cover
Contact Name
Mhd. Fuad Zaini Siregar
Contact Email
fuadzaini06@gmail.com
Phone
+6282360501584
Journal Mail Official
fuadzaini06@gmail.com
Editorial Address
Jl. Williem Iskandar No. K-2/22, Pos: 20222, Medan
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Journal of Health and Medical Science
ISSN : -     EISSN : 28100107     DOI : -
Core Subject : Health,
Journal of Health and Medical Science, secara umum mencakup semua kajian tentang medis dan kesehatan. termasuk kedalamnya adalah kajian Kedokteran, Kesehatan, Farmasi, Kebidanan, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan. 1. Kedokteran, ruang lingkup topik yang dibahas meliputi bedah penyakit dalam, kardiologi, ortopedi, penyakit menular, dan HIV/AID, obstetri dan ginekologi, onkologi, dan neurologi, imunologi, anestesi, kedokteran kardiovaskular, pengobatan komplementer, kedokteran gigi dan kedokteran mulut dan penelitian lain tentang medis. 2. Kesehatan Masyarakat, ruang lingkup topik yang dibahas meliputi Epidemiologi, Pendidikan dan Promosi Kesehatan, Kesehatan Lingkungan, Kesehatan dan Keselamatan Kerja, Administrasi dan Kebijakan Kesehatan, Biostatistik, Kesehatan Seksual dan Reproduksi, Manajemen Rumah Sakit, Ilmu Gizi, Sistem Informasi Kesehatan, dan penelitian lain tentang publik kesehatan. 3. Kebidanan, ruang lingkup topik yang dicakup meliputi Kebidanan Dasar, Manajemen Kesehatan, Medis-bedah, Perawatan Kritis, Gawat Darurat dan Trauma, Onkologi, Kesehatan Masyarakat, Kesehatan Mental, Kesehatan Geriatri, Kesehatan Keluarga, Kesehatan Bersalin, Kesehatan Wanita, Kesehatan Anak, Kebencanaan Keperawatan, Pendidikan kebidanan dan lain-lain penelitian tentang kebidanan. 4. Keperawatan, ruang lingkup topik yang dibahas meliputi Manajemen Keperawatan, Keperawatan Medikal-Bedah, Keperawatan Critical Care, Keperawatan Kesehatan Masyarakat, Keperawatan Kesehatan Jiwa, Keperawatan Geriatri, Keperawatan Kesehatan Keluarga dan Kesehatan Keluarga, Keperawatan Maternitas, Kesehatan Wanita, Keperawatan Anak, Pendidikan di Keperawatan, Kebijakan Keperawatan, Keperawatan Hukum, Keperawatan Praktik Lanjutan, Keperawatan Kesehatan Masyarakat dan penelitian lain tentang keperawatan. 5. Farmasi, ruang lingkup topik yang dibahas meliputi Farmakologi dan Toksikologi, Kimia Farmasi, Penemuan Obat, Farmakokinetik, Biologi Farmasi, Obat Herbal, Farmasi, Mikrobiologi Farmasi, dan Bioteknologi, Farmasi Komunitas dan Klinis, serta Pharmaceutical Care dan penelitian lain tentang farmasi
Articles 25 Documents
Search results for , issue "Volume 2 Nomor 1 Januari 2023" : 25 Documents clear
Faktor-Faktor Yang berhubungan Dengan Kejadian Unmet Need Pada Wus Di Desa Blang Keutumba Kecamatan Juli Kabupaten Bireuen Tahun 2022 Wildatul Ahya; Nova Khairunnisa; Ghazali Amin
Journal of Health and Medical Science Volume 2 Nomor 1 Januari 2023
Publisher : CV. Pusdikra Mitra Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jhms.v2i1.927

Abstract

The data obtained at Blang Keutumba still have problems with unmet need in using contraception caused by a lack of knowledge, a lack of awareness of mothers in the data on women of childbearing age in Blang Keutumba Village. The aim of this study was to determine the factors related to the occurrence of unmet need. In Wus in Blang Keutumba Village, Juli District, Bireuen Regency in 2022. This research was conducted using a descriptive analytic method with a Cross Sectional design. The population in this study were all married women of childbearing age aged 20-40 years, namely 418 WUS. Sampling in this study used the Slovin formula, a sample of 81 respondents. Data collection was carried out for 1 week from 9-15 June 2022 by distributing questionnaires. Data analysis used the chi-square statistical test with the STATA program version 14.0. The results showed that there was a relationship between mother's knowledge with unmet need (p-value = 0.038), there is no relationship between husband's work and unmet need (p-value = 0.466), there is a relationship between husband's support and unmet need (p-value = 0.020), there is no relationship the role of health workers with the incidence of unmet need (p-value = 1,000).
Determinan Perilaku Merokok Pada Sopir Lintas Barat Di Satuan Pelayanan Terminal Tipe A Kota Banda Aceh Tahun 2022 Rizki Mulyana; Ibrahim Laweung; Anwar Arbi
Journal of Health and Medical Science Volume 2 Nomor 1 Januari 2023
Publisher : CV. Pusdikra Mitra Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jhms.v2i1.928

Abstract

Smoking behavior can cause disease that can lead to death. Tobacco consumption is one of the health challenges in Indonesia, where the number of adult males who smoke is 62.9%. Aceh Province is ranked 13th with a smoking percentage reaching 28.30%, this figure is high which is close to the national smoking rate of 28.96%. This study aims to determine the determinants of smoking behavior in western cross-country drivers at the Type A Terminal Service Unit in Banda Aceh City in 2022. This research is descriptive analytic with cross sectional design. The population in this study were all western transboundary drivers who were in the Type A Terminal Service Unit of Banda Aceh City, totaling 294 drivers. Sampling of 76 drivers using proportional random sampling technique. Data collection was carried out from 1-5 March 2022 using a questionnaire through interviews. Data were analyzed univariately and bivariately using the chi square test with the Stata computer program. Univariate analysis showed that 51.32% of drivers with heavy smoking behavior, 53.95% of drivers who have good knowledge, 56.58% of drivers who influence cigarette advertisements, 68.42% of drivers whose social environment is supportive, 64.47% of drivers who experience stress. Bivariate analysis showed that there was a relationship between cigarette advertising (p value 0.042) and stress levels (p value 0.003), whereas knowledge (p value 0.566) and social environment (p value 0.102) had no relationship with smoking behavior among drivers.
Analisis Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Pemberian Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) Pada Balita > 6-23 Bulan Di Wilayah Kerja PUSKESMAS Pasi Mali Kabupaten Aceh Barat Nurul Mawaddah; Aulina Adamy; Ramadhaniah Ramadhaniah
Journal of Health and Medical Science Volume 2 Nomor 1 Januari 2023
Publisher : CV. Pusdikra Mitra Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jhms.v2i1.986

Abstract

Makanan pendamping ASI (MP-ASI) adalah makanan atau minuman yang mengandung zat gizi, diberikan kepada bayi atau anak usia 6-24 bulan untuk memenuhi kebutuhan gizi selain dari ASI. Cakupan pemberian MP-ASI di Indonesia sebesar 30,38%, Aceh sebesar 34,57% tahun 2020, sedangkan di Puskesmas Pasi Mali sebesar 69%. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pemberian MP-ASI di Wilayah Kerja Puskesmas Pasi Mali Kecamatan Woyla Barat Kabupaten Aceh Barat Tahun 2021. Penelitian ini dilakukan dengan metode deskriptif dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah 134 ibu yang mempunyai bayi umur >6-12 bulan. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive samplingdengan jumlah sampel sebanyak 100 responden. Penelitian ini dilakukan di bulan oktober 2021. Analisa data menggunakan uji Chi Square program SPSS versi 20. Hasil penelitian menunjukkan bahwa presentase ibu yang memberikan MP-ASI sebesar 66%. Berdasarkan hasil statistik bivariat menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna terhadap pemberian MP-ASI yaitu sikap (0,004), pekerjaan (0,004), fasilitas kesehatan (0,003), dan pengaruh lingkungan (0,004) di Puskesmas Pasi Mali Kecamatan woyla Barat Tahun 2021. Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa ada hubungan yang bermakna antara variabel (sikap, pekerjaan, fasilitas kesehatan dan pengaruh lingkungan) dengan pemberian MP-ASI di Puskesmas Pasi Mali. Adanya faktor lain yang tidak berhubungan dengan pemberian MP-ASI yaitu usia, pengetahuan, pendidikan, jarak kelahiran, pendapatan orangtua, tenaga kesehatan, dukungan keluarga, budaya makan dan pola makan. Diharapkan kepada petugas Puskesmas Pasi Mali untuk dapat memberikan penyuluhan dan pembinaan tentang pentingnya memberikan MP-ASI pada bayi sesuai dengan usianya.
Hubungan Pola Asuh Orang Tua Dengan Kejadian Stunting Pada Anak Usia 24-59 Bulan Di Wilayah Puskesmas Kuta Cot Glie Kecamatan Kuta Cot Glie Kabupaten Aceh Besar Tahun 2022 Mirta Agustina; Fauzi Ali Amin; Anwar Arbi
Journal of Health and Medical Science Volume 2 Nomor 1 Januari 2023
Publisher : CV. Pusdikra Mitra Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jhms.v2i1.988

Abstract

The 2022 report from the Kuta Cot Glie Community Health Center, Kuta Cot Glie District, Aceh Besar District, shows that 37.8% of children aged 24-59 months in their working area are stunted. The stunting rate among five-year-old infants (toddlers) in Aceh is ranked 31st out of 34 provinces in Indonesia with a percentage of 37.3 percent. This research shows that the stunting rate is still a public health problem in Aceh and can become a threat to future generations. This study aims to find out the relationship between parenting style and the incidence of stunting in children aged 24-59 months in the Kuta Cot Glie Health Center, Kuta Cot Glie District, Aceh Besar District in 2022. This research is descriptive analytic with cross sectional design. Data collection was carried out by interviewing using a questionnaire. The population in this study were all mothers with toddlers aged 24-59 months in the Kuta Cot Glie Health Center, Kuta Cot Glie District, Aceh Besar District, namely 82 respondents and the sample was determined using a non-probability sampling technique, namely the total sampling technique. Total sampling is a sampling technique in which all members of the population are sampled. This research was conducted in March 2022. The statistical test used was the Chi Square Test (?=95%). The results of the univariate study showed that children who experienced stunting (37.3%), exclusive breastfeeding (78.04%), MP-ASI (68.29%), nutrition campaigns (71.95%), holding classes for pregnant women ( 75.60%), deworming (90.24%), managing malnutrition (57.31%), and providing additional food (52.43%). The results of the bivariate statistical test showed that there was a relationship between exclusive breastfeeding (p = 0.000), MP-ASI (p = 0.000), nutrition campaigns (p = 0.000), holding classes for pregnant women (p = 0.000), deworming (p = 0.015) ), handling of malnutrition (p = 0.039) and providing additional food (p = 0.008), with the incidence of stunting in children aged 24-59 months in the Kuta Cot Glie Health Center, Kuta Cot Glie District, Aceh Besar District in 2022.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Musculoskeletal Disorders Pada Pekerja Pembuat Batu Bata Di Desa Kajhu Kecamatan Baitussalam Aceh Besar Tahun 2022 Savira Fitri; Wardiati Wardiati; Tahara Dilla Santi
Journal of Health and Medical Science Volume 2 Nomor 1 Januari 2023
Publisher : CV. Pusdikra Mitra Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jhms.v2i1.989

Abstract

Occupational health and safety is an important part of the protection of the health of workers, especially to overcome the problem of work-related diseases. MSDs disorders are a group of disorders that affect the bones, joints, muscles and the body's connective tissues. This study aims to determine the factors associated with Musculoskeletal Disorders Health in Brick Making Workers in Kajhu Village, Baitussalam District, Aceh Besar in 2022. This research is an analytical descriptive with a cross sectional design. Data collection was carried out by interviewing using a questionnaire. The population in this study were brick making workers in Kajhu Village, Baitussalam District, Aceh Besar in 2022 with a total of 40 respondents. The sample is determined by using total sampling technique. The statistical test used is Chi Square. The results showed that there was no relationship between tenure (p = 0.431), and there was a relationship between length of work (p = 0.42), history of MSDs (p = 0.010) and gender (p = 0.048) with musculoskeletal disorders. The conclusion of this study is that the length of service is not related to MSDs complaints in brick makers. Meanwhile, length of work, history of MSDs and gender are related to complaints of health. also increase awareness of the prevention and treatment of musculoskeletal disorders.
Analisis Risiko Ergonomi Terhadap Keluhan Muskuloskeletal Disorders (MSDS) Pada Pekerja Konveksi Jaya Taylor Di Desa Sukamakmur Kecamatan Simeulue Timur Kabupaten Simeulue Tahun 2022 Indah Yani; Dedi Andrian; Radhiah Zakaria
Journal of Health and Medical Science Volume 2 Nomor 1 Januari 2023
Publisher : CV. Pusdikra Mitra Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jhms.v2i1.1007

Abstract

Ergonomi adalah suatu sistem yang berorientasi kepada disiplin ilmu yang terkait, tentunya dengan mempertimbangkan berbagai faktor, antara lain: faktor fisik, kognitif, sosial, organisasi, lingkungan dan faktor-faktor yang relevan lainnya.). Hasil survey awal yang dilakukan oleh peneliti di seluruh konveksi Kecamatan Simeulue Timur, diketahui terdapat sebanyak 10 konveksi yang masih aktif beroperasi. Salah satunya konveksi Jaya Tailor salah satu industri rumahan menyediakan pelayanan jasa pembuatan pakaian, topi, jaket maupun seranggam lengkap beserta atributnya disesuaikan dengan pemintaan konsumen. Pekerjaan dimulai dari pukul 08.30-17.30 WIB dengan istirahat selama 1 jam yaitu pada pukul 12.00-13.00 WIB. Tujuan penelitian ini Ergonomi Terhadap Keluhan Muskuloskeletal Disorders (Msds) Pada Pekerja Konveksi Jaya Taylor Di Desa Sukamakmur Kecamatan Simeulue Timur Kabupaten Simeuluetahun 2022 Jenis penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain penelitian survey analitik dan rancangan penelitian cross sectional. Populasi menjahit 35 terdiri dari jumlah toko sebanyak 18 toko sampel penilitian sebanyak 35 warga di Desa sukamakmur. Pengumpulan data dilakukan 7 s/d 14 Agustus 2022. Data dianalisis dengan menggunakan uji Chi-Square dengan derajat kemaknaan 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat yang masa kerja lama 48.6% usia sebesar 65.7%, tidak ada Riwayat cidera 54.3%, kebiasaan olahraga kurang 48.6%, dan obesitas sebesar 54,3%. Hasil uji chi-square diperoleh bahwa ada hubungan keluhan terhadap musculoskeletal dengan Riwayat cidera (p=0,038), kebiasaan olahraga (p=0,038), obesitas (p=0,150), dan masa kerja (p=0,0016).
Analisis Faktor Risiko Penyebab Kejadian Diabetes Mellitus Pada Wanita Usia Produktif (15-49 Tahun) Di Wilayah Kerja PUSKESMAS Kualabhee Kecamatan Woyla Kabupaten Aceh Barat Tahun 2022 Nurmaili Nurmaili; Farrah Fahdhienie; Wardiati Wardiati
Journal of Health and Medical Science Volume 2 Nomor 1 Januari 2023
Publisher : CV. Pusdikra Mitra Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jhms.v2i1.1014

Abstract

Diabetes mellitus merupakan salah satu penyakit tidak menular yang menjangkiti banyak orang baik di negara maju maupun di negara yang sedang berkembang. Prevalensi diabetes di indonesia sebanyak 10,6%, sedangkan prevalensi diabetes di aceh sebanyak 1,68%. Penyakit ini tidak hanya menjangkiti lansia akan tetapi juga di alami oleh orang dengan usia produktif. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor risiko penyebab terjadinya DM pada wanita usia produktif diwilayah kerja Puskesmas Kualabhee Kecamatan Woyla Kabupaten Aceh Barat Tahun 2022. Penelitian ini bersifat deskriptik analitik dengan desain case control. Populasi dalam penelitian ini adalah Penderita DM dan Bukan penderita DM wanita usia produktif 15-49 tahun di wilayah kerja Puskesmas Kualabhee Aceh Barat. Sampel berjumlah 108 Responden. Pengumpulan data dilakukan 2-16 Juli 2022. Data dianalisis dengan menggunakan uji Chi-Square dengan program SPSS 20. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wanita usia produktif yang memiliki Riwayat DM di keluarga sebesar 60,3%, aktivitas fisik sebesar 58,9%, dan obesitas sebesar 58,3%. Hasil uji chi-square diperoleh bahwa ada hubungan riwayat keluarga dengan DM pada wanita usia produktif dengan nilai p = 0,017 (OR ,2,483), aktivitas fisik dengan nilai p = 0,017 (OR 2,469), dan obesitas dengan nilai p = 0,039 dan OR 2,176. Diharapkan kepada masyarakat agar melakukan pemeriksaan kadar gula darah secara teratur minimal sebulan sekali, menghindari mengkomsumsi makanan yang manis dan makanan dengan kadar lemak tinggi, dan tetap menjaga pola hidup yang sehat.
Determinan Temper Tantrum Pada Anak Usia Prasekolah Di Desa Gegerung Kecamatan Wih Pesam Kabupaten Bener Meriah Tahun 2022 Mardhatillah Mardhatillah; Wardiati Wardiati; Agustina Agustina
Journal of Health and Medical Science Volume 2 Nomor 1 Januari 2023
Publisher : CV. Pusdikra Mitra Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jhms.v2i1.1015

Abstract

Temper tantrum merupakan keadaan yang dimulai dari rengekan dan tangisan selanjutnya berkembang menjadi teriakan, tendangan, pukulan dan menahan napas. Anak dimasa usia prasekolah sudah mulai belajar menghadapi dan merasakan kecewa saat ketika yang diinginkannya tidak terpenuhi. Akibat yang berbahaya yang ditimbulkan dari temper tantrum adalah dapat menyakiti dirinya sendiri, menyakiti orang lain dan dampak jangka panjang pada anak tantrum adalah anak mengalami kesulitan untuk beradaptasi dengan lingkungannya, berisiko mengalami kenakalan remaja, gangguan kejiwaan, dan menghambat perkembangan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui determinan terhadap temper tantrum pada anak usia prasekolah di Desa Gegerung Kecamatan Wih Pesam Kabupaten Bener Meriah tahun 2022. Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan desain penelitian cross sectional. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara menggunakan kuesioner. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang memiliki anak prasekolah sebanyak 77 orang dengan teknik pengambilan sampel yaitu total Populasi. Pengumpulan data dilakukan pada tanggal 18 Juni s/d 20 Juni 2022, uji statistik yang digunakan yaitu uji Chi-Square. Hasil Penelitian memperlihatkan bahwa proporsi responden yang mengalami temper tantrum pada kategori sedang sebesar 39%, sedangkan temper tantrum ringan sebesar 36,4% dan tempertantrum berat sebesar 24,6%, hasil uji statistik ada hubungan pendidikan ibu dengan (p value 0,003), pendidikan ayah (p value 0,002), usia ibu (p value 0,001), status pekerjaan dengan p value 0,007, pola asuh (p value 0,001), jenis kelamin (p value 0,001) dan memiliki saudara (p value 0,003) dengan kejadian temper tantrum. Pendidikan ibu, pendidikan ayah, usia ibu, pekerjaan ibu, pola asuh, jenis kelamin dan memiliki saudara merupakan faktor yang berkontribusi terhadap temper tantrum. Diharapkan kepada ibu yang memiliki anak praskeolah untuk meningkatkan pengetahuan tentang tantrum, sehingga ibu dapat mengatasi saat anak mengalami tantrum.
Hubungan Mutu Pelayanan Kesehatan Dengan Kepuasan Pasien Di Puskesmas Batoh Kota Banda Aceh Tahun 2022 Sinta Nur Hasana, Maidar, Anwar Arbi
Journal of Health and Medical Science Volume 2 Nomor 1 Januari 2023
Publisher : CV. Pusdikra Mitra Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jhms.v2i1.1023

Abstract

Puskesmas Batoh Kota Banda Aceh diketahui bahwa jumlah pasien rawat jalan tahun 2022 berjumlah 26,862 pasien. Pasien yang mengatakan tidak puas dengan pelayanan kesehatan yang diberikan oleh petugas kurang cepatnya pelayanan kesehatan yang diberikan oleh petugas kesehatan dan tidak tepat waktu ketika hadir pada jam pelayanan sehingga pasien terlalu lama menunggu. Pasien mengharapkan petugas memberikan pelayanan kesehatan yang sesuai dengan harapan mereka yaitu cepat dalam pelayanan, ramah, komunikatif dan tanpa membeda-bedakan pasien. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan mutu pelayanan kesehatan dengan kepuasan pasien di Puskesmas Batoh tahun 2022. Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan desain cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien yang berkunjung ke Puskesmas Batoh Kota Banda Aceh tahun 2022. Sampel dalam penelitian ini menggunakan rumus solvin sebanyak 100 orang pasien yang berkunjung ke Puskesmas Batoh Kota Banda Aceh. Pengambilan data dimulai tanggal 27 Juli-30 Juli 2022. Uji statistik menggunakan Chi-Square. Hasil penelitian ini menunjukan 80% pasien mengatakan puas dengan pelayanan kesehatan yang diberikan, 55% kompeten, 82% mudah di jangkau, 96% efektif, 94% efisien,902% kontinuitas, 94% aman, 86% nyaman dan hubungan antar manusia sebanyak 87% baik. Hasil penelitian bivariate di simpulkan ada hubungan antara kompetensi teknis (p-value 0,044), akses (p-value 0,027), efektivitas (p-value 0,005), efisiensi (p-value 0,003), kontinuitas (p-value 0,012), keamanan (p-value 0,003), kenyamanan (p-value 0,044), hubungan antar manusia (p-value 0,053) artinya tidak ada hubungan antara hubungan antar manusia dengan kepuasan pasien.
Analisis Pencapaian Akreditasi Paripurna Di PUSKESMAS Teupah Tengah Kabupaten Simeulue Wahyu Swandarini; Tri Niswati Utami; Nur’aini Nur’aini
Journal of Health and Medical Science Volume 2 Nomor 1 Januari 2023
Publisher : CV. Pusdikra Mitra Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jhms.v2i1.1028

Abstract

Community health center is a place for public health services to improve the quality of service, it is necessary to accredit the puskesmas. Many things are needed to achieve maximum accreditation. One of them is plenary accreditation. The problem in this research is the difficulty for puskesmas to achieve plenary accreditation. The purpose of this research is to analyze the achievement of plenary accreditation. This type of research uses qualitative methods with a descriptive study design. The informants of this research were conducted with 5 informants including the head of accreditation quality, the head of the health center, a member of the board, the accreditation companion team from the Health Office and the head of the Working Group Admen. Data collection techniques are using interviews and observation. Data analysis used in this research is reduction, display and triangulation. The results showed that the provision of funds had never existed and was given to the community health center, human resources were still lacking such as pharmacy staff, administration staff, environmental health and laboratories and there were still several problems such as limited land, lack of computers, printers and several other tools so that it became an obstacle in work. The conclusion in this study is that there are still delays in the disbursed budget for the accreditation of the community health center, there are still inadequate human resources, incomplete facilities and infrastructure, communication is carried out well and the bureaucratic structure and disposition have not been carried out properly. It is hoped that the Head of the Health Service is obliged to support, motivate, evaluate, monitor and expedite the process of achieving the plenary accreditation of the community health center.

Page 1 of 3 | Total Record : 25