Articles
10 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 3 No. 2 (2023)"
:
10 Documents
clear
PERAN GURU DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI SOSIOEMOSIONAL PADA SISWA DENGAN LATAR BELAKANG SOSIAL BERBEDA
Fauziah Nasution;
Ulysa Humayrah;
Khairun Nisa
PEMA (JURNAL PENDIDIKAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56832/pema.v3i2.332
Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi peran guru dalam meningkatkan kompetensi sosioemosional pada siswa dengan latar belakang sosial berbeda. Kompetensi sosioemosional merupakan aspek penting dalam perkembangan holistik siswa, yang mencakup keterampilan sosial, emosi, dan perilaku adaptif. Latar belakang sosial yang berbeda dapat memengaruhi kemampuan siswa dalam mengembangkan kompetensi sosioemosional mereka.
MENINGKATKAN PERILAKU ASERTIF MELALUI LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK
Bahrum Reski Hadomuan Siregar
PEMA (JURNAL PENDIDIKAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56832/pema.v3i2.347
Penelitian yang telah dilakukan berjudul Meningkatkan Perilaku Asertif Melalui Layanan Bimbingan Kelompok, yang dilatarbelakangi bahwa perilaku asertif seharusnya ada pada diri anak bangsa atau penerus bangsa, dengan adanya perilaku asertif pada diri mereka, maka mereka lebih bisa mengungkapkan perasaan mereka, tidak merasa kesulitan, bisa berkomunikasi dengan baik, terbuka, percaya diri dan lebih jujur. Jalan yang bisa dilakukan untuk meningkatkan perilaku asertif mereka adalah dengan memberikan layanan bimbingan kelompok, dengan bimbingan kelompok tersebut mereka bisa lebih memahami diri mereka, mengarahkan diri dan bertindak sesuai dengan arahan sekolah atau bisa memiliki perilaku asertif. Metode penelitian ini adalah metode eksperimen. Dengan memilih sample sebanyak 17 siswa dan membaginya menjadi dua kelompok, yaitu 8 siswa menjadi kelompok eksperimen dan 9 siswa menjadi kelompok kontrol. Peneliti akan melakukan pre test kepada kedua kelompok. Kelompok eksperimen akan menerima treatment atau perlakuan yaitu layanan bimbingan kelompok. Setelah itu peneliti kembali meberikan post test kepada kedua kelompok. alat pengumpulan data yang digunakan yaitu angket atau kuesioner untuk mengukur skala asertivitas siswa kelas VIII di SMP N 1 Barumun Tengah.
UPAYA GURU BIMBINGAN DAN KONSELING DALAM MENINGKATKAN KONTROL DIRI SISWA DI MAN 5 MADINA
Armen Ependi Lubis;
Khairuddin Khairuddin;
Azizah Hanum OK
PEMA (JURNAL PENDIDIKAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56832/pema.v3i2.348
Penelitian ini tentang Upaya Guru Bimbingan dan Konseling dalam Meningkatkan Kontrol Diri Siswa di MAN 5 Madina. Latar belakang penelitian ini adalah masih banyaknya siswa yang kurang baik dalam pengendalian diri atau pengkontrolan diri. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan apa saja upaya guru bimbingan dan konseling dalam meningkatkan kontrol diri siswa dan untuk mendeskripsikan apa saja hambatan-hambatan yang di alami guru bimbingan dan konseling dalam meningkatkan kontrol diri siswa di Madrasah Aliyah Negeri 5 Mandailing Natal. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Subyek penelitiannya adalah guru bimbingan dan konseling dan beberapa orang siswa, metode pengumpulan data yang dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Kontrol diri yang banyak terjadi misalnya siswa kurang mengontrol sikap saat proses belajar, siswa sering berbicara dengan teman di sampingnya yang membuat guru mengeluh dengan sikap siswa, sehingga melibatkan guru bimbingan dan konseling membantu siswa agar mengontrol sikap saat belajar dan diluar proses belajar, seperti ikut dengan temannya membolos, dan ikut dengan temannya tawuran. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa upaya guru bimbingan dan konseling dalam meningkatkan kontrol diri siswa adalah memberikan bimbingan, arahan, layanan kepada siswa, apabila bimbingan, arahan, dan layanan yang diberikan guru bimbingan dan konseling kepada siswa belum juga bisa mengubah siswa jadi lebih baik, maka guru bimbingan dan konseling akan melakukan kunjungan rumah, mengirim surat untuk orang tua siswa, agar datang ke sekolah, dan guru bimbingan dan konseling akan bertanya dahulu bagaimana perilaku siswa di rumah.
PERAN GURU BIMBINGAN KONSELING DALAM MEMBIMBING MANAJEMEN WAKTU MENGERJAKAN UKBM (UNIT KEGIATAN BELAJAR MANDIRI) DI MAN 3 MEDAN
Azur Aini Harahap;
Fauziah Nasution;
Irwan S
PEMA (JURNAL PENDIDIKAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56832/pema.v3i2.349
Manajemen waktu adalah waktu keterampilan dalam mengatur dan mengelola waktu dengan baik. Serta menjadikan waktunya lebih produktif dengan melakukan hal-hal yang dapat memberikan manfaat dirinya. Manajemen waktu memiliki peranan besar dalam keberhasilan belajar siswa. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah 1. Siswa tidak bisa mengatur waktu senggang dengan mengerjakan UKBM (Unit Kegiatan Belajar Mandiri). 2. Kurangnya kesadaran dan pemahaman siswa terhadap manajemen waktu. 3. Siswa mengalami kesulitan dalam mengatur waktu dengan efektif. Jenis penelitian ini menggunakan analisis deskriptif kualitatif dan menggunakan subyek yang disebut informan yaitu guru BK, dan siswa kelas XI MIPA 6 MAN 3 Medan. Sumber data primer adalah guru BK, dan siswa. Sumber data sekunder adalah buku-buku atau hasil penelitian terdahulu yang dapat memberikan informasi terkait dengan judul penelitian. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Dari hasil penelitian ini, dapat diambil kesimpulan bahwa guru BK sangat berperan penting dalam membimbing dan memberi arahan untuk siswa memanajemen waktu. Tidak hanya guru BK, guru kelas dan orang tua juga dituntut untuk berperan aktif mengawasi dan membimbing siswa untuk memanajemen waktu dengan optimal dan produktif.
PENERAPAN LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK UNTUK MENGURANGI KASUS BULLYING SISWA KELAS VII SMP CERDAS MURNI TEMBUNG
Muftiha Ayunda Siregar
PEMA (JURNAL PENDIDIKAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56832/pema.v3i2.350
Penelitian ini berjudul, “Penerapan Layanan Bimbingan Kelompok Untuk Mengurangi Kasus Bullying Siswa Kelas VII SMP Cerdas Murni Tembung” yang dilatarbelakangi dengan banyaknya teridentifikasi kasus bullying di kalangan siswa sehingga perlu diatasi dengan penerapan layanan bimbingan konseling. Penerapan layanan bimbingan kelompok dilakukan sebagai upaya untuk mengurangi kasus bullying siswa terutama pada siswa SMP yang baru memasuki masa remaja yang penuh dengan gejolak. Metode penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatakan deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini adalah Kepala Sekolah, Guru BK, dan 4 Siswa kelas VII. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan Miles dan Huberman yaitu rduksi data, penyajian data dan verifikasi (menarik kesimpulan). Hasil penelitian yang telah diperoleh dari hasil observasi dan wawancara dapat disimpulkan bahwasanya : 1) Perilaku bullying yang ditemukan pada siswa kelas VII SMP Cerdas Murni seperti memukul, mendorong teman ketika sedang bermain, mengejek-ejek antarteman (menjelek-jelekkan), mengucapkan kata-kata yang kasar pada teman, dan sebagainya; 2) Penerapan layanan bimbingan kelompok untuk mengurangi kasus bullying siswa kelas VII SMP Cerdas Murni sudah terlaksana tetapi belum memadai karena tidak sering dilaksanakan maka dari itu guna mengurangi kasus bullying siswa guru BK harus meningkatkan pelaksanaan layanan bimbingan kelompok secara berkala dan meningkatkan pengadaan media bimbingan konseling seperti poster tentang bullying sebagai upaya lain guna mengatasi dan mengurangi kasus bullying yang terjadi.
PENGARUH PEMBERIAN LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK TERHADAP PEMBENTUKAN KARAKTER BERTANGGUNG JAWAB SISWA KELAS VII DI SMP CERDAS MURNI MEDAN
Nugraha Salasa Qalbi
PEMA (JURNAL PENDIDIKAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56832/pema.v3i2.351
Penelitian ini berjudul, “Pengaruh Pemberian Layanan Bimbingan Kelompok Terhadap Pembentukan Karakter Bertanggung Jawab Siswa Kelas VII Di SMP Cerdas Murni Medan” dilatarbelakangi oleh menurunnya tanggung jawab siswa yang disebabkan oleh peristiwa Covid-19 sehingga siswa harus melaksanakan kegiatan belajar di rumah. Metode penelitian yang digunakan ialah penelitian kualitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Bimbingan dan Konseling (PTBK). Sampel dalam penelitian ini adalah 9 orang siswa yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner, observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Prosedur dalam Penelitian Tindakan Bimbingan Konseling ini dilaksanakan dalam 4 tahapan yaitu Rencana, Tindakan, Observasi (Analisis Hasil) dan Refleksi, Evaluasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis data deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil dari 2 siklus yang dilaksanakan pada penelitian ini yang bertujuan untuk mengidentiifikasi peningkatan karakter siswa yaitu berhasil. Terlihat dari peningkatan di setiap siklus yaitu pada siklus I tingkat pencapaian adalah 56% yang meningkat di siklus II menjadi 78%. Hal tersebut menghasilkan bahwasanya hipotesis yang diajukan yakni, “Ada Pengaruh yang Signifikan Antara Layanan Bimbingan Kelompok dengan Karakter Terhadap Perilaku Tanggung Jawab Siswa Kelas VIII SMP Cerdas Murni Medan” diterima.
PERAN GURU BK MELALUI KONSELING INDIVIDU DALAM MENANGANI SISWA BERMASALAH DI SMK NEGERI 1 PERCUT SEI TUAN
Muchlis Fuadi;
Sri Wahyuni;
Muhammad Al-Farabi
PEMA (JURNAL PENDIDIKAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56832/pema.v3i2.352
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran guru bk melalui konseling individu dalam menangani siswa bermasalah di SMK Negeri 1 Percut Sei Tuan. Subjek dalam penelitian ini adalah Kepala Sekolah serta guru Bimbingan Konseling di SMK Negeri 1 Percut Sei Tuan. Objeknya adalah penanganan siswa yang bermasalah di SMK Negeri 1 Percut Sei Tuan. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, sumber data dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder, teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa SMK Negeri 1 Percut Sei Tuan pada dasarnya telah menerapkan pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling dengan baik. Layanan-layanan telah diberikan secara maksimal kepada peserta didik, baik itu layanan bimbingan kelompok maupun konseling individual.
PERAN LAYANAN INFORMASI DALAM MENGATASI STRES AKADEMIK SISWA DI MAS AL ASY’ARIYAH MEDAN KRIO
Nadra Hasina Tanjung
PEMA (JURNAL PENDIDIKAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56832/pema.v3i2.353
Latar Belakang Penelitian ini karena setiap siswa memiliki kemampuan dasar atau potensi yang sangat beragam. Dalam hal ini kaitannya dengan pelaksanaan layanan bimbingan konseling dalam mengatasi stree akademik yang dialami siswa dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan “upaya layanan informasi dalam mengatasi stres akademik siswa”. Dalam peneliti berusaha mengatasi stres akademik siswa dengan menggunakan layanan informasi. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian tindakan bimbingan konseling (PTBK) dan menggunakan subyek yang disebut informan yaitu siswa di MAS Al Asy’ariyah Medan Krio. Adapun subjek penelitian ini menggunakan porposive sampel yaitu sampel yang diambil sesuai dengan tujuan penelitian. Berdasarkan penelitian yang dilaksanakan di MAS Al Asy’ariyah Medan Krio menunjukkan bahwa hasil penelitian menunjukkan adanya perubahan tingkat strees akademik ketika diberikan layanan informasi mengenai stress akdemik ini di MAS Al Asy’ariyah Medan Krio.
UPAYA GURU BIMBINGAN KONSELING DALAM MENGATASI STRESS AKADEMIK SISWA SELAMA PEMBELAJARAN DI MTS SWASTA AL-ITTIHAD AEK NABARA KABUPATEN LABUHANBATU
Rizky Khoir Apriansyah Pane;
Mahidin Mahidin;
Azizah Hanum OK
PEMA (JURNAL PENDIDIKAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56832/pema.v3i2.354
Jenis penelitian dalam skripsi ini adalah penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif, yaitu prosedur penelitian yang mengahasilkan data deskriptif berupa ucapan atau tulisan dari perilaku yang dapat diamati dari orang-orang. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui upaya guru bimbingan konseling dalam mengatasi stress akdemik siswa selama pembelajaran di mts swasta al ittihad aek nabara kabupaten labuhanbatu. Untuk mengetahui gambaran stress akademik siswa selama pembelajaran di mts swasta al ittihad aek nabara kabupaten labuhanbatu. Untuk mengetahui implikasi pelayanan guru bimbingan konseling dalam menangani stress akademik siswa selama pembelajaran mts swasta al ittihad aek nabara kabupaten labuhanbatu. Upaya merupakan bagian dari peranan yang harus dilakukan oleh seseorang untuk mencapai tujuan tertentu. Kontrol diri merupakan suatu sikap tentang bagaimana seorang individu dapat mengendalikan emosi yang ada pada diri mereka serta dorongan-dorongan yang menyertainya. Pembentukan kontrol diri dapat dipengaruhi oleh beberapa hal baik karena faktor genetik maupun faktor lainnya. Usia juga mempengaruhi kondisi kontrol diri pada individu. Hasil penelitian menunjukkan Upaya yang dilakukan guru BK ialah menciptakan lingkungan yang kondusif, terdapat program Pelatihan penanggulangan stress, dan mengembangkan resilensi pendidikan. Macam-macam stress yang didapatkan Siswa ialah tuntutan tugas, tuntutan peran, tuntutan interpersonal. Implementasi dalam bimbingan layanan sekolah ialah layanan informasi, layanan konseling individu, layanan bimbingan kelompok, layanan konseling kelompok.
STRATEGI PENGELOLA DANA BOS DALAM MENINGKATKAN MUTU SUMBER DAYA MANUSIA YANG BERKUALITAS
Aditya Nugraha;
Nurul Khoiriah Hairani;
Rizki Prisila
PEMA (JURNAL PENDIDIKAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56832/pema.v3i2.355
Biaya pendidikan menjadi bagian penting dalam pencapaian tujuan pendidikan.Pemerintah pusat dan daerah menjamin terselenggaranya pendidikan dasar tanpa memungut biaya sehingga menghasilkan Program Bantuan Operasional Sekolah.Bantuan Operasional Sekolah (BOS) menyediakan bantuan sekolah dengan tujuan membebaskan biaya pendidikan bagi siswa yang tidak mampu dan meringankanbeban bagi siswa. SD PAB 14 memiliki pengelolaan yang cepat, cermat dan sesuai instruksi dari pemerintah sehingga dapat merealisasikan sesuai dengan perencanaan hal ini dapat membantu dalam mengembangkan mutu mengatasi masalah personalia dalam proses belajar mengajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana strategi pengelolaan dan menganalisis dana Bantuan Operasional Sekolah SD PAB 14. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan strategi pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah di SD PAB 14 yaitu strategi pertama melakukan proses perencanaan. Kedua, kegiatan proses pelaporan dana BOS dan ketiga pengawasan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada tiga strategi utama dalam pengelolaan dana BOS di SD PAB 14 yaitu perencanaan dipersiapkan secara individu dan dilakukan diproes secara bersama ketika rapat bersama dengan tim BOS, pelaksanaan program BOS berlandaskan dari petunjuk teknis dan disesuaikan dengan kebutuhan sekolah, proses persiapan pelaporan dilakukan secara bertahap yakni pertama Bendahara mengumpulkan semua bukti kuitansi perbidang dan menyerahkan kepada Kepala Sekolah. Kedua, Kepala Sekolah memeriksa langsung di lapangan dan yang ketiga pengawasan dilakukan Pemerintah Daerah.