cover
Contact Name
Charisma Destrikasari
Contact Email
charisma.destrikasaripkj1@gmail.com
Phone
+6281353614041
Journal Mail Official
charisma.destrikasaripkj1@gmail.com
Editorial Address
JURUSAN KEBIDANAN POLTEKKES KEMENKES JAKARTA I Jl. Wijayakusuma Raya No. 47-48 Cilandak - Jakarta Selatan
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Journal of Midwifery Science and Women's Health (JMSWH)
ISSN : -     EISSN : 27470970     DOI : https://doi.org/10.36082/jmswh.v2i2
Core Subject : Health,
The Journal Midwifery Science and Womens Health is dedicated to facilitating the publication of research results on midwifery science and womens health. It receives research papers, scientific articles, and scientific case reports that have never been published in other media and focuses on a midwifery and womens health.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 2 (2021): JSMWH" : 7 Documents clear
KEPATUHAN MELAKUKAN PHYSICAL DISTANCING PADA PENGANTAR IMUNISASI BAYI DI BAWAH TIGA TAHUN (BATITA): COMPLIANCE TO DO PHYSICAL DISTANCING FOR THE FAMILY OF IMMUNIZATION OF INFANTS UNDER THREE YEARS (TODDLERS) Yane Tambing; Mona Safitri Fatiah
Journal of Midwifery Science and Women's Health Vol. 1 No. 2 (2021): JSMWH
Publisher : Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (612.328 KB) | DOI: 10.36082/jmswh.v1i2.223

Abstract

Pandemik Covid-19 membuat berbagai pelayanan kesehatan menjadi terhambat, tak terkecuali pelayanan imunisasi pada bayi. Penelitian ini bertujuan untuk melihat determinan yang paling dominan yang mempengaruhi kepatuhan melakukan physical distancing pada pengantar Imunisasi Batita. Penelitian ini menggunakan desain penelitian cross sectional dengan sampel penelitian adalah pengantar Batita yang berjumlah 99 orang. Hasil analisis multivariat diperoleh 3 variabel yang berhubungan dengan perilaku kepatuhan physical distancing yaitu usia pengantar Batita (OR sebesar 7,370 dengan nilai 95% CI=2,270 – 23,93), pengetahuan tentang Covid-19 Batita (OR sebesar 3,729 dengan nilai 95% CI=2,529 – 12,14), dan sikap mengenai physical distancing (OR sebesar 15,35 dengan nilai 95% CI=4,596 – 51,32), sedangkan faktor yang paling dominan mempengaruhi perilaku physical distancing adalah sikap. Penelitian ini merekomendasikan untuk pihak Dinkes kota Jayapura untuk memberikan sanksi tegas kepada pihak fasilitas kesehatan yang tidak memperhatikan atau mengikuti protockol kesehatan dalam pelayanan kesehatan serta, adanya sosialisasi sesering mungkin kepada masyarakat untuk menerapkan perilaku 3M di Kota Jayapura.
EFEKTIFITAS PELATIHAN KEMITRAAN BIDAN DAN DUKUN TERHADAP PENINGKATAN KOMUNIKASI, KERJASAMA DAN KOMITMEN DI CIKALONG WETAN KABUPATEN BANDUNG BARAT: THE EFFECTIVENESS OF TRAINING MIDWIVES AND TRADITIONAL BIRTH ATTENDANTS (TBAS) PARTNERSHIP TO INCREASE COMMUNICATION, COOPERATION AND COMMITMENT IN CIKALONG WETAN WEST BANDUNG Rosita Syaripah; Endah Dian Marlina
Journal of Midwifery Science and Women's Health Vol. 1 No. 2 (2021): JSMWH
Publisher : Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (301.288 KB) | DOI: 10.36082/jmswh.v1i2.245

Abstract

Kemitraan bidan dan dukun adalah suatu bentuk kerjasama bidan dan dukun yang saling menguntungkan dengan prinsip keterbukaan, kesetaraan, dan kepercayaan., Kemitraan ini menempatkan bidan sebagai penolong persalinan dan mengalihfungsikan dukun sebagai mitra bidan dalam merawat ibu dan bayi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis perbedaan pengetahuan, sikap, komunikasi, kerjasama, dan komitmen bidan-dukun sebelum dan sesudah pelatihan kemitraan bidan dan dukun. Penelitian ini menggunakan rancangan eksperimen semu (Quasi Eksperimental Research) dengan model One Group Pretest-Posttest Design. Subjek dalam penelitian ini melibatkan 33 dukun dan 19 bidan. Data Pretest meliputi penilaian komunikasi, kerjasama,dan komitmen bidan dan dukun dengan menggunakan daftar tilik yang dikumpulkan 1-4 minggu sebelum pelatihan, dan observasi didasarkan pada data Posttest dilakukan 1-2 bulan sesudah pelatihan (Posttest). Pelatihan kemitraan bidan-dukun dilaksanakan selama 1 hari September tahun 2015 bertempat di Kecamatan Cikalong Wetan Kabupaten Bandung Barat. Data penelitian dianalisis dengan menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank. Hasil Penelitian menunjukkan terdapat pengaruh pelatihan kemitraan bidan dan dukun terhadap peningkatan komunikasi, kerjasama, komitmen bidan dan dukun yang ditunjukkan dengan peningkatan skor komunikasi sebesar 29 point, kerjasamana 29 point, dan komitmen 29 point, dengan nilai P ( <0,005) Pelatihan kemitraan diperlukan untuk menjalin kerjasama yang baik antara bidan dan dukun, meningkatkan Kesehatan masyarakat Indonesia dengan berlandaskan kebudayaan.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN FLOUR ALBUS PADA IBU HAMIL: FACTORS ASSOCIATED WITH LEUCORRHOEA IN PREGNANT WOMEN Ani T Prianti; Yulia Trianigsih; Husnul Khatimah
Journal of Midwifery Science and Women's Health Vol. 1 No. 2 (2021): JSMWH
Publisher : Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (683.182 KB) | DOI: 10.36082/jmswh.v1i2.246

Abstract

Keputihan adalah keluarnya cairan berlebihan dari jalan lahir atau vagina. Angka kejadian keputihan pada wanita di dunia mencapai 75%, sedangkan di Indonesia wanita yang mengalami keputihan mencapai 70% termasuk ibu hamil. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya flour albus (keputihan) pada ibu hamil di RSUD Kota kendari Tahun 2018. Penelitian ini dilaksanakan pada Bulan Mei – Juni 2018 di RSUD Kota Kendari. Metode penelitian yang digunakan untuk penelitian ini adalah case control. Sampel pada penelitian ini berjumlah 30 responden dengan dengan tehnik pengambilan sampel purposive sampling. Analisis yang digunakan pada penelitian ini yaitu analisis bivariat dengan rumus uji Chi square dan melihat nilai OR (odd Ratio). Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa responden mengalami flour albus sebanyak 15 (50,0%) dan tidak mengalami flour albus sebanyak 15 (50,0%) responden. Variabel tingkat pengetahuan nilai p=0,666 > a (0,05) menunjukkan tidak ada hubungan tingkat pengetahuan dengan kejadian flour albus pada ibu hamil di RSUD Kota Kendari tahun 2018, pada variabel personal hygiene nilai p=0,009 dan nilai OR (95% CI) = 2,364 artinya terdapat hubungan personal hyiegine dengan kejadian flour albus pada ibu hamil di RSUD Kota Kendari tahun 2018 dan variabel gravida nilai p=0,269 artinya tidak terdapat hubungan gravida dengan kejadian flour albus pada ibu hamil di RSUD Kota Kendari tahun 2018 Diharapkan kepada pihak RSUD Kota Kendari dalam hal ini sebagai lokasi penelitian diharapkan dapat menjadi tambahan masukan dalam rangka peningkatan kualitas pelayanan kesehatan bagi ibu hamil dalam memberikan konseling kesehatan tentang flour albus.
GAMBARAN PENGETAHUAN IBU TENTANG EFEK SAMPING KB SUNTIK 3 BULAN DI PMB BIDAN Z PAMULANG BARAT KOTA TANGERANG SELATAN TAHUN 2019: DESCRIPTION OF MOTHER'S KNOWLEDGE ABOUT SIDE EFFECTS OF 3-MONTH CONTRACEPTIVE INJECTION IN PRIVATE MIDWIFERY PRACTICE "Z " PAMULANG BARAT, SOUTH TANGERANG CITY IN 2019 Marlynda Happy Nurmalita Sari; Vini Yuliani; Mia Ikhwatun
Journal of Midwifery Science and Women's Health Vol. 1 No. 2 (2021): JSMWH
Publisher : Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (228.321 KB) | DOI: 10.36082/jmswh.v1i2.254

Abstract

Menurut Analisis Data Kependudukan dan KB Hasil Susenas 2015 jumlah presentase PUS di Banten yang mengunakan KB semua cara yaitu 61,16 %, PUS yang mengunakan KB cara modern yaitu 60, 65 % dan PUS yang tidak pakai alat / cara ber KB yaitu 38,84 %. Diketahui penggunaan KB Suntik memiliki persentase yang tinggi, terutama KB suntik 3 bulan yang lebih banyak dipilih. Mengingat metode kontrasepsi suntik merupakan salah satu KB terpilih, namun masih banyak juga didapatkan akseptor kontrasepsi suntik 3 bulan yang tidak mengetahui tentang efek samping KB suntik 3 bulan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan ibu tentang efek samping KB Suntik 3 Bulan di BPM Bidan Z. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan rancangan crosss sectional dan jenis data yang diambil adalah data primer dengan menggunakan kuesioner, analisis data dengan analisis univariat dan disajikan dalam tabel distribusi frekuensi. Responden yang diambil adalah akseptor KB suntik 3 bulan di BPM Bidan Z pada tanggal 28 Maret – 3 April 2019. Dari 36 responden sebagian besar ibu yang menjadi responden penelitian ini berpendidikan rendah (SD-SMP) 69.4%, sebagian besar pekerjaan responden adalah Tidak bekerja 66.7%, sebagian besar usia responden adalah 20-30 Tahun yaitu 61.1 %, sebagian besar responden memperoleh sumber informasi dari tenaga kesehatan yaitu 91.7 %, dan sebagian besar pengetahuan Ibu Tentang Efek Samping KB Suntik 3 Bulan yang memiliki pengetahuan baik sebesar 15 orang (41.7 %) dan 21 orang (58.3%) pengetahuan kurang. Seorang Bidan perlu meningkatkan dalam memberikan penyuluhan secara komprehensif khususnya pada akseptor KB baru dan akseptor KB lama tentang efek samping KB.Menurut Analisis Data Kependudukan dan KB Hasil Susenas 2015 jumlah presentase PUS di Banten yang mengunakan KB semua cara yaitu 61,16 %, PUS yang mengunakan KB cara modern yaitu 60, 65 % dan PUS yang tidak pakai alat / cara ber KB yaitu 38,84 %. Diketahui penggunaan KB Suntik memiliki persentase yang tinggi, terutama KB suntik 3 bulan yang lebih banyak dipilih. Mengingat metode kontrasepsi suntik merupakan salah satu KB terpilih, namun masih banyak juga didapatkan akseptor kontrasepsi suntik 3 bulan yang tidak mengetahui tentang efek samping KB suntik 3 bulan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan ibu tentang efek samping KB Suntik 3 Bulan di BPM Bidan Z. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan rancangan crosss sectional dan jenis data yang diambil adalah data primer dengan menggunakan kuesioner, analisis data dengan analisis univariat dan disajikan dalam tabel distribusi frekuensi. Responden yang diambil adalah akseptor KB suntik 3 bulan di BPM Bidan Z pada tanggal 28 Maret – 3 April 2019. Dari 36 responden sebagian besar ibu yang menjadi responden penelitian ini berpendidikan rendah (SD-SMP) 69.4%, sebagian besar pekerjaan responden adalah Tidak bekerja 66.7%, sebagian besar usia responden adalah 20-30 Tahun yaitu 61.1 %, sebagian besar responden memperoleh sumber informasi dari tenaga kesehatan yaitu 91.7 %, dan sebagian besar pengetahuan Ibu Tentang Efek Samping KB Suntik 3 Bulan yang memiliki pengetahuan baik sebesar 15 orang (41.7 %) dan 21 orang (58.3%) pengetahuan kurang. Seorang Bidan perlu meningkatkan dalam memberikan penyuluhan secara komprehensif khususnya pada akseptor KB baru dan akseptor KB lama tentang efek samping KB.
ANTENATAL CARE DAN KOMPLIKASI PERSALINAN DI INDONESIA: ANALISIS DATA SURVEI DEMOGRAFI DAN KESEHATAN INDONESIA 2017: ANTENATAL CARE AND CHILDBIRTH COMPLICATIONS IN INDONESIA: DATA ANALYSIS OF INDONESIA DEMOGRAPHIC AND HEALTH SURVEY 2017 Hariyanti Hariyanti; Yunita Laila Astuti
Journal of Midwifery Science and Women's Health Vol. 1 No. 2 (2021): JSMWH
Publisher : Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (315.754 KB) | DOI: 10.36082/jmswh.v1i2.255

Abstract

Komplikasi persalinan merupakan penyebab utama kematian ibu yang tinggi di Indonesia. Upaya strategis untuk mencegah komplikasi persalinan adalah antenatal care. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji pengaruh antenatal care terhadap komplikasi persalinan di Indonesia. Penelitian ini menggunakan data SDKI 2017. Sampel penelitian adalah perempuan yang mempunyai anak lahir hidup terakhir dalam 5 tahun sebelum survei dengan besar sampel 15.021 responden. Analisis data menggunakan multiple regresi logistic. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar ibu bersalin mengalami komplikasi persalinan (71%). Hampir seluruh perempuan hamil menerima pelayanan antenatal care, namun upaya ini tidak mampu mencegah komplikasi persalinan. Peningkatan umur perempuan, pendidikan perempuan dan sosial ekonomi keluarga dapat menurunkan kejadian komplikasi persalinan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa upaya optimal tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan antenatal care hanya mampu mendeteksi risiko komplikasi persalinan, tetapi belum dapat mencegah risiko komplikasi persalinan tersebut tanpa dukungan perilaku masyarakat itu sendiri yang sangat ditentukan oleh faktor pendidikan dan sosial ekonomi keluarga. Untuk itu hak mendapatkan pendidikan yang layak dan kesejahteraan sosial ekonomi yang merata di seluruh wilayah menjadi dasar masukan untuk pengambil kebijakan di Indonesia agar mampu mencapai target Angka Kematian Ibu pada SDGs 2030. Selain itu, pendewasaan usia perkawinan dan penundaan kehamilan pada remaja juga perlu diperhatikan.
PENINGKATAN KEBUGARAN BAYI MELALUI BABY SPA: IMPROVEMENT OF BABY FITNESS THROUGH BABY SPA Zeni Zaenal Mutaqin
Journal of Midwifery Science and Women's Health Vol. 1 No. 2 (2021): JSMWH
Publisher : Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (718.403 KB) | DOI: 10.36082/jmswh.v1i2.268

Abstract

Salah satu masalah kesehatan anak adalah berat bayi lahir rendah. Baby spa adalah kegiatan merangsang pertumbuhan anak yang terdiri dari aktivitas senam bayi, berenang, dan pijat bayi. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh baby spa terhadap kebugaran bayi berupa peningkatan berat badan bayi. Metode penelitian adalah literatur reviu. Sumber data berasal dari literatur yang diperoleh melalui internet. Bentuk literatur berupa artikel jurnal internasional dan jurnal nasional yang terbit antara tahun 2016-2021. Database yang digunakan yaitu Pubmed, Proques, dan Google Scholar. Artikel diunduh dari tanggal 2 Mei sampai dengan 25 Mei 2021. Didapatkan hasil penelitian sebanyak 41.142 artikel. Setelah dilakukan identifikasi sesuai kriteria inklusi yaitu tujuan artikel menganalisis pengaruh baby spa terhadap kenaikan berat bayi dan merupakan penelitian eksperiment dan quasi expreriment. Adapun kriteria ekslusi yang digunakan adalah bukan merupakan artikel full text dan artikel yang tidak menggunakan bahasa Inggris dan bahasa Indonesia. Jumlah artikel yang memenuhi kriteria dan dilakukan reviu berjumlah tujuh artikel. Hasil reviu menunjukkan bahwa terdapat enam penelitian yang menyatakan bahwa baby spa berpengaruh terhadap peningkatan berat bayi dan hanya satu penelitian yang menyatakan bahwa baby spa tidak berpengaruh terhadap kenaikan berat badan bayi. Berdasarkan hal tersebut disimpulkan bahwa baby spa berpengaruh terhadap kebugaran bayi yaitu peningkatan berat badan bayi.
EFEKTIVITAS METODE MEMERAH ASI TERHADAP IBU DAN KUALITAS SERTA KUANTITAS ASI PERAH: THE EFFECTIVENESS OF THE METHOD OF EXPRESSION ON THE MOTHER AND THE QUALITY AND QUANTITY OF THE BREASTMILK Endah Dian Marlina; Rosita Syaripah
Journal of Midwifery Science and Women's Health Vol. 1 No. 2 (2021): JSMWH
Publisher : Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (225.556 KB) | DOI: 10.36082/jmswh.v1i2.272

Abstract

World Health Organization (WHO) merekomendasikan bahwa semua bayi harus mendapatkan ASI ekslusif sejak lahir sampai usia 6 bulan dan dilanjutkan dengan pemberian makanan pendamping ASI (MPASI). Berbagai metode telah digunakan untuk meningkatkan produksi ASI. Ada beberapa dampak yang mengikuti dari proses memerah ASI, yaitu cedera pada ibu, efek terhadap produksi ASI, risiko kontaminasi bakteri dan dampak psikologis terhadap ibu. Penelitian mengenai proses memerah ASI telah banyak dilakukan, namun kebanyakan berhubungan dengan pengembangan sebuah alat pompa ASI secara komersial, sehingga tujuan dari review ini membahas mengenai metode dalam memerah ASI yang cakupannya lebih luas mengenai efektivitas metode memerah ASI terhadap ibu dan kualitas serta kuantitas ASI perah. Penelusuran literatur dilakukan melalui Cochrane Library, BioMed Central, Journal of Human Lactation, Breastfeeding Review, Maternal and Child Nutrition. Efektivitas metode memerah ASI terhadap ibu dan kualitas serta kuantitas ASIditemukan bahwa memerah dengan tangan lebih menguntungkan dari segi dampak negative yang ditimbulkan pada ibu, dalam hal kuantitas ASIP yang diperoleh dapat ditingkatkan dengan menerapkan beberapa Teknik seperti relaksasi, kompres dan pemijatan. Kadar protein ditemukan lebih besar pada ASIP yang diperah dengan tangan, kadar potassium ditemukan lebih besar pada ASIP yang diperah dengan pompa, sedangkan kadar lemak lebih tinggi pada ASIP yang diperah sambil dilakukan pemijatan. Berbagai metode memerah ASI dengan berbagai kelebihan dan kekurangannya dapat menjadi concern dalam memberikan pendidikan kesehatan pre dan postnatal pada ibu serta dapat dijadikan panduan oleh tenaga kesehatan untuk mengawal ibu menyusui sukses memberikan ASI ekslusif dan memelihara proses menyusui dalam kondisi ibu dan bayi yang beragam.

Page 1 of 1 | Total Record : 7