Journal of Health and Medical Science
Journal of Health and Medical Science, secara umum mencakup semua kajian tentang medis dan kesehatan. termasuk kedalamnya adalah kajian Kedokteran, Kesehatan, Farmasi, Kebidanan, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan. 1. Kedokteran, ruang lingkup topik yang dibahas meliputi bedah penyakit dalam, kardiologi, ortopedi, penyakit menular, dan HIV/AID, obstetri dan ginekologi, onkologi, dan neurologi, imunologi, anestesi, kedokteran kardiovaskular, pengobatan komplementer, kedokteran gigi dan kedokteran mulut dan penelitian lain tentang medis. 2. Kesehatan Masyarakat, ruang lingkup topik yang dibahas meliputi Epidemiologi, Pendidikan dan Promosi Kesehatan, Kesehatan Lingkungan, Kesehatan dan Keselamatan Kerja, Administrasi dan Kebijakan Kesehatan, Biostatistik, Kesehatan Seksual dan Reproduksi, Manajemen Rumah Sakit, Ilmu Gizi, Sistem Informasi Kesehatan, dan penelitian lain tentang publik kesehatan. 3. Kebidanan, ruang lingkup topik yang dicakup meliputi Kebidanan Dasar, Manajemen Kesehatan, Medis-bedah, Perawatan Kritis, Gawat Darurat dan Trauma, Onkologi, Kesehatan Masyarakat, Kesehatan Mental, Kesehatan Geriatri, Kesehatan Keluarga, Kesehatan Bersalin, Kesehatan Wanita, Kesehatan Anak, Kebencanaan Keperawatan, Pendidikan kebidanan dan lain-lain penelitian tentang kebidanan. 4. Keperawatan, ruang lingkup topik yang dibahas meliputi Manajemen Keperawatan, Keperawatan Medikal-Bedah, Keperawatan Critical Care, Keperawatan Kesehatan Masyarakat, Keperawatan Kesehatan Jiwa, Keperawatan Geriatri, Keperawatan Kesehatan Keluarga dan Kesehatan Keluarga, Keperawatan Maternitas, Kesehatan Wanita, Keperawatan Anak, Pendidikan di Keperawatan, Kebijakan Keperawatan, Keperawatan Hukum, Keperawatan Praktik Lanjutan, Keperawatan Kesehatan Masyarakat dan penelitian lain tentang keperawatan. 5. Farmasi, ruang lingkup topik yang dibahas meliputi Farmakologi dan Toksikologi, Kimia Farmasi, Penemuan Obat, Farmakokinetik, Biologi Farmasi, Obat Herbal, Farmasi, Mikrobiologi Farmasi, dan Bioteknologi, Farmasi Komunitas dan Klinis, serta Pharmaceutical Care dan penelitian lain tentang farmasi
Articles
30 Documents
Search results for
, issue
"Volume 2 Nomor 1 Januari 2023"
:
30 Documents
clear
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kecenderungan Gejala Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) Pada Pekerja Kilang Padi Di Kecamatan Sukamakmur Kabupaten Aceh Besar Tahun 2022
Iza Rullah;
Nopa Arlianti;
Anwar Arbi
Journal of Health and Medical Science Volume 2 Nomor 1 Januari 2023
Publisher : CV. Pusdikra Mitra Jaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51178/jhms.v2i1.1031
Berdasarkan Profil UPTD Puskesmas Sukamakmur prevalensi kasus ISPA tahun 2018 sebesar 1.235 kasus, pada tahun 2019 sebesar 811 kasus dan tahun 2020 sebesar 375 kasus Penyakit akibat kerja diatas dapat dicegah dengan minimal dengan mengguanakan alat pelindung diri misalnya masker untuk mencegah masuknya debu kedalam saluran pernafasan, sehingga penyakit akibat kerja yakni misalnya ISPA dapat terkurangi jumlahnya. Tujuan penelitian ini untuk melihat hubungan penggunaan APD penutup muka dengan kecenderungan gejala Infeksi saluran Pernapasan (ISPA) pada pekerja kilang padi di Kecamatan Sukamakmur Tahun 2022. Metode penelitian deskriptik analitik dengan desain penelitian Case Sectional Populasi penelitian ini adalah para pekrja kilang padi di Kecamatan Sukamakmur Kabupaten Aceh Besar tahun 2022. Sampel terdiri berjumlah 75 responden. Pengumpulan data dilakukan 8 - 14 Februari. Data dianalisis dengan menggunakan uji Chi-Square dengan derajat kemaknaan 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pekerja kilang padi dengan masa kerja yang lama sebesar 68.4%, yang menggunakan APD sebesar 56.1%,memiliki kebiasaan merokok 60.0%, dan paparan debu yang tinggi sebesar 49.0%. Hasil uji chi-square diperoleh bahwa ada hubungan massa kerja (p=0,041), penggunaan APD ((p=0,024), kebiasaan merokok (p=0,018), lama paparan debu (p=0,029), dan umur (p=0,011) dengan Kecenderungan ISPA pada pekerja Kilang padi.
Analisis Faktor Yang Memengaruhi Kepuasan Kerja Perawat Di RSUD dr. Pirngadi Medan
Albert Jeo;
Arifah Devi Fitriani;
Masnelly Lubis
Journal of Health and Medical Science Volume 2 Nomor 1 Januari 2023
Publisher : CV. Pusdikra Mitra Jaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51178/jhms.v2i1.1067
The establishment of the ASEAN Economic Community (AEC) in 2015 allows a country to sell health services including nurses to ASEAN countries, this is a threat for nurses in Indonesia because they have to be able to compete with nurses from other countries. Indonesian nurses still have to make improvements both in terms of competence and quality of service where to be able to improve the quality of service, nurses in carrying out their duties must get job satisfaction. Job satisfaction is a positive attitude towards work in a person which is individual. Each individual has a different level of job satisfaction in accordance with the value system that applies to the person where many factors can affect job satisfaction. This study aims to analyze the factors that affect job satisfaction (compensation, promotion opportunities, supervision, coworkers, job characteristics, work environment) of nurses at RSUD Dr. Pirngadi Medan. The research design was observational study with cross-sectional approach and using questionnaires as a research instrument. The sample was 79 State Civil Apparatus Nurses. The statistical test used is the chi-square test and logistic regression. The result shown that 57% of nurses who were satisfied with their jobs as many as 40.5% stated that compensation was in the unfavorable category, 45.6% stated that promotion opportunities were in the sufficient category, 34.2% stated that supervision in the favorable category, as many as 35.5% stated that coworkers were in the unfavorable category, as many as 37.1% stated that the characteristics of work in the appropriate category and as many as 30.5% stated the work environment was in the good category. Multivariate test analysis results using logistic regression showed that compensation, promotion opportunities, supervision, coworkers, job characteristics, and work environment has a value of p<0,05 which means significantly influence job satisfaction. The conclusions was obtained that compensation is the most dominant factor affecting job satisfaction of nurses in RSUD Dr. Pirngadi Medan. The hospital management is expected to pay more attention to the factors of job satisfaction of nurses in order to improve the quality of service at the hospital.
Permasalahan Stunting dan Pencegahannya
Eva Nirwana Hutabarat
Journal of Health and Medical Science Volume 2 Nomor 1 Januari 2023
Publisher : CV. Pusdikra Mitra Jaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51178/jhms.v2i1.1115
The problem of short children (stunting) is one of the nutritional problems that is the focus of the Government of Indonesia, Stunting is nutritional status based on the PB / U or TB / U index where in anthropometric standards for assessing children's nutritional status, the measurement results are at the threshold (Z -Score) <-2 SD to -3 SD (short) and <-3 SD (very short). Stunting that has occurred if not balanced with catch-up growth results in decreased growth, stunting problems are a public health problem associated with increased risk of morbidity, death and obstacles to motor and mental growth. Seeing the dangers posed by stunting, the Government of Indonesia is committed to addressing and reducing stunting prevalence, which was discussed through a limited meeting on stunting interventions held with the head of the National Team for the Acceleration of Poverty Reduction in 2021, that at the meeting discussed the need to strengthen coordination and expand coverage programs carried out by the relevant Ministries/Institutions (K / L), to improve the quality of the program in order to reduce the stunting rate in each region that has entered the priority village. And also to study the policy focus of the nutrition improvement movement aimed at the first 1000 days of life in a global order called Scaling Up Nutrition (SUN).
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Pelaksanaan Protokol Kesehatan Terhadap Pencegahan Covid-19 Pada Siswa Di MTsN 2 Kota Banda Aceh Tahun 2022
Syauqina, Tahara Dilla Santi, M. Biomed, Fauzi Ali Amin
Journal of Health and Medical Science Volume 2 Nomor 1 Januari 2023
Publisher : CV. Pusdikra Mitra Jaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51178/jhms.v2i1.1145
Coronavirus Disease 2019 atau Covid-19 merupakan penyakit infeksi pernapasan akut yang disebabkan oleh Coronavirus Strain Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-Cov-2) yang pertama kali didentifikasi pada akhir 2019 di kota Wuhan, Provinsi Hubei Cina Jumlah kabupaten atau kota di Indonesia yang terpapar Covid-19 adalah sebanyak 494 kabupaten/kota, hal ini setara dengan 96,1% dari jumlah keseluruhan yaitu 514 kabupaten/kota. Salah satu Kota di Indonesia yang terpapar Covid-19 adalah Banda Aceh dengan kasus positif Covid-19 menembus 7037 orang. Penambahan kasus baru terjadi pada 2 Mei 2021 dimana terdapat 68 kasus dan kasus meninggal karena Covid-19 bertambah 7 orang dalam waktu 24 jam. Metode penelitian bersifat deskriptif analitik dengan desain Cross Sectional, populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa dari kelas VII-IX pada MTsN 2 Kota Banda Aceh dengan jumlah populasi 300 orang, sampel dalam penelitian ini adalah 75 orang siswa yang berada di MTsN 2 Banda Aceh Tahun 2022. Tehnik pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan secara random sampling dan menggunakan uji chi-squere. Hasil penelitian univariat menunjukkan bahwa variabel protokol kesehatan yang baik (54,66%), kurang baik (45,33%), pengetahuan yang kurang baik menunjukkan (53,33%), baik (46,66), ketersediaan sabun yang ada (58,66%) dan tidak ada (41,33%). Analisis bivariat pengetahuan memiliki nilai (p-value 0,018), sikap (p-value 0,036), ketersediaan masker (p-value 0,024), peran guru (p-value 0,016), ketersediaan sabun (p-value 0,020), sehingga (Ha) diterima yang berarti ada hubungan pelaksanaan protokol kesehatan terhadap covid-19 di MTsN 2 Kota Banda Aceh. Kesimpulan dari penelitian ini, pengetahuan, sikap, ketersediaan masker, peran guru, ketersediaan sabun dengan pelaksanaan protokol kesehatan terhadap pencegahan covid-19 di MTsN 2 Kota Banda Aceh Tahun 2022. Disarankan pada MTsN 2 Kota Banda Aceh agar selalu melakukan protokol kesehatan agar mencegah covid-19 tahun 2022.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Pemanfaatan BPJS Kesehatan Pada Masyarakat Di Wilayah Kerja PUSKESMAS Alue Sungai Pinang Kecamatan Jeumpa Kabupaten Aceh Barat Daya Tahun 2022
Nasrullah, Surna Lastri, Vera Nazhira Arifin
Journal of Health and Medical Science Volume 2 Nomor 1 Januari 2023
Publisher : CV. Pusdikra Mitra Jaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51178/jhms.v2i1.966
Pelayanan kesehatan yang baik merupakan suatu kebutuhan masyarakat dan sering kali menjadi ukuran dalam keberhasilan pembangunan kesehatan. Salah satu program yang diselenggarakan oleh Pemerintah Indonesia adalah penyelenggaraan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang diselenggarakan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS). Tujuan penelitian ini adalah untuk menggetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pemanfaatan BPJS kesehatan pada masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Alue Sungai Pinang Kecamatan Jeumpa Kabupaten Aceh Barat Daya Tahun 2022.Pe ni bersifat deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional, populasi pada penelitian ini adalah seluruh masyarakat peserta BPJS kesehatan golongan PBI yang ada di wilayah kerja Puskesmas Alue Sungai Pinang berjumlah 1.866 orang. Sampel dari penelitian ini berjumlah 95 orang responden yang dihitung menggunakan rumus slovin dan di pilih menggunakan teknik accidental sampling. Penelitian ini dilaksanakan pada 29 Juni sampai dengan 07 Juli 2022. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner, selanjutnya dilakukan uji statistik dengan uji chi-square, data di analisis dengan menggunakan SPSS. Hasil penelitian univariat menunjukkan bahwa 52,6% BPJS tidak dimanfaatkan, 47,4% tingkat pengetahuan rendah, 78,9% pendapatan rendah, 56,8% sikap negatif, 71,6% jarak tempat tinggal jauh, 50,5% perilaku nakes kurang baik dan 53,7% berdampak covid-19. Dari hasil uji statistik dapat disimpulkan ada hubungan antara tingkat pengetahuan (p value=0,027), pendapatan (p-Value=0,042), sikap (p value=0,012), jarak tempat tinggal (p value=0,019), perilaku Nakes (p value=0,032), dampak covid-19 (p value=0,033) dengan pemanfaatan BPJS kesehatan pada masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Alue Sungai Pinang Kecamatan Jeumpa Kabupaten Aceh Barat Daya Tahun 2022.Disarankan kepada masyarakat agar dapat memanfaatkan fasilitas BPJS ksetiap kali akan berobat baik di Puskesmas maupun Rumah Sakit dan pelayanan kesehatan lainnya yang sudah bekerjasama dengan BPJS kesehatan.
Intervensi Penggunaan Telemedicine Dalam Pelayanan Antenatal Care: Systematic Review
Hotmauli BR. Sitanggang
Journal of Health and Medical Science Volume 2 Nomor 1 Januari 2023
Publisher : CV. Pusdikra Mitra Jaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51178/jhms.v2i1.969
Telemedicine saat ini telah menjadi salah satu model alternatif yang digunakan untuk menghapus kesenjangan dalam pemanfaatan layanan kesehatan. Dengan perkembangan pesat penggunaan teknologi informasi, Telemedicine menawarkan kemungkinan dan kenyamanan yang lebih besar dalam menyediakan layanan kesehatan melalui aplikasi internet dan smartphone. Intervensi penggunaan Telemedicine telah banyak digunakan dalam mendukung keberhasilan pemberian pelayanan Antenatal Care. Systematic Review ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana intervensi penggunaan Telemedicine dalam pelayanan Antenatal Care. Review ini menggunakan metode yang sesuai dengan pedoman PRISMA. Fokus review ditentukan dengan kata kunci, kriteria inklusi dan eksklusi, melakukan pencarian dengan database yang relevan, proses seleksi artikel dideskripsikan dalam PRISMA Flowchart, Critical Appraisal menggunakan CEBM, melakukan ekstraksi data dan menyajikan hasil. Dari 879 artikel yang ditemukan, setelah dilakukan remove duplikat dan seleksi artikel maka terdapat 25 artikel yang digunakan dalam review ini yang sesuai dengan kriteria yang telah ditentukan. Tiga tema ditemukan dalam studi ini, yaitu: Monitoring kehamilan resiko tinggi, Promosi kesehatan dan Pendidikan Antenatal, Konsultasi Prenatal. Intervensi penggunaan Telemedicine banyak dimanfaatkan di Fasilitas pelayanan kesehatan untuk mendukung pelayanan Antenatal Care yang digunakan dalam melakukan monitoring kehamilan- kehamilan yang dianggap beresiko tinggi, memanfaatkan Telemedicine dalam melakukan promosi kesehatan serta memberikan pendidikan antenatal secara online dan banyak juga digunakan dalam memberikan konsultasi prenatal bagi wanita hamil yang membutuhkan konseling prenatal.
Analisis Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Menstruasi Hygiene Remaja Putri Di Desa Burni Bius Kecamatan Silih Nara Kabupaten Aceh Tengah Tahun 2022
Laora Apriliana, Agustina, Putri Ariscasari
Journal of Health and Medical Science Volume 2 Nomor 1 Januari 2023
Publisher : CV. Pusdikra Mitra Jaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51178/jhms.v2i1.975
Menstruasi hygiene merupakan komponen hygiene perorangan berupa tindakan untuk memelihara kesehatan dan kebersihan alat reproduksi pada saat menstruasi. Penerapan menstruasi hygiene yang buruk pada remaja dapat berdampak terhadap kesehatan seperti ISR bahkan kemandulan. Dari data Puskesmas Silih Nara Penyakit ISR paling banyak di derita oleh remaja di Desa Burni Bius. Hasil survei pendahuluan remaja putri di Desa Burni Bius mengatakan hanya mengganti pembalut 2 kali dalam sehari, beberapa dari remaja putri juga mengatakan masih menggunakan kain sebagai ganti pembalut pada saat menstruasi, remaja putri juga yang mengatakan masih kurangnya pemahaman mengenai bagaimana cara mereka menjaga kebersihan organ genetalia eksternanya selama mestruasi. Dari hasil wawancara awal didapatkan juga bahwa remaja putri di Desa Burni Bius mengeluhkan gejala infeksi saluran reproduksi seperti, iritasi, gatal- gatal, keputihan yang banyak dan rasa perih. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor- faktor apa saja yang berhubungan dengan perilaku menstruasi hygiene remaja putri di Desa Burni Bius Kecamatan Silih Nara Kabupaten Aceh Tengah tahun 2022. Desain penelitian ini dalam bentuk bersifat deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini seluruh remaja putri yang berusia 16-18 tahun di Desa Burni Bius Kecamatan Silih Nara Kabupaten Aceh Tengah sebanyak 92 orang. Sampel dalam penelitian ini adalah total populasi. Pengumpulan data dari tanggal 10-15 Agustus dengan menggunakan kuesioner melalui wawancara. Analisis data menggunakan uji Chi-Square program SPSS 21. Hasil penelitian menunjukan bahwa 53,3% responden dengan perilaku menstruasi hygienenya kurang, 58,7% tidak pernah mendapatkan sumber informasi, 13% pengetahuan cukup, 53,3% kebiasaan negatif dan 62% berpengaruh terhadap kebudayaan. Hasil uji chi- square diperoleh bahwa ada hubungan antara sumber informasi p = 0,008, ada hubungan pengetahuan p = 0,035, ada hubungan kebiasaan p = 0,013, dan ada hubungan antara budaya p = 0,004 dengan perilaku menstruasi hygiene
Analisis Faktor Pengaruh Shift Kerja Terhadap Tingkat Produktivitas Kerja Pada Operator SPBU Di Banda Aceh Tahun 2022
Sri Yuliza;
Vera Nazhira Arifin;
Putri Ariscasari
Journal of Health and Medical Science Volume 2 Nomor 1 Januari 2023
Publisher : CV. Pusdikra Mitra Jaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51178/jhms.v2i1.992
Productivity is an important indicator in economic activity. Productivity as leverage for national economic growth in the long run. This is one of the reasons many countries are competing to increase their productivity. Indonesia is recorded to have a low level of worker productivity within the Asian region. Increasing labor productivity can increase income so that welfare can be achieved. In addition, labor productivity is also an indicator to achieve high competitiveness. The purpose of this study was to determine the effect of work shifts, workload, work discipline, work experience, age, gender, length of service, and work environment on work productivity at gas station operators in Banda Aceh City in 2022. This research is descriptive analytic with cross sectional design. The population in this study were all gas station operators in Banda Aceh City, namely 32 people. Sample. Data collection was carried out for 6 days from 12 to 17 February 2022 using a questionnaire. Bivariate data analysis using the Logistic Regression test with the Stata 12 computer program. The results showed that the work productivity of gas station operators was more bad, namely 59.38% compared to good ones, which was 40.63%. The results of the logistic regression test showed that there was an effect of workload (p value=0.001), work discipline (p value=0.001), years of service (p value=0.03), and work environment (p value=0.008) on work productivity. Meanwhile, work shift (p value=0.34 and OR=0.5), age (p value=0.17 and 0.09), and gender (p value=0.17) did not affect work productivity.
Faktor Faktor Yang Berhubungan Dengan Penyakit Cacingan Pada Murid Di Sekolah Dasar Negeri 18 Kecamatan Jaya Baru Kota Banda Aceh Tahun 2022
Yuli Maulina, Zulkifli AK, Asnawi Abdullah
Journal of Health and Medical Science Volume 2 Nomor 1 Januari 2023
Publisher : CV. Pusdikra Mitra Jaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51178/jhms.v2i1.1210
Penyakit kecacingan banyak ditemukan di daerah dengan kelembaban tinggi terutama pada kelompok masyarakat dengan kebersihan diri dan sanitasi lingkungan yang kurang baik. Usia Sekolah Dasar merupakan golongan yang sering terkena infeksi kecacingan karena sering berhubungan dengan tanah. Salah satu penyakit kecacingan adalah penyakit cacing usus yang ditularkan melalui tanah atau sering disebut soil transmitted helminths. Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi pada penelitian ini pada murid di Sekolah Dasar Negeri 18 Kota Banda Aceh berjumlah 65 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan tekhnik total population dan diperoleh sampel sebanyak 65 orang responden. Penelitian ini telah dilakukan pada tanggal 25 Februari sampai dengan 01 bulan Maret Tahun 2022. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dengan menggunakan kuesioner sebagai instrumen penelitian, selanjutnya dilakukan uji statistik dengan uji chi- square. Penelitian menunjukkan bahwa 67,7% murid tidak cacingan, 60,0% murid tidak ada mencuci tangan, 60,0% murid tidak ada memotong kuku, 66,2% murid ada bermain ditanah, 75,4% murid tidak ada jajan sembarangan. Dari hasil uji statistik dapat disimpulkan ada hubungan antara mencuci tangan (p-value=0,001), memotong kuku (p-value=0,004), bermain ditanah (p-value=0,000), jajan sembarangan (p-value=0,000) dengan penyakit cacingan pada murid di Sekolah Dasar Negeri 18 Kota Banda Aceh Tahun 2022.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Ibu Rumah Tangga Dalam Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Di Gampong Anoi Itam Kecamatan Sukajaya Sabang Tahun 2022
Salsabilla Suci, Zulkifli AK, Ramadhaniah
Journal of Health and Medical Science Volume 2 Nomor 1 Januari 2023
Publisher : CV. Pusdikra Mitra Jaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51178/jhms.v2i1.1211
Community behavior in managing waste is one of the environmental health behaviors. The emergence of the waste problem cannot be separated from the behavior of the community as waste producers and managers, therefore community behavior is the most important variable in waste management and its success must be supported by a high level of public awareness. This research is descriptive analytical with cross sectional design. The population in this study were housewives in Anoi Itam Village, Sukajaya Sabang District, totaling 71 respondents. Sampling was done by proportional random sampling technique. Data analysis used univariate and bivariate analysis, with chi square statistical test. Data collection was carried out on 27 February to 1 March 2022. The results showed that mothers with poor waste management behavior (50,7%), housewives aged 28-39 years (49,3%), housewives with low education (45,1%), mothers with low income low family (74.6%), mothers with good knowledge (83.1%), mothers with positive attitudes (83.1%), no infrastructure (59.7%). Bivariate analysis showed that there was a relationship between knowledge and waste management behavior (p = 0.000), meaning that the better the mother's knowledge, the better the behavior towards waste management, and there was no relationship between age, education, family income, knowledge, attitudes, and infrastructure.