cover
Contact Name
Budi Kurniawan
Contact Email
budi.skom@gmail.com
Phone
+6281273631780
Journal Mail Official
budi.skom@gmail.com
Editorial Address
Jl. Magelang No.Km.8, Mlati Glondong, Sendangadi, Kec. Mlati, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55285
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Sistem Informasi Mahakarya (JSIM)
ISSN : 2776849X     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Jurnal Sistem Informasi Mahakarya (JSIM) merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Universitas Mahakarya Asia. JSIM memuat naskah hasil-hasil penelitian di Bidang Sistem Informasi, Teknologi Informasi, Computer Science, Rekayasa Perangkat Lunak, Teknik Informatika. Pemprosesan tinjauan menggunakan sistem yang disediakan oleh OJS. Penerbitan dilakukan dua kali setahun yaitu bulan Juni dan Desember. Penyunting menerima kontribusi tulisan dalam Bahasa Indonesia yang mengandung 2000-5000 kata dan belum pernah diterbitkan oleh media lain. Kutipan menggunakan Gaya APA style.
Articles 194 Documents
Dampak Penerimaan dan Penggunaan Teknologi Video Konferensi terhadap Pola Komunikasi Pembelajaran Alfina Kamelia; Alfi Oktafian Sulistiyaningrum; Widia Setyaningrum; Dirgantara Wicaksono
Realita: Jurnal Penelitian dan Kebudayaan Islam Vol. 23 No. 2 (2025): Jurnal Realita: Jurnal Penelitian dan Kebudayaan Islam
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM), Universitas Islam Negeri (UIN) Syekh Wasil Kediri, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/realita.v23i2.845

Abstract

Studi ini bertujuan menganalisis Penggunaan dan pemanfaatan video konferensi dalam pembelajaran jarak jauh di Indonesia pasca pandemi Covid-19. Penelitian menggunakan pendekatan studi literatur naratif terhadap 30 artikel jurnal nasional dan internasional terbitan tahun 2020–2025. Analisis dilakukan dengan sintesis tematik untuk mengidentifikasi faktor Penggunaan teknologi, pola pemanfaatan, serta hambatan dan strategi optimalisasi penggunaan video konferensi. Hasil kajian menunjukkan bahwa persepsi kegunaan menjadi faktor paling dominan dalam membentuk Penggunaan video konferensi, sementara kemudahan penggunaan berperan tidak langsung melalui sikap pengguna. Pemanfaatan video konferensi masih didominasi metode ceramah satu arah dengan penggunaan fitur interaktif yang terbatas. Hambatan utama meliputi keterbatasan infrastruktur, kesenjangan akses internet, kompetensi pedagogik digital, serta fenomena zoom fatigue.  Studi ini menyimpulkan bahwa optimalisasi pembelajaran berbasis video konferensi konferensi memerlukan dukungan infrastruktur, peningkatan kapasitas pengajar, serta desain pembelajaran yang lebih interaktif dan proporsional.
Dakwah Profetik sebagai Model Komunikasi Transformasional: Strategi Dakwah dalam Membentuk Kesadaran Keagamaan Masyarakat Muhdar; Abu Khaer
Realita: Jurnal Penelitian dan Kebudayaan Islam Vol. 24 No. 1 (2026): Jurnal Realita: Jurnal Penelitian dan Kebudayaan Islam
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM), Universitas Islam Negeri (UIN) Syekh Wasil Kediri, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/realita.v24i1.916

Abstract

Penelitian ini menganalisis efektivitas strategi komunikasi dakwah profetik mahasiswa Universitas Nurul Jadid dalam membentuk kesadaran keagamaan masyarakat, meliputi dimensi humanisasi, liberasi, dan transendensi. Pendekatan kualitatif studi kasus digunakan dengan 5 mahasiswa dan 5 anggota masyarakat sebagai informan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Hasil menunjukkan strategi dialogis dan empatik (humanisasi) meningkatkan partisipasi audiens, pengaitan pesan dengan isu sosial (liberasi) mendorong refleksi kritis dan pengambilan keputusan etis, serta muhasabah (transendensi) memperkuat internalisasi nilai keagamaan. Temuan menegaskan dakwah profetik dapat dijalankan sebagai model komunikasi transformasional berbasis komunitas yang efektif dalam mengubah pemahaman, sikap, dan perilaku religius secara komprehensif dan berkelanjutan.
Supervisi Berbasis Emergent Strategy: Alternatif Membaca Sinyal Perubahan di Era Disrupsi M. Ubaidillah Ridwanulloh; Sutiah
Realita: Jurnal Penelitian dan Kebudayaan Islam Vol. 23 No. 2 (2025): Jurnal Realita: Jurnal Penelitian dan Kebudayaan Islam
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM), Universitas Islam Negeri (UIN) Syekh Wasil Kediri, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/realita.v23i2.929

Abstract

Era disrupsi ditandai oleh perubahan teknologi, sosial, budaya, dan kebijakan pendidikan yang berlangsung cepat serta sulit diprediksi. Kondisi tersebut menuntut inovasi supervisi pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada kepatuhan administratif, tetapi juga mampu membaca sinyal perubahan dan merespons kebutuhan sekolah secara adaptif. Penelitian ini bertujuan menganalisis kemungkinan penggunaan supervisi berbasis emergent strategy sebagai alternatif supervisi dalam menghadapi perubahan di era disrupsi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi pustaka dengan menelaah berbagai buku, artikel ilmiah, hasil penelitian, dan dokumen yang berkaitan dengan supervisi pendidikan, strategi emergent, pembelajaran organisasi, dan perubahan adaptif. Data dianalisis menggunakan analisis isi dan analisis tematik melalui tahap seleksi sumber, pengodean, pengelompokan kategori, sintesis antarliteratur, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa supervisi berbasis emergent strategy berpotensi digunakan sebagai pendekatan komplementer terhadap supervisi formal. Pendekatan ini memungkinkan supervisor mengenali pola perubahan, memfasilitasi eksperimen guru, mengembangkan refleksi kolektif, mendokumentasikan hasil inovasi, serta melembagakan inovasi yang terbukti efektif. Temuan juga menunjukkan bahwa pendekatan emergent tidak tepat digunakan sebagai pengganti total supervisi terencana karena tetap membutuhkan arah strategis, batas kewenangan, dokumentasi, dan evaluasi yang jelas. Kontribusi penelitian ini terletak pada integrasi kajian supervisi pendidikan dengan teori emergent strategy, sekaligus menawarkan kerangka konseptual bagi pengembangan supervisi yang adaptif, kolaboratif, dan responsif terhadap perubahan. Penelitian lanjutan diperlukan untuk menguji efektivitas kerangka tersebut melalui studi empiris pada berbagai konteks sekolah.
Dari Kebijakan ke Praktik: Implementasi Kurikulum Merdeka Berbasis Kearifan Lokal untuk Penguatan Karakter Pancasila Siswa di Pendidikan Dasar M. Feri Firmansyah
Realita: Jurnal Penelitian dan Kebudayaan Islam Vol. 24 No. 1 (2026): Jurnal Realita: Jurnal Penelitian dan Kebudayaan Islam
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM), Universitas Islam Negeri (UIN) Syekh Wasil Kediri, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/realita.v24i1.955

Abstract

Implementasi Kurikulum Merdeka di sekolah dasar menghadirkan paradigma baru dalam pembelajaran yang menekankan fleksibilitas, pembelajaran berdiferensiasi, serta penguatan karakter melalui Profil Pelajar Pancasila. Namun, tantangan utama dalam implementasinya terletak pada bagaimana sekolah mampu mengadaptasi kebijakan kurikulum nasional dengan konteks sosial dan budaya lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Kurikulum Merdeka melalui integrasi kearifan lokal sebagai strategi penguatan Profil Pelajar Pancasila di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi yang dianalisis menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Kurikulum Merdeka memberikan ruang bagi guru untuk mengembangkan pembelajaran yang kontekstual melalui pemanfaatan lingkungan dan budaya lokal sebagai sumber belajar. Integrasi kearifan lokal dilakukan melalui kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5), pengenalan budaya daerah, makanan tradisional, seni, serta program budaya sekolah. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kearifan lokal tidak hanya berfungsi sebagai materi pembelajaran, tetapi juga sebagai pendekatan pedagogis dalam membangun karakter peserta didik. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan kajian implementasi kurikulum dengan menempatkan budaya lokal sebagai fondasi strategis dalam penguatan pendidikan karakter di sekolah dasar.