cover
Contact Name
Dewi Muliyati
Contact Email
dmuliyati@unj.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
snf@unj.ac.id
Editorial Address
Fisika FMIPA Universitas Negeri Jakarta GHA Lt.5 Jl Rawamangun Muka No.1
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL)
ISSN : 23021829     EISSN : 24769398     DOI : https://doi.org/10.21009/03
Focus and Scope: Physics education Physics Instrumentation and Computation Material Physics Medical Physics and Biophysics Physics of Earth and Space Physics Theory, Particle, and Nuclear Environmental Physics and Renewable Energy
Articles 976 Documents
PENGEMBANGAN LKS BERBASIS PROBLEM SOLVING UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS PADA PEMBELAJARAN FISIKA SMA Heni Suhartini; I Made Astra; Esmar Budi
PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) Vol 3 (2014): PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) SNF2014
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika dan Program Studi Fisika Universitas Negeri Jakarta, LPPM Universitas Negeri Jakarta, HFI Jakarta, HFI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (215.342 KB)

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan LKS berbasis Problem Solving untuk meningkatkan keterampilan proses sains pada pembelajaran fisika SMA materi suhu dan kalor kelas X. Masalah yang diteliti adalah bagaimana mendapatkan LKS yang berbasis problem solving dengan metode pendekatan IDEAL (Identify the problem, Define the problem, Explore Solution, Act the strategy , Look back and Evaluate the Effect) yang valid dan efektif dalam implementasinya. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan fokus penelitian yaitu mengembangkan LKS berbasis problem solving sehingga mampu meningkatkan keterampilan proses sains siswa yang terdiri dari 6 indikator (yaitu mengamati, menafsirkan pengamatan, meramalkan, menerapkan konsep, merencanakan percobaan dan berkomunikasi) dan menguji efektivitas pembelajaran di lapangan. Metode yang digunakan adalah Metode pengembangan menurut Borg and Gall yang telah dimodifikasi, dengan subyek penelitian 60 orang siswa kelas X di salah satu SMA Negeri di kota Pandeglang-Banten. Instrumen yang digunakan adalah LKS, tes tertulis KPS ,validasi oleh ahli materi Fisika, media membelajaran dan guru Fisika, kuisioner uji coba LKS untuk siswa, dan lembar observasi kegiatan pembelajaran. Hasil penelitian baru selesai pada tahap pengembangan LKS dan uji validasi soal keterampilan proses sains. Hasil pengembangan LKS menunjukkan bahwa LKS yang dihasilkan baik, sedangkan hasil uji validitas pada tes uji coba soal KPS menunjukkan bahwa soal tes keterampilan proses sains hanya 30 soal yang valid dan tingkat reliabilitas 0,906. Keywords : Student worksheets, Problem Solving, Science Process Skills.
PENGEMBANGAN SET EKSPERIMEN TERMODINAMIKA UNTUK FISIKA SEKOLAH MENENGAH ATAS (SMA) Mohamad Ardian Leonda; Desnita Desnita; Hadi Nasbey
PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) Vol 3 (2014): PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) SNF2014
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika dan Program Studi Fisika Universitas Negeri Jakarta, LPPM Universitas Negeri Jakarta, HFI Jakarta, HFI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (354.418 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk berupa set eksperimen termodinamika dalam proses pembelajaran fisika untuk materi proses isotermik kelas XI SMA. Penelitian ini dilakukan pada bulan September–Desember 2011 di Laboratorium Jurusan Fisika FMIPA-UNJ. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode penelitian pengembangan (development research) dengan tahapan 1) mengkaji tuntutan standar KTSP dan inventarisasi permasalahan guru dalam menyampaikan konsep isotermik; 2) perancangan alat, pembuatan set eksperimen termodinamika dan uji validasi oleh tenaga ahli; 3) tahap implementasi, set eksperimen diuji cobakan terhadap siswa SMA kelas XI untuk mengetahui penilaian siswa terhadap set eksperimen termodinamika. Hasil validasi ahli media memberikan skor rerata 75%, ahli materi 81,25%, guru memberikan skor rerata 87,5, dan siswa 75%.Berdasarkan hasil penelitian diperoleh dapat disimpulkan bahwa media yang dikembangkan layak digunakan sebagai alat bantu pembelajaran. Kata kunci: Set eksperimen, penelitian pengembangan.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN DAN BERPIKIR KRITIS TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA DI SMP N 170 JAKARTA Idayati Idayati; Yetti Supriyati; I Made Astra
PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) Vol 3 (2014): PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) SNF2014
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika dan Program Studi Fisika Universitas Negeri Jakarta, LPPM Universitas Negeri Jakarta, HFI Jakarta, HFI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (229.809 KB)

Abstract

Tujuan objektif dari penelitian ini adalah untuk mempelajari pengaruh model pembelajaran dan berpikir kritis terhadap hasil belajar IPA siswa di SMP N 170 Jakarta. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain faktorial 2 x 2. Sampel berjumlah 40 siswa pada semester 2 diambil dengan teknik random. Dibagi kedalam dua group yang terdiri dari 20 siswa untuk kelas eksperimen dan 20 siswa untuk kelas kontrol. Pada kelas eksperimen diberi model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dan kelas kontrol diberi model pembelajaran Jigsaw. Instrumen penelitian adalah tes hasil belajar IPA-Fisika dan tes keterampilan berpikir ke IPA-fisikaan. Data dianalisis dengan Anava dua jalur, kemudian dilanjutkan dengan uji Tuckey. Penelitian ini menghasilkan: (1) Hasil belajar IPA-Fisika siswa kelas IX menggunakan model pelambelajaran Problem Based Learning (PBL) lebih tinggi dibanding menggunakan model pembelajaran Jigsaw. (2) Terdapat interaksi Antara model pembelajaran dan berpikir kritis ke IPA-Fisikaan terhadap hasil belajar IPA-Fisika siswa. (3) Pada siswa dengan keterampilan berpikir kritis ke IPA-Fisikaan tinggi hasil belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) sama dengan menggunakan model pembelajaran Jigsaw. (4) Pada siswa dengan keterampilan berpikir ke IPA-Fisikaan rendah hasil belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) lebih rendah dibandingkan dengan menggunakan model pembelajaran Jigsaw. Kata Kunci: Model Pembelajaran, Berpikir kritis, Hasil belajar.
PENGARUH PROBLEM BASE LEARNING (PBL) DAN SIKAP ILMIAH TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA SISWA SMA Budi Darmo
PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) Vol 3 (2014): PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) SNF2014
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika dan Program Studi Fisika Universitas Negeri Jakarta, LPPM Universitas Negeri Jakarta, HFI Jakarta, HFI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (301.535 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui: 1) Pengaruh hasil belajar fisika antara siswa menggunakan pembelajaran PBL melalui metode inquiry dan pembelajaran PBL melalui metode problem solving. 2) Pengaruh interaksi antara penerapan pembelajaran PBL dan sikap ilmiah terhadap hasil belajar fisika. 3) Perbedaan hasil belajar fisika antara siswa dengan sikap ilmiah tinggi menggunakan pembelajaran PBL melalui metode inquiry dengan pembelajaran PBL melalui metode problem solving. 4) Perbedaan hasil belajar fisika antara siswa dengan sikap ilmiah rendah menggunakan model pembelajaran PBL melalui metode inquiry dengan pembelajaran PBL melalui metode problem solving. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X Program Peminatan Matematika dan Sains SMAN 9 Jakarta. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasi ekspenmen. Rancangan penelitian ini menggunakan rancangan faktorial 2 x 2. Hasil analisis penelitian adalah hasil belajar fisika siswa yang menggunakan pembelajaran PBL melalui metode inquiry lebih tinggi dibandingkan dengan hasil belajar fisika siswa yang menggunakan pembelajaran PBL melalui metode problem solving Kata kunci : Problem Base Learning, Inquiry, Problem Solving dan Hasil Belajar Fisika
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN CREATIVE PROBLEM SOLVING (CPS) PADA MATA KULIAH TELAAH KURIKULUM FISIKA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF MAHASISWA SEMESTER III PRODI PENDIDIKAN FISIKA FKIP UNIB Rosane Medriati; Dedy Hamdani
PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) Vol 3 (2014): PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) SNF2014
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika dan Program Studi Fisika Universitas Negeri Jakarta, LPPM Universitas Negeri Jakarta, HFI Jakarta, HFI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (369.391 KB)

Abstract

This study aims ( 1 ) To enhance the student 's ability to think creatively third semester at college Assessing Physics curriculum using learning model of Creative Problem Solving (CPS) in the Physical Education department of Guidance and Counseling UNIB ( 2 ) To increase the activity of the third semester students on Assessing learning curriculum using learning model Creative Problem Solving ( CPS ) in the Physical Education department of Guidance and Counseling UNIB . This type of research is Classroom Action Research ( CAR). This research was conducted in the Physical Education Program . Subjects were as many as 33 students of the third semester . Student activity data collected by non-test is through observation using the observation sheet , and creative thinking abilities of students were collected through a written test . The data obtained in the descriptive analysis . The results of the study ( 1 ) the application of the learning model of Creative Problem Solving ( CPS ) can enhance the student 's ability to think creative of cycle 1 to cycle 3 with an average of ( 90.90 % -96.9 % ) , especially in the ability of sensitivity , elaboration , fluency , flexibility and originality of the study course curriculum Physical Education III semester students FKIP UNIB ( 2 ) the application of learning models Creative Problem Solving ( CPS ) can increase the activity of the third semester students of cycle 1 - cycle 3 with an average score of ( 24-27 ) especially the activity of expression , thought or idea , opinion or discuss appropriate strategies to solve problems in the subjects of Physics Education Program Curriculum Assessing FKIP UNIB . It is recommended to lecturers to apply this model to other subjects and more creative in developing student learning so that students experience in solving the problem will be more creative and introduction of faculty to students as a whole can help the course of implementation of the CPS models with either. Keywords: learning model Creative Problem Solving (CPS), Assessing Curriculum Physics, ability to think creatively.
SIFAT-SIFAT LAPISAN KULIT LUAR BINTANG NEUTRON Fera Gustina Purwati; Anto Sulaksono
PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) Vol 3 (2014): PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) SNF2014
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika dan Program Studi Fisika Universitas Negeri Jakarta, LPPM Universitas Negeri Jakarta, HFI Jakarta, HFI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (551.986 KB)

Abstract

The main contributions for determining the equation of state of the outer crust of neutron star are from nuclear, electronic, and lattice. We have already studied a toy model developing first time by Roca-Maza that use two assumptions i.e, nucleus are liquid drop (LDM) and electrons are relativistic Fermi gas. For knowing the variations of elements in the outer crust, the parameters of the model are obtained by fitting to atomic nuclear mass tables by Audi Wapstra 2003. To show the accuracy of toy model’s calculation, we compare it with the result of the neutron drip in this region. This result calculation of toy model successfully showing the neutron drip on the value MeV and that corresponding to the element. Keywords: outer crust, neutron star, neutron drip, LDM.
PENGGUNAAN PERALATAN RADIATION PORTAL MONITOR DALAM RANGKA MENDUKUNG KEAMANAN NUKLIR NASIONAL Nanang Triagung Edi Hermawan
PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) Vol 3 (2014): PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) SNF2014
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika dan Program Studi Fisika Universitas Negeri Jakarta, LPPM Universitas Negeri Jakarta, HFI Jakarta, HFI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (646.411 KB)

Abstract

The issue of security is a very serious concern of the world community after the bombing of the World Trade Center in the United States on September 11, 2001. Threat of terrorism will be more dangerous if they use radioactive or nuclear material in the form of radiological dispersal devices (RDDs). RDDs also known dirty bomb. Dirty bomb is a conventional bomb mixed with radioactive substances as impurity. In addition to the effects of power damaged by their explosive capabilities, dirty bombs also caused tremendous fear due to radioactive contamination. Any use of radioactive and nuclear materials should have the license from the competent regulatory body. Smuggling, illegal trafficking, and abuse of radioactive and nuclear materials must be prevented. The total area and form an archipelago country likes Indonesia have a vulnerability to smuggling of radioactive and nuclear materials from abroad. One of the tools that can be used for prevention of smuggling is Radiation Portal Monitor (RPM). RPM is a set of detector equipment for gamma and neutron radiation that can check a vehicle or cargo container without having to open the payload. RPM needs to be installed at any convenient border crossing points. By RPM, cargo inspection will run faster, more practical, and has a high accuracy. Keywords: security threat, radioactive material, nuclear material, dirty bomb, and RPM.
ESTIMASI DOSIS RADIASI PADA PERLAKUAN CONE BEAM CT RADIOTERAPI Priska Andini Putri; Rina Taurisia; Supriyanto Ardjo Pawiro
PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) Vol 3 (2014): PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) SNF2014
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika dan Program Studi Fisika Universitas Negeri Jakarta, LPPM Universitas Negeri Jakarta, HFI Jakarta, HFI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (519.326 KB)

Abstract

Cone Beam CT adalah perangkat citra pemandu yang diintegrasikan pada perangkat LINAC radioterapi. Perangkat tersebut banyak digunakan untuk verikasi posisi pasien dalam tindakan radioterapi. Dalam penelitian ini telah dilakukan untuk estimasi dosis pada daerah kepala, dada, dan pelvis dengan menggunakan perlakuan Cone Beam CT satu putaran penuh. Fantom rando digunakan pada penelitian ini untuk mensimulasikan keadaan yang mendekati sebenarnya dengan kondisi klinis 100 kVp 145 mAs, 110 kVp 262 mAs, dan 125 kVp 680 mAs untuk berturut-turut prosedur perlakuan CBCT kepala, dada, dan pelvis. Dosimeter yang digunakan dalam penelitian ini adalah TLD yang dikalibrasi di PTKMR BATAN dengan kondisi yang sesuai dengan kondisi klinisnya. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah 4.018±0.334 mGy, 4.210±0.428 mGy, dan 12.547±3.046 mGy berturut-turut pada kepala, dada, dan pelvis. Keywords: dose, CBCT, TLD, Rando phantom.
SUDUT PANDANG KOLELITIASIS (BATU EMPEDU) MANUSIA BERDASARKAN ILMU MATERIAL Musfirah Cahya Fajrah Toana; Elda Rahyana; Novizal Novizal
PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) Vol 3 (2014): PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) SNF2014
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika dan Program Studi Fisika Universitas Negeri Jakarta, LPPM Universitas Negeri Jakarta, HFI Jakarta, HFI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (500.185 KB)

Abstract

Telah dilakukan kajian awal terhadap batu empedu manusia yang merupakan hasil operasi untuk melihat unsur, morfologi dan struktur kristal. Proses karakterisasi dan analisis dilakukan dengan menggunakan SEM-EDAX, XRD, software Match serta perhitungan ukuran butiran. Analisis EDAX menunjukkan bahwa unsur yang paling dominan teridentifikasi dalam batu empedu merupakan unsur C (karbon) dengan prosentase kandungan sebesar 68,99%. Selain itu, batu empedu juga mengandung Fosfor (P) 2,64%, Natrium (Na) 1,88%. Aluminium (Al) 1,79 %, Magnesium 1,43%, Sulfur (S) 1,62%, dan Kalsium (Ca) 5,68%. Analisis SEM menggunakan perbesaran yaitu sebesar 200 kali dan diperoleh ukuran butiran yaitu kurang lebih 20 µm serta terlihat bahwa adanya ukuran butir dari sampel batu empedu yang tidak merata atau tidak homogen. Analisis XRD dari sampel batu empedu adalah cenderung amorf terlihat dari sudut difraksinya yang kecil dan tidak terbentuknya puncak difraksi yang meninggi. Hal ini sesuai dengan hasil EDAX yang menunjukkan bahwa unsur yang paling dominan dari batu empedu adalah karbon yang berupa karbon amorf. Karbon amorf ini merupakan hasil pemutusan rantai lipid (lemak) yang disebabkan karena terjadinya degradasi polimer. Analisis dengan software Match diperoleh nilai FWHM yang sangat kecil yaitu 0,00279 radian. Analisis perhitungan ukuran butiran dilakukan dengan menggunakan persamaan Scherrer dan ukuran butiran yang diperoleh adalah 0,0598 µm. Kata Kunci : karbon, SEM-EDAX, XRD, amorf, lipid, degradasi polimer, FWHM, ukuran butiran.
PERFORMA BIOETANOL DARI BIOMASSA MOLASE PADA DIRECT ETHANOL FUEL CELL (DEFC) Anggie Tyaswuri; Agus Setyo Budi; Eniya Listiani Dewi; Joni Prasetio
PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) Vol 3 (2014): PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) SNF2014
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika dan Program Studi Fisika Universitas Negeri Jakarta, LPPM Universitas Negeri Jakarta, HFI Jakarta, HFI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (239.523 KB)

Abstract

Bioetanol digunakan sebagai bahan bakar pada Direct Ethanol Fuel Cell (DEFC), dimana biasanya menggunakan gas hidrogen. Bahan baku molase dan ragi roti digunakan dalam proses pembuatan bioetanol, fermentasi produksi bioetanol dilakukan selama 72 jam dengan suhu 300C. Analisa kandungan etanol dengan menggunakan Gas Cromatografi (GC) dan melakukan destilasi untuk pengujian performa bioetanol pada DEFC. Pada DEFC menggunakan Membrane Electrode Assambly (MEA) dengan luas area aktif 6x6 cm2 yang terdiri dari membran nafion 117 dengan katalis PtC 40 dan carbon paper sebagai elektrodenya. Hasil pengujian akan didapatkan besar kerapatan energi (mw/cm2) yang dimiliki bioetanol pada DEFC. Kata kunci: Bioetanol, Molase, Fuel Cell, Direct Ethanol Fuel Cell (DEFC).