cover
Contact Name
Surahma Asti Mulasari
Contact Email
surahma.mulasari@pascakesmas.uad.ac.id
Phone
+62816422264
Journal Mail Official
jkpl@ikm.uad.ac.id
Editorial Address
Jl. Kapas No.9, Semaki, Kec. Umbulharjo, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55166
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Kesehatan dan Pengelolaan Lingkungan
ISSN : 27222292     EISSN : 27222306     DOI : https://doi.org/10.12928/jkpl
Core Subject : Social,
Jurnal Kesehatan dan Pengelolaan Lingkungan (JKPL) menyajikan artikel ilmiah hasil penelitian di bidang kesehatan lingkungan, pengelolaan lingkungan, pencemaran lingkungan dan penanggulangannya secara berkelanjutan baik dari parameter fisik, kimia, biologi, sosial ekonomi, sosial budaya, kesehatan masyarakat, kesehatan lingkungan, dan hukum lingkungan.
Articles 3 Documents
Search results for , issue "Vol. 7 No. 1 (2026)" : 3 Documents clear
Efektivitas Penyuluhan dalam Meningkatkan Kesadaran Hipertensi di RW 01 Karangbendo Zada, Al’zena Naura; Safitri, Widya Nur; Febrianti, Reyhan Dwi; Fitriani, Wahidah; Wahyuningsih, Firly; Nadhifa, Naura Rahma; santri, ichtiarini nurullita; Syam, Nur Syarianingsih
Jurnal Kesehatan dan Pengelolaan Lingkungan Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jkpl.v7i1.12803

Abstract

Hypertension is a chronic medical condition characterized by increased blood pressure in the arteries and is often underestimated by the public. Data show that 32% of residents in RW 01 Karangbendo have been diagnosed with hypertension. This study aims to evaluate the effectiveness of health education in increasing public knowledge about hypertension, including its prevention, impact, and classification. A quantitative method was employed using purposive sampling and a community diagnosis approach. The educational intervention involved 32 respondents and was conducted through lectures and the distribution of educational leaflets. Evaluation was carried out by comparing pretest and posttest results to measure participants' knowledge improvement. The findings indicate that health education significantly enhances public awareness of hypertension. These results highlight that health education through public outreach is an effective strategy for increasing awareness and contributing to hypertension prevention efforts.
Higiene Penjamah makanan dan Kontaminasi Escherichia Coli pada Es Teh di Kawasan Jalan Tamansiswa Yogyakarta Karimah, Bella Viaril; Maulana, Muchsin
Jurnal Kesehatan dan Pengelolaan Lingkungan Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jkpl.v7i1.15638

Abstract

Iced tea is one of the most widely consumed ready-to-drink beverages and is often perceived as safe. However, improper handling and sanitation practices may increase the risk of microbiological contamination. Escherichia coli is commonly used as an indicator of fecal contamination and inadequate food hygiene. This quantitative study employed an observational analytic design with a cross-sectional approach. The study population consisted of all permanent and semi-permanent restaurants selling iced tea in the study area, totaling 32 establishments, and total sampling was applied. Primary data were collected through direct observation using a hygiene and sanitation checklist and laboratory examination. Microbiological analysis was conducted using the Most Probable Number (MPN) method at the Environmental Health Laboratory, Faculty of Public Health, Universitas Ahmad Dahlan. Statistical analysis was performed using Fisher’s Exact Test. The results showed that most food handlers had good hygiene practices and most restaurants met sanitation standards; however, 96.9% of iced tea samples were contaminated with Escherichia coli. Statistical analysis indicated no significant association between food handler hygiene and the presence of E. coli (p = 1.000). The high level of Escherichia coli contamination in iced tea suggests that factors other than food handler hygiene, such as raw material quality and environmental sanitation, may play a more dominant role. Comprehensive control measures are therefore required to ensure the safety of ready to drink beverages.
Diagnosis Komunitas Dalam Penilaian Status Kesehatan Masyarakat Menggunakan Metode USG Haqmadi Widya Ihsanto; Putri., S.Tr.Keb,. MKM., Tyas Aisyah; Sulistiyoningrum, Nurhalisha; Septia, Nurul Hikmah; Cholifah, Nur; Prihatiningsi , Nuni Vega
Jurnal Kesehatan dan Pengelolaan Lingkungan Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jkpl.v7i1.15803

Abstract

Diagnosis komunitas merupakan pendekatan penting dalam kesehatan masyarakat untuk mengidentifikasi, menganalisis, dan menentukan prioritas masalah kesehatan berdasarkan kondisi nyata di masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kondisi kesehatan masyarakat di RT 22 Dusun Wonocatur, Kapanewon Banguntapan, Kabupaten Bantul, menentukan prioritas masalah kesehatan menggunakan metode USG (urgency, seriousness, growth), serta merumuskan intervensi kesehatan berbasis komunitas. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan teknik total sampling terhadap 55 kepala keluarga. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara door to door menggunakan instrumen Community Diagnosis. Data dianalisis secara deskriptif dan dilanjutkan dengan penentuan prioritas masalah melalui musyawarah masyarakat desa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akses masyarakat terhadap fasilitas pelayanan kesehatan tergolong baik dari segi transportasi, waktu tempuh, dan keterjangkauan biaya. Namun demikian, hipertensi masih menjadi masalah kesehatan utama di masyarakat. Berdasarkan metode USG, hipertensi menempati prioritas pertama dengan skor tertinggi, diikuti oleh diabetes mellitus dan perilaku merokok. Faktor usia dan rendahnya aktivitas fisik menjadi determinan utama yang berkontribusi terhadap tingginya risiko hipertensi. Intervensi melalui Program SEHATI (Senam Bersama dan Edukasi Atasi Hipertensi) terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat secara signifikan. Kesimpulannya, diagnosis komunitas efektif digunakan untuk mengidentifikasi masalah kesehatan prioritas dan merancang intervensi promotif dan preventif berbasis partisipasi masyarakat. Pendekatan ini diharapkan dapat mendukung upaya pengendalian hipertensi dan peningkatan derajat kesehatan masyarakat secara berkelanjutan. Keywords: Aktivitas fisik; diagnosis komunitas; edukasi kesehatan; hipertensi; penyakit tidak menular

Page 1 of 1 | Total Record : 3