cover
Contact Name
Citra Artifiani
Contact Email
citrarti@gmail.com
Phone
+6287825450502
Journal Mail Official
geoplanart.jurnal@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Teknik, Perencanaan dan Arsitektur Universitas Winaya Mukti Jl. Pahlawan no.69 Kota Bandung
Location
Kab. sumedang,
Jawa barat
INDONESIA
Geoplanart
ISSN : 25799193     EISSN : 27755282     DOI : http://dx.doi.org/10.35138/gp.v3i2
GEOPLANART: Wahana Informasi Penelitian Teknik adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Fakultas Teknik, Perencanaan dan Arsitektur, Universitas Winaya Mukti. Fokus jurnal ini adalah teknik dengan lingkup : 1. Teknik Arsitektur 2. Teknik Lingkungan 3. Teknik Perencanaan Wilayah Kota 4. Teknik Geodesi 5. Teknik Sipil
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 1 (2021): EDISI NOVEMBER" : 6 Documents clear
ESTIMASI EMISI C02 DARI AKTIVITAS RUMAH TANGGA DI DESA CIKALONG, KAB. BANDUNG BARAT Tati Artiningrum; Citra Artifiani Havianto
GEOPLANART Vol 4, No 1 (2021): EDISI NOVEMBER
Publisher : Universitas Winaya Mukti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35138/geoplanart.v4i1.457

Abstract

Peningkatan jumlah penduduk dan aktivitas sehari-harinya yang menggunakan energi, berpengaruh pada peningkatan salah satu Gas Rumah Kaca (GRK) yaitu Karbon dioksida(CO2). Dalam kehidupan sehari-hari, energi memegang peranan yang sangat penting karena hampir semua sektor kehidupan seperti industri, transportasi, jasa, rumah tangga dan lain sebagainya menggunakan energi. Pada sektor rumah tangga penggunaan energi meliputi penerangan dan memasak  yang konsumsi energi tersebut menyebabkan emisi gas CO2. Total Emisi CO2  dari aktivitas rumah tangga dapat dibagi menjadi emisi langsung dan emisi tidak langsung. Pada penelitian yang dilaksanakan di Desa Cikalong, Kabupaten Bandung Barat ini,digunakan metode IPPC 2006 untuk meneliti besarnya emisi gas CO2 yang dihasilkan dari aktivitas rumah tangga meliputi penggunaan bahan bakar yg digunakan rumah tangga untuk memasak baik bahan bakar fosil maupun terbarukan dan konsumsi listrik. Hasil penelitian menunjukkan besarnya total emisi CO2 yang dihasilkan adalah 2308,19 ton CO2e/tahun yang terdiri dari  emisi langsung 651,321 ton CO2e/tahun dan emisi tidak langsung1656,870 ton CO2e/tahun.
Analisis Zona Proksemik Pada Kedai Kopi di Pangalengan Tri Wahyu Handayani; Azzahra Ibrahim Sidik; Mohamad Rizal
GEOPLANART Vol 4, No 1 (2021): EDISI NOVEMBER
Publisher : Universitas Winaya Mukti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35138/geoplanart.v4i1.458

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang ruang personal (proksemik) kedai kopi di Pangalengan. Alasan pemilihan topik berkaitan dengan maraknya budaya minum kopi dan ‘nongkrong’ di café di kota besar dan merambah pula ke Pangalengan. Tujuan penelitian adalah untuk mendapatkan gambaran ide desain kedai kopi yang membuat konsumen betah dan akrab satu sama lain. Metoda penelitian deskriptif-kualitatif untuk mengungkapkan kejadian atau fakta, keadaan, fenomena pada 5 kedai kopi di Pangalengan melalui teori proksemik. Hasil penelitian mendapatkan ada 2 perilaku utama minum kopi, yaitu untuk prestise ngopi di kedai dengan tata interior yang didesain khusus atau ngopi untuk keakraban dengan bangku seadanya.
Deskripsi Pemanfaatan Ruang Komunal Pasca COVID-19 di Kelurahan Lebak Gede Kota Bandung Aji Jayabinangun; Dhini Dewiyanti; Tri Widianti Natalia; Nova Chandra Aditya
GEOPLANART Vol 4, No 1 (2021): EDISI NOVEMBER
Publisher : Universitas Winaya Mukti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35138/geoplanart.v4i1.460

Abstract

Setelah Indonesia memasuki era transisi menuju masa endemi COVID-19, maka sejumlah fasilitas publik mengalami perubahan, baik dalam hal ruang maupun penggunaannya.  Ruang komunal di kampung kota, merupakan ruang yang banyak digunakan oleh komunitas warga sehingga juga merupakan fasilitas yang cukup rawan sebagai tempat penyebaran virus di saat masa pandemi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemanfaatan ruang komunal saat ini. Penelitian dilakukan pada ruang komunal di Kelurahan Lebak Gede, Kota Bandung. Penelitian menggunakan metode kualitatif melalui pengamatan lapangan serta wawancara yang dilakukan terhadap masyarakat setempat. Hasil penelitian menunjukkan sejumlah penggunaan ruang komunal di kampung tersebut yang memperlihatkan: 1) tingkat penggunaan ruang; 2) lamanya penggunaan ruang; 3) pelaku ruang; 4) kontrol protokol keamanan.
RENCANA ALTERNATIF UNTUK PENDISTRIBUSIAN AIR MINUM DI WILAYAH KELURAHAN ANTAPANI KIDUL Yuliaty Heliana Pangow
GEOPLANART Vol 4, No 1 (2021): EDISI NOVEMBER
Publisher : Universitas Winaya Mukti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35138/geoplanart.v4i1.459

Abstract

Kelurahan Antapani Kidul merupakan salah satu kelurahan yang dilayani oleh Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtawening Kota Bandung Wilayah Timur. Sumber air yang digunakan pada perencanaan ini berasal dari sungai Cidurian. Dari tiga alternatif sistem jaringan distribusi yang direncanakan (cabang, loop dan gabungan) dipilih satu sebagai alternatif terbaik menggunakan WRT (Weight Ranking Method). Hasilnya terpilih alternatif satu sebagai alternatif terbaik yang memiliki tekanan minimum sebesar 18,76 meter, tekanan maksimum sebesar 40,10 meter, kecepatan aliran minimum sebesar 0,51 m/dtk maksimum sebesar 1,3 m/dtk dan headloss sebesar 8,6meter/kilometer. Ketiga parameter tersebut sudah memenuhi kriteria desain pada setiap pipa yang diizinkan Permen PU No.18 Tahun 2007. Jumlah total Rancangan Anggaran Biaya (RAB) perencanaan ini sebesar Rp. 2.305.774.000,00,-
ANALISIS ARAHAN KETINGGIAN BANGUNAN DI KABUPATEN BANDUNG MENGGUNAKAN METODE OVERLAY DAN SCORING Aning Haryati; Muhamad Imam Juniaji
GEOPLANART Vol 4, No 1 (2021): EDISI NOVEMBER
Publisher : Universitas Winaya Mukti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35138/geoplanart.v4i1.455

Abstract

Pada dasarnya pertumbuhan dan perkembangan wilayah semakin kedepan akan semakin berubah. Dinamika pembangunan terjadi yang sangat cepat dan pesat menuntut untuk membuat tindakan antisipasi akan perubahan yang berjalan serta dampak yang akan mengikutinya. Hal itu tentunya akan memberikan kontribusi terhadap upaya kegiatan penataan ruang dan tata guna lahan.Sistem Informasi Geografis menjadi salah satu opsi dalam pengendalian tata guna lahan. Penelitian atau analisis ini akan menghasilkan kelas atau klasifikasi kemampuan lahan dan arahan ketinggian bangunan di Kabupaten Bandung. Klasifikasi yang dihasilkan berupa tingkatan sangat tinggi, tinggi, sedang, rendah dan sangat rendah. Hasil akhir dari penelitian ini menjelaskan bahwa analisis arahan ketinggian bangunan di Kabupaten Bandung memiliki 3 (tiga) klasifikasi yaitu bangunan lebih dari 4 (empat) lantai, bangunan kurang dari 4 (empat) lantai dan klasifikasi non bangunan.
Analisis Penentuan Jenis Pondasi Pada Tanah Lunak dengan Menggunakan Metoda Meyerhof Dan Brom (Ref.Tomlinson, Page 229-232) (Studi Kasus: Perencanaan Pembangunan Sisi Udara Taxi Way, Exit Taxi Way, Dan Apron, Bandar Udara Aji Pangeran Tumenggung Pranoto Samarinda, Kalimantan Timur) Lucky Amperawan Schipper
GEOPLANART Vol 4, No 1 (2021): EDISI NOVEMBER
Publisher : Universitas Winaya Mukti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35138/geoplanart.v4i1.456

Abstract

Bila suatu konstruksi yang berada di atas tanah lunak akan menemui masalah terutama berkaitan dengan besarnya penurunan yang akan terjadi setelah sebuah konstruksi didirikan diatasnya. Hal ini disebabkan karena tingginya kadar air dalam tanah yang dapat menyebabkan hilangnya lekatan antar butiran tanah. Tujuan dari analisis ini adalah untuk mengetahui analisisi rencana pondasi pada tanah lunak. Adapun Hasil Analisa karena tanahnya “bermasalah” yaitu termasuk tanah lunak. Penanganan berdasarkan data uji tanah dengan untuk menentukan penggunaan jenis pondasi yang akan digunakan. Untuk rekomendasi pondasi dalam, berdasarkan data hasil analisa tanah baik data lapangan maupun data uji lab kondisi di lokasi studi kasus sisi bandara (Taxi way, Exit Taxi way, dan Apron), Bandar Udara adalah tanah lunak dengan daya dukung dan hambatan lekat / friction yang sangat kecil, maka untuk desain pondasi dalam direncanakan dengan “pondasi tiang pancang” tipe “End Bearing”.

Page 1 of 1 | Total Record : 6