cover
Contact Name
Erwin Dwika Putra
Contact Email
erwindwikap@gmail.com
Phone
+6285159228701
Journal Mail Official
ikhafi.hrd@gmail.com
Editorial Address
Jl. Timur Indah Raya, Kota Bengkulu, Kota Bengkulu, Bengkulu
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal Sistem Informasi Dan E-Bisnis
ISSN : 26557541     EISSN : 27455823     DOI : -
JUSIBI (Jurnal Sistem Informasi dan E-Bisnis) adalah jurnal ilmiah peer-review yang didedikasikan untuk publikasi hasil penelitian yang berkualitas dalam bidang Sistem Informasi dan Business Dgital namun tak terbatas secara implisit untuk bidang lain yang berhubungan dengan topik tersebut. Jurnal menerbitkan secara berkala dua kali setahun yaitu pada Januari dan Juli. Jurnal diterbitkan oleh Lembaga Penelitian Pengabdian Masyarakat Penerbitan dan Percetakan Indonesian Scholar Khiar Wafi (LPPMPP IKHAFI) dibawah Yayasan Sejahtera Bersama Bengkulu. Semua artikel publikasi di Jurnal JUSIBI bersifat open-acess (terbuka) yang tersedia secara bebas online tanpa harus berlangganan. P-ISSN : 2655-7541 E-ISSN : 2745-5823
Articles 132 Documents
Sistem Manajemen Data Obat dan Penjualan Obat dengan Fitur ChatBot-AI Berbasis Algoritma Knowledge-Based Recommendation Muhammad Yusuf Hiqmal Miko; Vina Ayumi
Jurnal Sistem Informasi dan E-Bisnis Vol 8 No 2 (2026): June
Publisher : LPPMPP Yayasan Sejahtera Bersama Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54650/jusibi.v8i2.730

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan sistem informasi manajemen dan penjualan obat berbasis web pada Apotek Aldiwa yang dapat mendukung pengelolaan data obat, stok, pengguna, transaksi, pembayaran, serta pelayanan kepada pelanggan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui observasi dan wawancara untuk mengidentifikasi kebutuhan sistem. Pengembangan sistem dilakukan secara sistematis dengan tahapan identifikasi masalah, studi literatur, observasi, wawancara, analisis kebutuhan, penyusunan data penelitian, dan perancangan model sistem. Sistem dikembangkan menggunakan JavaScript, AdonisJS, MySQL, Python, dan FastAPI, sedangkan fitur ChatBot-AI memanfaatkan Claude API yang diintegrasikan dengan metode Knowledge-Based Recommendation (KBR). Metode KBR menentukan skor rekomendasi berdasarkan tiga komponen, yaitu Jaccard similarity, category matching, dan availability, dengan bobot masing-masing 0,5, 0,3, dan 0,2. Hasil implementasi menunjukkan bahwa sistem mampu mengintegrasikan fungsi manajemen apotek dan penjualan obat secara terstruktur serta menyediakan fitur ChatBot-AI untuk memberikan rekomendasi obat berdasarkan gejala atau kebutuhan pengguna. Pengujian terhadap 20 pertanyaan menghasilkan tingkat akurasi ChatBot sebesar 90%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa sistem yang dikembangkan dapat membantu mendukung operasional Apotek Aldiwa dan memberikan layanan rekomendasi obat kepada pelanggan.
Pengembangan Sistem Informasi Manajemen Petty Cash Berbasis Web dengan Algoritma Status-Based Priority Queue Ryan Ramadhan; Vina Ayumi
Jurnal Sistem Informasi dan E-Bisnis Vol 8 No 2 (2026): June
Publisher : LPPMPP Yayasan Sejahtera Bersama Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54650/jusibi.v8i2.731

Abstract

Pengelolaan petty cash yang masih bergantung pada proses manual dapat menyebabkan keterlambatan pencatatan, kesulitan pemantauan, dan kurang optimalnya proses persetujuan. Penelitian ini bertujuan merancang dan mengimplementasikan Petty Cash Management System (PCMS) berbasis web dengan penerapan Status-Based Priority Queue untuk meningkatkan keteraturan proses pengajuan dan approval petty cash. Penelitian menggunakan metode terapan dengan pendekatan rekayasa perangkat lunak dan model pengembangan Waterfall. Data kebutuhan diperoleh melalui wawancara, observasi, studi dokumentasi, dan studi literatur. Sistem dikembangkan menggunakan Java 24, Spring Boot 3.5, Spring Data JPA, MySQL, Thymeleaf, Bootstrap 5, Chart.js, REST API, Gradle, dan Apache POI. Algoritma menentukan prioritas berdasarkan status Urgent dan Reguler, dengan status Urgent hanya dapat digunakan apabila total pengeluaran melebihi 50% dari current balance checkbook. Antrean approval kemudian diurutkan berdasarkan priority_level dan created_date secara ascending. Sistem juga menerapkan role-based access untuk Finance Staff, Branch Manager, dan Finance HO serta mengintegrasikan proses pengajuan, approval, claim, cash in, monitoring, dan pelaporan. Pengujian menggunakan Black Box Testing terhadap 28 skenario yang mencakup fungsi utama sistem.