cover
Contact Name
Vina Maria Ompusunggu
Contact Email
vinaompusunggu@gmail.com
Phone
+6285276850885
Journal Mail Official
juitech@universitasquality.ac.id
Editorial Address
Jl. Ngumban Surbakti No 18 Medan
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JUITECH: Jurnal Ilmiah Fakultas Teknik Universitas Quality
Published by Universitas Quality
ISSN : 25804057     EISSN : 25977261     DOI : http://dx.doi.org/10.36764/ju.v6i1
Core Subject : Engineering,
JUITECH (Scientific Journal of the Faculty of Engineering Quality University) is a peer-reviewed multidisciplinary journal committed to the advancement of scientific knowledge and research findings from several branches of Engineering and Mathematics and Natural Sciences. This journal publishes the latest research results from lecturers and researchers which are widely distributed (Online), including: expertise in energy conversion, construction machinery, manufacturing, and materials, telecommunication, and information engineering, control, and instrumentation, expertise in the field of structural, geotechnical, transportation, and hydro, systems of company management, ergonomic and work systems, and manufacturing systems.
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 2 (2020): VOL 4 NO 2" : 8 Documents clear
ANALISIS KUALITAS PELAYANAN PENUMPANG MODA TRANSPORTASI ANGKUTAN LAUT DI PELABUHAN BELAWAN MEDAN PROVINSI SUMATERA UTARA Parada Afkiki Saputra; Yohanes Sibagariang
JUITECH: Jurnal Ilmiah Fakultas Teknik Universitas Quality Vol 4, No 2 (2020): VOL 4 NO 2
Publisher : Universitas Quality

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36764/ju.v4i2.471

Abstract

Terminal Penumpang Bandar  Deli Belawan yang terletak di  jalan Stasiun Belawan. Terminal Penumpang  Bandar Deli Belawan merupakan pintu masuk area Sumatera dan sekaligus menjadi terminal terbesar ketiga di Indonesia setelah Jakarta dan Surabaya. Pelabuhan Belawan adalah Pelabuhan yang terletak di kota Medan, Sumatera Utara, Indonesia dan merupakan Pelabuhan terpenting di pulau Sumatera Utara. Pelabuhan Belawan merupakan sebuah pelabuhan dengan tingkat kelas utama yang bernaung di bawah PT Pelabuhan Indonesia I (Pelindo 1).  Pelabuhan Belawan adalah salah satu Pelabuhan di Indonesia yang memiliki peran yang sangat penting dalam kegiatan arus barang baik itu impor maupun ekspor di wilayah pantai timur Indonesia yang berada di arus lalu lintas selat malaka yang sangat aktif dalam perdagangan internasional. Pelabuhan Belawan berada di dalam wilayah Kota Madya Medan yang teletak lebih kurang 27 KM dari pusat kota. Informasi dari penumpang pengguna jasa terminal penumpang bandar deli belawan diperoleh dengan menggunakan kuesioner yang disusun sesuai dengan kebutuhan. Hal ini bertujuan agar hasil atau data yang diperoleh relevan dan sesuai dengan tujuan penelitian.Persepsi pengguna jasa Terminal Penumpang Bandar Deli Belawan berdasarkan nilai indeks kepuasan rata-rata terhadap 8 (delapan) faktor pelayanan Terminal Penumpang Bandar Deli Belawan dengan interpretasi nilai Customer Satification Index, menunjukkan pelayanan yang diberikan oleh pengelola Terminal Penumpang Bandar Deli Belawan cukup baik. Hasil penelitian diperoleh nilai indeks kepuasan rata-rata pengguna jasa di Terminal Penumpang  Bandar Deli Belawan terhadap 8 (delapan) faktor pelayanan sebesar 68,26  persen masuk kriteria cukup puas. Faktor fasilitas pendukung di ruang tunggu pelabuhan dan faktor informasi jadwal kapal termasuk salah satu yang cukup mendapatkan nilai baik. Namun pengguna jasa pelabuhan merasa kurang puas terhadap Faktor Ketersedian fasilitas parkir kendaraan masih butuh untuk dibenahi, faktor keamanan di lokasi terminal perlu dibenahi kembali. Sedangkan untuk Fasilitas Penunjuk Arah atau penunjuk jalan menuju lokasi terminal penumpang Bandar Deli Belawan masuk kriteria kurang puas dan menjadi prioritas utama untuk ditingkatkan kinerjanya
KAJIAN KUAT TEKAN BETON SELF COMPACTING CONCRETE HASIL PENGEBORAN INTI VARIASI PENGAMBILAN ARAH VERTIKAL DAN HORIZONTAL Valentana Ardian Tarigan; Immanuel Panusunan Tua Panggabean
JUITECH: Jurnal Ilmiah Fakultas Teknik Universitas Quality Vol 4, No 2 (2020): VOL 4 NO 2
Publisher : Universitas Quality

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36764/ju.v4i2.481

Abstract

Buildings that use concrete as a structural material are faced with certain compressive strength requirements that are used as design standards. It is a fact that is always found in the field that the quality of the installed concrete cannot always be maintained at the target quality standard. The regulation that becomes the reference for Indonesian concrete standards, namely SNI 2847: 2013 requires that the test standard of core drilling is if the certainty of the low compressive strength value of concrete is known and the calculation results show that the load-bearing capacity is significantly reduced, then the core concrete test (cores) is allowed. taken from the area in question according to ASTM C42M. In such cases, three specimens shall be taken for each compressive strength test which falls below the given value. The test was carried out using a diameter of 4 "and a diameter of 3", respectively, 3 (three) pieces of the core specimen were taken in horizontal and vertical directions. The test results obtained by an average of the three specimens from each variable are as follows, the compressive strength of the concrete taking the core test object in the vertical direction of diameter 4 "is 35.96 MPa, diameter 3" is 32.97 MPa, the compressive strength of the concrete taking the core test object direction horizontal diameter 4 "is 22.93 MPa, diameter 3" is 20.35 MPa. Comparator of the 4 "concrete mixture that was formed produced an average compressive strength of 37.65 MPa.
ANALISIS KEBUTUHAN KARTU KANBAN PADA PROSES PERAKITAN PRODUK X Yusnia Sinambela
JUITECH: Jurnal Ilmiah Fakultas Teknik Universitas Quality Vol 4, No 2 (2020): VOL 4 NO 2
Publisher : Universitas Quality

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36764/ju.v4i2.414

Abstract

The kanban system is an information system that harmoniously controls the production of the required product in the required quantity at the time required in each manufacturing process and also between companies. CV X is a small-scale industry that produces assembled products. In this study, the focus is on the process of making earbuds which consists of three work centers, namely the activities of making Power Supply, installing Speaker Kits and Installing Speakers. This product is the product that is the most in order, demand over thousands for a month. The purpose of this research is to provide information on picking and transport, providing production information, preventing overproduction or overloading, acting as orders that are attached directly to components, preventing defective products by recognizing processes that create defects and disclosing existing problems and maintaining stock control. Based on the calculation, the number of kanban cards needed by work center I is 1,439, work center II is 1,165, work center III is 1,189, so the total required kanban card is 3,793 pieces
KARAKTERISASI NANOKOMPOSIT BENTONIT DAN KITOSAN SERTA TITANIUM DIOKSIDA MENGGUNAKAN FTIR Bunga Fisikanta Bukit; Syarif Hussein Sirait
JUITECH: Jurnal Ilmiah Fakultas Teknik Universitas Quality Vol 4, No 2 (2020): VOL 4 NO 2
Publisher : Universitas Quality

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36764/ju.v4i2.487

Abstract

Bentonit banyak tersedia dan jumlahnya berlimpah di alam sehingga dapat menjadi adsorben berbiaya rendah untuk pengolahan  air limbah. Kemampuan bentonit dapat ditingkatkan dengan proses pilarisasi dan kalsinasi. Interkalasi polikation dan kalsinasi menghasilkan lapisan bentonit yang stabil dan konstan pada suhu tinggi. Salah satu polikation yang dapat digunakan ialah Titanium Dioxide (TiO2). Kitosan banyak dimanfaatkan sebagai adsorben, hal ini dikarenakan kitosan memiliki gugus amina dan hidroksil, yang menyebabkan kitosan memiliki reaktifitas kimia yang tinggi dan menyebabkan sifat polielektrolit kation sehingga berperan sebagai penukar ion. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui senyawa dan gugus fungsi nanokomposit bentonit dan titanium dioksida serta kitosan dengan karakterisasi menggunakan FTIR. Hasil FTIR menunjukan adanya puncak-puncak serapan yang mengindikasi terjadinya ikatan senyawa dan gugus fungsi nanokomposit bentonit dan kitosan serta titanium Dioksida.
PERKUATAN BALOK KONSOL TERHADAP GESER MENGGUNAKAN CARBON FIBER WRAP IMMANUEL PANUSUNAN TUA PANGGABEAN; Valentana Ardian Tarigan
JUITECH: Jurnal Ilmiah Fakultas Teknik Universitas Quality Vol 4, No 2 (2020): VOL 4 NO 2
Publisher : Universitas Quality

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36764/ju.v4i2.446

Abstract

Building structures, especially buildings, are always modified by the designer or building designer during the work. Changes that are made generally always result in an additional excess load from the initial plan on the structural members. The structural part reviewed in this study is a short console beam structure which is given a gradual increase in the load from the target load plan. Console beams are made using reinforced concrete material and formed by forming foundation plates and columns of reinforced concrete as a binding structure for these beams. The test is carried out after the specimen blocks have passed 28 (twenty eight) days of concrete and are given gradual loads until shear failure occurs. The console beam is then reinforced with carbon fiber wrap and is re-treated due to the use of epoxy or adhesive material for carbon fiber wrap adhesive with reinforced concrete. The test was carried out again by adding a gradual load to the failed structure reinforced with carbon fiber wrap. The test is carried out until the specimen fails or collapses. The results of this study conclude that the short console structure which is designed with a cross section size of 100 mm x 200 mm which experiences shear failure also experiences shear failure in its column. The increase in the strength of the short console beam after reinforced with Carbon Fiber Wrap is 83% for Test Object 1 with stirrup reinforcement f 6-150 and an increase of 85% for test object 2 with stirrup reinforcement f 6-100.
Kearifan Lokal Pada Arsitektur Kantor Bupati Padang Lawas Dasrizal Dasrizal; Suprial Hendri
JUITECH: Jurnal Ilmiah Fakultas Teknik Universitas Quality Vol 4, No 2 (2020): VOL 4 NO 2
Publisher : Universitas Quality

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36764/ju.v4i2.486

Abstract

Salah satu budaya material (artefak) adalah hasil karya arsitektural. Di antaranya adalah arsitektur yang diberi predikat sebagai “arsitektur khas daerah”. Selain rumah adat tradisional, bangunan lain yang menjadi simbol suatu daerah dan juga sebagai salah satu marka atau ciri sebuah kawasan adalah kantor pemerintah  daerah. Arsitektur khas suatu daerah mengacu pada karakter tertentu pada bangunan yang terdapat di daerah tersebut. Karakter lain sebagai pendukung yang memperkuat ciri khas adalah dengan menampilkan bagian dalam ruang (interior) pada bangunan. Suatu gedung berdiri tidak hanya sebagai bangunan, tetapi terdapat nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. baik secara fisiologis maupun kosmologis yang menjadi kekhasan yang berlaku di suatu daerah.  Hal-hal yang khas tersebut menjadi ciri penanda arsitektur-interior suatu daerah.Penelitian  ini  bertujuan  untuk menghasilkan nilai – nilai kearifan lokal kantor bupati padang lawas yang dapat mengakomodasi aspek sosial dan budaya masyarakat melalui pendekatan perilaku lingkungan dan bentuk bangunan sekitar. Untuk mencapai tujuan tersebut, metode penelitian dengan cara observasi partisipatif akan dilakukan pada setiap komunitas bangunan dominan yang ada di lokasi. Melalui pengamatan ini akan diketahui bagaimana konsep bangunan di padang lawas. Data bentuk bangunan akan diproses untuk menghasilkan kriteria bentuk perkantoran di padang lawas.Luaran wajib dari penelitian, artikel ini akan dimuat di jurnal terakreditasi nasional sinta 6. Sebagai luaran tambahan akan di muat di jurnal internasional berindeks scopus. Tingkat Kesiapan Teknologi ( TKT ) penelitian akan di usulkan berada di tingkat 2 dimana telah di formulasikan konsep teknologi dan aplikasinya.
ANALISIS SWOT PADA INDUSTRI SIRUP STROBERI DI TINGKAT HOME INDUSTRI Rafael Remit Winardi; Healthy Aldriany Prasetyo
JUITECH: Jurnal Ilmiah Fakultas Teknik Universitas Quality Vol 4, No 2 (2020): VOL 4 NO 2
Publisher : Universitas Quality

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36764/ju.v4i2.477

Abstract

Perbaikan mutu dan peningkatan mutu suatu produk olahan hasil pertanian adalah penting dalam usaha mendapatkan nilai tambah dan pemasaran yang lebih meluas. Pengolahan sirup stroberi yang dilakukan oleh home industri di kota Berastagi merupakan upaya untuk memperoleh nilai tambah dan area pemasaran yang lebih luas. Terutama untuk menghadapi persaingan pemasaran produk sejenis yang dilakukan oleh perusahaan-perusahaan ternama. Oleh karena itu perlu dilakukan analisis Strength, Weakness, Opportunity dan Threath (SWOT) terhadap proses pengolahan sirup stroberi di tingkat home industri.Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh strategi peningkatan mutu berdasarkan Sistem Manajemen Mutu dan Sistem Manajemen Keamanan Pangan. Metode penelitian dan analisis data dilakukan dalam beberapa tahapan sebagai berikut: (1) survei konsumen menggunakan pembobotan AHP (perbandingan berpasangan) dan Quality Function Deployment (QFD), (2) penentuan dan evaluasi faktor internal dan eksternal perusahaan menggunakan perbandingan berpasangan, (3) penentuan posisi home industri dengan menggunakan analisis Matriks IE, dan (4) perumusan strategi peningkatan kualitas menggunakan analisis matriks SWOT.            Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Matriks HOQ memperlihatkan bahwa untuk meningkatkan mutu produk, atribut mutu yang harus diperbaiki oleh home industri sirup stroberi adalah nilai gizi, warna dan kemasan, (2) home industri sirup stroberi harus meningkatkan kualitas distributor, (3) Home industri juga harus terus mempertahankan dan meningkatkan kualitas, (3) home industri harus terus melakukan promosi secara gencar, (4) Home industri harus menjaga kelangsungan produksi dengan efisien, untuk menekan dan menjaga kestabilan harga produk yang dihasilkan, (5) home industri harus terus meningkatkan kualitas SDM melalui pembinaan, pelatihan, seminar, maupun lokakarya, (6) home industri harus melakukan konsolidasi potensi  yang menentukan untuk dapat bertahan dari serangan pesaing maupun produk substitusi dan mewaspadai ancaman yang timbul akibat ketidakpastian perkembangan ekonomi, sosial, dan politik di dalam negeri, (7) Analisis total skor faktor Internal-Eksternal didapatkan nilai 1.5067 dan 0.7513. atau home industri berada pada kuadran I, yaitu yaitu mendukung kebijakan petumbuhan yang agresif (growth oriented strategy). 
KARAKTERISASI KARBON AKTIF CANGKANG KEMIRI DAN TEMPURUNG KELAPA SEBAGAI BAHAN FILTER AIR Juan Randy Simamora; Chandra Kurniawan; Pintor Simamora; Gusnita B. Sinaga
JUITECH: Jurnal Ilmiah Fakultas Teknik Universitas Quality Vol 4, No 2 (2020): VOL 4 NO 2
Publisher : Universitas Quality

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36764/ju.v4i2.482

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang pemanfaatan cangkang kemiri  dan tempurung kelapa sebagai material karbon aktif dalam pembuatan filter air. Karbon aktif merupakan arang yang sudah diaktivasi dengan zat aktivator sehingga porinya terbuka dan memiliki kemampuan daya serap yang baik terhadap anion, kation, dan molekul dalam bentuk senyawa organik dan anorganik, baik berupa larutan maupun gas. Pembuatan arang aktif dilakukan melalui proses aktivasi arang dengan cara fisika atau kimia. Perbandingan komposisi Serbuk tempurung kelapa dan cangkang kemiri untuk masing-masing sampel S-01 (50 : 30) wt.-%, S-02 (60 : 20) wt.-%, dan S-03 (70 : 10) wt.-%. Dari hasil analisa data diperoleh nilai parameter fisika dari pengujian air hasil filter karbon aktif parameter , yaitu : kekeruhan 1,00 NTU, warna < 0,2 TCU, Kesadahan 50,96, tidak berasa dan tidak berbau (Sesuai Standar Air Bersih Permenkes No.32 Tahun 2017). Pengujian SEM menunjukkan bahwa distribusi ukuran pori yang merupakan parameter yang penting dalam hal kemampuan daya serap arang aktif terhadap molekul sudah terbentuk dan memiliki ukuran bervariasi.

Page 1 of 1 | Total Record : 8