cover
Contact Name
Intan Maulina
Contact Email
intanmaulina1509@gmail.com
Phone
+6281377776163
Journal Mail Official
ielektiese@gmail.com
Editorial Address
Jl. Setia Luhur LK V No.18 A Medan Helvetia
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Elektriese: Jurnal Sains dan Teknologi Elektro
ISSN : 20866933     EISSN : 28303512     DOI : https://doi.org/10.47709/elektriese
Elektriese: Jurnal Sains dan Teknologi Elektro merupakan Jurnal Nasional yang mempublikasikan karya ilmiah terbaik berdasarkan proses seleksi di bidang sains dan teknologi yang berfokus pada penerbitan makalah berkualitas. Artikel yang diserahkan akan ditinjau oleh komite teknis Jurnal. Semua artikel yang dikirimkan harus berupa laporan asli atau hasil kegiatan yang telah dilakukan sebelumnya, eksperimental atau teoritis, dan akan diulas oleh mitra bestari. Elektriese: Jurnal Sains dan Teknologi Elektro memiliki tema penelitian bidang Sains, Matematika, Biologi, Fisika, Kimia, IPA, dan Teknik Elektro, Sipil, Mesin, Lingkungan, Arsitek, Industri.
Articles 159 Documents
Fire Detection System Pada Box Panel dengan Berbasis SMS Gateway Defta Firsalina; Hendro Agus Widodo; Anggara Trisna Nugraha
Elektriese: Jurnal Sains dan Teknologi Elektro Vol. 11 No. 01 (2021): Artikel Riset Periode April 2021
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (724.178 KB) | DOI: 10.47709/elektriese.v11i01.1625

Abstract

Instalasi listik dirancang untuk dapat menyalurkan dan mendistribusikan sumber energi listrik. Tentunya dalam pemasangannya menggunakan berbagai komponen kelistrikan. Sehingga penting untuk memberikan wadah atau tempat untuk melindungi komponen kelistrikan dari resiko bahaya, maka digunakanlah box panel. Namun kenyataannya bagian yang mempunyai kemungkinan terbesar terjadi kebakaran adalah box panel listrik. Metode yang digunakan yang pertama mengidentifikasi permasalahan yang marak terjadi pada dunia kelistrikan di beberapa pabrik yang ada di Indonesia pada tahun 2021. Kemudian mencari literatur berupa jurnal dan beberapa penelitian sebelumnya terkait dengan permasalahan yang ada, selanjutnya pembuatan konsep alat dan cara kerja sensor dengan beberapa validasi alat ukur yang sesuai dan pengujian terhadap kecepatan dan ketepatan informasi yang dikirim melalui sms. Pengujian yang dilakukan berulang berhasil mendapatkan hasil yang maksimal, dimana presentase error yang didapatkan kecil dan pembacaan sensor dapat muncul pada layar LCD dengan benar dan larm berfungsi dengan tepat. Kecepatan dan ketepatan modul sms juga tidak terdapat delay yang cukup. Keseluruhan sistem terintegrasi dengn benar. Alat telah bekerja dengan konsep yang dibuat dimana ketika sensor mendeteksi adanya panas, percikan api maka LCD akan menampilkan data sesuai dengan percobaan yang dilakukan. Alarm akan on dan modul sms akan mengirimkan sinyal ke telepon seluler. Sehingga kebakaran dapat dicegah dengan baik.
Monitoring Akselerasi Getaran dan Suhu Motor Induksi Dito Kresna Riyanto; Purwidi Asri; Anggara Trisna Nugraha
Elektriese: Jurnal Sains dan Teknologi Elektro Vol. 11 No. 01 (2021): Artikel Riset Periode April 2021
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (653.83 KB) | DOI: 10.47709/elektriese.v11i01.1626

Abstract

Akselerasi getaran dan suhu adalah perangkat yang digunakan untuk monitoring operasional mesin induksi. Perawatan atau maintenance perlu dilakukan pada motor induksi yang dikarenakan motor induksi sangat berpengaruh dalam bidang produksi suatu perusahaan. Untuk mencegah gagal produksi atau off produksi maka dilakukan memonitoring motor induksi. Tingkat accelero vibration dan suhu yang tinggi mengindikasikan terjadinya masalah pada komponen mesin induksi yang kemungkinan menyebabkan kerusakan yang lebih parah seperti kegagalan sistem. Monitoring pada motor induksi yang akan dibuat untuk meminimalisir maintenance motor induksi maka dibuatlah sebuah alat ukur akselerasi getaran dan suhu untuk sensor accelero vibration yang dimana menggunakan sensor sw420, Untuk sensor Pada sensor suhu menggunakan sensor MAX6675. Untuk kedua sensor yaitu akselerasi getaran dan suhu harus kontak dengan antar muka max6675 kemudian diolah atau diproses menggunakan Arduino Uno dengan mikrokontroler Atmeganya Untuk mengetahui nilai dari sensor sw420 dan max6675 yang dihasilkan dari motor induksi. Penelitian ini diharapkan mampu memonitoring akselerasi getaran dan suhu pada motor induksi untuk memperediksi umur motor sebagai data pendukung maintenance.
Penyearah Tak Terkontrol Satu Phasa Setengah Gelombang Terhadap Generator AC Tiga Phasa Perdinan Setia Budi; Anggara Trisna Nugraha; Salsabila Ika Yuniza; Fahmi Ivannuri
Elektriese: Jurnal Sains dan Teknologi Elektro Vol. 10 No. 02 (2020): Artikel Riset Periode Oktober 2020
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (924.184 KB) | DOI: 10.47709/elektriese.v10i02.1635

Abstract

Penyearah dari sistem sumber satu phasa menghasilkan nilai arus searah yang tinggi. Tegangan output pada sebuah penyearah tergantung pada tipe rangkaian penyearah, perbandingan transmisi dari trafo, jenis dan besaran tahanan dalam dan dari jenis beban. Energi listrik adalah salah satu elemen paling mendasar dari kehidupan di dunia. Teknologi yang sedang marak dikembangkan adalah Pembangkit Listrik Tenaga Vortex menggunakan generator sebagai pengubah energi mekanis menjadi energi listrik Penelitian ini bertujuan untuk membuat generator permanen dan analisis parameter listrik dari keluaran generator. Metode penilitian yang digunakan terdiri dari, Perancangan alat, Pembuatan, Pengujian, Analisis dan output generator. Hasil penelitian ini berupa generator fluks aksial magnet permanen 3 phasa. Stator dibentuk dengan jumlah kumparan sebanyak 9 kumparan terdiri dari 1000 lilitan per kumparan sedangkan rotor menggunakan magnet sebanyak 2 buah setiap rotornya. Tegangan induksi tanpa beban DC tiga fasa dihasilkan dari 10 variasi pengujian menggunakan turbin tipe L dan S. Didapatkan tegangan puncak selama pengujian adalah 1,5 volt. Turbin uji Model L dan Model S turbin untuk tegangan tertinggi 2, volt.
Implementasi Komunikasi LoRa RFM95 untuk Pengiriman Data Tegangan dan Arus pada Panel Shore Connection Rakha Bagus Putra Pradana; Yuning Widiarti; Anggara Trisna Nugraha
Elektriese: Jurnal Sains dan Teknologi Elektro Vol. 10 No. 02 (2020): Artikel Riset Periode Oktober 2020
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (701.038 KB) | DOI: 10.47709/elektriese.v10i02.1636

Abstract

Indonesia saat ini dihadapkan dengan revolusi industri 4.0 dimana semua lini belomba – lomba untuk menjadi industri yang lebih baik tak terkecuali industri maritim. Revolusi industri 4.0 ini menekankan pemanfaatan IoT dalam menunjang kegiatan industri tersebut. Pada industri maritim khususnya pelabuhan beberapa sudah memanfaatkan IoT dan ada yang belum memanfaatkan IoT, salah satunya adalah monitoring panel shore connection. Panel shore connection merupakan panel penyuplai daya untuk kapal yang sedang bersandar di pelabuhan yang bersumber dari penyedia listrik di darat atau biasanya PLN. Pemanfaaatan teknologi nirkabel sebagai penunjang menuju pemanfaatan IoT dapat diterapkan untuk monitoring panel shore connection. Dalam penelitian kali ini data monitoring tegangan dan arus dikirimkan menggunakan teknologi nirkabel LoRa RFM95 yang dapat mengirimkan data dengan suplai daya yang rendah dan jarak jangkau yang cukup jauh. Sensor PZEM004T dipilih untuk menjadi sensor serbaguna karena dapat mendeteksi tegangan sekaligus arus dan hasilnya dapat dengan mudah diakuisisi oleh mikrokontoler maupun personal computer (PC) secara langsung. Mikrokontroler Arduino Uno dipilih menjadi otak dari proses pengakuisisian data dan juga pengiriman data. Data yang diterima pada akan ditampilkan dalam tampilan layar LCD 20x4 dengan modul I2C dan data yang ditampilkan pada layar LCD 20x4 direkam dan tersimpan pada personal computer (PC) dengan menggunakan fitur Data Streamer di aplikasi Microsoft Office Excel.
Prototipe Sistem Automatic Switch pada Sistem Redundant Pump Cooling Tower Berbasis Mikrokontroler Hendro Agus Widodo; Septya Rizki Amelia; Anggara Trisna Nugraha
Elektriese: Jurnal Sains dan Teknologi Elektro Vol. 10 No. 02 (2020): Artikel Riset Periode Oktober 2020
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (813.288 KB) | DOI: 10.47709/elektriese.v10i02.1637

Abstract

Sistem Pendingin mesin memiliki pengaruh yang besar terhadap proses produksi mesin injection karena dapat mengatasi terjadinya overheating pada proses injection molding. Permasalahan yang terjadi ketika sistem pendingin tidak bekerja normal atau kondisi mati dalam waktu 5 sampai 10 menit yaitu molding panas dan efeknya berupa produksi lengket. Hal tersebut tentunya membuat rugi waktu produksi dan rugi material. Sehingga dalam menyelesaikan permasalahan tersebut, dibuat sistem redundant pump cooling tower yang dilengkapi sistem alarm dan autostart agar sistem cooling dapat tetap berjalan. Sensor yang digunakan akan menjadi parameter set point bila terjadi masalah, yaitu Sensor Pressure Transmitter yang digunakan untuk mengukur tekanan air, terdapat sensor PZEM004T yang digunakan untuk membaca parameter voltage, current dan power pada motor pompa, dan sensor Thermocouple yang digunakan untuk membaca suhu motor pompa. Pada sistem kontrolnya mikrokontroler Arduino Mega sebagai otak dari keseluruhan sistem. Sedangkan untuk hasil sensornya akan ditampilkan pada LCD. Sistem kerjanya yaitu ketika pompa utama mengalami masalah, maka relay otomatis mengaktifkan pompa cadangan sekaligus mengaktifkan Buzzer sebagai alarm dan sebaliknya. Berdasarkan pengujian dan pengamatan alat menggunakan tabel indikator keberhasilan telah menujukkan bahwa Sistem Automatic Switch Pada Sistem Redundant Pump Berbasis Mikrokontroler berjalan dengan baik. Dengan adanya sistem yang dilengkapi sistem automatic switch dapat menjadi proteksi pada pompa agar tidak terjadi kerusakan fatal, membantu para pekerja dalam mengefisienkan waktu kerja, dan memudahkan dalam pemantauan.
Rancang Bangun Panel Sistem Kontrol dan Monitoring Motor 3 Fasa Dual Speed Berbasis Mikrokontroler Sholahudin Rama Khabibi; Joessianto Eko Poetro; Anggara Trisna Nugraha
Elektriese: Jurnal Sains dan Teknologi Elektro Vol. 10 No. 02 (2020): Artikel Riset Periode Oktober 2020
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (845.995 KB) | DOI: 10.47709/elektriese.v10i02.1638

Abstract

Dalam beberapa tahun terakhir khususnya di era Revolusi Industri 4.0 penggunaan mikrokontroler marak dipakai oleh beberapa sektor industri di Indonesia, salah satu contoh mikrokontroler yang applicable adalah Arduino. Arduino merupakan alat mikrokontroler yang dapat beroperasi sesuai kemauan operator dengan menggunakan bahasa pemrograman. Dengan adanya mikrokontroler ini dapat meminimalisir komponen yang dibutuhkan dalam sebuah sistem, sehingga berpengaruh terhadap biaya yang dipakai. Motor induksi 3 fasa merupakan motor listrik yang paling banyak digunakan pada berbagai industri di Indonesia, karena kelebihan motor ini antara lain dapat bekerja pada kecepatan yang konstan dari tanpa beban ke beban penuh. Motor Dahlander adalah motor yang mudah dikontrol kecepatannya. Namun seperti mesin lainnya, motor ini perlu dilindungi dari kondisi yang dapat menyebabkan kerusakan atau malfungsi. Jika motor induksi digunakan dalam praktik untuk mendukung sistem otomasi, diperlukan pemantauan kontinu dan otomatis. Tindakan monitoring otomatis diperlukan untuk mencegah situasi ini terjadi, sehingga menghindari kerusakan serius pada motor induksi. Untuk mengatasi masalah tersebut maka sistem monitoring arus, tegangan, dan kecepatan putaran motor 3 fasa berbasis mikrokontroler menjadi solusinya. Tujuan pembuatan alat ini adalah untuk memantau arus, tegangan, dan kecepatan putaran pada motor 3 fasa dan menampilkannya secara langsung melalui Liquid Crystal Display (LCD). Proyek akhir ini menggunakan Arduino Mega 2560 sebagai mikrokontroler, Optocoupler IR Speed Counter untuk mengukur kecepatan putaran, menggunakan sensor PZEM-004T untuk mengukur arus serta tegangan yang digunakan untuk menggerakkan beban yaitu motor 3 fasa
Analisa Kontrol Kecepatan Motor Brushless DC Menggunakan Cuk Konverter Anggara Trisna Nugraha; Ageng Rochmad Joko Purwoko; Salsabila Ika Yuniza; Irgi Achmad
Elektriese: Jurnal Sains dan Teknologi Elektro Vol. 10 No. 02 (2020): Artikel Riset Periode Oktober 2020
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1211.435 KB) | DOI: 10.47709/elektriese.v10i02.1639

Abstract

Perkembangan teknologi saat ini berkembang sangat pesat serta berbagai penemuan baru mulai bermunculan, di antaranya pada bidang perindustrian, pertambangan juga transportasi. Pada tahap pertama praktikan membuat sebuah rangkaian pengatur tegangan AC satu phasa dengan menggunakan 4 buah diode dengan tegangan sumber sebesar 220 volt. Kemudian setelah rangkaian pengatur kecepatan selesai dilanjutkan dengan pembuatan rangakaian Cuk converter yang berfungsi untuk menaikkan maupun menurunkan tegangan output. Setelah itu, membuat rangkaian kontrol PI yang digunakan untuk mengontrol kecepatan motor. Cuk konverter digunakan sebagai menaikan dan menurunkan tegangan. dari percobaan simulasi pada sistem cuk konverter tak terkontrol sering terjadi overshoot beberapa saat di awal motor bekerja. dari percobaan sistem terkontrol tidak terjadi overshoot karena dapat diredam oleh sistem PID sebagai akibatnya tidak terjadi lonjakan kecepatan pada motor BLDC itu sendiri. Sedangngkan pada waktu sistem tidak terkontrol ditunjukkan nilai overshoot pada saat tanpa beban sebanyak 4148.1 Rpm, serta besar nilai overshoot berubah seiring dengan berubahnya beban yang diberikan. saat beban sebesar 2.5 Nm nilai overshoot sebesar 3901.2 Rpm dan saat beban sebanyak 4.5 Nm nilai overshoot menunjukkan angka 3645.4 Rpm. Cuk Konverter bisa digunakan untuk mengontrol kecepatan motor dan menekan laju overshoot
Sistem Monitoring Pengujian Tekanan pada Pipa Air PVC Berbasis Arduino dan IoT Hikami Fachri Zaldi; Lilik Subiyanto; Anggara Trisna Nugraha
Elektriese: Jurnal Sains dan Teknologi Elektro Vol. 11 No. 02 (2021): Artikel Riset Periode Oktober 2021
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (925.572 KB) | DOI: 10.47709/elektriese.v11i02.1659

Abstract

Pada era kemajuan teknologi saat ini penggunaan Internet Of Things (IoT) Telah banyak digunaka oleh bebagai industri, terutama sebagai media untuk memantau pekerjaan yang sedang dilakukan di industri tersebut. Dengan adanya teknologi IoT ini tidak perlu harus berada ditempat pekerjaan untuk mengamati proses yang terjadi, namun proses monitoring dapat diakses melalui jaringan internet kapanpun dan dimana pun selama tersedia akses menuju internet dengan mengandalkan sensor-sensor aktif yang ada. Pada Tugas Akhir ini di buatlah prototype alat untuk menguji coba pipa jika mengalami kebocoran dapat diketahui dengan menggunakan metode pengukuran tekanan air pada sensor tekanan, metode ini menggunakan sensor tekanan yang dipasang pada pada uji coba pada pipa. Setelah dilakukan pengujian, hasilnya menunjukkan bahwa tekanan pada pipa menurun setelah terjadi kebocoran. Tekanan yang turun dapat diketahui melalui grafik yang ditampilkan pada LabVIEW dengan ketelitian sampai ±10% dari tekanan awal pipa sebelum terjadi kebocoran. Alat simulasi kebocoran ini tidak dapat menahan tekanan diatas ± 20 Psi.
Trainer Kit Detector Fire Alarm System pada Kapal M. Nico Hasnul Aziz; Annas Singgih Setiyoko; Anggara Trisna Nugraha
Elektriese: Jurnal Sains dan Teknologi Elektro Vol. 11 No. 02 (2021): Artikel Riset Periode Oktober 2021
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (815.059 KB) | DOI: 10.47709/elektriese.v11i02.1660

Abstract

Kapal merupakan alat transportasi laut yang sangat mementingkan aspek keselamatan. Sesuai dengan aturan international yang disebut dengan International Convention Safety of Life at Sea (SOLAS) yaitu salah satu konvensi internasional di bawah produk International Maritime Organization (IMO). Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif yang dilakukan secara sistematis dan bersifat matematis. Data yang diperoleh menggunakan metode tes dan pengujian. Pengujian dilakukan dengan 3 jenis sensor yaitu sensor LM35, sensor MQ2, dan sensor api. Jenis sensor ini dibagi menjadi 3 ruang, ruang yang pertama menggunakan sensor api dan sensor MQ2, ruang 2 menggunakan sensor MQ2, dan ruang 3 menggunakan sensor LM35 dan sensor MQ2. Dengan menggunakan metode tes dan pengujian pada masing-masing sensor tersebut, maka ditemukan persentase error yang kemudian dapat diketahui layak tidaknya sensor untuk digunakan. Rancang bangun trainer kit fire alarm system pada kapal ini adalah sebagai media pembelajaran yang mampu memberikan pengalaman dalam mendeteksi dini kebakaran dan menunjukkan letak dari kebakaran tersebut. Trainer kit ini juga dilengkapi output yaitu sebuah nozzle spray yang akan mengeluarkan air dari pompa sebagai media pemadam. Trainer kit ini dirancang pada sebuah papan kayu dengan miniatur ruangan menggunakan akrilik. Prinsip kerja pada fire alarm system kapal digambarkan dengan deteksi menggunakan 3 sensor yaitu LM35, MQ2, dan sensor api.
Rancang Bangun Sistem Monitoring dan Proteksi Motor 1 Phasa terhadap Gangguan Over Voltage dan Under Voltage Muh. Aditya Rahman; Joessianto Eko Poetro; Anggara Trisna Nugraha
Elektriese: Jurnal Sains dan Teknologi Elektro Vol. 11 No. 02 (2021): Artikel Riset Periode Oktober 2021
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (912.48 KB) | DOI: 10.47709/elektriese.v11i02.1665

Abstract

Penelitian ini bertujuan membuat suatu alat yang bertugas untuk mengamankan motor induksi tiga fasa terhadap gangguan over voltage dan under voltage berbasis Arduino Mega 2560. Pengaman ini berfungsi untuk memutuskan sumber tegangan 3 phasa apabila melebihi standar over voltage dan under voltage yang diijinkan. Alat ini juga terdapat fitur monitoring terhadap tegangan, dan arus. Perancangan sistem pengaman dan monitoring motor induksi 3 fasa seperti membuat rancangan rangkaian sensor tegangan dan arus, rancangan rangkaian relay, sensor dan mikrokontroller. Pengujian rangkaian sensor tegangan dengan membandingkan nilai pengukuran dan teori. Pengujian rangkaian sensor arus dengan membandingkan nilai pengukuran dan teori berdasarkan rumus tegangan pada persamaan. Pengujian rangkaian relay. Pengujian dan Pembahasan Pengaman Motor Induksi 3 Fasa Terhadap Gangguan Over voltage dan under voltage. Nilai yang ditunjukan oleh alat ukur terhadap media monitoring memiliki selisih pada hasil pembacaan daya. Proteksi over voltage mempunyai setting point diatas 240 volt dan setting point under voltage mempunyai setting point dibawah 200 volt. Sistem Pengaman motor induksi 3 fasa berbasis Arduino Mega 2560 yang dirancang dapat mengamankan motor induksi 3 fasa terhadap gangguan over voltage dan under voltage. Perbedaan hasil pengukuran alat ukur dan pembacaan sensor tegangan dan arus yang di tampilkan pada LCD monitoring terdapat error dengan besaran tegangan R sebesar 0.06%, tegangan S sebesar 0.06% dan tegangan T sebesar 0.07% pada sesnsor arus sebesar arus R, 1.77% pada arus S, dan 7.21% pada arus T sebesar 7.21%.

Page 2 of 16 | Total Record : 159