cover
Contact Name
Muhammad Sultan
Contact Email
abdikesmasmulawarman@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
abdikesmasmulawarman@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Mulawarman
Published by Universitas Mulawarman
ISSN : -     EISSN : 28092597     DOI : -
Core Subject : Health,
Ilmu Kesehatan Masyarakat; Ilmu Kedokteran; Ilmu Keperawatan; Ilmu Farmasi; Ilmu Kebidanan; Disiplin ilmu lainnya yang terkait.
Articles 93 Documents
Pengabdian Masyarakat Dosen dan Mahasiswa “Kegiatan Senam Hipertensi pada Kelompok Resiko di RT. 002/RW. 004 Kel. Pahandut, Kec. Pahandut, Kota Palangka Raya” Henry Wiyono; Dwi Agustian Faruk
ABDIKESMAS MULAWARMAN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol.2 No.1 Mei (2022) : ABDIKESMAS MULAWARMAN
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (828.604 KB)

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi merupakan suatu keadaan dimana tekanan systole dan diastole mengalami kenaikan yang melebihI batas normal yaitu tekanan darah systole >139 mmHg, dan diastole >90 mmHg. Hal tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya; faktor genetik, riwayat kebiasan merokok terdahulu dan kurangnya aktivitas fisik (olah raga). Akibat peningkatan angka hipertensi yang terjadi pada lanjut usia secara langsung menyebakan tiingginya angka kesakitan dan kematian.Tujuan: Dengan adanya kegiatan pengadian masyarakat ini masalah kurang pengetahuan dan hipertensi yang terjadi dapat teratasi baik melalui penyuluhan kesehatan dan kegiatan senam hipertensi. Metode: Permasalahan yang ada diselesaikan melalui tiga tahap kegiatan yaitu Persiapan, Pelaksanaan dan Evaluasi. Tahap persiapan dimulai dengan melakukan survey lapangan di komunitas lanjut usia untuk mengetahui masalah yang ada dengan berkoordinasi dengan koordinator komunitas lansia, Tahap Pelaksanaan dilakukan dengan pemeriksaan kesehatan gratis, kegiatan senam hipertensi bersama, pembagian makanan dan minuman, dan Tahap Evaluasi kegiatan dilakukan untuk masing-masing tahapan kegiatan pengabdian masyarakat. Hasil: kegiatan ini berhasil dilaksanakan dengan dihadiri 29 lanjut usia yang berpartisipasi dalam pemeriksaan kesehatan dan senam hipertensi. Didapatkan penurunan tekanan dari setelah dilaksanakan senam hipertensi baik yang terindikasi hipertensi maupun tidak hipertensi. Kesimpulan: Selama kegiatan berlangsung partisipasi lanjut usia sangat baik, hal ini dibuktikan dengan keaktifan mengikuti kegiatan dari awal sampai selesai.
Blended Learning dalam Edukasi Kesehatan (EDUKES) Pencegahan Disinformasi Vaksinasi COVID-19 Lies Permana
ABDIKESMAS MULAWARMAN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol.2 No.1 Mei (2022) : ABDIKESMAS MULAWARMAN
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (460.669 KB)

Abstract

Disinformasi mengenai COVID-19 sudah banyak beredar di masyarakat. Tak terkecuali mengenai vaksin COVID-19 yang saat ini tengah diupayakan sebagai langkah preventif pencegahan virus COVID-19 di Indonesia. Langkah dari pemerintah dalam menghadapi serbuan berbagai berita hoaks ini telah diambil guna mengurangi berita ini salah satunya dengan memberikan edukasi yang benar kepada masyarakat di Indonesia. Namun langkah ini belum sepenuhnya berhasil, perlu pendekatan kelompok masyarakat untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat utamanya mengenai vaksin COVID-19 bagi masyarakat yang belum mendapatkan vaksin maupun bagi mereka yang tidak menginginkan vaksin. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai vaksin COVID-19. Dengan menggunakan metode ceramah yang dilaksanakan dengan blanded learning yakni perpaduan antara offline dan online untuk mengurangi kerumunan di masyarakat. Kegiatan ini merupakan rangkaian kegiatan dimulai dari perencanaan, pelaksanaan, monitoring dan evaluasi kegiatan. Dari evaluasi yang dilakukan dengan menggunakan 10 pertanyaan terkait dengan vaksin menggunakan pretest dan posttest, didapatkan peningkatan rata-rata pengetahuan masyarakat sebelum dan setelah adanya edukes. Blended learning bisa menjadi salah satu alternatif metode edukasi kesehatan di masa pandemi COVID-19 agar tidak tercipta kerumunan masa. Dari kegiatan ini sebaiknya perlu dikembangkan lagi terutama pada kegiatan berbasis masyarakat yang menerapkan teknologi sebagai media edukasi kesehatan seperti dilanjutkan dengan menggunakan media sosial yang lekat dengan masyarakat agar tidak lagi mendapatkan disinformasi.
Pendistribusian Sabun Cuci Tangan dan Masker di Masjid Al-Amin RT 3 RW 3 Kedung Badak Tanah Sereal, Kota Bogor Ilham Maulana; Rahmadhani Tyas; Siti Annisa; Muh Ihsan; Muh Labib Husein
ABDIKESMAS MULAWARMAN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol.2 No.1 Mei (2022) : ABDIKESMAS MULAWARMAN
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (329.388 KB)

Abstract

Mencuci tangan menggunakan sabun adalah perilaku yang sederhana, akan tetapi memiliki dampak yang luar biasa pada pencegahan penyakit menular. Pada masa COVID-19 ini bisa menyebar di antara orang-orang melalui langsung, tidak langsung, atau kontak dekat dengan orang yang terinfeksi melalui sekresi mulut dan hidung, mencuci tangan dengan sabun dan air yang mengalir menjadi sangat penting. Untuk menghentikan penyebaran COVID-19, salah satu cara mencegah adalah dengan praktik cuci tangan secara berkala wajib dilakukan, setelah batuk atau bersin, saat merawat orang sakit, setelah menggunakan toilet, sebelum makan, saat menyiapkan makanan dan setelah menangani hewan atau kotoran hewan. Mencuci tangan setelah menyentuh permukaan umum seperti gagang pintu atau pegangan, atau setelah seseorang pulang dari mengunjungi tempat umum akan membuat diri kita dan orang lain di sekitar kita tetap aman.
Edukasi Masyarakat dan Pesan Kreatif Remaja Milenial Sebagai Duta Protokol Kesehatan Cegah Penularan Covid 19 Di RT.05 Desa Kota Bangun Ulu Reny Noviasty; Windy Nova; Maya Arisanti
ABDIKESMAS MULAWARMAN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol.2 No.1 Mei (2022) : ABDIKESMAS MULAWARMAN
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (397.629 KB)

Abstract

Pandemi Covid 19 menyebabkan pemerintah di masing-masing negara membuat langkah kebijakan untuk mencegah penularan semakin meningkat dan menelan korban. Di Indonesia ditetapkan kegiatan berupa Protocol Kesehatan bagi masyarakat sejak pertengahan tahun 2020. Untuk itu perlu dilakukan upaya untuk meningkatkan penerpana protocol Kesehatan ini di masyarakat baik pada wilayah dengan jumlah kasus rendah seperti RT 05 Desa Kota Bangun Ulu. Kegiatan pengabdian masyarakat dalam upaya pencegahan penularan Covid 19 dilakukan dalam 2 rangkaian kegiatan selama 2 pekan di bulan agustus. Diawali dengan identifikasi pengetahuan dan perilaku masyarakat kemudian dilakukan edukasi secara langsung ke rumah warga maupun secara daring. Terjadi peningkatan signifikan pada pengetahuan pada warga setelah dilakukan edukasi door to door disertai dengan pemberian media berupa stiker, poster, booklet dan pemasangan spanduk di titik strategis. Pada kegiatan berikutnya diselenggarakan lomba video pesan kreatif bagi remaja millennial yang diikuti oleh 5 peserta. Kelima peserta dilanjutnya dikukuhkan sebagai duta patuh prokes. Rentang waktu yang singkat dalam pemilihan waktu yang bertepatan dengan jadwal ujian sekolah menjadi salah satu hambatan bagi kegiatan ini. Sehingga diharapkan kegiatan ini bisa dilakukan dalam rentang waktu yang lebih lama dan kontinu dengan media yang lebih inovatif dan bervariasi agar peserta yang terlibat dapat ditingkatkan dan dapat memberikan dampak positif terhadap kepatuhan protocol Kesehatan dalam upaya pencegahan penularan Covid 19
Pendampingan Pemilahan Sampah Rumah Tangga di Kelurahan Burengan, Kota Kediri Mika Humairo; Mayta Sari Dwianggimawati; Rosita Silfiani; Anis Dwi Anggraini; Laily Nurhanifah; Niken Ayunita; Nafi'atun Nashriyah
ABDIKESMAS MULAWARMAN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol.2 No.2 Oktober (2022) : ABDIKESMAS MULAWARMAN
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan sampah masih menjadi masalah yang sulit untuk ditangani, dimana diketahui bahwa rumah tangga adalah tempat pertama pnghasil sampah yang biasanya akan dibawa ke TPA. Terdapat beberapa jenis sampah yang dihasilkan oleh sampah rumah tangga yaitu sampah organik seperti sisa makanan, sampah dari kebun atau halaman, dan sampah organik seperti bekas perlengkapan rumah tangga, gelas, kain, kardus, tas bekas, dan lain sebagainya. Sampah anorganik yang dihasilkan dari sampah rumah tangga seperti botol plastik, kantong plastik (kresek), plastik (bungkus detergen, bungkus makanan ringan, bungkus kopi dll), kaca, Styrofoam, dan kaleng minuman. Kami melakukan kegiatan berupa sosialisasi dan pendampingan pemilahan sampah. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk mensosialisasikan dan mendampingi karang taruna dalam memilah sampah organik dan anorganik di lingkungan rumah tangga. Melalui hasil pengamatan langsung setelah pendampingan didapatkan hasil penerapan secara langsung oleh responden dengan presentase 80% dari jumlah responden sudah melakukan pemilahan sampah rumah tangga dan 20% belum melakukan pemilahan sampah rumah tangga. Beberapa faktor yang mempengaruhi belum terlaksananya pemilahan sampah tersebut karena kurang dukungan dari anggota keluarga. Dengan adanya pemilihan sampah di lingkungan rumah tangga dapat mengurangi volume sampah yang terdapat di TPA.
Efektivitas Penyuluhan Door to Door Mengenai Vaksinasi Covid-19 di Desa Bontokanang Balqis; Syamsuar Manyullei; Riswandi; Nur Syakinah; Anilda Adeswita; Tiara Nur Qathifah; Fadhilah Hanifa Asman; Nurul Rini Amelia Misbah; Fitriah
ABDIKESMAS MULAWARMAN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol.2 No.2 Oktober (2022) : ABDIKESMAS MULAWARMAN
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Minimnya pengetahuan masyarakat akan vaksin Covid-19 disertai kurangnya informasi yang diperoleh mencakup pentingnya vaksinasi menjadi salah satu faktor yang menyebabkan masyarakat takut untuk di vaksin. Salah satu kegiatan yang dapat dilakukan untuk mengedukasi masyarakat yaitu dengan penyuluhan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat Desa Bontokanang mengenai pentingnya vaksinasi untuk mencegah penularan Covid-19. Sasaran dari penyuluhan ini adalah masyarakat di 3 (Tiga) dusun prioritas Desa Bontokanang dengan Jumlah responden sebanyak 34 responden yang tersebar di 3 dusun. Penyuluhan dilakukan dengan metode door to door, penyampaian materi menggunakan teknik presentasi dan diskusi interaktif menggunakan media PPT dan video. Hasil dari analisis uji Wilcoxon menunjukkan p value= 0,000 (p<0,05) sehingga Ha diterima, yang berarti terdapat perbedaan pengetahuan responden antara sebelum dan sesudah dilakukan penyuluhan. Melalui analisis menggunakan uji McNemar diketahui terdapat 9 (26,47%) responden yang tingkat pengetahuannya meningkat dari kurang menjadi cukup setelah dilakukannya penyuluhan. Dari hasil yang didapatkan menunjukkan penyuluhan door to door mengenai vaksinasi Covid-19 efektif dalam mengubah pengetahuan masyarakat terkait vaksinasi Covid-19 dan diharapkan masyarakat melakukan berpartisipasi dalam vaksinasi Covid-19 untuk mencegah penularan di Desa Bontokanang.
Pemeriksaan Tekanan Darah Secara Door to Door di Desa Pa’lalakkang, Kecamatan Galesong, Kabupaten Takalar syamsuar manyullei; Andi Irna Febriana; Wanda Aprilisa; Inna Anjalina; Eka Khairunnisa; Nur Arifah; Zaky Muzhaffar; Nabilah Pratiwi Amir
ABDIKESMAS MULAWARMAN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol.2 No.2 Oktober (2022) : ABDIKESMAS MULAWARMAN
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Tekanan darah tinggi atau yang dikenal dengan hipertensi merupakan masalah kesehatan masyakat yang paling sering diderita masyarakat. Tekanan darah yang tidak terkontrol akan menambah risiko terjadinya hipertensi. Tekanan darah tinggi juga menjadi isu kesehatan yang paling tinggi di Desa Pa’lalakkang, Kecamatan Galesong, Kabupaten Takalar. Namun, tingginya angka penderita hipertensi tidak sejalan dengan pelayanan kesehatan bagi penderita hipertensi. Tujuan kegiatan ini, adalah upaya dalam menumbuhkan kesadaran keluarga dan juga masyarakat agar dapat melakukan pengawasan tekanan darah dan pencehagan hipertensi yang diharapkan dapat turut meningkatkan derajat kesehatan di Desa Pa’lalakkang, Kecamatan Galesong, Kabupaten Takalar. Pengabdian ini dilaksanakan pada empat dusun yakni Dusun Pa’lalakkang, Dusun Kampung Beru, Dusun Maccini Ayo dan Dusun Lambu Toa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 37.5% dari 40 orang yang mengikuti pemeriksaan tekanan darah mengalami pra-hipertensi dan 32.5% lainnya mengalami hipertensi tahap 1. Oleh karena itu disarankan agar masyarakat rutin memeriksa tekanan darahnya dan menjaga konsumsi makanannya.
Beribadah dengan Aman Melalui Sop Maco (Sosialisasi Penggunaan Masker Cegah COVID-19) pada Jemaah Masjid Nurul Afiah; Falah Mayada
ABDIKESMAS MULAWARMAN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol.2 No.2 Oktober (2022) : ABDIKESMAS MULAWARMAN
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pandemi COVID-19 telah melumpuhkan semua aspek kehidupan, baik aspek kesehatan, sosial, ekonomi, tidak terkecuali agama dimana pelaksanaan ibadah di masjid ikut dibatasi. Berbagai kebiasaan telah dilakukan oleh setiap individu untuk memutus rantai penyebaran COVID-19 di Indonesia, salah satu kebiasaan tersebut adalah penggunaan masker. Berdasarkan wawancara dan pengamatan langsung di RT 13 Kelurahan Telaga Sari, Kecamatan Balikpapan Kota ditemukan bahwa selama pandemi COVID-19, tidak semua masyarakatnya patuh terhadap protokol kesehatan salah satunya kewajiban menggunakan masker pada saat menunaikan ibadah di masjid. Beribadah Dengan Aman Melalui Sop Maco (Sosialisasi Penggunaan Masker Cegah COVID-19) Pada Jemaah Masjid Nahdatul Ulama Kelurahan Telaga Sari Balikpapan merupakan bagian dari program kegiatan Pengalaman Belajar lapangan (PBL) dengan tujuan untuk memberikan edukasi dan informasi kepada masyarakat terkait penggunaan masker yang baik dan benar yang dipasang pada area yang strategis dan sering dijangkau oleh Jemaah masjid. Metode pelaksanaan dalam kegiatan ini berupa sosialisasi menggunakan media poster yang berisi anjuran penggunaan masker untuk melindungi dari paparan virus COVID-19 dan petunjuk pemakaian masker kain yang aman dan ditempelkan pada area disekitar pintu masjid dengan sasaran para jamaah yang sholat di masjid tersebut. Sebagai bentuk evaluasi dilakukan Pretest dan posttest secara offline pada 80 orang warga dengan hasil dari 10 pernyataan yang berkaitan dengan isi poster, 8 pernyataan terbukti mengalami peningkatan pengetahuan dari posttest sebagai akhir kegiatan edukasi. Melalui kegiatan ini diharapkan bahwa masyarakat bersama para tokoh masyarakat yang berwenang bersama-sama merundingkan bagaimana memaksimalkan penggunaan media sebagai sarana preventif dan promotif dalam upaya memutus mata rantai penyebaran virus COVID-19 di wilayah tersebut.
Penyuluhan Kesehatan Meningkatkan Pengetahuan Tentang Manfaat Prenatal Gentle Yoga Pada Ibu Hamil Nurhidayah; Risnah Risnah
ABDIKESMAS MULAWARMAN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol.2 No.2 Oktober (2022) : ABDIKESMAS MULAWARMAN
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Prenatal gentle yoga is one type of modification of hatha yoga that is adapted to the condition of pregnant women. Yoga is a movement of the body with the harmonization of mind and soul. One of the yoga exercises intended for pregnant women is the Pranayama Position. Regular yoga practice during pregnancy can increase fetal weight and reduce preterm birth and childbirth complications. This community service aims to increase the knowledge of pregnant women about the benefits of prenatal gentle yoga. Existing problems are solved through community outreach activities through three stages, namely preparation, implementation and evaluation. The preparatory stage involves taking initial data and coordinating with the Puskesmas to plan the process of implementing counseling with a theme according to the needs of pregnant women, then the implementation stage begins with and introduces yourself, explains the aims and objectives of the counseling and distributes questionnaires to measure the knowledge of pregnant women before being given counseling. The evaluation phase consisted of discussion and question and answer as well as distributing questionnaires after health education. This activity was carried out on June 2, 2022 at the Bajeng Health Center which was attended by 21 pregnant women. The conclusion is that there are differences in knowledge before and after giving health education about the benefits of prenatal gentle yoga.
Optimalisasi Pengetahuan Pasien dan Keluarga dalam Penanggulangan Tuberkulosis Paru di Wilayah Kerja Puskesmas Purbaratu Kota Tasikmalaya Chita Widia; Anih Kurnia; Eli Kurniasih; Ilham Alifiar
ABDIKESMAS MULAWARMAN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol.2 No.2 Oktober (2022) : ABDIKESMAS MULAWARMAN
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit tuberculosis (TB) merupakan salah satu penyakit menular, salah satu upaya yang sangat mendukung tugas tenaga kesehatan adalah melibatkan keluarga secara aktif dalam perawatan dan penanggulangan masalah TB Paru. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa optimalisasi peran keluarga sebagai pengawas minum obat pada pasienTB Paru di Wilayah Puskesmas Purbaratu KotaTasikmalaya dilaksanakan pada tanggal 20 Juni sampai dengan 30 Juli 2022. Metode yang dilakukan adalah memberikan edukasi melalui kegiatan penyuluhan berbasis keluarga (kerumah pasien) dan praktek. .Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat ini diperoleh peningkatan pengetahuan pasien dan keluarga tentang TB Paru dan peran keluarga dalam pengawas menelan obat. Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan merupakan bentuk upaya perawat dalam pengelolaan TB Paru dengan melibatkan pasien dan keluarga.

Page 2 of 10 | Total Record : 93