cover
Contact Name
Salsa Solli Nafsika
Contact Email
irama_fpsd@upi.edu
Phone
+62222009198
Journal Mail Official
irama_fpsd@upi.edu
Editorial Address
Fakultas Pendidikan Seni Dan Desain Universitas Pendidikan Indonesia Gedung FPSD Jl Dr Setiabudi No229 Isola Kec Sukasari Kota Bandung Jawa Barat 40154 Bandung Provinsi Jawa Barat 0222009198
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
IRAMA JURNAL SENI DESAIN DAN PEMBELAJARANNYA
ISSN : 26860902     EISSN : 28097386     DOI : https://doi.org/10.17509/irama.v3i2
Core Subject : Art,
IRAMA Jurnal Seni Desain dan Pembelajarannya publishes papers regularly twice times a year issued by the Faculty of Art and Design Education Universitas Pendidkan Indonesia Bandung Indonesia IRAMA Jurnal Seni Desain dan Pembelajarannya provides open access to the public to read abstract and complete papers The scope of the article topics includes art and design learning art learning innovation art learning models art learning strategies art learning approaches art learning evaluation art learning media and technology art studies cultural studies design studies and art history studies
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 2 (2021): August" : 5 Documents clear
LATERAL THINKING PADA PEMBUATAN VIDEO MAPPING SWADHARMA NING PERTIWI kurnia, rudi
IRAMA Vol 3, No 2 (2021): August
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1057.658 KB) | DOI: 10.17509/irama.v3i2.34452

Abstract

Video mapping merupakan salah satu bagian dari disiplin ilmu Augmented Reality (realitas tetambah) atau sebuah realitas buatan, tetapi pada praktiknya video mapping sendiri bisa menjadi lebih kompleks dan luas karena penggabungannya dengan disiplin ilmu lain. Dalam prosesnya video mapping, isu dan konsep yang ada dideformasi ulang ke dalam symbol-simbol visual dan mempersentasikannya dengan visualisasi, hal tersebut juga berkaitan dengan media yang menjadi objek video mapping tersebut. Penelitian ini menganalisis proses kreatif dalam penciptaan video mapping dengan subjek penelitan video mapping Swadharma Ning Pertiwi dengan fasad patung Garuda Whisnu Kencana. Dengan menggunakan projeksi pemetaan yang merupakan salah satu teknik media digital baru yang merespon kembali bangunan serta bagaimana subjek sebagai desainer berpikir kreatif dalam mengolah dan menciptakan ide-ide yang dapat menghubungkan antara sejarah, objek bangunan, dan teknologi serta menyiratkan simbol, kode, dan tanda-tanda tertentu yang memungkinkan adanya beragam interpretasi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan subjek penelitian yaitu sebuah grup/tim dengan teknik pengumpulan data menggunakan wawancara semi terstruktur dan dokumentasi. Identifikasi proses kreatif dalam penentuan alur dramaturgi pada rangkaian pembabakan video mapping unsur visual yang ditampilkan dengan pendekatan lateral thinking teknik fokus, alternatif dan random input. Proses berpikir kreatif tentang video mapping mudah-mudahan memberikan informasi terakit dinamika penciptaan dan juga diharapkan memberikan gambaran lebih jelas bagaimana proses kreatif terbangun.
Budaya Lokal Sebagai Unsur Pembentuk Branding Kabupaten Tasikmalaya Arifin, Yopi Samsul; Budiwaspada, Agung Eko
IRAMA Vol 3, No 2 (2021): August
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (964.973 KB) | DOI: 10.17509/irama.v3i2.40877

Abstract

Branding suatu wilayah saat ini berjalan sangat dinamis, kompetitif dan penting. Para pemimpin daerah berusaha tampil lebih menonjol dari kompetitor mereka, berusaha mencitrakan wilayahnya sebaik mungkin dengan menerapkan strategi branding. Strategi tersebut salah satunya dengan branding kota sebagai upaya membentuk citra dan daya saing kota. Kebutuhan akan brand suatu daerah menjadi penting karena dapat membangun positioning dan citra yang kuat. Beberapa kota di Indonesia saat ini sudah mulai berlomba melakukan kegiatan branding untuk daerahnya masing-masing termasuk Kabupaten Tasikmalaya. Namun berdasarkan penelitian-penelitian terdahulu branding yang dilakukan Kabupaten Tasikmalaya dan beberapa kota di Indonesia dinilai tidak berhasil mencapai tujuan utama dari branding kota dan hanya berujung pada sebuah logo dan tagline saja. Ketidakberhasilan ini dipicu oleh beberapa faktor seperti kurangnya riset mendalam, memiliki konsep yang mirip dengan daerah lain, kurang melibatkan masyarakat lokal dan cenderung hanya dijadikan proyek Pemerintah Daerah yang tidak jelas kelanjutannya. Beberapa di antaranya juga disebabkan karena tidak adanya karakter yang kuat sebagai benang merah desain dari branding daerah tersebut. Penelitian ini berupaya mengidentifikasi dan menganalisis kebudayaan lokal dari suatu daerah yang paling tepat untuk dijadikan sebagai unsur pembentuk branding daerah tersebut dengan luaran terciptanya sebuah metode pemilihan dan penentuan unsur branding sebuah daerah dalam upaya pembentukan citra dan positioning kota tersebut. Penelitian ini menggunakan embeeded mixed method design, sebuah metode yang melibatkan pengumpulan data kuantitatif dan kualitatif. Pengumpulan data kuantitatif dilakukan dengan membuat kuisioner tentang persepsi awal masyarakat umum terhadap kabupaten Tasikmalaya, setelah data tersebut tekumpul kemudian dilakukan verifikasi melalui wawancara dengan pihak pemerintah kabupaten dan budayawan. Setelah terjalin persamaan persepsi antar stakeholder. Tahap selanjutnya dilakukan analisis terhadap metode penentuan budaya lokal apa yang paling cocok untuk mencerminkan Tasikmalaya berdasarkan teori penentuan big idea sebuah brand Alina Wheeler. Dari hasil analisis ditemukan jika budaya lokal yang dinilai sangat mencerminkan kabupaten Tasikmalaya adalah kerajinan tangan anyam. Anyaman dipilih atas dasar nilai historis yang sangat panjang. Selain itu, anyaman mendong dan pandan menjadi produk unggulan Tasikmalaya yang ditemukan pertama kali oleh pengrajin Singaparna.
ANALISIS VISUAL KARAKTER TOKOH UTAMA KOMIK “ OTING & KEMOD KORBAN ZAMAN “ KARYA BLENK Zakaria, Ravly
IRAMA Vol 3, No 2 (2021): August
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (969.973 KB) | DOI: 10.17509/irama.v3i2.31233

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisa visual serta tokoh utama dari komik “ oting Kemod Korban zaman, objek penelitian meliputi unsur visual, dan prinsip rupa serta analisis berdasarkan kesesuaian dengan visual tersebut, jenis penelitian akan menggunakan metode kualitatif berupa pengumpulan informasi dari berbagai sumber yaitu sumber Pustaka, dan wawancara. Sumber data berasal dari data utama yaitu visual tokoh utama dalam komik tersebut serta melalui data referensi informan. Keseluruhan visual diambil dari beberapa ilustrasi dari komik tersebut yang bisa dipetik hikmahnya dari kisah tokoh utama komik tersebut. Analisis visual menjadi poin penting, diantaranya meliputi unsur dan prinsip visual. Berdasarkan tiap karakter pada komik ini, Oting adalah pemuda 22 tahun yang sedang mempelajari islam, setia kawan namun sering salah paham dan malas. Kemod selain umur yang sama dengan oting remaja ini juga memiliki sifat yang sama namun kemod memiliki sifat sombong,temperamental, dan mudah terpengaruh orang lain. Ketiga tokoh ini mengajarkan kita untuk tidak setengah hati dalam mempelajari sesuatu, serta menjauhi sifat malas dan sombong. Diharapkan dengannya ada penelitian ini para illustrator dapat menjadikanya bahan evaluasi dalam proses perancangan komik.
Estetika : Persfektif Semiotika dan Semantik pada film Salam dari Kepiting Selatan Nafsika, Salsa Solli; Huda, Aldo Syahrul
IRAMA Vol 3, No 2 (2021): August
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1200.714 KB) | DOI: 10.17509/irama.v3i2.40981

Abstract

Film Salam dari Kepiting Selatan ini adalah salah satu film pendek tahun 2017 yang berdurasi 20 menit yang disutradarai oleh Zhafran Solichin. Film ini memberikan gambaran tentang keluarga, keterbatasan, kehilangan, rasa cinta dan kasih sayang, dan pendidikan. Film Salam dari kepiting Selatan ini menceritakan tentang bagaimana menahan rasa sakit yang mendalam dan bagaimana untuk tetap bertahan hidup karena adanya kehilangan. Film Salam dari Kepiting Selatan ini memberikan banyak pemaknaan tentang cara menyikapi kehidupan. Penonton akan menangkap berbagai pemaknaan yang penting untuk diterapkan dalam kehidupan. penelitian ini adalah metode pendekatan kualitatif. Metode yang digunakan berfokus pada penelitian yang tidak menggunakan hipotesis sehingga dalam penelitiannya tidak menghasilkan sebuah hipotesis. Kualitatif berisi dengan mengambarkan sebuah data hanya dengan menggunakan kata-kata atau kalimat yang akan memperoleh sebuah simpulan. Kajian menggunakan analisa pendekatan estetika dari Charles Sanders Pierce dalam mendiskripsikan tanda dan makna yang ada meliputi ikon, indeks, dan simbol. Hasil penelitian dari film ini mengajarkan kita untuk mencintai orang yang terdekat dalam lingkungan kita, terutama lingkungan kecil yaitu keluarga. Masalah yang cenderung sederhana, natural, justru menjadikan suatu makna yang luar biasa untuk penikmatnya. Bagimana kehidupan yang dekat dengan kita akan hilang perlahan. Maka dari itu, nilai penting dari film “Salam dari Kepiting Selatan” ini adalah tentang menghargai sosok yang ada disekitar kita.
Perancangan Whatsapp Group Sebagai Ruang Parenting Dan Media Pelaporan Informal Presensi Mahasiswa Kepada Wali (Scopus ID: 57224921090), Irwan Sarbeni
IRAMA Vol 3, No 2 (2021): August
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1069.173 KB) | DOI: 10.17509/irama.v3i2.40986

Abstract

Laporan presensi per-semester yang disampaikan mahasiswa kepada orang tua yang tidak sesuai dengan data autentik di sebuah Program Studi (Prodi) berpotensi menimbulkan konflik dan kesalah-pahaman orang tua kepada Prodi. Untuk mengantisipasinya perlu ada media yang praktis untuk menyampaikan laporan autentik presensi langsung dari Prodi dan menjadi ruang diskusi antara orang tua mahasiswa dengan prodi. Penelitian ini mengkaji tentang bagaimana merancang dan memanfaatkan group chat dalam aplikasi perpesanan Whatsapp sebagai media pelaporan informal presensi mahasiswa kepada orang tuanya, juga sebagai ruang diskusi dan parenting terkait partisipasi mahasiswa di setiap mata kuliah agar tercipta transparansi informasi antar kedua belah pihak. Penelitian ini disajikan dalam bentuk deskriptif analitik dengan metode teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi pustaka. Diharapkan melalui penelitian ini dapat terancang Whatsapp group beserta aturan dasar pemanfaatannya sebagai media pelaporan presensi dan ruang parenting praktis antara staf dosen Prodi dengan orang tua mahasiswa – dalam rangka menciptakan transparansi informasi mengenai partisipasi perkuliahan para peserta didik dan terbangunnya komunikasi dan sinergi antara dosen dan wali dalam mendidik, membimbing, serta meminimalisir potensi permasalahan partisipasi perkuliahan mahasiswa berlandaskan laporan akademis.

Page 1 of 1 | Total Record : 5