Daiwi Widya : Jurnal Pendidikan FKIP Unipas
"Daiwi Widya" is a journal of education that is managed by the Faculty of Teacher Training and Education, University of Panji Sakti. It aims at accomodating the results of studies or researches or reviews in the field of education. Daiwi Widya publishes research results that review educational processes in terms of educational methods, educational models, case studies particularly educational studies and classroom action research. The incoming articles are reviewed by Expert Editors who are accordance with the field of educational scholarship totaling five people. Daiwi Widya is published twice each volume that is June, December and special edition. The purpose of this educational journal is to publish conceptual thoughts or ideas and research results obtained in the field of education. The major focus of this journal is in the development of science particularly in the field of education.
Articles
12 Documents
Search results for
, issue
"Vol 7, No 1 (2020)"
:
12 Documents
clear
TEOREMA CHEBYCHEV DAN PENYEBARAN DATA PADA KURVE NORMAL: SUATU KAJIAN STATISTIK PARAMETRIK
I Gusti Ngurah Puger
Daiwi Widya Vol 7, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Panji Sakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37637/dw.v7i1.233
Teorema Chebychev pada hakikatnya memiliki keterkaitan yang sangat erat dengan kurve distribusi normal. Ahli-ahli statistik di dalam membuat kurve distribusi normal teoretik menggunakan teorema Chebychev sebagai acuan. Oleh karena itu, distribusi data yang diperoleh dalam suatu penelitian sekurang-kurangnya mengikuti kaidah kurve distribusi normal teoretik atau teorema Chebychev. Makin banyak penyimpangan data empiris pada sebaran distribusi normal teoretik, maka makin tinggi risikonya untuk menerima H1 (yakni data berdistribusi tidak normal). Bila kejadian ini yang dialami oleh seorang peneliti, maka data penelitiannya tidak bisa diuji dengan statistik parametrik.
PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR AGAMA HINDU SISWA KELAS VIIC SMP NEGERI 1 SUSUT MENGGUNAKAN STRATEGI TUTOR
Ni Wayan Ganda
Daiwi Widya Vol 7, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Panji Sakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37637/dw.v7i1.238
Prestasi belajar Agama Hindu siswa ditunjukkan berdasarkan hasil observasi awal menunjukkan bahwa pembelajaran yang dilakukan belum berjalan secara maksimal. Oleh karena itu, untuk meningkatkan prestasi belajar siswa diperlukan model pembelajaran dengan model dan strategi yang tepat. Salah satunya adalah strategi pembelajaran tutor sebaya. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan prestasi belajar Agama Hindu siswa kelas VIIC semester ganjil tahun pelajaran 2019/2020 SMP Negeri 1 Susut. Lokasi penelitian ini adalah SMP Negeri 1 Susut dengan jumlah siswa 35 orang. Data dalam penelitian ini diperoleh dari tes prestasi belajar yang kemudian dilakukan analisis secara deskriptif. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus dilakukan berdasarkan tahapan: 1) perencanaan, 2) tindakan, 3) observasi, dan 4) refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa menurut hasil observasi awal pembelajaran siswa kurang aktif, mudah jenuh dan perhatian siswa pada penjelasan guru sangat kecil sehingga nilai rata-rata siswa hanya sebesar 75.57 dimana hanya 12 orang siswa dinyatakan tuntas dengan persentase kelulusan sebesar 34%. Setelah tindakan siklus I, penguasaan materi pelajaran meningkat menjadi rata-rata 80.14 dengan siswa tuntas sebanyak 25 orang dan yang belum tuntas sejumlah 10 orang sehingga persentase kelulusan sebesar 71%. Hasil tindakan pada siklus II menunjukkan peningkatan rata-rata sebesar 86 dengan jumlah siswa tuntas sebanyak 33 orang dan 2 orang siswa belum tuntas dengan persentase kelulusan sebesar 94.2%. Persentase ketuntasan belajar pada siklus II ini telah memenuhi indikator keberhasilan yang ditetapkan yakni 80% sehingga penelitian dinyatakan tidak dilanjutkan, dengan kesimpulan bahwa pemanfaatan strategi pembelajaran tutor sebaya telah mampu dengan baik untuk dijadikan alternatif dalam meningkatkan prestasi belajar Agama Hindu siswa kelas VIIC SMPN 1 Susut.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR IPA SISWA KELAS VI SEMESTER I SD NEGERI 2 GETAKAN
Ni Nengah Surati
Daiwi Widya Vol 7, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Panji Sakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37637/dw.v7i1.243
Rendahnya prestasi belajar IPA siswa kelas VI SD Negeri 2 Getakan membuat peneliti ingin berbuat lebih. Dengan mengetahui kelemahan-kelemahan selama proses pembelajaran yang telah dilaksanakan akhirnya dalam penelitian tindakan kelas ini, peneliti mengganti model yang telah dilakukan bertahun-tahun dengan model baru yang bersifat interaktif, inspiratif, efektif, menantang dan menyenangkan.Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk mengetahui apakah penerapan model pembelajaran Inkuiri mampu meningkatkan prestasi belajar siswa setelah dicobakan dalam pelaksanaan proses pembelajaran. Keyakinan yang muncul dari awal adalah bahwa penggunaan model tradisional yang digunakan guru mencapai sehari-hari merupakan penghambat peningkatan prestasi belajar yang diharapkan sehingga peneliti memilih model yang lebih bersifat konstruktivitas. Setelah data dikumpulkan menggunakan tes prestasi belajar dan dianalisis deskriptif, diperoleh kenaikan prestasi belajar siswa dari data awal.Metode pengumpulan datanya adalah tes prestasi belajar. Metode analisis datanya adalah deskriptif.Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah model pembelajaran Inkuiri dapat meningkatkan prestasi belajar siswa. Ini terbukti dari hasil yang diperoleh pada awal baru mencapai rata-rata (64,60), pada siklus I meningkat rata-rata tersebut menjadi (72,80) dan pada siklus II meningkat lagi menjadi (80,40) dengan ketuntasan belajar yang pada awalnya 64 % pada siklus I dan meningkat menjadi 92% pada siklus II. Kesimpulan yang dapat diambil dari pelaksanaan yang telah dilakukan secara maksimal mengikuti teori- teori para ahli pendidikan adalah model pembelajaran Inkuiri dapat meningkatkan prestasi belajar siswa.
DISLEKSIA DAN ANATOMI OTAK
Kadek Yati Fitria Dewi
Daiwi Widya Vol 7, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Panji Sakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37637/dw.v7i1.234
Disleksia merupakan masalah membaca yang dihadapi oleh anakanak di banyak negara. Disleksia adalah gangguan neurologis siswa sehingga tidak mampu membaca. Efek lanjutan dari disleksia ini adalah hasil belajar membaca siswa yang bersangkutan rendah. Secara neurosains, disleksia disebabkan oleh adanya gangguan fungsi pada occipito-temporal, temporal-parietal, dan inferior frontal cortex otak sebelah kiri. Occipito-temporal cortex mengendalikan ‘area bentuk kata secara visual.’ Temporal parietal dan inferior frontal cortex berperan dalam mengolah fonologi dan semantik dari kata-kata. Di samping itu, anak yang menyandang disleksia memiliki anomali pada anatomi otaknya, yakni planum temporale dengan asimetri tidak normal (yang sebelah kiri lebih kecil daripada yang sebelah kanan)
PENGGUNAAN METODE KARYA WISATA DALAM PEMBELAJARAN BERMAIN SAMBIL BELAJAR DAN METODE BERCERITA SEBAGAI SARANA UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR TEMATIK – PKN
I Made Runa
Daiwi Widya Vol 7, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Panji Sakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37637/dw.v7i1.239
Penelitian ini dilakukan untuk membantu anak secara aktif dalam menemukan cara-cara penyelesaian yang cepat dan tepat bagi mereka yang mengalami kesulitan dalam mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) mata pelajaran tematik. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan prestasi belajar anak. Melalui penelitian ini peneliti mencoba menggunakan metode karya wisata dalam pembelajaran bermain sambil belajar dan metode bercerita untuk mengatasinya, melalui penelitian tindakan kelas model siklus yang meliputi perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Objek penelitian adalah anak kelas II semester 1 SD Negeri 1 Jungutbatu sebanyak 23 anak. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini menunjukan prestasi belajar anak dalam proses pembelajaran lebih baik setelah diterapkannya metode karya wisata dalam pembelajaran bermain sambil belajar dan metode bercerita hal itu dapat dilihat dari perbandingan hasil pada obsevasi awal hanya 30,43% anak yang berhasil mencapai ketuntasan belajar dengan rata-rata 63,26, pada siklus I meningkat menjadi 56,52%, dan siklus II meningkat mencapai 91,30%. Dari paparan tersebut dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan metode karya wisata dalam pembelajaran bermain sambil belajar dan metode bercerita dapat meningkatkan prestasi belajar anak pada mata pelajaran tematik.
PENERAPAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA REALISTIK UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA
Ni Ketut Sutriasih
Daiwi Widya Vol 7, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Panji Sakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37637/dw.v7i1.244
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan prestasi belajar matematika melalui penerapan model pembelajaran matematika realistik (PMR) pada siswa kelas V SD Negeri 1 Ulakan tahun pelajaran 2017/2018. Penelitian ini tergolong Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subyek penelitian adalah siswa kelas V SD Negeri 1 Ulakan, yang berjumlah 11 orang siswa. Data yang diperoleh berupa hasil observasi kegiatan belajar mengajar dan hasil tes formatif. Dari setiap tindakan sesuai siklus yang direncanakan, penerapan pembelajaran matematika realistik (PMR) cukup memberi dampak berupa nilai yang dihasilkan siswa menunjukkan peningkatan. Dari hasil analisa didapatkan bahwa pada siklus I aktivitas belajar siswa berada pada kategori cukup aktif dengan rata 30,91%, siklus II aktivitas belajar siswa sebesar 36,91% berada pada kategori aktif atau dapat dikatakan bahwa aktivitas belajar siswa mengalami peningkatan sebesar 6 % dari siklus I ke siklus II. Sedangkan hasil tes formatif menunjukkan hasil prestasi belajar siswa mengalami peningkatan yaitu meningkat sebesar 9,6% yaitu dari siklus I sebesar 71,27% dengan katagori cukup menjadi 80,91% dengan katagori baik pada siklus II. sedangkan untuk ketuntasan klasikal juga mengalami peningkatan dari 72,73% pada siklus I menjadi 100% pada siklus II. Kesimpulan dari penelitian ini adalah penerapan pembelajaran matematika realistik (PMR) dapat berpengaruh positif terhadap aktivitas dan prestasi belajar siswa kelas V SD Negeri Ped tahun pelajaran 2017/2018, serta model pembelajaran ini dapat digunakan sebagai salah satu alternatif pembelajaran matematika di Sekolah Dasar dalam menanamkan konsep konsep dasar matematika
PENERAPKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF MELALUI BIMBINGAN KELOMPOK UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PKN SD NEGERI 3 LEMBONGAN
I Gede Adiarta
Daiwi Widya Vol 7, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Panji Sakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37637/dw.v7i1.235
Penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan ini memiliki tujuan untuk meningkatkan hasil belajar PKn peserta didik. Perolehan data awal yang rendah pada siswa kelas II SD Negeri 3 Lembongan pada semester I tahun pelajaran 2018/2019 membuat peneliti mengupayakan membenahi proses yang kurang baik yang telah dilaksanakan. Perbaikan proses pembelajaran dilakukan melalui perapan metode bimbingan kelompok/model pembelajaran kooperatif model ini diharapkan dapat memecahkan permasalahan yang sedang dihadapi. Setelah data dikumpulkan melalui instrumen tes hasil belajar, diperoleh peningkatan hasil belajar dengan data awal yang rata-rata kelasnya yaitu mencapai 61,10. Dengan prosentase ketuntasan belajar baru mencapai 10,00%, pada siklus I meningkat menjadi 72,15 rata-rata kelas dan 75,00% untuk ketuntasan belajarnya. Sedangkan pada siklus II data tersebut telah meningkat menjadi 75,15 rata-rata kelasnya dan 90,00% ketuntasan belajarnya. Data pada siklus II ini sudah menunjukkan keberhasilan pelaksanaan pembelajaran yang melebihi indikator yang dipersyaratkan. Oleh karenanya peneliti berkesimpulan bahwa penerapan metode bimbingan kelompok/model pembelajaran kooperatif dalam melaksanakan proses pembelajaran mampu meningkatkan prestasi belajar peserta didik
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI SEBAGAI UPAYA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SD NEGERI 3 PED
I Nengah Miasta
Daiwi Widya Vol 7, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Panji Sakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37637/dw.v7i1.240
Penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan ini memiliki tujuan untuk meningkatkan hasil belajar Penjasorkes. Perolehan data awal yang rendah pada siswa kelas 1 Sekolah Dasar Negeri No. 3 Ped pada semester II tahun pelajaran 2019/2020 berjumlah 25 siswa, membuat peneliti mengupayakan membenahi proses yang kurang baik yang telah dilaksanakan. Perbaikan proses pembelajaran dilakukan melalui penerapan Model Pembelajaran Inkuiri dengan bimbingan individual. Model ini diharapkan dapat memecahkan permasalahan yang sedang dihadapi. Setelah data dikumpulkan melalui instrument/ metode tes hasil belajar, dan dianalisis dengan metode analisis diskriptif diperoleh peningkatan hasil belajar dengan data awal yang rata-rata kelasnya yaitu mencapai 58,16. Dengan prosentase ketuntasan belajar baru mencapai 8%, pada siklus I meningkat menjadi 66,32 rata-rata kelas dan 48% untuk ketuntasan belajarnya. Sedangkan pada siklus II data tersebut telah meningkat menjadi 73,24 rata-rata kelasnya dan 92% ketuntasan belajarnya. Data pada Siklus II ini sudah menunjukkan keberhasilan pelaksanaan pembelajaran yang melebihi indikator yang dipersyaratkan. Oleh karenanya peneliti berkesimpulan bahwa penerapan Model Pembelajarn Inkuiri dengan Bimbingan Individual dalam melaksanakan proses pembelajaran dapat meningkatkan Hasil belajar peserta didik.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN RESIPROKAL SEBAGAI UPAYA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PENJASORKES SD NEGERI 3 JUNGUTBATU
I Ketut Bentawa
Daiwi Widya Vol 7, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Panji Sakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37637/dw.v7i1.236
Tujuan dilakukan penelitian tindakan kelas ini adalah meningkatkan hasil belajar Penjasorkes setelah penerapan model pembelajaran resiprokal. Subyek penelitian adalah siswa kelas 2 Sekolah Dasar 3 Jungutbatu pada semester II tahun ajaran 2016/2017 sebanyak 25 orang. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus melalui tahapan-tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi/pengamatan dan refleksi.Tes hasil belajar merupakan alat yang digunakan dalam mengumpulkan data selanjutnya hasil penelitian dianalisis menggunakan analisis deskriptif. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan kemampuan peserta didik mengikuti proses pembelajaran dari rata-rata awal 56,40 meningkat menjadi 66,36 pada siklus I dan meningkat menjadi 73,72 pada siklus II dengan ketuntasan belajar awal 8% pada siklus I meningkat menjadi 56% dan pada siklus II meningkat menjadi 96%. Simpulan yang dapat diambil dari hasil tersebut adalah penerapan Model Pembelajaran Resiplokal dalam kelompok belajar sebagai upaya meningkatkan kemampuan teknik dasar olahraga dan permainan pada mata pelajaran Penjasorkes Anak Kelas 2 semester II Sekolah Dasar Negeri 3 Jungutbatu tahun ajaran 2016/2017 dalam pelaksanaan proses pembelajaran mampu meningkatkan hasil belajar siswa
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF DALAM PEMBELAJARAN TEMATIK UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS II SD NEGERI 1 JUNGUTBATU
I Wayan Mudiana
Daiwi Widya Vol 7, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Panji Sakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37637/dw.v7i1.241
Penelitian tindakan kelas yang dilakukan yang bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar matematika, subyek penelitian adalah siswa kelas II SD Negeri 1 Jungutbatu berjumlah 26 orang. Data nilai awal baru mencapai nilai 58,85 dengan ketuntatasan belajar 30,77% peniliti berupaya mengganti metode konvensisonal menjadi metode yang konstruktivis menggunakan model pembelajaran kooperatif dalam pembelajaran Tematik. Penelitian tindakan kelas dilakukan dalam dua siklus dengan tahapan masing-masing mulai perencanaan, pelaksanaa, observasi dan refleksi. Setelah data dikumpulkan menggunakan tes dan dianalisis dengan analisis deskriptif, diperoleh peningkatan hasil belajar pada siklus I menjadi 64,92 dengan ketuntasan belajar 53,85% dan pada siklus II sudah meningkat sesuai harapan yaitu rata-rata-kelas yang dicapai 77,42 sudah melebihi KKM mata pelajaran Matematika disekolah ini dengan ketuntasan belajar 92,31% yang melebihi indicator keberhasilannya penelitian yaitu 85% kesimpulan yang bisa disampaikan adalah penggunaan model pembelajaran kooperatif dalam pembelajaran Tematik dalam proses pembelajaran dapat meningkatakan hasil belajar anak