Daiwi Widya : Jurnal Pendidikan FKIP Unipas
"Daiwi Widya" is a journal of education that is managed by the Faculty of Teacher Training and Education, University of Panji Sakti. It aims at accomodating the results of studies or researches or reviews in the field of education. Daiwi Widya publishes research results that review educational processes in terms of educational methods, educational models, case studies particularly educational studies and classroom action research. The incoming articles are reviewed by Expert Editors who are accordance with the field of educational scholarship totaling five people. Daiwi Widya is published twice each volume that is June, December and special edition. The purpose of this educational journal is to publish conceptual thoughts or ideas and research results obtained in the field of education. The major focus of this journal is in the development of science particularly in the field of education.
Articles
12 Documents
Search results for
, issue
"Vol 7, No 2 (2020)"
:
12 Documents
clear
MENGGIATKAN PENERAPAN STRATEGI TUTOR SEBAYA DALAM MODEL PEMBELAJARAN TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION (T.A.I) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IXG SEMESTER I TAHUN PELAJARAN 2019/2020 DI SMP NEGERI 1 BANGLI
I Wayan Widiadnyana
Daiwi Widya Vol 7, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Panji Sakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37637/dw.v7i2.256
Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 1 Bangli di Kelas IXG yang kemampuan siswanya untuk mata pelajaran IPA masih rendah. Tujuan penulisan penelitian tindakan kelas ini adalah untuk mengetahui apakah hasil belajar siswa dapat ditingkatkan dengan menerapkan strategi tutor sebaya dalam model pembelajaran Team Assissted Individualination (T A I). Metode pengumpulan datanya adalah tes hasil belajar. Metode analisis datanya adalah deskriptif. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah prestasi belajar siswa dapat ditingkatkan dengan menerapkan strategi tutor sebaya dalam model pembelajaran Team Assissted Individualization (T A I). Ini terbukti dari hasil rata-rata siswa yang diperoleh pada awalnya 66,26 pada siklus I meningkat menjadi69,06 dan pada Siklus II meningkat menjadi 73,39. Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah hasil belajar siswa dapat ditingkatkan dengan menerapkan strategi tutor sebaya dalam model pembelajaran Team Assissted Individualination (T A I).
PROFESI BIMBINGAN DAN KONSELING DITINJAU DARI JALUR, JENIS DAN JENJANG PENDIDIKAN
Gede Danu Setiawan
Daiwi Widya Vol 7, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Panji Sakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37637/dw.v7i2.247
Dilihat dari jalur pendidikannya esensi bimbingan konseling dibagi menjadi tiga yaitu jalur formal, jalur nonformal, dan jalur informal. Masing-masing jalur tersebut memiliki esensi dari pelayanan bimbingan konseling. Dilihat dari jenis pendidikannya esensi bimbingan konseling dibagi menjadi beberapa yaitu jenis pendidikan umum, kejuruan, keagamaan, dan khusus. Dimana pendidikan umum adalah pendidikan dasar dan menengah yang mengutamakan perluasan pengetahuan yang diperlukan oleh peserta didik untuk melanjutkan pendidikan kejenjang yang lebih tinggi. Bentuknya: Taman Kanak-kanak (TK), sekolahdasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), dan sekolah menengah atas (SMA). Pendidikan kejuruan merupakan pendidikan menengah yang mempersiapkan peserta didik terutama untuk bekerja dalam bidang tertentu. Bentuk satuan pendidikannya adalah sekolah menengah kejuruan (SMK). Pendidikan keagamaan merupakan pendidikan dasar, menengah, dan tinggi yang mempersiapkan peserta didik untuk dapat menjalankan peranan yang menuntut penguasaan pengetahuan dan pengalaman terhadap ajaran agama dan/atau menjadi ahli ilmu agama, sedangkan pendidikan khusus merupakan penyelenggaraan pendidikan untuk peserta didik yang berkebutuhan khusus atau peserta didik yang memiliki kecerdasan luar biasa yang diselenggarakan secara inklusif (bergabung dengan sekolah biasa) atau berupa satuan pendidikan khusus pada tingkat pendidikan dasar dan menengah (dalam bentuk sekolah luar biasa/SLB). Melihat peran dari masing-masing berbeda profesi bimbingan dan konseling sangat diharapkan dapat menyesuaikan jenis layanan yang diberikan dengan kebutuhan dari setiap individu (konseli).
PENGGUNAAN STRATEGI SNOWBALL THROWING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MENYIMAK BAHASA BALI BAGI PESERTA DIDIKKELAS VIIIB SMP NEGERI 2 TEMBUKU PADA SEMESTER I TAHUN PELAJARAN 2019/2020
I Nyoman Sudiarta
Daiwi Widya Vol 7, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Panji Sakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37637/dw.v7i2.252
Kemajuan mutu pendidikan utamanya peningkatan proses pembelajaran yang dilakukan guru di sekolah akan mampu diupayakan lewat sebuah penelitian tindakan. Oleh karenanya penulis mencoba melakukan penelitian ini demi adanya upaya perbaikan tersebut. Tujuan tersebut lebih jelas lagi dan lebih terfokus lagi adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Penelitian ini mengambil objek pada kelas VIIIC di SMP Negeri 2 Tembuku yang belajar pada semester I tahun pelajaran 2019/2020. Peningkatan hasilbelajar tersebut datanya diperoleh lewat observasi, setelah data diperoleh, selanjutnya dianalisis menggunakan analisis deskriptif. Perolehan data hasil penelitian ini, ternyata menggembirakan setelah cara pembelajaran yang konvensional dirubah menggunakan strategiSnowball Throwing. Kegiatan penelitian ini menghasilkan suatu peningkatan yang diharapkan yaitu meningkatnya perolehan data awal yang baru mencapai 63,27 dengan ketuntasan belajar 57,69% pada siklus I naik menjadi 71,34 dengan ketuntasan belajar 76,92%. Hasil tersebut membuktikan keberhasilan penelitian ini sehingga peneliti berkesimpulan bahwa penerapan strategiSnowball Throwing dalam pelaksanaan proses pembelajaran mampu meningkatkan hasil belajar Bahasa Bali siswa kelas VIIIB di SMP Negeri 2 Tembuku.
PENDETEKSIAN BAHASA KASAR (ABUSIVE LANGUAGE) DAN UJARAN KEBENCIAN (HATE SPEECH) DARI KOMENTAR DI JEJARING SOSIAL
Luh Putu Ary Sri Tjahyanti
Daiwi Widya Vol 7, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Panji Sakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37637/dw.v7i2.248
Bahasa kasar merupakan ekspresi yang berisi kata-kata kasar atau frase kasar atau kotor baik dalam konteks lelucon, pelecehan seks vulgar atau mengutuk seseorang. Namun bahasa kasar sering mengarah ke ujaran kebencian yang penyebarannya dilarang di ruang publik seperti jejaring sosial. Jejaring sosial yang digunakan dalam penelitian ini adalah Twitterkarena data tweets-nya dapat diambil melalui Twitter API dan Tweepy Library. Ujaran kebencian dapat ditentukan berdasarkan tingkatan, target, dan kategori. Artikel ini membahas klasifikasi teks multi-label menggunakan algoritma klasifikasi sepertiNaïve Bayes (NB), Support Vector Machine (SVM), dan Random Forest Decision Tree (RFDT). Ekstraksi fitur yang digunakan untuk klasifikasi adalah fitur frekuensi istilah seperti kata n-gram dan hurufn-gram. Penelitian ini melakukan dua skenario dengan jenis label yang berbeda untuk menemukan akurasi tertinggi yang mungkin dapat dicapai oleh pengklasifikasi. Pada skenario pertama, NB dengan fitur kata unigram + bigrams memberikan hasil terbaik dengan 71,15% dari F1– Score.Sedangkan untuk skenario kedua, terlihat bahwa NB dengan kata unigram memberikan hasil terbaik dengan 87,26% dari F1– Score.
MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR TEKNIK KERJA BANGKU SISWA KELAS XI DPK KRIYA KREATIF KAYU DAN ROTAN PADA SEMESTER I TAHUN PELAJARAN 2019/2020 SMK NEGERI 1 SUKASADA
Anak Agung Ngurah Anom
Daiwi Widya Vol 7, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Panji Sakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37637/dw.v7i2.253
Tujuan pelaksanaan sebuah penelitian tindakan kelas adalah untuk menjelaskan proses pembelajaran yang dilakukan guru. Peningkatan tersebut akan mampu diupayakan lewat sebuah penelitian tindakan. Oleh karenanya penulis mencoba melakukan penelitian ini demi adanya upaya perbaikan tersebut. Tujuan tersebut lebih jelas lagi dan lebih terfokus lagi adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Penelitian ini mengambil objek pada kelas XI di SMK Negeri 1 Sukasada yang belajar pada semester I tahun pelajaran 2019/2020. Peningkatan hasil belajar tersebut datanya diperoleh lewat teknik observasi unjuk kerja siswa, setelah data diperoleh, selanjutnya dianalisis menggunakan analisis deskriptif. Perolehan data hasil penelitian ini, ternyata menggembirakan setelah cara pembelajaran yang konvensional dirubah menggunakan model pembelajaran discovery learning. Kegiatan penelitian ini menghasilkan suatu peningkatan yang diharapkan yaitu meningkatnya perolehan data awal yang rata-rata baru mencapai 66,53 dengan ketuntasan belajar 21,74% pada siklus I naik menjadi 69,39 dengan ketuntasan belajar 34,78% pada siklus II naik menjadi 80,14 dengan ketuntasan 100%. Hasil tersebut membuktikan keberhasilan penelitian ini sehingga peneliti berkesimpulan bahwa penerapan model pembelajaran discovery learning dalam pelaksanaan proses pembelajaran mampu meningkatkan hasil belajar teknik kerja bangku siswa kelas XI di SMK Negeri 1 Sukasada.
MODEL PEMBELAJARAN GENERATIF UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS IXA SMP NEGERI 2 TEMBUKU PADA SEMESTER I TAHUN PELAJARAN 2019/2020
Ni Made Widyanti
Daiwi Widya Vol 7, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Panji Sakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37637/dw.v7i2.249
Kemampuan siswa kelas IXASMP Negeri 2 Tembuku pada mata pelajaran Matematika tergolong masih rendah. Sebagian besar siswa belum mampu mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yang ditetapkan. Oleh karena itu, diperlukan strategi pembelajaran yang tepat. Penelitian tindakan kelas ini dilakukan dalam dua tahap yakni siklus I dan siklus II. Pengumpulan data menggunakan tes hasil belajar. Teknik analisis data berupa analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Generatif dalam mata pelajaran Matematika telah membuat hasilbelajar siswa menjadi meningkat. Hal ini ditunjukkan dengan melihat adanya peningkatan hasil belajar dari data awal nilai rata-rata sebesar 65,36 pada siklus I rata-rata meningkat menjadi 73,32 atau mengalami peningkatan sebesar 7,96 point. Pada siklus II hasilbelajar siswa juga mengalami peningkatan menjadi 85,54 atau mengalami peningkatan sebesar 12,22 point dari siklus I. Secara keseluruhan peningkatan hasil belajar siswa dari data awal ke siklus II sebesar 20,18 point. Ketuntasan belajar siswa juga mengalami peningkatan dari 46,43% pada data awal menjadi 75% pada siklus I dan pada siklus II ketuntasan juga mengalami peningkatan menjadi 92,86%. Saran yang diajukan berdasarkan hasil penelitian yaitu model pembelajaran Generatif dapat digunakan sebagai alternatif untuk meningkatkan hasil belajarMatematika.
UPAYA MAKSIMAL MENERAPKAN METODE CERAMAH INTERAKTIF SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MENULIS BAHASA INDONESIA PESERTA DIDIK KELAS VIIIH SEMESTER I TAHUN PELAJARAN 2019/2020 DI SMP NEGERI 1 BANGLI
I Nyoman Sudihartana
Daiwi Widya Vol 7, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Panji Sakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37637/dw.v7i2.254
Penyampaian mata pelajaran Bahasa Indonesia selama ini disampaikan secara abstrak sehingga siswa belum dapat memahami materi yang disampaikan guru dengan baik. Hal itu telah menyebabkan rendahnya prestasi belajar yang diperoleh siswa. Oleh karena itu diperlukan model/metode pembelajaran yang tepat untuk mengajarkannya agar mereka mudah dalam menerima pelajaran yang lebih cenderung bersifat abstrak ini. Penerapan cara belajar aktif melalui metode pembelajaran ceramah interaktif diupayakan untuk dapat meningkatkan hasil belajar siswa di kelas VIIIH semester I SMP Negeri 1 BAngli tahun pelajaran 2019/2020 yang dijadikan sebagai lokasi penelitian. Tujuannya, agar hasil belajar yang dicapai siswa dapat ditingkatkan sesuai dengan Kriteria Ketuntasan Belajar yang diharapkan. Untuk mengetahui tingkat keberhasilan pelaksanaan tindakan dilakukan tes unjuk kerja yang kemudian dianalisis secara deskriptif. Kesimpulan dari penelitian ini adalah Penerapan metode pembelajaran ceramah interaktif bisa meningkatkan hasil belajar siswa. ini dibuktikan dari hasil yang diperoleh pada data awal sampai siklus II yaitu, data awal menunjukkan hasil ketuntasan belajar mencapai 18,18% siklus I meningkat menjadi 60,61% siklus II meningkat menjadi 93,94%. Hal itu membuktikan bahwa metode pembelajaran ceramah interaktif yang diterapkan guru dalam proses pembelajaran telah mampu meningkatkan hasil belajar siswa dengan baik, serta metode pembelajaran ini dapat digunakan sebagai salah satu alternatif pembelajaran Bahasa Indonesia..
MODEL PEMBELAJARAN PENEMUAN/ INKUIRI UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR IPA SISWA KELAS IXG SMP NEGERI 1 SUSUT SEMESTER I TAHUN PELAJARAN 2018/2019
I Dewa Agung AyuIstri Mirah
Daiwi Widya Vol 7, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Panji Sakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37637/dw.v7i2.245
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Implementasi model pembelajaran penemuan/Inkuri dalam meningkatkan prestasi belajar IPA siswa Kelas IXG semester I di SMP Negeri 1 Susut tahun Pelajaran 2018/2019. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus. Setiap siklus terdiri dari 4 tahap yaitu tahap perencanaan, tindakan, observasi/evaluasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa Kelas IXG semester I SMP Negeri 1 Susut Kabupaten Bangli tahun Pelajaran 2018/2019 sebanyak 30 orang. Data prestasi belajar siswa dikumpulkan dengan tes pilihan ganda. Data hasil belajar siswa yang terkumpul dianalisis secara deskriptif kuantitatif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran penemuan/Inkuri dapat meningkatkan prestasibelajar IPA siswa Kelas IXG semester I di SMP Negeri 1 Susut Kabupaten Bangli.Hasil belajar IPA siswa mengalami peningkatan dari prasiklus ke siklus I sebanyak 6,47poin, dari prasiklus ke siklus II sebanyak19,27poin, dan dari siklus I kesilus II meningkat sebanyak 12,80poin. Hasil analisis data tersebut menunjukkan penerapan model pembelajaran penemuan/inkuri dapat meningkatkan prestasi belajar IPA siswa Kelas IXG di SMP Negeri 1 Susut. Dengan demikian penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran penemuan/Inkuri dapat meningkatkan prestasi belajar IPA siswa.
UPAYA PENINGKATAN MUTU PEMBELAJARAN MELALUI SUPERVISI AKADEMIK DI SMA NEGERI 1 SUKASADA
Putu Dana
Daiwi Widya Vol 7, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Panji Sakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37637/dw.v7i2.250
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : 1) meningkatkan mutu pembelajaran siswa SMA Negeri 1 Sukasada, 2) meningkatkan minat belajar siswa SMA Negeri 1 Sukasada, 3) meningkatkan kemampuan guru dalam pelaksanaan pembelajaran sehingga sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Subjek yang disupervisi adalah guru di SMA Negeri 1 Sukasada Kecamatan Sukasada Kabupaten Buleleng. Adapun sasaran utama dilakukannya supervisi akademik guru SMA Negeri 1 Sukasada adalah untuk menguji kemampuan-kemampuan guru dalam merencanakan kegiatan pembelajaran, melaksanakan kegiatan pembelajaran, menilai hasil pembelajaran, memanfaatkan hasil penilaian untuk peningkatan layanan pembelajaran, menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan, memanfaatkan sumber belajar yang tersedia, dan mengembangkan interaksi pembelajaran (strategi, metode, teknik) yang tepat. Penelitian ini berbentuk Penelitian Tindakan Sekolah (School Action Research). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif, dengan menggunakan teknik persentase untuk melihat peningkatan yang terjadi dari siklus ke siklus. Dari hasil pemantauan dan evaluasi menunjukkan adanya keseriusan para guru yang disupervisi akademik menghasilkan tidak hanya peningkatan kemampuan mengajar mereka, melainkan juga administrasi mengajar mereka lengkap sehingga dapat meningkatkan mutu pembelajaran di SMA Negeri 1 Sukasada
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PPKn SISWA KELAS VIIC DENGAN MENGGIATKAN METODE PRESENTASI PADA SEMESTER I TAHUN PELAJARAN 2019/2020 SMP NEGERI 1 BANGLI
I Wayan Suparsa
Daiwi Widya Vol 7, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Panji Sakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37637/dw.v7i2.255
Perlakuan yang lebih baik terhadap peserta didik menggunakan modelmodel tertentu dalam pelaksanaan proses pembelajaran di kelas membuat hasil belajar siswa mampu ditingkatkan. Hal tersebut merupakan dasar pembuatan penelitian tindakan kelas ini. Penelitian ini dilakukan di kelas VIIC di SMP Negeri 1 Bangli pada semester I tahun pelajaran 2019/2020. Data hasil penelitian dikumpulkan menggunakan tes dan dianalisis menggunakan analisis deskriptif. Setelah semua proses dilaksanakan yang dimulai dengan perencanaan, dilanjutkan dengan pelaksanaan diteruskan dengan observasi / pengumpulan data dan diakhiri dengan refleksi yaitu melakukan analisis, ternyata data yang diperoleh cukup menggembirakan. Nilai awal yang rata-rata awalnya masih rendah yaitu 65,69 dengan ketuntasan belajar baru mencapai 12,5% dan pada siklus I sudah meningkat menjadi 70,09 dengan ketuntasan belajar 43,75% dan pada siklus II meningkat menjadi 73,59 dengan ketuntasan belajar sebesar 96,88%. Data tersebut menunjukkan keberhasilan penelitian tindakan kelas ini sehingga peneliti berkesimpulan bahwa metode presentasi mampu meningkatkan hasil belajar siswa kelas VIIC di SMP Negeri 1 Bangli sesuai harapan.