cover
Contact Name
Eko Didik Widianto
Contact Email
rumah.jurnal@live.undip.ac.id
Phone
+6281227000973
Journal Mail Official
jpv@live.undip.ac.id
Editorial Address
Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro Jl. Prof. Soedarto, Tembalang, Kota Semarang, Jawa Tengah 50275
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Vokasi
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : 26218801     DOI : -
Jurnal Pengabdian Vokasi merupakan wadah publikasi bagihasil-hasil program pengabdian masyarakat yang dilaksanakan terkaitdengan bidang keahlian para peneliti, mahasiswa, dosen maupun praktisi. Jurnal PengabdianVokasi yang mencakup bidang pengabdian terapan teknik, politik, sosial, bahasa dan pendidikan vokasi. Jurnal Pengabdian Vokasi secara berkalaterbit dua tahun sekali, yaitu pada bulan Juni dan bulan Desember.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 3 (2022): Juni 2022" : 8 Documents clear
Fasilitas Penunjang Ekonomi Gedung Pasar Desa Gogodalem : Sebuah Usulan Desain Previari Umi Pramesti; Riza Susanti; Mirza Ramandhika; Lukman Lukman
Jurnal Pengabdian Vokasi Vol 2, No 3 (2022): Juni 2022
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (659.519 KB) | DOI: 10.14710/jpv.2022.13904

Abstract

Jurnal ini membahas tentang bagaimana melakukan proses desain Gedung Pasar di Desa Gogodalem. Kawasan ini cukup potensial untuk berkembangnya kawasan industri dan ekonomi yang lebih komprehensif dikarenakan desa ini kaya akan sumber daya alam yang didukung sumber daya manusia yang aktif dan kreatif. Untuk mendukung tumbuhnya perekonomian yang lebih berkualitas, Desa Gogodalem berencana membangun Gedung Pasar yang mampu menjadi wadah bagi masyarakat untuk melakukan aktivitas perekonomian yang lebih kondusif, yang juga dilengkapi dengan fasilitas hiburan seperti lapangan futsal dan food court. Gedung Pasar ini juga diharapkan menjadi identitas dari kawasan Desa Gogodalem tersebut. Metode yang dilakukan adalah analisis SWOT. Maksud dan tujuan dari pengabdian dan penelitian ini adalah untuk menghasilkan desain Gedung Pasar yang sesuai dengan kondisi dan potensi kawasan. Adapun produk yang dihasilkan adalah desain Gedung Pasar Desa Gogodalem.
Kajian Sistem Drainase Di RT 01/RW 03 Kelurahan Banyumanik, Kecamatan Banyumanik Kota Semarang Asri Nurdiana
Jurnal Pengabdian Vokasi Vol 2, No 3 (2022): Juni 2022
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (357.101 KB) | DOI: 10.14710/jpv.2022.14687

Abstract

Masalah kurangnya kapasitas saluran drainase menjadi problem yang sangat sering dijumpai di daerah perkotaan, terutama pada wilayah pemukiman. Pada RT 01 RW 3 Kelurahan Banyumanik, Kecamatan Banyumanik, saluran drainase tidak dapat menampung air secara optimal, terutama apabila turun hujan. Drainase adalah prasarana yang berfungsi mengalirkan kelebihan air dari suatu kawasan ke badan air penerima (Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No. 12, 2014). Saluran eksisting di RT 01/RW 03 berlokasi di Kelurahan Banyumanik, Kecamatan Banyumanik, tepatnya di Jalan Waringin Putih 1 disebelah Masjid Al-Ridho memiliki dimensi tinggi saluran 34 cm dan lebar saluran 20 cm. Disarankan untuk penggantian drainase menggunakan Precast U-Ditch ukuran 60x60 dengan harga Rp 801.313,00 per meter
Dissemination of Huller Technology to Increase Productivity in Gunung Kelir Robusta Coffee Industry Sutrisno Sutrisno
Jurnal Pengabdian Vokasi Vol 2, No 3 (2022): Juni 2022
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (346.601 KB) | DOI: 10.14710/jpv.2022.14049

Abstract

Program for regional superior product (PPUD-DIKTI) year 2021 aims to increase income of coffee farmers who incorporated in Rahayu IV Gunung Kelir by introduction of huller. This introduction was done by considering that the farmers was potentially developed from coffee bean to coffee powder producers. PPUD was conducted by Teams from LPPM UNDIP. The program was excecuted in steps: i) designing of huller machine, ii) huller machine fabrication, iii) implementation, and iv) evaluation. Evaluation was performed by analyzing of increasing income for farmers at Rahayu IV. The huller ulper that utilized for coffee bean peeling was developed. The innovation was in its mobile characteristic so that the huller could be mobilized to cultivation place. The huller was designed dan fabricated with capacity of 1.000 kg/hour. Present of the huller could increase income of KUB Rahayu IV of Rp. 625.000 per day.
Desain Bangunan Multifungsi: Pasar dan Fasilitas Umum di Kabupaten Semarang Riza Susanti; Previari Umi Pramesti; Shifa Fauziyah
Jurnal Pengabdian Vokasi Vol 2, No 3 (2022): Juni 2022
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (484.104 KB) | DOI: 10.14710/jpv.2022.14357

Abstract

Traditional Market is a place to carry out trading activities related basic necessities that cannot be separated from human daily activities. Unfortunately, the layout of traditional market is often inconsistent in its arrangement. This causes the traditional market to seem chaotic. However, the urgency of the existence of a market in an area is important to accommodate the fulfillment of community needs. The problem faced, there is one sub-district in Semarang Regency which still does not have a market. In addition, there is a need for public facilities to optimize the role of youth organizations in the area. The purpose of this service activity is to facilitate by providing assistance in building planning that can accommodate these needs. The method used is observation followed by making design based on the needs. The result of this activity is design of a multifunctional building which is expected to be used as a comfortable market as well as public facilities such as an area for futsal. The multifunctional building which will later be called the JATIBARANG SQUARE MARKET is estimated to have a Budget Plan (RAB) of Rp. 165,695,638,925,-
TEKNOLOGI ULIR FILTER UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS GARAM RAKYAT DI KABUPATEN BREBES Edy Supriyo
Jurnal Pengabdian Vokasi Vol 2, No 3 (2022): Juni 2022
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (586.017 KB) | DOI: 10.14710/jpv.2022.14396

Abstract

AbstrakKualitas garam rakyat ditentukan dari kualitas air laut sebagai bahan baku pembuatan garam. Salah satu usaha untuk memperbaikinya adalah dengan menerapkan teknologi ulir filter pada produsen garam di Kabupaten Brebes. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kualitas garam rakyat dengan menggunakan TUF dengan ketinggian air pada tambak kristalisasi dan masa panen yang berbeda. Aplikasi teknologi TUF dimulai dengan memasukkan air laut sebagai bahan baku garam ke dalam tambak penampungan air laut dengan densitas 3oBe. Kemudian air laut dialirkan ke petak peminihan melalui filter yang terdiri dari pasir silika, batu kerikil, arang aktif dan zeolite. Dalam petak peminihan ini terjadi evaporasi air laut oleh sinar matahari dan udara sehingga densitas mencapai 15oBe. Selanjutnya air laut dialirkan ke petak ulir selama 6 hari dan densitasnya menjadi   20oBe. Ketika masuk ke  petak kristalisasi,  air laut mendekati jenuh 20oBe dengan ketinggian air 5 dan 7cm. Kristal garam akan terbentuk pada 25-26oBe dan proses kristalisasi tersebut terjadi selama 4-10 hari, pemanenan dilakukan pada waktu yang berbeda.  Hasil penelitian menunjukkan kualias garam yang berbeda, dengan kedalaman air di tambak kristalisasi yang lebih tinggi (7 cm) dan pemanen yang lebih lama (10-15 hari) pada Tambak Brebes 7 menghasilkan garam dengan kandungan NaCl yang paling tinggi (96,65%) dan kandungan MgCl dan kadar air paling rendah (996,83 Mg.Kg-1 dan 2,33%), yang dipengaruhi oleh ketinggian air dan lama pemanenan. Teknologi Ulir Filter ini baik diaplikasikan untuk meningkatkan kualitas garam rakyat.Kata kunci : Kualitas Garam, impuritas, TUF, garam rakyat 
Mendekatkan Warga dengan Layanan Publik: Inovasi Pengaduan, Saran, dan Pelayanan Kelurahan Berbasis Online Dzunuwanus Ghulam Manar; Teguh Yuwono; Laila Kholid Alfirdaus; Wijayanto Wijayanto; Hendra Try Ardianto
Jurnal Pengabdian Vokasi Vol 2, No 3 (2022): Juni 2022
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (275.422 KB) | DOI: 10.14710/jpv.2022.14532

Abstract

Di masa lalu, birokrasi dan layanan publik selalu diasosiasikan dengan kondisi yang serba lamban, berbelit-belit, tidak efektif dan efisien. Namun, sejak gelombang reformasi 1998, berbagai regulasi telah berubah dimana profesionalitas menjadi tolok ukur dalam pelayanan. Lebih-lebih, sejak Peraturan Pemerintah No.28 Tahun 2017 tentang Inovasi Daerah, profesionalitas layanan masih harus diimbangi dengan kinerja pemerintah yang inovatif. Dampaknya, beberapa daerah mulai menginisiasi inovasi perihal layanan publik. Adapun artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana inovasi sederhana berupa layanan pesan singkat (short massage service) dan aplikasi whatsaapp yang diinisiasi Pemerintah Kelurahan Rowosari, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang menjadi ruang desiminasi informasi maupun akses layanan warga di Kantor Kelurahan Rowosari. Inisiasi ini hadir sebagai kolaborasi bersama, antara tim pengabdian Prodi Ilmu Pemerintahan Universitas Diponegoro dengan multistakeholder di Kelurahan Rowosari. Hasilnya, inovasi sederhana ini tidak saja berdampak pada peningkatan dan perbaikan kualitas layanan publik di kelurahan tersebut, tetapi juga menjadi ruang bersama bagi warga untuk merespon kondisi darurat ataupun melahirkan inovasi yang lainnya. 
Analisis Pengaruh Konsentrasi Ragi dan Jenis Nutrisi pada Fermentasi menggunakan Saccaromyces cereviseae terhadap Pembuatan Bioetanol dari Limbah Kulit Pisang Kepok Aldi Bayu Iskandardinata
Jurnal Pengabdian Vokasi Vol 2, No 3 (2022): Juni 2022
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (315.726 KB) | DOI: 10.14710/jpv.2022.13468

Abstract

Kepok banana peel as one of the household wastes and only to be thrown away us as researchers should be able to utilize banana peel waste to benefit the surrounding community. This banana peel waste should be treated so that it can be useful for the surrounding community, The enzymatic hydrolysis method is more often used because it is more environmentally friendly compared to acid catalysts. This study examines the treatment of NaOH, H2SO4 0.5 n Urea, ZA and NPK. In making bioethanol the substrate in the fermentation concentration starter are 2 and 3% and the study was carried out for 72  and 144 hour at room temperature (25-35oC) significant.
Pengolahan Sampah Organik Menggunakan Media Maggot Di Komunitas Bank Sampah Polaman Resik Sejahtera Kelurahan Polaman, Kecamatan Mijen, Kota Semarang Anggun Puspitarini Siswanto; Mohamad Endy Yulianto; Hermawan Dwi Ariyanto; Nurul Pudiastutiningtyas; Elsan Febiyanti; Alvina Shafa Safira; Muhammad Iqbal Setya Wardana
Jurnal Pengabdian Vokasi Vol 2, No 3 (2022): Juni 2022
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (465.558 KB) | DOI: 10.14710/jpv.2022.14614

Abstract

[Bioconversion of Organic Waste using Balck Soldier Fly (BSF): In Collaboration with Resik Sejahtera Waste Community in Polaman Village, Semarang] In many developing countries, such as Indonesia, waste management remains a major issue. The community generates a large amount of waste, however the method for processing organic waste is still landfilling waste in the Final Processing Site (TPA). The amount of organic waste reached 65.05% in 2010, according to the Assessment and Application of Technology. As a result, organic waste processing solutions are required. The larva of the Black Soldier Fly, known as the maggot, is beneficial to humans and does not spread disease. Maggot is a type of animal feed that is regularly used. Maggots contain 43.42% protein, 17.24% fat, 18.82% crude fiber, 8.70% ash, and 10.79% water, making them a viable protein substitute. Furthermore, maggots are better at degrading organic waste than other insects. Maggot growing is the best way to deal with the community's organic waste problem. Community service activities have increased community members' and the Polaman Village community's knowledge and skills in organic waste processing using maggot media, which can reduce animal feed costs, vegetable compost costs, and increase community members' and the Polaman Village community's income.

Page 1 of 1 | Total Record : 8