cover
Contact Name
Muhammad Sultan
Contact Email
abdikesmasmulawarman@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
abdikesmasmulawarman@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Mulawarman
Published by Universitas Mulawarman
ISSN : -     EISSN : 28092597     DOI : -
Core Subject : Health,
Ilmu Kesehatan Masyarakat; Ilmu Kedokteran; Ilmu Keperawatan; Ilmu Farmasi; Ilmu Kebidanan; Disiplin ilmu lainnya yang terkait.
Articles 103 Documents
Pemberdayaan Wanita Tani: Pendekatan Komunitas dalam Pengelolaan Sampah Anorganik di Desa Sidomulyo Rahmayanti, Sri; Rahma Nabilla, Hanifah; Alifka Ramadani, Sela; Nabilla, Nabilla; Adelina Butar Butar, Bellinda; Aprilia Sarwani, Audi; Hasbiah; Ravli Saputra, Ardi; Nabillah, Nur Annisa; Daffi Maulany, Ahmad; Nurjanah, Nurjanah; Nuraini, Siti; Rachmawati, Ayudhia; Masyhuri Majiding, Chaidir
ABDIKESMAS MULAWARMAN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol.5 No.2 (2025) : ABDIKESMAS MULAWARMAN
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/8v9x0q35

Abstract

Pengelolaan sampah anorganik menjadikan tantangan lingkungan mendesak di wilayah pedesaan seperti Desa Sidomulyo, Kecamatan Anggana, Kabupaten Kutai Kartanegara. Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh tim PPK Ormawa OSEAN bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) dalam mengolah sampah anorganik menjadi produk bernilai ekonomi. Peserta dipilih berdasarkan keaktifan KWT di desa dan keterlibatan mereka dalam kegiatan lingkungan. Evaluasi pengetahuan dilakukan menggunakan pre-test dan post-test dengan format pilihan ganda serta observasi keterampilan praktik. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan sebesar 3,23% dan seluruh peserta (100%) mampu membuat produk kerajinan layak pakai. Selain peningkatan keterampilan, peserta juga menyampaikan testimoni bahwa kegiatan ini mampu menumbuhkan kesadaran lingkungan dan motivasi kewirausahaan rumah tangga. Pengelolaan sampah organik melalui daur ulang kreatif terbukti membantu mengurangi potensi pencemaran plastik di lingkungan sekitar desa. Keberlanjutan program diupayakan melalui pembentukan kelompok usaha kecil berbasis KWT dan kolaborasi berkelanjutan dengan UKM 3R. Model ini dapat direplikasi di wilayah pedesaan yang lain dengan menyesuaikan sumber daya lokal dan karakter sosial masyarakat.
Strategi Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Aset untuk Upaya Penurunan Stunting Risnah, Risnah; Sumarmi; Nur Andani; Harmawati; Ratna Mahmud; Salmah Arafah
ABDIKESMAS MULAWARMAN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol.5 No.2 (2025) : ABDIKESMAS MULAWARMAN
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/03wd9t60

Abstract

Stunting merupakan masalah kesehatan yang berdampak pada tumbuh kembang anak dan masa depan kualitas sumber daya manusia. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan menurunkan angka stunting melalui strategi pemberdayaan masyarakat berbasis ABCD (Asset Based Community Development).  Kegiatan dilaksanakan di Kelurahan Pallantikang Kabupaten Takalar dan melibatkan keluarga, kader kesehatan, serta kelompok dasawisma setempat. Metode yang digunakan meliputi edukasi dan forum diskusi untuk mengevaluasi kegiatan. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta tentang stunting dan peran keluarga dalam pencegahannya. Kegiatan ini membuktikan bahwa integrasi antara edukasi kesehatan, dan pemberdayaan komunitas dapat menjadi strategi yang efektif dan berkelanjutan dalam upaya penurunan stunting di tingkat masyarakat.
HIPERTI-KU: Program Edukasi dan Pendampingan Lansia Hipertensi di Dusun Rejo Sari Desa Karang Tunggal Kawasan Hutan Tropis Lembab Pangastiti, Aura Nurani; Sholihah, Firda Mar Atus; Putri, Salwa Az Zahra; Abigael, Marchya; Sari, Puspita Wulan; Juniandra, Muhamad Rifandi; Elvira, Vivi Filia
ABDIKESMAS MULAWARMAN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol.5 No.2 (2025) : ABDIKESMAS MULAWARMAN
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/zk0m2487

Abstract

Hipertensi merupakan kondisi meningkatnya tekanan darah secara tidak normal yang berisiko menimbulkan berbagai gangguan pada sistem kardiovaskular, seperti serangan jantung, penyakit jantung koroner, gagal jantung, stroke, serta komplikasi pada organ lain seperti ginjal yang dapat berujung pada gagal ginjal kronis dan kebutaan. Karena sering kali tidak menimbulkan gejala, hipertensi dikenal sebagai silent killer, yang bisa menyebabkan kematian mendadak tanpa disadari penderitanya. Sebagian besar individu tidak mengetahui dirinya mengidap hipertensi hingga melakukan pemeriksaan tekanan darah secara berkala, baik secara mandiri maupun melalui layanan kesehatan seperti puskesmas atau rumah sakit. Sebagai upaya peningkatan kesadaran dan pengendalian hipertensi, dilakukan kegiatan pembinaan dan pendampingan kepada masyarakat agar mampu mengelola kondisi ini secara aktif dan mandiri. Program HIPERTI-KU (Pengendalian Hipertensi untuk Karang Tunggal) diselenggarakan oleh tim pengabdian masyarakat dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Mulawarman bekerja sama dengan mitra Posyandu Melati di Dusun Rejo Sari, Desa Karang Tunggal. Rangkaian kegiatan mencakup sosialisasi, penyuluhan “Tensi Ceria”, senam “Jantung Sehat”, pengingat minum obat melalui WhatsApp (OBATIN), serta pemeriksaan tekanan darah rutin melalui program POSI-TENSI SIMPEL. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi lapangan, kuesioner, dan wawancara singkat dengan 25 responden. Hasil post-test menunjukkan peningkatan pengetahuan sebesar 39,4%.
Pelatihan Penatalaksanaan Masalah Gangguan Kesehatan Mental pada Remaja Melalui Pendekatan Budaya dan Spiritual M. Elyas Arif Buidman; Zidni Nuris Yuhbaba; Wahyi Sholehah Erdah Suswati; Wike Rosalini
ABDIKESMAS MULAWARMAN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol.6 No.1 (2026) : ABDIKESMAS MULAWARMAN
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/scs72b23

Abstract

Masalah kesehatan mental adalah salah satu penyebab utama kecacatan terkait kesehatan di kalangan remaja di seluruh dunia. Penatalaksanaan masalah kesehatan mental pada remaja tidak hanya sebatas memberikan pelatihan namun memerlukan adanya pendekatan budaya dan spiritual sebagai aspek yang tidak terpisahkan dalam kehidupan remaja. Adapun tujuan kegiatan ini adalah memberikan. pelatihan penatalaksanaan masalah gangguan kesehatan mental pada remaja melalui pendekatan budaya dan spiritual. Kegiatan pelatihan penatalaksanaan kesehatan mental  dilakukan selama 4 minggu dimana selama 1minggu akan dilaksanakan 1 kali pertemuan selama 60-80 menit yang dibagi menjadi 4 kelompok.  Pelatihan penatalaksanaan kesehatan mental menyediakan proses bimbingan berbagai intervensi yang akan diajarkan yaitu Assertive training, pengenalan Me-health Go, palatihan adaptasi dan stress inoculation training yang diterapkan dengan pendekatan budaya madura dan spiritual. Setelah kegiatan pelatihan penatalaksanaan kesehatan mental pada remaja selesai maka dilakukan evaluasi selama 3 minggu dengan lembar checklist dan lembar kerja. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat menunjukkan bahwa remaja sudah mampu melakukan penatalaksanaan gangguan kesehatan mental sesuai pilihannya dengan hasil analisis diatas 50%. Pelatihan penatalaksanaan kesehatan mental  akan menyediakan proses bimbingan berbagai intervensi yang bisa diterapkan secara mandiri oleh remaja serta bersama-sama menjelajahi berbagai pendekatan untuk menemukan kombinasi dan solusi yang tepat untuk remeja yang mengalami masalah kesehatan mental.
Pendidikan Kesehatan Tentang Anemia Remaja Putri di SMAN 1 Sirampog Himatul Khoeroh; Destika Fitrianita; Atania Nazmu Naeda; Aulia Rahma Dwi Yulianti; Dewi Nur Laeli Wardatul; Eka Sulistiani
ABDIKESMAS MULAWARMAN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol.6 No.1 (2026) : ABDIKESMAS MULAWARMAN
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/yhfv9e61

Abstract

Anemia merupakan suatu kondisi di mana kadar hemoglobin lebih rendah dari normal, dimana salah satu masalah yang paling umum terjadi pada remaja putri (Wahida dkk, 2022). Menurut Riskesdas, prevalensi anemia pada remaja di Indonesia adalah 26,8% pada usia 5–14 tahun dan 32% pada usia 15–24 tahun (Fitri dkk, 2024). Remaja putri memiliki risiko sepuluh kali lebih besar daripada remaja putra untuk mengalami anemia. Hal ini disebabkan oleh kebutuhan zat gizi makro dan mikro yang tinggi, termasuk zat besi, pada remaja putri yang mengalami menstruasi setiap bulan dan dalam masa pertumbuhan (Dieniyah dkk, 2019). Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman remaja mengenai anemia pada remaja putri baik dari pengertian sampai pencegahannya. Kegiatan di adakan di di SMAN 1 Sirampog dengan jumlah peserta 66 siswa putri kelas XII. Edukasi Pendidikan kesehatan ini dilakukannya dengan metode ceramah. Hasil yang didapatkan terdapat 3 siswi yang secara obyektif tampak pucat pada konjungtivanya. Selain itu 17 siswa diantaranya yang sering mengalami tanda dan gejala anemia, sedangkan siswi lainnya masih dalam kategori normal.  Edukasi tentang anemia pada remaja putri dapat memberikan pemahaman tentang kesehatannya dan  dapat disimpulkan bahwa edukasi meningkatkan pengetahuan yang dapat memberikan dampak pemahaman dalam pencegahan terjadinya anemia remaja
Pemberdayaan Mahasiswa dalam Pencegahan Anemia Melalui Program Edukasi Gizi Riezfian Raditya Susanto; Iriyani K; Ratih Wirapuspita Wisnuwardani
ABDIKESMAS MULAWARMAN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol.6 No.1 (2026) : ABDIKESMAS MULAWARMAN
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/xwfbrc45

Abstract

Anemia merupakan salah satu masalah kesehatan yang sering terjadi pada remaja, yang dapat mempengaruhi konsentrasi dan produktivitas belajar. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan mahasiswa tentang anemia melalui edukasi gizi. Kegiatan dilaksanakan dengan penyuluhan interaktif menggunakan pendekatan ceramah dan diskusi. Subjek dalam penelitian ini adalah 36 mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat. Instrumen yang digunakan berupa angket pre-test dan post-test yang diberikan sebelum dan sesudah edukasi dengan jumlah soal benar-salah sebanyak 15 soal. Untuk melihat perbedaan skor pengetahuan sebelum dan sesudah edukasi digunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden berjenis kelamin perempuan (86,1%) dan berusia 18 tahun (72,2%). Hasil uji Wilcoxon menunjukkan terdapat perbedaan pengetahuan responden sebelum dan sesudah edukasi. Sebelum penyuluhan kategori baik hanya 30,6%, meningkat menjadi 58,3% setelah penyuluhan (p-value < 0,001). Edukasi gizi terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman mahasiswa tentang anemia. Pendekatan ini dapat direkomendasikan sebagai strategi untuk mendukung program promosi kesehatan di lingkungan kampus.
Program Petani Sehat dan Bebas Low Back Pain (PRONIAT BELAIN) Berbasis Agronursing di Desa Sucolor Wilayah Kerja Puskesmas Maesan Bondowoso Eka Sastrio Rohikim; Riska Riffatul Maula; Yudi Mardiantowijoyo; Mita Febrianti; Tantut Susanto
ABDIKESMAS MULAWARMAN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol.6 No.1 (2026) : ABDIKESMAS MULAWARMAN
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/watggp12

Abstract

Pekerjaan pertanian mempunyai tingkat ketegangan  yang  tinggi  dan  melibatkan  banyak  gerakan  repetisi, seperti terjadinya kondisi low back pain. Program pengabdian Masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada petani mengenai pentingnya menjaga kesehatan tulang belakang dengan mengadopsi kebiasaan kerja yang sehat dan postur tubuh yang benar selama bekerja. Program Petani Sehat Dan Bebas Low Back Pain (Proniat Belain) Berbasis Agronursing Di Desa Sucolor Wilayah Kerja Puskesmas Maesan ini melibatkan sasaran sebanyak 20 petani dan 3 kader Kesehatan melalui kegiatan edukasi terkait pengetahuan tentang low back pain dan pencegahannya. Hasil edukasi menunjukkan perbedaan tingkat pengetahuan  petani sebelum dan setelah diberikan pendidikan Kesehatan, dimana sebelum edukasi menunjukan pengetahuan rendah 11 orang (55%) dan sedang 9 orang (45%), sedangkan pengetahuan setelah diberikan edukasi adalah rendah 2 orang (10%), sedang 13 orang (65%) dan tinggi 5 orang (25%). Oleh karena itu, program edukasi ini memberikan aspek postif dalam peningkatan pengetahuan tentang low back pain pada petani, sehingga kedepannya dapat dijadikan sebagai Upaya Kesehatan kerja petani dalam menunjang status kesehatannya.
Program TB Hunter dalam Meningkatkan Penemuan  Kasus Tuberkulosis di Komunitas Agronursing Rowotengah, Kabupaten Jember Harsah Bahtiar Zainuddin; Ardho Yuwono Wisnugati; Bahrul Nurul Hisyam; Choiria Firdatul Ulfah; Decky Vrista Tri Anggoro; Tantut Susanto
ABDIKESMAS MULAWARMAN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol.6 No.1 (2026) : ABDIKESMAS MULAWARMAN
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/z7ckwz88

Abstract

Permasalahan utama dari rendahnya penemuan kasus di Puskesmas rowotengah disebabkan oleh rendahnya pengetahuan masyarakat tentang penyakit TB Paru. TB HUNTER (Together Battling Health Under Networking Towards Elimination of TB) bertujuan untuk meningkatkan penemuan kasus Tuberkulosis (TB) Paru di wilayah agraris Rowotengah melalui implementasi TB Hunter. TB Hunter merupakan sebuah platform self-assessment online yang dirancang untuk mempermudah deteksi dini TB di kalangan masyarakat. Rancangan program ini dilakukan selama kurang lebih 10 hari dalam bentuk program kemitraan dan pemberdayaan dengan nama program “TB Hunter” dalam pemanfaatan web untuk meningkatakan penemuan kasus TB dengan screening mandiri. Program ini terdiri dari beberapa aktivitas melalui 4 bentuk strategi program, yaitu pendidikan kesehatan, proses kelompok, pemberdayaan masyarakat, dan kemitraan masyarakat. Berdasarkan hasil pelaksanaan program TB Hunter di wilayah Rowotengah, dapat disimpulkan bahwa program ini memberikan kontribusi yang signifikan dalam mendeteksi dan menangani kasus tuberkulosis (TB). Melalui penggunaan teknologi berbasis web, TB Hunter berhasil meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai TB serta mempermudah mereka dalam melakukan screening diri, terutama bagi kelompok berisiko tinggi. Dari 12 peserta yang hadir dalam kegiatan ini, 14 masyarakat berisiko tinggi ikut melakukan self-screening, dengan 1 pasien terkonfirmasi TB setelah dilakukan tindak lanjut. Program ini juga berhasil meningkatkan jumlah penemuan kasus terduga TB, yang sebelumnya hanya sekitar 0-1 orang per hari, menjadi rata-rata 4 orang per hari setelah penerapan TB Hunter. Hal ini menunjukkan bahwa platform ini efektif dalam menjangkau lebih banyak orang, termasuk mereka yang mungkin tidak terjangkau oleh fasilitas kesehatan tradisional. Selain itu, kecepatan respons dalam memberikan hasil screening, yang hanya membutuhkan waktu 2 jam, turut mempercepat proses diagnosis dan penanganan. Secara keseluruhan, TB Hunter terbukti efektif dalam penemuan kasus dan memperkuat sistem deteksi serta penanggulangan TB di daerah dengan keterbatasan akses Kesehatan.
Pemanfaatan Media Banner Edukasi untuk Peningkatan Kualitas Informasi Pelayanan Kesehatan di RS Siti Miriam Lawang Nur Khamdiyatus Solicha; Qanita Muji Panglipuringtyas; Sabrina Rahma Sari; Fita Rusdian Ikawati; Anis Ansyori; Fitri Sari Maisyaroh
ABDIKESMAS MULAWARMAN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol.6 No.1 (2026) : ABDIKESMAS MULAWARMAN
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/p29tvb51

Abstract

Pelayanan informasi kesehatan yang efektif berperan penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan kepuasan pasien di rumah sakit. Berdasarkan hasil observasi di Rumah Sakit Siti Miriam Lawang, penyampaian informasi jadwal pelayanan dokter masih belum optimal sehingga pasien sering mengalami kebingungan dan harus menanyakan jadwal praktik secara langsung kepada petugas pendaftaran. Kondisi tersebut menyebabkan meningkatnya beban kerja petugas serta kurang efektifnya proses pelayanan informasi. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas informasi pelayanan kesehatan melalui pemanfaatan media banner edukasi jadwal pelayanan dokter. Metode yang digunakan yaitu pendekatan PDCA (Plan, Do, Check, Action) dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan umpan balik pasien. Tahap perencanaan dilakukan dengan mengidentifikasi permasalahan dan merancang media banner, tahap pelaksanaan dilakukan melalui pemasangan banner pada area strategis rumah sakit, tahap evaluasi dilakukan melalui observasi terhadap efektivitas penggunaan banner, dan tahap tindak lanjut dilakukan melalui perbaikan media informasi secara berkelanjutan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penggunaan banner edukasi mampu meningkatkan pemahaman pasien terhadap jadwal pelayanan dokter, mengurangi pertanyaan berulang kepada petugas, serta meningkatkan efektivitas komunikasi pelayanan kesehatan. Kesimpulannya, media banner edukasi dapat menjadi sarana informasi yang efektif dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Siti Miriam Lawang.
Intervensi Kesehatan Mata pada Siswa SMA Negeri 8 Ambon: Pemeriksaan Tajam Penglihatan dan Edukasi Penggunaan Gadget yang Aman Filep Marfil Tarangi; Ritha Tahitu
ABDIKESMAS MULAWARMAN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol.6 No.1 (2026) : ABDIKESMAS MULAWARMAN
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/h3v7k877

Abstract

Penurunan tajam penglihatan dan keluhan mata lelah menjadi masalah yang sering dialami oleh siswa yang terlalu lama menggunakan perangkat digital. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk melakukan intervensi kesehatan mata pada siswa SMA Negeri 8 Ambon, melalui pemeriksaan tajam penglihatan dan edukasi tentang penggunaan gadget yang aman. Pemeriksaan tajam penglihatan dilakukan untuk mendeteksi potensi gangguan penglihatan pada siswa, sementara edukasi difokuskan pada dampak penggunaan gadget yang berlebihan terhadap kesehatan mata. Kegiatan ini melibatkan 56 siswa yang menjalani pemeriksaan dan mendapatkan edukasi mengenai cara-cara menjaga kesehatan mata, seperti mengatur jarak pandang yang tepat, menghindari penggunaan gadget terlalu lama, dan melakukan istirahat mata secara teratur. Hasil kegiatan ini memberikan dampak positif bagi siswa dengan meningkatkan kesadaran mereka akan pentingnya menjaga kesehatan mata, terutama dalam hal ini penggunaan gadget yang semakin masif. Melalui pemeriksaan tajam penglihatan, siswa dapat mengetahui kondisi kesehatan mata mereka dan mengambil langkah preventif jika ditemukan penurunan penglihatan. Secara keseluruhan, kegiatan ini tidak hanya meningkatkan kesadaran siswa tentang pentingnya menjaga kesehatan mata, tetapi juga mendorong mereka untuk mengadopsi kebiasaan yang lebih baik dalam penggunaan teknologi.

Page 10 of 11 | Total Record : 103