cover
Contact Name
wiwin purwinarti
Contact Email
wiwinpurwinarti@untirta.ac.id
Phone
+62222013161
Journal Mail Official
agusbudiman@upi.edu
Editorial Address
Jl. Dr. Setiabudi No.229, Isola, Kec. Sukasari, Kota Bandung, Jawa Barat 40154, Bandung, Jawa Barat 40154
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Journal of Dance and Dance Education Studies
Core Subject : Art,
JDDES; Journal of Dance and Dance Education Studies, e-ISSN: 2776-5326, p-ISSN: 2797-8990, merupakan jurnal kajian tari dan pendidikan tari yang diterbitkan oleh Departemen Pendidikan Seni Tari FPSD UPI untuk mempublikasikan hasil penelitian, artikel non penelitian, kritik tari, dan hasil pengabdian pada masyarakat mahasiswa di bidang kajian seni tari dan pendidikan seni tari. Bidang kajian penelitian pendidikan dan pembelajaran, meliputi inovasi model pembelajaran, metode, media, sistem evaluasi, sumber bahan ajar, kebijakan sistem pendidikan, kurikulum, kajian pendidikan seni tari di masyarakat, kajian etnokoreologi, antropologi tari, seni pertunjukan tari, manajemen dan pendidikan sanggar tari, tari pendidikan.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 2 (2021): October" : 5 Documents clear
PEMBELAJARAN TARI JAIPONG PADA ANAK USIA 7-9 TAHUN Heny Rohayani; Ashri Rahmawati
Journal of Dance and Dance Education Studies Vol 1, No 2 (2021): October
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (931.699 KB)

Abstract

Pembalajaran tari yang terjadi di lembaga pendidikan nonformal yaitu sanggar tari sangat berpengaruh pada perkembangan motorik, khusunya pada anak usia 7-9 tahun. Pembelajaran tari jaipong pada anak usia 7-9 tahun yang berada di Sanggar Tari Supukaba banyak melahirkan prestasi-prestasi yang gemilang baik dalam tingkat nasional ataupun internasional. Tujuan dari penelitian iini yaitu untuk mendeskripsikan bagaimana proses pembelajaran yang terjadi di sanggar tersebut dan hasil pembelajaran tari jaipong Tanjung Baru pada anak usia 7-9 tahun. Penelitian ini menggunakan metode penelitian analisis deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data yang dilakukan peneliti melalui observasi, wawancara, dokumentasi dan studi pustaka. Analisis data yang digunakan terbagi menjadi 3 tahap yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan akhir. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu dapat mendeskripsikan mengenai bagaimana konsep pembelajaran yang digunakan pada anak usia 7-9 tahun, lalu proses pembelajaran tari Tanjung Baru pada anak usia 7-9 tahun dan hasil pembelajaran tari jaipong pada anak usia 7-9 tahun dengan materi yang harus dikuasai yaitu 13 ragam gerak pokok. Pembelajaran yang dilakukan di sanggar tersebut disesuaikan dengan karakteristik anak usia 7-9 tahun, sehingga anak tidak mengalami kesulitan dalam memahami materi tari Tanjung Baru. Adapun kriteria penilaian yang dilakukan oleh instruktu terdiri dari 3 aspek yaitu Wiraga, Wirahma dan Wirasa.
MEDIA AUDIO VISUAL DALAM PEMBELAJARAN SENI TARI Maria Magdalena; Dinny Devi Triana; Kartika Mutiara Sari
Journal of Dance and Dance Education Studies Vol 1, No 2 (2021): October
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (421.209 KB)

Abstract

Media audio visual memiliki peranan penting dalam kegiatan belajar mengajar, terutama dalam pembelajaran yang mengutamakan aspek keterampilan dan kegiatan praktik seperti pada pembelajaran seni tari. Media audio visual dapat menampilkan visual secara jelas dan audionya secara bersamaan sehingga pembelajaran menjadi lebih nyata. Penelitian ini bertujuan untuk (1) menganalisis penggunaan media audio visual dapat digunakan dalam pembelajaran seni tari pada siswa SMA, (2) untuk menganalisis penggunaan media audio visual dapat menampilkan ragam gerak tari secara terperinci. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian studi kepustakaan dengan mengumpulkan data dari berbagai macam referensi seperti buku, jurnal dan skripsi, lalu menganalisisnya, kemudian mereduksi data, membuat penyajian data dalam bentuk matriks dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa media audio visual dapat digunakan dalam pembelajaran seni tari di SMA karena media audio visual dapat merangsang minat dan motivasi siswa untuk belajar menari, pembelajaran seni tari menjadi lebih bervariatif dan menyenangkan, media audio visual juga memiliki berbagai macam fitur seperti dapat dibekukan (pause), dipercepat dan diperlambat (slow motion) dan dapat diputar berulang- ulang sesuai kebutuhan pembelajaran sehingga dapat membantu menampilkan ragam gerak tari secara terperinci. Kesimpulan dari penelitian yang dilakukan adalah media audio visual sangat penting digunakan pada pembelajaran seni tari di sekolah, khususnya pada siswa SMA kelas X sesuai KD 4.2 Memperagakan gerak tari tradisional berdasarkan bentuk, jenis, dan nilai estetis sesuai iringan dan KD 4.3 Memperagakan ragam gerak tari tradisional berdasarkan konsep, teknik, dan prosedur tari sesuai dengan iringan.
TARI JEMBAR AGUNG Yoyoh Siti Mariah; Rt. Riana Sofia Yasmin; Ria Sabaria
Journal of Dance and Dance Education Studies Vol 1, No 2 (2021): October
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (739.84 KB)

Abstract

Kota Cirebon memiliki tiga Keraton, dengan salah satu Keratonnya yaitu Keraton Kanoman. Tari Jembar Agung merupakan sebuah tarian yang diciptakannya terinspirasi pada Tari Bedaya Rimbe yang disakralkan oleh Keraton Kanoman. Tari Jembar Agung tersebut menggambarkan mengenai kelapangan hati dan kesabaran hati dalam menjalani lika liku kehidupan dengan percaya serta berserah pada Tuhan. Tari Jembar Agung tersebut baru di pertunjukan di acara-acara yang ada di Kota Cirebon saja sehingga peneliti merasa tertarik untuk mendeskripsikan serta mengetahui mengenai latar belakang tarian tersebut dalam penelitian ini.  Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan mengenai latar belakang, struktur koreografi, musik, rias busana serta properti yang digunakan pada Tari Jembar Agung Tersebut. Peneliti menggunakan metode deskriptif analisis dengan menggunakan pendekatan kualitatif, pengambilan serta pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, studi pustaka, observasi serta dokumentasi. Analisis data yang digunakan yaitu dengan menggunakan teknik Trigulasi dimana data yang sudah terkumpul dijadikan data yang pasti serta konsisten. Hasil dari penelitian ini yaitu mengetahui struktur koreografi Tari Jembar Agung yang terdiri dari dua puluh empat ragam gerak, serta mengetahui penjelasan serta struktur iringan musik yang digunakannya. Mengetahui serta mendeskripsikan mengenai rias busana serta properti yang digunakan yaitu Damar Kurung.   
TARI WAYANG KALENG DI SANGGAR ETNIKA DAYA SORA KOTA BOGOR DALAM BENTUK PENYAJIAN TARI alfira hadiatiningrum fira
Journal of Dance and Dance Education Studies Vol 1, No 2 (2021): October
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (580.934 KB)

Abstract

Masalah utama dalam penelitian ini adalah bagaimana tari wayang kaleng di Sanggar Etnika Daya Sora Kota Bogor dalam bentuk penyajian tari. Penelitian bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan bagaimana penyajian tari wayang di Sanggar Etnika Daya Sora. Penelitian ini menggunakan metodologi penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu hasil observasi pengamatan, wawancara, studi pustaka dan studi dokumen. Dengan menggunakan analisis data yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini bahwa tari wayang kaleng merupakan kesenian yang berasal dari Kota Bogor. Tari Wayang Kaleng adalah jenis tari kreasi baru yang didalam pertunjukannya menggunakan seng sebagai pengganti gunungan dan kaleng bekas sebagai media ungkap wayang. Tarian ini seperti tarian wayang pada umumnya, namun bentuk penyajiannya dikemas secara berbeda dengan bentuk aslinya. Kesimpulannya adalah terciptanya tari wayang kaleng merupakan pemanfaatan limbah kaleng menjadi barang yang berguna dengan sentuhan seni kreatif menjadi sebuah jenis wayang baru yang dapat dimainkan dalam berbagai situasi dan berbagai cerita. Adapun cerita yang disajikan sangat fleksibel cerita ringan sederhana dari cerita untuk anak anak sampai cerita untuk para remaja bahkan orang tua dan siapapun bisa membuat cerita yang diinginkan sesuai tema dan misi cerita yang ingin disampaikan, fungsi wayang kaleng kurang lebih sama. Diantaranya fungsi hiburan, pendidikan, dan sosial.  
MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOGNITIF ANAK TUNAGRAHITA DALAM PEMBELAJARAN TARI MELALUI MODEL MNEMONIK Heni Komalasari; leedsya Savitri; Agus Budiman
Journal of Dance and Dance Education Studies Vol 1, No 2 (2021): October
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (76.757 KB)

Abstract

Pembelajaran untuk anak berkebutuhan khusus memang sudah banyak dibicarakan oleh banyak kalangan, namun tidak bisa dipungkiri bahwa pembelajaran untuk anak berkebutuhan khusus masih sangat jarang sesuai dengan kebutuhkan dan kemampuan yang dimiliki siswa tersebut, maka dengan begitu tujuan adanya penelitian ini untuk melihat apakah adanya peningkatan pada kemampuan kognitif anak tunagrahita pada pembelajaran tari yang akan dilakukan dengan model mnemonik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode ekperimen semu (Quasi Experimental). Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, test dan studi dokumentasi, penelitian ini dilakukan oleh dua siswa tunagrahita. Hasil penelitian ini menunjukan bawah proses pembelajaran tari yang dilakukan di SLB Negeri 01 Jakarta dengan menggunakan model mnemonik mampu meningkatkan kemampuan kognitif anak tungarahita, peningkatan tersebut dapat dilihat dari hasil test awal dan test akhir yang dilakukan secara daring, dan hasil nilai siswa tersebut mengalami kenaikan nilai pada kemampuan kognitifnya melalui pembelajaran tari menggunakan model mnemonik.

Page 1 of 1 | Total Record : 5