tekanan darah diastolik memiliki hasil yang negatif (p=>0,05) pada orang dewasa di Desa Ponain. Sebagian besar dari responden memiliki IMT yang tinggi dengan tingkat tekanan darah yang tinggi, tetapi antara IMT dengan tekanan darah diastolik tidak memiliki hubungan yang signifikan.
Gambaran Pemicu Stres Kerja pada Polisi Satuan Lalu Lintas Polres Bantul Yogyakarta
Rustiana Setyowati;
Siti Maria Ulfa
Indonesian Journal of Nursing and Health Sciences Vol 2 No 2 (2021): Indonesian Journal of Nursing and Health Sciences: October 2021
Publisher : CV. Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/ijnhs.v2i2.1121
Salah satu bentuk tekanan di tempat kerja adalah stres. Secara sederhana stres merupakan suatu bentuk tanggapan seseorang baik secara fisik maupun mental terhadap suatu perubahan di lingkungannya yang dirasakan mengganggu dan mengakibatkan dirinya terancam. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana gambaran stres kerja pada Polisi Satuan Lalu Lintas Polres Bantul Yogyakarta. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan pendalaman wawancara terhadap responden. Pengumpulan data secara mendalan melalui 7 orang anggota Polisi Satuan Lalu Lintas area Polres Bantul. Analisis yang digunakan adalah analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan adanya stres kerja yang berbeda – beda faktornya pada tiap personel atau anggota dari Polisi Satuan Lalu lintas Polres Bantul ini diantaranya beban kerja dan jam kerja berlebih, juga resiko pekerjaan di lapangan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa tiap personel memiliki tingkat stres kerja karena faktor – faktor yang berbeda.
Appropriate Use of Antihypertensive Medicines in Hypertension Patients of BPJS Participants
Ika Pratiwi;
Elvira Rosa;
Nurul Syazwani;
Agustina Kartikasari
Indonesian Journal of Nursing and Health Sciences Vol 2 No 2 (2021): Indonesian Journal of Nursing and Health Sciences: October 2021
Publisher : CV. Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/ijnhs.v2i2.1157
Hypertension is a health disorder that is often encountered and includes public health that needs to be addressed immediately. Hypertension is a condition in which the blood pressure, either systolic or diastolic, is 140/90 mmHg. WHO (World Health Organization) data shows that there are around 1 billion people with hypertension worldwide. The prevalence of hypertension is predicted to continue to increase, by 2025 it is predicted that as many as 29% of adults have hypertension worldwide. Around 8 million people with hypertension die each year, of which 1.5 million deaths occur in Southeast Asia. This research is a descriptive research. Descriptive research method is a research method that is carried out with the main aim of making a picture or description of a situation objectively. Descriptive research methods are used to solve or answer the problems being faced in the current situation. The profile of the use of antihypertensive drugs in terms of gender is mostly women with a percentage of 57.7%, most patients are in the age group 40-60 years as much as 50.0%. The highest use of single antihypertensive drugs is sulfonylurea 33.6%, combination therapy mostly uses 3 drug classes by 63.6%, namely Alpha Glucoside Inhibitors, Sulfonylureas and Biguanides. For the administration of combination therapy, the most vasodilators are combinations of long- -acting andvasodilators rapidacting 85.7%. Evaluation of the use of antihypertensive drugs in patients with HYPERTENSION BPJS participants in the Outpatient Installation of RSUD Dr. H. Soewondo during 2021 according to Fornas BPJS showed that 91.33% or 274 drug items were written in accordance with National Fornas and 8.67% or 26 drug items were not appropriate.
Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Pemamfaatan Posbindu PTM
Hotmarito Hotmarito;
Ardiansyah Ardiansyah;
Arjuna Arjuna
Indonesian Journal of Nursing and Health Sciences Vol 4 No 2 (2023): Indonesian Journal of Nursing and Health Sciences: October 2023
Publisher : CV. Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/ijnhs.v4i2.1561
Penyakit tidak menular (PTM) merupakan penyakit penyakit yang tidak bisa ditularkan dari orang ke orang, yang perkembangannya berjalan perlahan dalam jangka waktu yang panjang (kronis). Penyakit tidak menular (PTM) merupakan penyebab kematian hampir 70% di dunia. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan desain cross sectional dan uji tujuan penelitian untuk mengetahui faktor dengan pemanfaatan posbindu berkunjung ke posbindu PTM pada satu tahun terakhir dari januari sampai oktober tahun 2022 diwilayah kerja UPTD Puskesmas Perlang sebanyak 463. Sampel dalam penelitian ini yaitu semua populasi yang memenuhi kriteria untuk dijadikan sampel yang berjumlah 91. Hasil penelitian diketahui ada hubungan antara pengetahuan p value (0.000), motivasi p value (0.000) dan dukungan keluarga p value (0.001). Saran dari penelitian ini adalah agar masyarakat, puskesmas dan posbindu PTM dapat saling berkontribusi untuk memberikan edukasi kepada masyarakat terkait bahaya PTM dan pentingnya pengetahuan, motivasi dan dukungan keluarga untuk pemenfaatan posbindu PTM.
Pengaruh Pemberian Edukasi Kesehatan Cuci Tangan terhadap Tingkat Pengetahuan dan Sikap pada Anak Usia Sekolah
Trisnawati Trisnawati;
Rezka Nurvinanda;
Ardiansyah Ardiansyah
Indonesian Journal of Nursing and Health Sciences Vol 4 No 2 (2023): Indonesian Journal of Nursing and Health Sciences: October 2023
Publisher : CV. Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/ijnhs.v4i2.1562
Mencuci tangan adalah proses menggosok kedua permukaan tangan dengan kuat secara bersamaan dengan menggunakan zat pembersih yang sesuai dan dibilas dengan air mengalir dengan tujuan menghilangkan mikroorganisme. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian penyuluhan tentang mencuci tangan terhadap tingkat pengetahuan dan sikap pada anak usia sekolah di SD 04 Koba Tahun 2022. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian Probability dengan one group pretest-posttest Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa yang sekolah di SD 04 Koba 315 siswa. Besaran sampel pada penelitian ini adalah 20 responden yang dipilih dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan Ï (0,000) < α (0,05), dan sikap Ï (0,000) < α (0,05), Yang bermakna ada hubungan dengan edukasi mencuci tangan. Saran diharapkan penelitian ini dapat sebagai masukan untuk institusi pelayanan kesehatan dalam meningkatkan memberi informasi tentang mencuci tangan pada anak usia dini.
Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Terjadinya Ulkus Diabetikum pada Penderita Diabetes Melitus
Trisnawati Trisnawati;
Rima Berti Anggraini;
Rezka Nurvinanda
Indonesian Journal of Nursing and Health Sciences Vol 4 No 2 (2023): Indonesian Journal of Nursing and Health Sciences: October 2023
Publisher : CV. Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/ijnhs.v4i2.1563
Ulkus kaki diabetikum merupakan luka terbuka pada permukaan kulit yang disebabkan adanya makroangiopati sehingga terjadi vaskuler insufisiensi dan neuropati. Ulkus diabetikum terjadi akibat kerusakan saraf dan pembuluh darah karena kadar gula darah yang tidak terkontrol untuk kondisi yang sudah parah, kerusakan saraf bisa meluas hingga ketulang sehingga bisa menyebabkan amputasi. Penderita ulkus diabetikum Di RSUD Drs.H.Abu Hanifah Bangka Tengah juga mengalami peningkatan selama 3 tahun terakhir.Tahun (2021) sebanyak 178 yang mengalami diabetes melitus dan sebanyak 31 orang yang menderita ulkus diabetikum, yaitu sebanyak 25 % pada perempuan, sebanyak 75% pada laki-laki). Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan faktor-faktor Yang Berhubungan Dengan Terjadinya Ulkus Diabetikum Pada Penderita Diabetes Melitus Di RSUD Drs.H.Abu Hanifah Bangka TengahTahun 2022. Penelitian ini menggunakan desain penelitian cross sectional dengan uji chi square dengan hasil berupa analisa bivariate. Populasi dalam penelitian ini responden yang menderita diabetes melitus dengan ulkus diabetikum dan responden yang menderita diabetes melitus tanpa ulkus diabetikum di poli bedah, ruang rawat inap Asoka, dan anggrek di RSUD Drs.H.Abu Hanifah Bangka Tengah Tahun 2021 yaitu sebanyak 178 pasien. Besaran sampel pada penelitian ini adalah 53 responden yang dipilih dengan kriteria inklusi dan eksklusi, waktu penelitian pada 11 Desember- 3 Januari tahun 2022. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa ada hubungan yang bermakna antara tingkat pengetahuan , nilai Ï value (0,009), lama menderita didapatkan nilai Ï value (0,009), obesitas Ï value (0,001), yang bermakna ada hubungan dengan kejadian Ulkus diabetikum. Saran dalam penelitian ini adalah supaya pelayanan kesehatan lebih meningkatkan dalam memberi informasi tentang factor penyebab kejadian ulkus diabetikum pada penderita diabetes melitus
Pengaruh Intensitas dan Jenis Pemakaian dalam Penggunaan Gadget terhadap Tingkat Emosional pada Anak Usia Sekolah
Mariyama Mariyama;
Indri Puji Lestari;
Indah Permata Sari
Indonesian Journal of Nursing and Health Sciences Vol 4 No 2 (2023): Indonesian Journal of Nursing and Health Sciences: October 2023
Publisher : CV. Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/ijnhs.v4i2.1564
Gadget adalah sebuah istilah berasal dari bahasa Inggris yaitu perangkat elektronik kecil yang memiliki tujuan dan fungsi khusus untuk mengunduh informasi-informasi terbaru dengan berbagai teknologi maupun fitur terbaru, sehingga membuat hidup manusia menjadi lebih praktis. Gadget sendiri dapat berupa komputer atau laptop, tablet pc, video game dan juga telepon seluler atau smartphone. Tujuan penelitian ini adalah Pengaruh intensitas dan jenis pemakaian dalam penggunaan gadget terhadap tingkat emosional pada anak usia sekolah di SD Negeri 04 Koba tahun 2022. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian cross sectional Populasi dalam penelitian ni adalah seluruh siswa yang sekolah di SD 04 Koba 315 siswa. Besaran sampel pada penelitian ini adalah 82 responden yang dipilih dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa ada Pengaruh yang bermakna antara intensitas , dengan nilai Ï value (0,001) < α (0,05) dan jenius pemakaian didapatkan nilai Ï value (0,007) < α (0,05) artinya ada Pengaruh yang bermakna antara intensitas dan jenis pemakaian terhadap Pengaruh pada anak usia 7-12 tahun. Gadget memang sangat berguna bagi kehidupan, namun kegunaan tersebut harus digunakan secara positif. Bagi anak yang terlalu dini kegunaan gadget masih terlalu awam. Anak memakai gadget hanya untuk bermain.
Hubungan Umur, Kadar Hemoglobin dan Penyakit Diabetes Melitus dengan Lama Penyembuhan Luka Operasi pada Pasien Post Operasi Bedah Umum
Faza Sahri Romadhona;
Rima Berti Anggraini;
Kurniawan Kurniawan
Indonesian Journal of Nursing and Health Sciences Vol 4 No 2 (2023): Indonesian Journal of Nursing and Health Sciences: October 2023
Publisher : CV. Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/ijnhs.v4i2.1930
Luka pembedahan ialah luka serius yang terjadi secara tiba- tiba dilakukan pada area kulit serta pengobatan sesuai dengan waktu diharapkan serta dapat diobati dengan baik ketika itu terjadi komplikasi. Khususnya ruang operasi, harus menciptakan dan memelihara lingkungan yang aman untuk pembedahan di ruang operasi adalah langkah pertama dalam proses yang rumit untuk mencegah infeksi selama pembedahan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara umur dengan lama penyembuhan luka operasi pada pasien post operasi bedah umum di rumah sakit medika stannia sungailiat tahun 2022.Penelitian ini menggunakan desain Cross sectional. Populasi penelitian ini adalah 1250 pasien post operasi bedah umum di RS Medika Stannia Sungailiat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Besar sample dalam penelitian ini adalah 96 responden yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Data umur, kadar HB, penyakit DM dan lama penyembuhan luka dikumpulkan dari dokumen rekam medis responden. Analisis data menggunakan uji chi square. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa ada hubungan antara umur (p-value = 0,004), kadar hemoglobin (p-value = 0,000), dan penyakit diabetes melitus (p-value = 0,000) dengan lama penyembuhan luka operasi.Saran dari peneliti untuk tim perawat memberikan informasi dan edukasi kepada pasien tentang peran kadar glukosa dan kadar Hemoglobin (HB) terhadap proses penyembuhan luka pasca operasi agar pasien lebih menjaga kadar glukosa darahnya.
Faktor-faktor yang berhubungan dengan Pemahaman Pasien terhadap Penjelasan Informed Consent Operasi
Musteka Musteka;
Rezka Nurvinanda;
Rima Berti Anggraini
Indonesian Journal of Nursing and Health Sciences Vol 4 No 2 (2023): Indonesian Journal of Nursing and Health Sciences: October 2023
Publisher : CV. Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/ijnhs.v4i2.1948
Informasi merupakan hakddasaryyang dimilikiooleh setiap pasienddan keluarganya. Diharapkan pasien dapat mengerti semua intervensi medis yang akan dilakukan dan dapat memilih setuju atau tidak tanpa paksaan dari luar serta dapat mengerti resiko jika menolak tindakan. Berdasarkan pemahaman tersebut, pasien atau keluarga pasien dapat memutuskan apakah akan dilakukan tindakan medis pada dirinya atau anggota keluarganya. Informasi kedokteran wajib dikomunikasikan dengan pasien ataupun keluarga pasien dengan baik, supaya pasien serta keluarga mengerti dengan keadaan kesehatannya serta paham dengan keputusannya sehingga menerima ataupun menolak diberikan tindakan kedokteran.Tujuan dalam penelitian ini adalah Untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pemahaman pasienn terhadap penjelasan informed consent operasi di Rumah Sakit RSUD Drs. H. Abu Hanifah Bangka Tengah tahun 2023. Penelitian ini menggunakan desain Penelitian observasional dengan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilaksanakan bulan Mei s.d Juni 2023. Populasi pada penelitian ini adalah Pasien yang menajalani Operasi di RSUD Drs. H. Abu Hanifah. Sampel pada penelitian ini adalah Pasien yang menjalani Operasi sebanyak 74 sampel. Data dikumpulkan langsung dari responden menggunakan kuisioner dan dianalisis secara univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara pendidikan (pvalue: 0,045), waktu penyampaian (pvalue: 0,027), faktor psikologi pasien (pvalue: 0,016) dan bahasa penyampaian (pvalue:0,000). Faktor yang paling dominan adalah bahasa penyampaian dengan nilai PR 7,944.