cover
Contact Name
Vitta Pratiwi
Contact Email
vitta.pratiwi@email.unikom.ac.id
Phone
+6281394089666
Journal Mail Official
vitta.pratiwi@gmail.com
Editorial Address
UNIVERSITAS KOMPUTER INDONESIA PROGRAM STUDI TEKNIK SIPIL JL. DIPATI UKUR 112-116 GEDUNG BARU UNIKOM LANTAI 10 KOTA BANDUNG
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
CRANE: Civil Engineering Research Journal
ISSN : -     EISSN : 27754588     DOI : https://doi.org/10.34010/crane.v3i1
Core Subject : Engineering,
Civil Engineering Research Journal (CRANE) provides media to publish the original research articles from contributors related to civil engineering: Civil and Structural Engineering Civil Engineering and Design Construction and Building Materials Construction Management Geo-Technical Engineering Hydraulic engineering Sustainability in Civil Engineering Transportation engineering Water Science and Engineering
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 6 No 1 (2025): CRANE" : 6 Documents clear
STUDI PERBANDINGAN EFEKTIVITAS TRANSPORTASI MALAYSIA (GO KL CITY) DAN INDONESIA (TRANS JAKARTA) Rahmawati, Roselina; Rismawanti, Fajar; Sasabela, Isnaini Putri; Satya, Arya Wisnu; Paulus, Bondan Satria
CRANE: Civil Engineering Research Journal Vol 6 No 1 (2025): CRANE
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer, Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/crane.v6i1.14360

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan antara dua sistem transportasi bus perkotaan, yaitu Go KL City Bus di Kuala Lumpur, Malaysia, dan TransJakarta di Jakarta, Indonesia. Kedua sistem ini berperan penting dalam mendukung mobilitas perkotaan dan mengurangi kemacetan, namun memiliki perbedaan dalam hal harga, rute perjalanan, frekuensi perjalanan, kualitas armada, fasilitas pendukung, dan bahan bakar yang digunakan. Penelitian ini mengevaluasi efektivitas kedua sistem dalam hal jangkauan layanan, frekuensi, kenyamanan, serta aspek keberlanjutan dan integrasi dengan moda transportasi lainnya. Go KL City Bus menawarkan pelayanan tanpa tarif dengan rute-rute yang berfokus pada area perkantoran, pasar, wisata. Sementara TransJakarta memiliki jangkauan yang lebih luas dengan sistem Bus Rapid Transit (BRT) dan tarif yang terjangkau. Namun, TransJakarta menghadapi tantangan dalam hal kapasitas dan ketepatan waktu layanan. Sementara itu, Go KL City Bus dinilai unggul dalam aspek kenyamanan, namun memiliki keterbatasan cakupan rute dibandingkan dengan TransJakarta.
ANALISIS PERBANDINGAN EFEKTIVITAS WAKTU TEMPUH DAN AKSESIBILITAS MODA TRANSPORTASI PUBLIK DARI BANDARA (STUDI KASUS BANDARA SUVARNABHUMI THAILAND DAN BANDARA I GUSTI NGURAH RAI BALI) Pradana, Mahardika Rully; Chornito, ⁠Fachrul Arby; Akromah, Prima I'anatul; Nihaya, Qorry Nanda; Nugroho, Rangga Satria; Rahmawati, Roselina
CRANE: Civil Engineering Research Journal Vol 6 No 1 (2025): CRANE
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer, Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/crane.v6i1.14561

Abstract

Pertumbuhan wisatawan di Thailand meningkat sebesar 34,98% pada periode bulan januari hingga juni 2024, sedangkan di Indonesia juga meningkat sebesar 20,4% pada periode yang sama. Dengan wisatawan yang terus meningkat ini tentunya diperlukan pilihan moda transportasi yang lengkap untuk memudahkan mobilisasi. Bandara menjadi tempat dimana transportasi bisa digunakan untuk melakukan perjalanan ke suatu daerah, moda transportasi umum yang disediakan di Bandara seperti Bus, Taksi online, dan Kereta Bandara. Pada penelitian ini akan membandingkan transportasi dari Bandara yaitu Bus Trans Metro Dewata di Bali dan Airport Rail Link di Bangkok. Pada aspek efektivitas waktu tempuh dan akses, untuk kenyamanan aksesibilitas wisatawan Airport Rail Link lebih luas menjangkau tempat wisata dibandingkan dengan Bus Trans Metro Dewata Bali. Namun untuk tarif Bus Trans Metro Dewata lebih ekonomis dibandingkan dengan ARL (Airport Rail Link). Kata kunci : transportasi umum, Airport Rail Link, bus, bandara, Suvarnabhumi, Bali
PROFIL DISTRIBUSI KECEPATAN ALIRAN DI DUA KANAL BERBEDA PADA LAHAN GAMBUT TROPIS Nugraha, Stefanus Aditya; Yupi, Haiki Mart; Nindito, Dwi Anung
CRANE: Civil Engineering Research Journal Vol 6 No 1 (2025): CRANE
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer, Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/crane.v6i1.15379

Abstract

Kecepatan aliran bidang vertikal di lahan gambut memiliki karakteristik unik dan berbeda dengan sungai, yang dipengaruhi oleh topografi, morfologi, dan hidrometri saluran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis profil distribusi kecepatan aliran bidang vertikal dan kecepatan aliran rerata yang dilakukan pada 2 saluran dengan variasi lebar dan kedalaman. Pengukuran kecepatan dilakukan pada potongan melintang yang dibagi menjadi 7 rai (B/2, B/4, B/8, B/16) pada kiri dan kanan serta tengah, dimana (B) adalah lebar saluran. Pada setiap rai, kecepatan diukur pada sepuluh titik kedalaman dengan pengulangan 5 hingga 16 kali. Hasilnya menunjukkan pola distribusi kecepatan yang sama pada beberapa rai di kedua saluran, khususnya (B/2 di tengah, B/4 kiri, B/8 kiri, B/4 kanan, dan B/8 kanan). Pada rai ini, kecepatan besar di permukaan dan menurun mendekati dasar. Namun, di tepi saluran 1 (B/16 kiri, B/8 kanan), saluran 2 (B/16 kanan), pola distribusi menunjukkan kecepatan aliran bertambah besar di dasar saluran. Rerata kecepatan aliran mencapai 0,041 m/dt di saluran 1 (B/16 kanan) dan 0,048 m/dt di saluran 2 (B/2 tengah), dengan kedalaman rerata 0,4 sampai 0,6 h. Hal ini disebabkan pada lahan gambut terdapat akar dan serat, membentuk pori-pori yang mempercepat pergerakan aliran air tanah menuju saluran khususnya bagian tepi.
TINJAUAN KEKUATAN BATAS LELEH LOKAL PADA BADAN BALOK BAJA WF Setiyarto, Y Djoko; Abduloh, Keisya Nairazzahra
CRANE: Civil Engineering Research Journal Vol 6 No 1 (2025): CRANE
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer, Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/crane.v6i1.15677

Abstract

Menurut AISC, kekuatan batas leleh lokal badan pada balok WF yang diakibatkan beban terpusat, dipengaruhi oleh panjang tumpu N dari pelat landasan, bukan lebar B. Beban terpusat tersebut didistribusikan ke badan balok dengan asumsi kemiringan sebesar 1: 2.5. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau kemungkinan lebar pelat landasan B berpengaruh terhadap peningkatan kekuatan leleh lokal badan, serta asumsi kemiringan distribusi beban 1: 2.5 dapat dioptimalkan lebih lanjut. Metode penelitian dilakukan secara simulasi numerik dengan menggunakan software analisis elemen hingga (FEA), yang memodelkan baja WF di bawah pelat landasan sebagai elemen solid. Hasil FEA menunjukkan bahwa lebar B berpengaruh terhadap kekuatan leleh lokal badan, tetapi tidak signifikan. Distribusi beban juga dapat diusulkan dengan kemiringan 1:3.
STUDI KELAYAKAN EKONOMI UNDERPASS BUNDARAN CIBIRU Haque, Rifki Dinul; Aulia, Mohamad Donie; Falderika, Falderika; Syafriharti, Romeiza
CRANE: Civil Engineering Research Journal Vol 6 No 1 (2025): CRANE
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer, Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/crane.v6i1.15679

Abstract

Bandung merupakan salah satu kota di Indonesia yang sering mengalami kemacetan akibat meningkatnya volume kendaraan dan keterbatasan kapasitas jalan. Salah satu titik rawan kemacetan berada di Bundaran Cibiru, konflik arus kendaraan dari berbagai arah serta desain bundaran yang tidak lagi memadai menyebabkan kepadatan lalu lintas, terutama pada jam sibuk. Untuk mengatasi permasalahan ini, pemerintah mengusulkan pembangunan underpass sebagai simpang tidak sebidang. Penelitian ini mengevaluasi kelayakan ekonomi proyek underpass melalui analisis kinerja lalu lintas dan parameter ekonomi. Analisis lalu lintas membandingkan kondisi eksisting dan simulasi pasca pembangunan dengan meninjau kecepatan rata-rata kendaraan serta tingkat kejenuhan (degree of saturation). Sementara itu, aspek ekonomi dinilai berdasarkan Biaya Operasional Kendaraan (BOK), Nilai Waktu (Time Value), serta perhitungan Benefit Cost Ratio (BCR) dan Net Present Value (NPV). Hasil penelitian menunjukkan nilai BCR sebesar -14 (<1) dan NPV negatif senilai - Rp 16 triliun, yang berarti proyek ini tidak layak secara finansial. Dengan demikian, diperlukan pertimbangan ulang atau alternatif solusi lain untuk mengatasi kemacetan di Bundaran Cibiru.
EVALUASI NUMERIK DAMPAK KETIDAKSEMPURNAAN PENAMPANG DALAM BATAS TOLERANSI TERHADAP PERILAKU LENTUR DAN GESER BALOK BAJA Tjahjanto, Helmy Hermawan; Hartono, Alvin Krishna; Nugroho, Wivia Octarena
CRANE: Civil Engineering Research Journal Vol 6 No 1 (2025): CRANE
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer, Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/crane.v6i1.15742

Abstract

Kinerja balok baja dalam menahan momen lentur dan gaya geser sangat dipengaruhi oleh geometri penampang dan properti materialnya. Dalam perancangan struktur baja, ketidaksempurnaan geometri penampang dalam batas toleransi umumnya tidak diperhitungkan secara eksplisit, meskipun dapat berkontribusi terhadap perubahan perilaku struktur. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak ketidaksempurnaan penampang dalam batas toleransi terhadap kekuatan dan kapasitas deformasi lentur serta geser pada balok baja berpenampang sayap lebar. Kajian dilakukan secara numerik menggunakan perangkat lunak elemen hingga pada model balok kantilever dengan panjang yang berbeda untuk merepresentasikan kegagalan dominasi lentur dan geser. Variasi model mencakup enam tipe ketidaksempurnaan berdasarkan standar JIS G3192:2008. Hasil analisis menunjukkan bahwa ketidaksempurnaan penampang yang menghasilkan bentuk asimetris terhadap sumbu lemah (Tipe-1 dan Tipe-2) dapat menurunkan kapasitas rotasi dan daktilitas lentur balok, sehingga tidak dapat digunakan sebagai bagian dari sambungan balok kolom Rangka Momen Khusus sesuai SNI 7860:2020. Selain itu, kedua tipe ketidaksempurnaan ini (Tipe-1 dan Tipe-2) dan ketidaksempurnaan pelat badan web yang tidak lurus (Tipe-6) menurunkan kapasitas deformasi geser balok, hingga 7% di bawah kekuatan geser nominal penampang. Temuan ini mengindikasikan bahwa meskipun berada dalam batas toleransi, ketidaksempurnaan geometri penampang dapat berpengaruh terhadap performa struktur.

Page 1 of 1 | Total Record : 6