cover
Contact Name
Fitri Dian Perwitasari
Contact Email
kandangjurnal5@gmail.com
Phone
+6281326101864
Journal Mail Official
kandangjurnal5@gmail.com
Editorial Address
Gedung Machdor Fakultas Teknik Lantai 1 Jl Fatahila no 40 watubelah Sumber
Location
Kota cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Kandang : Jurnal Peternakan
ISSN : 20858329     EISSN : 26856220     DOI : https://doi.org/10.32534/jkd.v8i1.220
Kandang Journal Ilmiah Prodi Ilmu Peternakan Universitas Muhammadiyah Cirebon encompasses a broad range of research topics in animal sciences: breeding and genetics, reproduction and physiology, nutrition, feed sciences, agrostology, animal products, biotechnology, behaviour, welfare, health, livestock farming system, socio-economic, and policy.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 1 (2012)" : 5 Documents clear
PENGARUH TINGKAT PEMBERIAN KONSENTRAT TERHADAP KUALITAS SUSU SAPI PERAH FH PERIODE LAKTASI KE-3 Erri Rossiyanti; Retno Widyani; rusita rusita
Kandang : Jurnal Peternakan Vol. 4 No. 1 (2012)
Publisher : Prodi Ilmu Peternakan Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/jkd.v4i1.193

Abstract

Abstrak            Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pemberian konsentrat terbaik untuk mendapatkan produksi susu dengan kualitas yang baik dan pakan efisiens pada sapi perah di wilayah kerja KUD Karya Nugraha Kelurahan Cipari Kecamatan Cigugur Kabupaten Kuningan. Penelitian dilaksanakan selama 2 (dua) minggu yaitu 22 September -  4 Oktober 2008 di KUD Karya Nugraha Kelurahan Cipari Kecamatan Cigugur Kabupaten Kuningan dengan menggunakan 24 ekor sapi laktasi ke 3 yang diberi pakan rumput gajah dengan bahan kering BK 22,2 % dan kadar protein 8,69 % dan konsentrat dengan BK 87,3% dan kadar protein 18% dengan kombinasi pemberian sesuai perlakuan dan diulang 4 kali. Kombinasi pemberian pakan yaitu : A= Konsentrat 25% dari BK pakan; B = Konsentrat 30% dari BK; C=Konsentrat 35% dari BK; D = Konsentrat 40% dari BK; E=Konsentrat 45% dari BK; F=Konsentrat 50% dari BK. Hasil dari penelitian ini yaitu bahwa pemberian pakan konsentrat dengan kadar 40 – 50% dari BK kebutuhan pakan menghsilkan susu sapi dengan kualitas yang baik sesuai dengan ketentuan Milk Codex yaitu Kadar lemak 3,68 – 3,70 % , SNF 8% dengan pemberian pakan yang paling efisien.Kata Kunci : Konsentrat, Susu Sapi Perah FH dan laktasi ke-3
Pengaruh Pola Waktu Pemberian Pakan Pada Ayam Broiler Strain Lohman Umur 21 Hari sampai Masa Panen Terhadap Konsumsi dan Konversi Pakan Rosi Adi; Amran Jaenudin; Subandi Subandi
Kandang : Jurnal Peternakan Vol. 4 No. 1 (2012)
Publisher : Prodi Ilmu Peternakan Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/jkd.v4i1.194

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola waktu pemberian pakan pada ayam broiler strain Lohman dari umur 21 hari sampai masa panen terhadap pencapaian konsumsi pakan dan nilai konversi pakan. Selain itu juga untuk mengetahui pola waktu pemberian pakan pada ayam broiler yang memberikan hasil yang optimal terhadap pencapaian konsumsi dan nilai konversi pakanya. Selain itu juga untuk mengetahui pola waktu pemberian pakan pada ayam broiler yang memberikan hasil yang optimal terhadap pencapaian konsumsi dan nilai konversi pakannya. Penelitian dilaksanakan mulai tanggal 30 Maret sampai dengan 2 Mei 2008 di Peternakan Ayam Broiler milik Bapak Surta Des Tarikolot Kecamatan Palasah Kabupaten Majalengka. Dalam pelaksanaan percobaan sampel yang diamati sebanyak 125 ekor ayam broiler strain Lohman yang terbagi dalam lima kelompok percobaan dan masing-masing kelompok di ulang sebanyak lima kali, sehingga ayam terbagi dalam 25 sekat kandang dengan 5 ekor ayam per kandang. Perlakuannya adalah ayam diberikan waktu untuk mengkonsumsi pakan selama delapan jam kemudian ayam dpuasakan (tidak diberi pakan) selama empat jam, dimana waktu pemberian pakan terbagi dalam dua kondisi yaitu siang dan malam. Adapun perlakuan tersebut yaitu P1 pemberian pakan mulai pukul 06.00 – 14.00 dan dilanjutkan kembali 18.00 – 02.00 WIB, (P2) pemberian pakan mulai pukul 07.00 – 15.00 dan dilanjutkan kembali pukul 19.00 – 03.00 WIB, (P3) pemberian pakan mulai pukul 08.00 – 16.00 dan dilanjutkan kembali pukul 20.00 – 04.00 WIB, (P4)  Pemberian Pakan mulai pukul 09.00 – 17.00 dan dilanutkan kembali pukul 10.00 – 18.00 dan dilanjutkan kembali pukul 22.00 – 06.00 WIB. Penelitian dapat diambil kesimpulan bahwa pola waktu pemberian pakan pada ayam broiler umur 21 hari sampai masa panen tidak mempengaruhi (tidak berbeda nyata) terhadap konsumsi dan konversi  pakan. Hal ini terjadi karena dari semua pola perlakuan yang ada memungkinkan ketika kondisi panas siang hari ayam akan mengurangi konsumsinya dan ketika kondisi dingin malam hari ayam akan mengear kekurangan konsumsi disiang hari karena pakan diberikan secara tdak terbatas (adlibitum). Kesamaan tingkat pencapaian konsumsi pakan memberikan efek pada kesamaan pencapaian konversi pakan, karena kondisi lingkungan secara umum saat penelitian hampir sesuai dengan kebutuhan ayam. Data pencapaian konsumsi rata-rata untuk 34 masa pemeliharaan adalah 295,36 ± 14,89 gram/ekor, dengan nilai konversi pakan rata-rata 1,671 ± 0,023.Kata Kunci: Ayam Broiler, konsumsi pakan dan konversi pakan.
Pengaruh Periode Laktasi Terhadap Kualitas Susu Sapi Perah FH di Wilayah Kerja Karya Nugraha Kabupaten Kuningan Nana Sudiana; Amran Jaenudin; Subadi Subandi
Kandang : Jurnal Peternakan Vol. 4 No. 1 (2012)
Publisher : Prodi Ilmu Peternakan Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/jkd.v4i1.195

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mendapatkan data kualitas susu sapi perah FH setiap periode laktasi dan kualitas susu terbaik pada periode laktasi di wilayah kerja KUD Karya Nugraha Kelurahan Cipari Kecamatan Cigugur Kabupaten Kuningan. Penelitian ini dilaksanakan selama 2 (dua) minggu, yaitu 4-18 Oktober 2008 di KUD Karya Nugraha Kelurahan Cipari Kecamatan Cigugur Kabupaten Kuningan dengan menggunakan 28 sapi perah laktasi, yaitu masing-masing 4 ekor sapi laktasi ke 1,2,3,4,5,6 dan 7 yang di beri pakan sama didasarkan atas kebutuhan berat kering (BK) pakan yang terdiri atas 60% rumput Pennisetum purpurium dan 40% konsentrat. Penelitian dilakukan menggunakan metode eksperimen dengan rancang acak lengkap dengan 7 perlakuan dan 4 kali ulangan. Perlakuan yang digunakan adalah periode laktasi, yaitu : I = sapi laktasi ke 1, II = sapi laktasi ke 2, III = sapi laktasi ke 3, IV = sapi laktasi ke 4, V = sapi laktasi ke 5, VI = sapi laktasi ke 6, VII = sapi laktasi ke 7. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa kualitas susu sapi perah di Wilayah Karya Nugraha Kabupaten Kuningan telah memenuhi  syarat yang ditetapkan oleh Milk Codex sebagai susu yang berkualitas baik. Periode laktasi ke 4 menghasilkan susu terbaik, yaitu kadar lemak susu 3,71 %, SNF 8,02 %, Protein 3,01% dan laktosa 4,20 %.Kata Kunci : Sapi Perah FH, Laktasi, Kualitas Susu
Penaksiran Repeatibilitas Produk Susu Sapi FH di Wilayah Kerja KUD Karya Nugraha Kelurahan Cipari Kecamatan Cigugur Kabupaten Kuningan Suharto Suharto; Amran Jaenudin; Subandi Subandi
Kandang : Jurnal Peternakan Vol. 4 No. 1 (2012)
Publisher : Prodi Ilmu Peternakan Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/jkd.v4i1.196

Abstract

ABSTRAKPenelitian dilakukan pada sapi perah Fries Holstein (FH) di wilayah kerja KUD Karya Nugraha Kelurahan Cipari Kecamatan Cigugur Kabupaten kuningan selama 10 hari, 4 – 13 September 2008. Repeatabilitas susu sapi perah FH menggunakan catatan produksi susu laktasi pertama, kedua, ketiga dan kedua, ketiga, keempat menggunakan metode survey. Setelah perhitungan Repeatabilitas dilanjutkan dengan menghitung kecermatan nilai taksiran tersebut. Penilitian menggunakan catatan 360 produksi susu dari 90 ekor sapi induk yang mempunyai catatan laktasi 1 – 4. Hasil penelitian menunjukan bahwa penggunaan catatan laktasi 1,2,3 dan catatan laktasi 2,3,4 memberikan hasil taksiran repeatabilitas dan kecermatan yang berbeda. Untuk penaksiran repeatabilitas dan kecermatannya sebaiknya menggunakan laktasi 1, 2, dan 3 karena nilai repeatabilitas dan kecermatan 0.42  0,065, sedangkan catatan laktasi 2, 3, 4 memberikan nilai repeatabilitas dan kecermatan 0,33  0,068.Kata Kunci : Sapi Perah FH, Repeatabilitas, Laktasi
Pengaruh Pemberian Pakan Karuk dan Dedak Padi Halus Terhadap Peningkatan Bobot Badan Domba Peranakan Ekor Tipis Jantan di Kelompok Ternak Domba Bina Jaya Desa Matangaji Kecamatan Sumber Kabupaten Cirebon E Suhendi; Retno Widyani; Rudi Permadi
Kandang : Jurnal Peternakan Vol. 4 No. 1 (2012)
Publisher : Prodi Ilmu Peternakan Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/jkd.v4i1.197

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis pakan konsentrat yang memberikan pertambahan berat badan harian yang lebih baik bagi domba peranakan ekor jantan tipis . Penelitian dilakukan di Kelompok Terndak Domba Bina Jaya Desa Matangaji Kecamatan Sumber Kabupaten Cirebon tanggal 11-23 Mei 2009. Penelitian dilakukan dengan metode eksperimen menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 (lima) perlakuan dan 5 (lima) kali pengulangan 5 x 5. Penelitian ini dilaksanakan selama 14 hari. Pemberian konsentrat dilakukan pagi hari yaitu sebanyak 1 % dari bobot tubuh, sedangkan pemberian hijauan sebanyak 10% dari bobot tubuh dilaksanakan 2 (dua ) kali yaitu pada pagi hari dan sore hari. Perlakuan pakan konsentrat percobaan adalah sebagai berikut :P1 : Konsentrat 100% dedak padi halusP2 : Konsentrat 70 % dedak padi halus dan 30% kacang karukP3 : Konsentrat 60 % dedak padi halus dan 40% kacang karukP4 : Konsentrat 50 % dedak padi halus dan 50% kacang karukP5 : Konsentrat 40 % dedak padi halus dan 60% kacang karuk.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pakan dengan konsentrat P3 (dedak padi halus 60% dan kacang karuk 40%) memberikan pertambahan berat badan terbaik, yaitu 184,29 gram per hari atau 2,580 kg dalam empat belas hari selama masa percobaan, sedangkan pertambahan berat badan harian terendah terjadi pada domba ekor tipis yang diberi pakan konsentrat dengan susunan 100% dedak padi halus, yaitu 72,86% gram per hari atau 1,020 kg dalam empat belas hari selama percobaan.Kata Kunci : Domba, Dedak Padi Halus, Kacang Karuk

Page 1 of 1 | Total Record : 5