cover
Contact Name
Marwati
Contact Email
mar.ambodalle@gmail.com
Phone
+628124118351
Journal Mail Official
jurnal.timpalaja@uin-alauddin.ac.id
Editorial Address
Jl. H. M. Yasin Limpo No. 36, Gowa, South Sulawesi, Indonesia Phone : +6281-241-183-51, +6285-299-959-452, Post Office: 92113
Location
Kab. gowa,
Sulawesi selatan
INDONESIA
TIMPALAJA: Architecture Student Journal
ISSN : -     EISSN : 27458490     DOI : https://doi.org/10.24252/timpalaja
Core Subject : Art, Engineering,
TIMPALAJA: Architecture Student Journal (E-ISSN: 2745-8490) is a scientific publication for student collaborative research and lecturers of a widespread topic in architectural design studies. The papers received by this journal will be reviewed by the editorial team. TIMPALAJA publishes articles that include textual studies and field studies in a variety of architectural design perspectives including: Islamic architecture Mosque architecture Local Wisdom Historic architecture Interior Architectural theories and criticism Environmental architecture City Design Landscape Building Science and technology Structure and construction of buildings And much more related to architectural design
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 1 (2021): June" : 10 Documents clear
Pengaruh Desain Lansekap Terhadap Perilaku Pengunjung pada Taman Kota Universitas Hasanuddin Makassar Bulan, Muh. Erwin Embong; Saifullah, Ahmad; Pratama, AditiaBagas; Massarapi, Mugny; Zihab, Muhammad Zuqny; Alank, Samsul
TIMPALAJA : Architecture Student Journals Vol. 3 No. 1 (2021): June
Publisher : The Department of Architecture, Faculty of Science and Technology, Alauddin Islamic University of Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/timpalaja.v3i1a6

Abstract

Abstrak_ Taman kota adalah taman yang berada di lingkungan perkotaan dalam skala yang luas dan dapat mengantisipasi dampak-dampak yang ditimbulkan oleh perkembangan kota. Taman kota tidak hanya untuk memperindah kota, tetapi juga berfungsi sebagai salah satu wadah bagi warga kota untuk bersosialisasi serta melakukan berbagai macam aktifitas. Penataan lansekap pada taman saling berkaitan dengan aktivitas dan perilaku pengunjung. Taman Universitas Hasanuddin adalah salah satu taman kota yang ada di kota Makassar. 80% ditumbuhi pepohonan yang rindang dan terdapat danau. Para pengunjung memanfaatkan taman tersebut untuk melakukan berbagai macam aktifitas dan berbagai kegiatan kemahasiswaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi elemen-elemen lansekap pada taman taman Universitas Hasanuddin, karakteristik perilaku pengunjungnya dan  merumuskan keterkaitan antara desain lansekap dengan perilaku pengunjungnya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data dengan cara studi literatur dan observasi lapangan selama satu hari. Hasil pengamatan perilaku pengunjung dipetakan dalam behavior mapping. Hasil dari penelitian ini merumuskan bahwa ruang teduhan merupakan elemen yang sangat mempengaruhi aktivitas pengunjung dikarenakan banyak aktivitas yang dilakukan pada zoning tersebut dan bagaimana memperhatikan perilaku masyarakat terhadap penggunaan fasilitas yang menjadi perilaku yang mempengaruhi arsitektur. Serta terdapat danau di sekitaran taman yang menambah kesan keindahan pada tanaman tersebut sehingga dapat dinikmati sesuai dengan pola aktivitas masyarakat di sekitaran taman. Kata kunci: Lansekap; Taman Hasanuddin; Perilaku Pengunjung; Taman Kota. Abstract_ Urban parks are parks that are located in urban environments on a large scale and can anticipate the impacts caused by the development of the city. The city park is not only to beautify the city, but also serves as a forum for city residents to socialize and carry out various activities. The landscape arrangement in the park is interrelated with the activities and behavior of visitors. Hasanuddin University Park is one of the city parks in the city of Makassar. 80% is overgrown with shady trees and there is a lake. The visitors use the park to do various kinds of activities and various student activities. The purpose of this study is to identify landscape elements in Hasanuddin University parks, the characteristics of visitor behavior and formulate the relationship between landscape design and visitor behavior. This research uses descriptive qualitative method with data collection techniques by means of literature study and field observations for one day. The observations of visitor behavior are mapped in a behavior mapping. The results of this study formulate that the shade space is an element that greatly influences visitor activity due to the many activities carried out in the zoning and how to pay attention to community behavior towards the use of facilities that are behaviors that affect architecture. And there are lakes around the park that add to the impression of beauty in the park so that it can be enjoyed in accordance with the pattern of community activities around the park.Keywords: Landscape; Taman Hasanuddin;Visitor Behavior; City Park.
Pengaruh Desain Ruang Publik Anjungan Toraja Terhadap Pola Perilaku Pengunjung Pantai Losari Jumaintang, Jumaintang
TIMPALAJA : Architecture Student Journals Vol. 3 No. 1 (2021): June
Publisher : The Department of Architecture, Faculty of Science and Technology, Alauddin Islamic University of Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/timpalaja.v3i1a7

Abstract

Abstrak_ Pantai losari merupakan salah satu destinasi wisata yang paling identik dengan kota Makassar sehingga dari waktu ke waktu meskipun telah banyak mengalami perubahan tempat ini masih menjadi alternatif wisata bagi pengunjung domestik maupun mancanegara. Perubahan terbesar yang dapat dirasakan secara langsung adalah desain tambahan yang memvisualisasikan empat etnis yang mendiami wilayah Sulawesi selatan yang dinamakan anjungan Bugis - Makassar dan Mandar - Toraja lengkap dengan sculpture-sculpture yang menggambarkan khas dari keempat suku tersebut. Adanya penambahan desain tersebut diatas menjadikan pantai losari memiliki daya tarik baru bagi pengunjung sekaligus mampu membentuk pola perilaku tertentu terhadap pengunjung yang berada diwilayah Pantai losari pada umumnya dan Anjungan Toraja khususnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor pengaruh desain anjungan toraja pantai losari terhadap perilaku manusia khususnya perilaku alami pengunjung terjadap desain anjungan toraja beserta komponen desain yang termasuk didalamnya sebagai sarana ruang terbuka publik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilapangan dilakukan dengan cara pengamatan langsung (survey), wawancara, dokumentasi dan studi literatur.Kata Kunci : Ruang Terbuka Publik; Anjungan Toraja; Desain; Perilaku Manusia. Abstrac_Losari Beach is one of the most identical tourist destinations with Makassar, so that from time to time, despite many changes, this place is still an alternative tour for domestic and foreign visitors. The biggest change that can be felt directly is an additional design that visualizes the four ethnic groups inhabiting the South Sulawesi region called the Bugis-Makassar and Mandar-Toraja platforms complete with sculptures depicting the characteristics of the four tribes. The addition of the above design makes Losari beach has a new attraction for visitors as well as being able to form certain behavioral patterns towards visitors who are in the Losari Beach area in general and the Toraja platform in particular. This study aims to analyze the factors influencing the design of the Losari beach toraja platform on human behavior, especially the natural behavior of visitors to the design of the Toraja platform and the design components included in it as a means of public open space. The method used in this research is a qualitative method with a descriptive approach. Field data collection is done by direct observation (survey), interviews, documentation and literature studies.Keywords: Public open space; Toraja Platform; Design; Human Behavior.
Optimalisasi Pencahayaan dan Penghawaan Alami pada Rumah Adat Mandar Amin, Burhanuddin; Fitrawansyah, Fitrawansyah; Bunawardi, Ratriana Said
TIMPALAJA : Architecture Student Journals Vol. 3 No. 1 (2021): June
Publisher : The Department of Architecture, Faculty of Science and Technology, Alauddin Islamic University of Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/timpalaja.v3i1a4

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengoptimalan  pencahayaan dan penghawaan alami pada bangunan rumah adat Suku Mandar. Rumah adat Suku Mandar merupakan rumah tradisional yang masih memperhatikan faktor alami pada pembangunannya. Seperti untuk pencahayaan dan penghawaan bangunan, untuk pencahayaan alami berkaitan langsung dengan bukaan yang ada dibangunan, sedangkan untuk penghawaan alami berkaitan erat dengan penataan bukaan dan pemilihan material pada bangunan rumah adat Suku  Mandar. Pada  penelitian yang dilakukan ini, menunjukkan bahwa rumah adat Suku Mandar, sangat memperhatikan elemen-elemen yang mempengaruhi optimalisasi pencahayaan dan penghawaan alami melalui pemilihan material, pengoptimalan keberadaan letak pintu, jendela dan ventilasi.Kata kunci : Pencahayaan; Penghawaan; Rumah. Abstract_ This research aims to find out the conditions of lighting and natural ventilation especially in mandar tribal traditional houses, mandar tribal houses are traditional houses that still pay attention to natural factors for their development, such as for lighting and natural ventilation, for lighting related directly to openings in the building, while for natural ventilation is closely related to the arrangement of openings and material selection in the traditional Mandar traditional house building. With the research conducted, the traditional house of the Mandar tribe pays close attention to the elements that influence the optimization of lighting and natural ventilation through material selection, optimization of the existence of doors, windows and ventilation.Keywords: Lightin; Airing; Home. 
Revitalisasi Pasar Rakyat Parigi Lappariaja dengan Pendekatan Arsitektur Vernakular di Kabupaten Bone Yana, A. Nova; Bunawardi, Ratriana Said; Alfiah, Alfiah
TIMPALAJA : Architecture Student Journals Vol. 3 No. 1 (2021): June
Publisher : The Department of Architecture, Faculty of Science and Technology, Alauddin Islamic University of Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/timpalaja.v3i1a2

Abstract

Abstrak_Revitalisasi Pasar Rakyat Parigi Lappariaja dengan Pendekatan Arsitektur Vernakular di Kabupaten Bone bertujuan untuk memenuhi keinginan dan kebutuhan masyarakat terkhusus di Pasar Rakyat Parigi Lappariaja  Kabupaten Bone. Penataan kembali Pasar Rakyat Parigi Lappariaja Kabupaten Bone diharapkan dapat mengakomodasi kebutuhan pedagang. Memenuhi pelayanan pasar tersebut sesuai dengan skala  operasionalnya serta memenuhi fungsinya sebagai pusat perdagangan tradisional kawasan. Selain itu diharapkan  dengan pengembangan dan penataan pasar ini dapat memperbaiki dan menyelesaikan masalah yang berada di area  Kawasan pasar Parigi tersebut. Sehingga dapat terintegrasi dengan aktivitas dari bangunan pertokoan dan permukiman yang berada di sekitarnya. Dalam Perancangan Pasar Rakyat Parigi perlu memperhatikan alam sekitar  sehingga dapat menyesuaikan dengan alam tempat bangunan akan dibangun. Pada perancangan ini akan berfokus pada penerapan arsitektur vernakular yang hanya diterapkan pada bagian atap dan fasad bangunan pasar. Kata Kunci: Revitalisasi; Pasar; Vernakuler. Abstract_ The revitalization of Parigi Lappariaja People's Market with the Vernacular Architectural Approach in Bone  Regency aims to fulfill the wants and needs of the community, especially in Parigi Lappariaja People's Market, Bone  Regency. The restructuring of the Parigi Lappariaja People's Market in Bone Regency is expected can accommodate the needs of traders. Fulfill this market service according to the scale of its operation and fulfill its function as a regional traditional trading center. In addition, it is hoped that the development and determination of this market can fix and resolve problems in the Parigi market area. So that it can be integrated with the activities of shopping buildings and settlements around it. In the planning of Pasar Rakyat Parigi, it is necessary to pay attention to the surrounding environment so that it can adjust to the nature where the building will be built. This design will focus on the application of vernacular architecture which is only applied to the roofs and facades of market buildings.Keyword: Revitalizing; Market; Vernacular.
Perpustakaan Umum dengan Pendekatan Arsitektur Hijau di Kabupaten Buton Rachmawati, Febi; Rahayu, Irma; Nursyam, Nursyam
TIMPALAJA : Architecture Student Journals Vol. 3 No. 1 (2021): June
Publisher : The Department of Architecture, Faculty of Science and Technology, Alauddin Islamic University of Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/timpalaja.v3i1a3

Abstract

Abstrak_ Persebaran perpustakaan di Indonesia belum menunjukkan keberhasilan yang baik. Kabupaten Buton termasuk wilayah yang perlu adanya pembinaan dan pengembangan perpustakaan umum, untuk itu penelitian ini bertujuan untuk memperoleh desain Perpustakaan Umum di Kabupaten Buton sebagai tempat atau wadah menyimpan berbagai koleksi bahan bacaan yang dapat dimanfaatkan masyarakat umum untuk menambah pengetahuan dan informasi. Metode penelitian diawali dengan cara pengumpulan data yang dilakukan dengan studi literatur, studi preseden, wawancara dan pengamatan langsung ke lokasi. Lokasi pengamatan merupakan wilayah penghasil bahan tambang aspal. Aktivitas pertambangan dapat menyebabkan kerusakan lingkungan. Upaya meminimalisir kerusakan lingkungan yang terjadi salah satunya dengan mendesain bangunan yang ramah lingkungan. Untuk itu konsep arsitektur hijau merupakan pendekatan yang digunakan dalam perancangan Perpustakaan Umum di Kabupaten Buton. Konsep arsitektur hijau yang diaplikasikan fokus pada pencahayaan alami dan green roof. Pengaplikasiannya meliputi: penggunaan kisi-kisi kayu pada fasad, penanaman vernonia elliptica pada area dekat bukaan, penggunaan atap skylight, penggunaan bukaan kaca dan penggunaan intensive green roof.  Kata kunci : Perpustakaan Umum; Arsitektur Hijau; Kabupaten Buton.  Abstract_ The distribution of libraries in Indonesia has not shown good success. Buton Regency is an area that needs guidance and development of public libraries, for this reason, this research aims to obtain the design of the Public Library in Buton Regency as a place or container to store various collections of reading materials that can be used by the general public to increase knowledge and information. The research method begins with data collection carried out by literature studies, precedent studies, interviews, and direct observation of the location. The observation location is an area that produces asphalt mining materials. Mining activities can cause environmental damage. One of the efforts to mitigate environmental damage that occurs is by designing environmentally friendly buildings. For this reason, the concept of green architecture is the approach used in the design of the Public Library in Buton Regency. The green architectural concept that is applied focuses on natural lighting and green roofs. Its applications include: the use of wooden lattices on the facade, planting vernonia elliptical in areas near openings, use of skylight roofs, use of glass openings, and use of intensive green roofs. Keywords :  Public Library; Green Architecture; Buton Regency.
Penerapan Arsitektur Futuristik pada Sirkuit Balap Motor di Makassar Razman, Muhammad; Wasilah, Wasilah; Nursyam, Nursyam
TIMPALAJA : Architecture Student Journals Vol. 3 No. 1 (2021): June
Publisher : The Department of Architecture, Faculty of Science and Technology, Alauddin Islamic University of Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/timpalaja.v3i1a10

Abstract

Abstrak_ Balap motor adalah olahraga otomotif yang dilakukan secara terorganisasi dalam mengasah sepeda motor berdasarkan jenis, kecepatan, dan kapasitas mesin. Balap motor dilakukan di area yang telah dirancang sedemikian rupa agar memiliki standar balapan dan standar keamanan tentunya. Kegiatan ini nantinya akan mengarahkan kepada profesi sebagai pembalap apabila sesuai dengan prestasi pembalap dan pendukung lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh desain Sirkuit Balap Motor sebagai wadah dan penyalur bakat dari hobi olahraga otomotif dan sebagai sarana event-event balap. Metode penelitian diawali dengan pengumpulan data yang dilakukan dengan studi literatur, studi preseden, wawancara dan pengamatan langsung ke lokasi. Lokasi pengamatan merupakan wilayah Kawasan olahraga di RTRW Kota Makassar dan berada di daerah strategis. Mengikut ke motto Kota Makassar adalah ‘Makassar Menuju Kota Dunia’ untuk itu konsep Arsitektur Futuristik merupakan pendekatan yang digunakan dalam perancangan Sirkuit Balap Motor. Konsep Arsitektur Futuristik yang diaplikasikan fokus pada Smart Building dengan pengaplikasian meliputi: fasad yang dapat terbuka dan tertutup secara manual maupun otomatis mengikuti cahaya matahari. Kata kunci: Sirkuit Balap Motor; Arsitektur Futuristik; Kota Makassar. Abstract_ Motor racing is an automotive sport that is carried out in an organized manner in honing motorbikes based on the type, speed and capacity of the engine. Motorbike racing is carried out in areas that have been designed in such a way as to have racing standards and safety standards of course. This activity will later lead to the profession as a racer if it is in accordance with the achievements of the racers and other supporters. This study aims to obtain a motor racing circuit design as a place and channel for talent from the automotive sports hobby and as a means of racing events. The research method begins with data collection carried out with literature studies, precedent studies, interviews and direct observation to the location. The observation location is a sports area in Makassar City RTRW and is in a strategic area. Following the motto of Makassar City is 'Makassar Towards a World City' for that, the concept of Futuristic Architecture is an approach used in designing motor racing circuits. The Futuristic Architecture concept that is applied focuses on Smart Buildings with applications including: a facade that automatically closes following the sunlight. Keywords : Motor Racing Circuit; Futuristic Architecture; Makassar City.
Sport Center dengan Pendekatan Arsitektur Lanskap di Polewali Mandar Ms, Aswan; Wasilah, Wasilah; Attar, Muhammad
TIMPALAJA : Architecture Student Journals Vol. 3 No. 1 (2021): June
Publisher : The Department of Architecture, Faculty of Science and Technology, Alauddin Islamic University of Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/timpalaja.v3i1a1

Abstract

Abstrak_Kabupaten Polewali Mandar merupakan salah satu kabupaten di Sulawesi Barat yang memiliki masyarakat dengan apresiasitinggi dalam bidang olahraga.Olahraga merupakan aktivitas penting dalam kehidupan sehari-hari bagi masyarakat setempat.Tingginyaminat terhadap olahraga, tentunya juga harus diimbangi dengan peningkatan kualitas dari sarana dan prasarana itu sendiri, tanpa terkecuali salah satu fasilitas olahraga di Kabupaten Polewali Mandar yaitu Sport Center Polewali.Dengan melihat kondisi bangunan Sport Center Polewali yang mengalami penurunan kualitas disebabkan usia serta kondisi sirkulasi pada tapak yang tidak tertata, sudah sewajarnya Sport Center Polewali mendapatkan perlakuan khusus atau dalam hal ini yaitu redesain. Metode penelitian diawali dengan pengumpulan data yang dilakukan dengan cara studi literatur, studi preseden, wawancara dan meninjau langsung objek penelitian ke lokasi. Lokasi Sport Center Polewali berada di tengah kota Polewali, lebih tepatnya di Jl. Stadion,Kelurahan Madatte, Kecamatan Polewali, Kabupaten Polewali Mandaryang merupakan Pusat Kegiatan Wilayah (PKW). Mengingat lokasi tapak yang berada di tengah kota Polewali, sehingga peneliti menggunakan pendekatan arsitektur lanskap dengan tematropis yang bertujuan untuk mengurangi perolehan panas yang masuk kedalam bangunan dan meminimalkan permukaan yang berpotensi mengumpulkan panas serta meningkatkan kualitas lingkungan setempat. Upaya ini dilakukan dengan cara menggunakan vegetasi khas iklim tropis dan penggunaan material perkerasan seperti grass block serta paving yang dikombinasikan dengan rumput.Kata kunci:Sport Center; Arsitektur lanskap; Kabupaten Polewali Mandar.  Abstract_ Polewali Mandar Regency is one of the regencies in West Sulawesi which has a society with high appreciation in the field of sports. Sport is an important activity in everyday life for the local community. The high interest in sports, of course, must also be balanced with an increase in the quality of the facilities and infrastructure itself, without exception one of the sports facilities in Polewali Mandar Regency, namely the Polewali Sports Center. By looking at the condition of the Polewali Sports Center building which has experienced a decline in quality due to age and circulation conditions on the site that are not organized, it is only natural for the Polewali Sports Center to receive special treatment or in this case, namely redesign. The research method begins with data collection by means of literature studies, precedent studies, interviews, and a direct review of the object of research to the location. The location of the Polewali Sports Center is in the middle of Polewali city, more precisely on Jl. Stadium, Matte Village, Polewali District, Polewali Mandar Regency which is the Regional Activity Center (PKW). Given the location of the site in the middle of the city of Polewali, the researchers used a landscape architectural approach with a tropical theme that aims to reduce heat gain into the building and minimize the surface that has the potential to collect heat and improve the quality of the local environment. This effort is carried out by using vegetation typical of tropical climates and using pavement materials such as grass blocks and paving combined with grass. Keywords: Sports Center; landscape architecture; Polewali Mandar Regency.
Konsep Penghawaan Alami pada Desain Perpustakaan Umum di Bulukumba Syam, Nuramin; Marwati, Marwati; AS, Zulkarnain
TIMPALAJA : Architecture Student Journals Vol. 3 No. 1 (2021): June
Publisher : The Department of Architecture, Faculty of Science and Technology, Alauddin Islamic University of Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/timpalaja.v3i1a8

Abstract

Abstrak_ Perpustakaan Umum sangatlah penting keberadaannya bagi pelajar dan masyarakat, perancangan Perpustakaan Umum di Bulukumba untuk menyediakan sarana pembelajaran bagi seluruh kalangan masyarakat dari anak-anak sampai orang dewasa maupun lansia. Kajian bertujuan untuk membuat desain Perpustakaan Umum dengan mempertimbangkan aspek lokasinya, kebutuhan dan kegiatan serta kenyamanan bagi calon penghuninya. Metode perancangan yang akan digunakan adalah ekslporasi desain yang menggunakan konsep Kenneth Yeang pada  penerapan penghawaan alami/ventilasi alam. Konsep ini akan menjadi tolak ukur perancangan perpustakaan berlantai, agar perpustakaan ini direncanakan dapat memberikan kenyamanan bagi penggunanya dengan menerapkan sistem penghawaan alami pada bangunan. Perancangan perpustakaan ini di desain dengan menerapkan konsep penghawaan alami dengan memperhatikan hubungan antara bentuk arsitektur dan lingkungannya dalam mempertimbangkan iklim di daerah tersebut. Hasil desain berupa visual tata ruang, tampak dan persepktif bangunan perpustakaan.Kata kunci: Perancangan; Perpustakaan; Umum; Penghawaan Alami. Abstract - Public Libraries are vital for students and society, the design of public libraries in Bulukumba is to provide learning facilities for all people, from children to adults or the elderly. The study aims to create a shared library design by considering aspects of its location, needs and activities as well as comfort for potential users. The design method that will be used is an exploration design that uses the Kenneth Yeang concept on the application of natural ventilation / natural ventilation. This concept will be a benchmark for the creation of a floor library, so that this library is planned to provide comfort for its users by applying natural ventilation to buildings. The design of this library is designed by using the concept of natural ventilation by taking into account the relationship between architectural forms and the environment in considering the climate in the area. The design results are in the form of visual spatial layout, looks and perspectives of the library building.Keywords : Design; Library; Public; Natural Enforcement. 
Perancangan Hotel Resort dengan Pendekatan Arsitektur Perilaku di Kabupaten Bulukumba Hidayat, Rahmat; Bunawardi, Ratriana Said; Attar, Muhammad
TIMPALAJA : Architecture Student Journals Vol. 3 No. 1 (2021): June
Publisher : The Department of Architecture, Faculty of Science and Technology, Alauddin Islamic University of Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/timpalaja.v3i1a9

Abstract

Abstrak_ Kabupaten Bulukumba merupan sebuah Kabupaten yang kaya akan potensi wisata di Sulawesi Selatan. Terletak + 153 km dari kota Makassar. Dengan wilayah geografis yang eksostis antara pengunungan dan pantai, menjadikan Bulukumba menjadi tujuan wisata alam/bahari bagi wisatawan yang berkunjung ke Sulawesi Selatan.Selain Pantai Tanjung Bira destinasi wisata bahari yang terkenal adalah Tebing Apparalang yang terletak di Desa Ara, Kecamatan Bontobahari. Tebing Apparalang memiliki panorama alam yang indah dengan tebing curam dan batuan karang, udara yang sejuk serta suasana yang tenang dengan suara deburan ombak menjadi daya Tarik tersendiri dari tebing ini. Berdasarkan informasi dari pengelola wisata Tebing Apparalang, Tempat wisata ini di kunjungi sekitar 2.000-2200 orang wisatawan setiap minggunya. diantara wisatawan yang berkunjung banyak dari wisatawan yang membutuhkan tempat untuk menginap. di lain hal. di Tebing Apparalang sendiri belum tersedia fasilitas penginapan. Oleh karena itu penting untuk menyediakan fasilitas baru berupa fasilitas hunian berupa resort untuk menunjang kegiatan berwisata dan menginap yang nyaman dan aman bagi wisatawan dalam berwisata di Tebing Apparalang. Dalam perancangan hunian resort di Tebing Appalarang sebagai wadah yang akan memfasilitasi wisatawan untuk menginap di Kawasan Tebing Appalarang, untuk itu perlu diterapkan pendekatan arsitektur yang sesuai dan mampu memberikan pengaruh positif terhadap wisatawan nantinya, dalam hal ini Arsitektur Perilaku merupakan jenis pendekatan arsitektur yang diharapkan dapat memberikan pendekatan konsep yang dapat menganalisis dengan tepat dalam merancang hunian resort beserta fasilitasnya yang sesuai dengan psikologi dan perilaku wisatawan yang berkunjung di Tebing Apparalang.Kata kunci: Kabupaten Bulukumba; Resort; Arsitektur Perilaku. Abstract_ Bulukumba Regency is a regency that is rich in tourism potential in South Sulawesi. Located + 153 km from the city of Makassar. With an exotic geographical area between mountains and beaches, Bulukumba is a natural / marine tourism destination for tourists visiting South Sulawesi. Apart from Tanjung Bira Beach, a famous marine tourism destination is Apparalang Cliff which is located in Ara Village, Bontobahari District. Apparalang Cliff has a beautiful natural panorama with steep cliffs and rocks, cool air and a calm atmosphere with the sound of the waves being the main attraction of this cliff. Based on information from the Apparalang Cliff tourism manager, around 2000-2200 tourists visit this tourist spot every week. Among the tourists who visit, there are many tourists who need a place to stay. in another case. There are no lodging facilities available on the Apparalang Cliffs. Therefore it is important to provide new facilities in the form of residential facilities in the form of resorts to support comfortable and safe traveling and staying activities for tourists while traveling on Apparalang Cliffs. In designing residential resorts on the Appalarang Cliffs as a forum that will facilitate tourists to stay in the Appalarang Cliff Area, it is necessary to apply an appropriate architectural approach and be able to have a positive influence on tourists later, in this case Behavioral Architecture is a type of architectural approach that is expected to provide a conceptual approach that can analyze precisely in designing resort housing and its facilities in accordance with the psychology and behavior of tourists visiting Apparalang Cliffs.Keywords:  Bulukumba Regency; Resort; Behavioral Architectur.
Gedung Robotika dengan Pendekatan Ekspos Struktur di Makassar Nasir, Muhammad; Marwati, Marwati; Musdar, Muh. Ajwad
TIMPALAJA : Architecture Student Journals Vol. 3 No. 1 (2021): June
Publisher : The Department of Architecture, Faculty of Science and Technology, Alauddin Islamic University of Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/timpalaja.v3i1a5

Abstract

Abstrak_ Perancangan gedung robotika merupakan suatu kegiatan yang akan menghidupkan fungsi teknologi dan robotika di Indonesia sebagai aset edukasi, dan hobi serta mengangkat daya tarik pecinta robotika, pertunjukan kompetisi berkala, dan juga edukasi dalam bidang teknologi robotika. Lokasi project rancangan tepatnya di Makassar, Jl. Urip Sumoharjo, pemilihan lokasi di pertimbangkan dari pemerataan fasilitas robotika di Indonesia, selain itu mempertimbangkan dari daerahnya dimana daerah tersebut adalah daerah komersil, pendidikan dan industri bisnis. Pada perancangan gedung robotika mengangkat tema ekspos struktur, menurut Colin Davis sebagai suatu aliran arsitektur yang bermuara pada ide gerakan arsitektur modern yang membesar-besarkan kesan struktur dan teknologi suatu bangunan. Dalam rancangan ini mengambil studi banding dari studi lapangan yang berada di kota surabaya, sedangkan studi literatur mengambil referensi internet, studi banding memberikan wawasan akan rancangan gedung robotik dan mengkaji tema ekspos struktur, perancangan ini tedapat suatu program ruang yang telah di susun pada bab program rancangan yang akan menjadikan rancangan ini tertata dengan baik dan sesuai standar ruang. Gedung robotika mengambil konsep transformasi bentuk bangunan dari transformasi bentuk kepala dan logo robot, yang diolah sehingga membentuk suatu bangunan yang menarik dan dinamis, dari hasil rancangan tatanan lahan menghasilkan zonifikasi yang mempengaruhi penataan massa dan sirkulasi yang komunikatif, hasil rancangan ruang mengambil dari konsep ekspresif yang membuat ruangan menarik dan berestetika sama halnya seperti sifat robot yang menonjolkan ekspresif.Kata kunci: Ekspos; Gedung; Robotika; Struktur.  Abstract_ Robotics building design is an activity that will revive the function of technology and robotics in Indonesia as educational assets and hobbies as well as raise the appeal of robotics lovers, regular competition performances, and also education in the field of robotics technology. The location of the design project is precisely in Makassar, Jl. Urip Sumoharjo, the choice of location is considered from the equal distribution of robotics facilities in Indonesia, besides considering the area where the area is a commercial area, education and business industry. In building robotics design, the theme is structural exposure, according to Colin Davis as an architectural flow that leads to the idea of modern architectural movements that exaggerate the impression of the structure and technology of a building. In this design, it takes a comparative study from a field study in the city of Surabaya, while the literature study takes internet references, the comparative study provides insight into the robotic building design and examines the theme of structural exposure, this design is a space program that has been compiled in the design program chapter. which will make this design well organized and according to room standards. The robotics building takes the concept of transforming the shape of the building from the transformation of the robot's head and logo, which is processed to form an attractive and dynamic building, from the results of the land layout design produces zoning that affects communicative mass arrangement and circulation, the results of the spatial design take from the expressive concept make the room attractive and aesthetic as well as the character of a robot that accentuates expressiveness.Keywords: Exposure; Building; Robotics; Structure.

Page 1 of 1 | Total Record : 10