Articles
469 Documents
EDUKASI KEWIRAUSAHAAN: MENGENALI LOCUS OF CONTROL DAN RISK TENDENCY BAGI PEMUDA SMK BHINNEKA TUNGGAL IKA
Herlina Budiono;
Joshua Agustinus;
Ferdiano Saputra
PROSIDING SERINA Vol. 2 No. 1 (2022): PROSIDING SERINA IV 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (286.927 KB)
|
DOI: 10.24912/pserina.v2i1.19897
Indonesia masuk sebagai negara dengan jumlah angkatan muda terbesar di dunia. Dengan melahirkan lebih banyak lagi wirausahawan muda akan meringankan pemerintah dalam menanggulangi pengangguran dan dapat meringankan beban ekonomi negara. Sebagai akademisi, menjadi kewajiban setiap dosen untuk turut serta membantu dan menciptakan entrepreneur baru. Pendidik dapat memberikan edukasi bagaimana memulai suatu usaha dari tahap perencanaan hingga pelaksanaan. Pendidikan sejak dini mengenai kewirausahaan dapat diterapkan dari lingkungan keluarga dan lingkungan pergaulan. Pengabdian masyarakat ditujukan ke kawula muda SMK Bhinneka Tunggal Ika yang menjadi mitra kegiatan pengabdian ini, yang direncanakan diadakan via online mengingat pandemi masih berlangsung dan pertemuan tatap muka masih belum sepenuhnya dapat dilaksanakan. Permasalahan yang muncul dalam pertemuan online dengan kepala sekolah SMK Bhinneka Tunggal Ika yang juga menjadi permintaan kepala sekolah adalah untuk membangkitkan siswa baru maupun siswa lama untuk lebih giat dalam mengikuti perkembangan kewirausahaan terutama di saat pandemic. Sehingga dari persoalan tersebut, cocok bagi tim pengabdian masyarakat untuk menyelenggarakan penyuluhan kewirausahaan untuk kawula muda pada SMK Bhinneka Tunggal Ika. Tahapan pelaksanaan akan meliputi tahap awal yang menjadi jembatan pembicaraan atas kebutuhan SMK Bhinneka Tunggal Ika, tahap dua menjadi tahap pencarian literatur untuk melengkapi perencanaan penyuluhan, kemudian tahap tiga merupakan persiapan pelaksanaan kegiatan pengabdian dan tahap keempat untuk melakukan laporan akhir pelaksanaan pengabdian. Adapun untuk luaran yang direncanakan dari kegiatan ini adalah berupa artikel yang akan masuk ke dalam prosiding yang diselenggarakan oleh LPPM Untar.
PENGGUNAAN MESIN PENYERUT UNTUK PENGOLAHAN REMPAH JAMU TRADISIONAL DI TANJUNG DUREN GROGOL JAKARTA BARAT
Sobron Lubis;
Alifya P. A;
Silvester. L;
Alif.A.H. Emilza;
Silvi Ariyanti
PROSIDING SERINA Vol. 2 No. 1 (2022): PROSIDING SERINA IV 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (741.915 KB)
|
DOI: 10.24912/pserina.v2i1.19898
Minuman kesehatan yang terbuat dari bahan rempah atau yang dikenal dengan Jamu, dapat meningkatkan stamina untuk menjaga kesehatan tubuh. Salah seorang pembuat jamu di daerah tanjung duren adalah Ibu Sri Lestari Rahayu beliau melakukan aktivutas membuat jamu dimasa pandemik. Usaha jamu yang dirintis semasa Covid 19 semakin meningkat permintaan dari konsumen, namun tidak semuanya dapat terpenuhi oleh karena proses pengolahannya masih dilakukan secara manual, terutamanya pada penyerutan bahan baku rempah-rempah. Berdasarkan hal tersebut maka kegiatan PKM ini dilakukan. Kegiatan ini dilakukan dengan memberikan pelatihan penggunaan mesin penyerut. Bahan rempa yang terdiri dari jahe, sereh, kunyit dan jeruk lemon dengan yang masing-masing berat 1 kg. Kemudian dilakukan penyerutan dengan menggunakan mesin serut dengan tenaga penggerak motor listrik. Dari hasil proses penyerutan diperoleh waktu proses lebih cepat yaitu 15 menit berbanding sebelumnya 120 menit. Mesin yang digunakan tidak menimbulkan suara yang bising dan getaran yang rendah sehingga tidak mengganggu lingkungan sekitarnya ketika proses pengoperasian. Hasil serutan rempah-rempah sangat halus. Jumlah rempah-rempah yang diproduksi dapat ditingkatkan sehingga permintaan konsumen dapat dipenuhi. Disamping itu dengan penerapan mesin penyerut dapat mengurangi tenaga pekerja.
MENGENAL PROFESI NOTARIS MELALUI KEGIATAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Imelda Martinelli;
Malvin Jati Kuncara Alam;
Samantha Elizabeth Fitzgerald
PROSIDING SERINA Vol. 2 No. 1 (2022): PROSIDING SERINA IV 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (337.546 KB)
|
DOI: 10.24912/pserina.v2i1.19899
Negara Republik Indonesia selaku negara hukum yang berlandaskan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 menjamin kepastian, ketertiban, dan perlindungan hukum dibutuhkan alat bukti tertulis yang bersifat otentik mengenai perbuatan, perjanjian, penetapan, dan peristiwa hukum yang dibuat dihadapan atau oleh Notaris. Dimaknai bahwa notaris adalah pejabat umum berwenang dalam membuat akta otentik dan keharusan ditentukan oleh peraturan perundang-undangan. Pejabat umum yang menjalankan profesi dalam memberikan jasa hukum kepada masyarakat, perlu mendapatkan perlindungan dan jaminan demi tercapainya kepastian hukum. Akta otentik dan akta di bawah tangan merupakan perbuatan hukum bagi pihak-pihak yang berkepentingan, berisikan kesepakatan hubungan hukum atas hak dan kewajiban mengenai subjek dan objek. Kesepakatan ini akan mengikat dan saling berkaitan pada substansi perjanjian. Kekuatan akta ini selain menjadikan undang-undang bagi pihak-pihak terkait, dapat berfungsi sebagai alat bukti berupa tulisan mempunyai kekuatan pembuktian istimewa di depan pengadilan (Pasal 1866 KUHPerdata). Tata cara pembekalan materi, diskusi, dan tanya jawab hendak digunakan dalam melaksanakan kegiatan dedikasi kepada warga ini yang berlokasi di SMA 17 Jakarta Barat. Kegiatan diawali dengan paparan materi berkenaan dengan mengenal profesi notaris menjadi peminatan di masa depan. Pokok-pokok materi yang hendak diinformasikan meliputi pengenalan terhadap gambaran Notaris, akta otentik, fungsi notaris, kewenangan notaris, tanggung jawab notaris. Seusai pemaparan dilakukan, terdapat tahap dialog dan tanya jawab berkaitan dengan substansi yang telah di informasikan. Hasil aktivitas penerapan dedikasi diperolehnya pemikiran serta uraian menimpa bermacam data seputar profesi notaris serta Kode etik Notaris.
PELATIHAN DAN SOSIALISASI PERPAJAKAN KEPADA SISWA SISWI SMA PELITA II
Agustin Ekadjaja;
Catherine Liusca Winata;
Excellent Agustine Trifena
PROSIDING SERINA Vol. 2 No. 1 (2022): PROSIDING SERINA IV 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (666.322 KB)
|
DOI: 10.24912/pserina.v2i1.19900
Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini merupakan salah satu wujud Tri Dharma Perguruan Tinggi yang mengabdi kepada masyarakat. Kegiatan ini diperuntukkan bagi siswa SMA SMA PELITA II di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Pemberian pelatihan secara online merupakan salah satu pendekatan dalam melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Siswa SMA PELITA II adalah audiens utama dari pelatihan ini. Hal tersebut merupakan salah satu cara Universitas Tarumanagara untuk memajukan perguruan tinggi khususnya Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Merupakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang diselenggarakan oleh dosen Universitas Tarumanagara dan melibatkan mahasiswa aktif yang mewakili Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Tarumanagara untuk menerapkan pemahamannya kepada masyarakat. Acara ini diawali dengan lokakarya untuk mengkaji persyaratan sekolah dalam kemitraan ini. Kegiatan ini kami ajukan ke LPPM Universitas Tarumanagara setelah mendapat sambutan yang baik. Persiapan pelatihan dan sosialisasi perpajakan menjadi topik yang dipilih dalam kegiatan ini. Mahasiswa akan belajar tentang konsep pajak, manfaat membayar pajak, cara melaporkan pajak, dan Amnesti Pajak yang berlaku hingga Juni 2022. Mata kuliah ini dipilih karena menyoroti perlunya pemahaman termasuk kesadaran akan pentingnya mematuhi dan membayar pajak untuk kepentingan negara. Kegiatan pengabdian masyarakat ini menghasilkan modul sebagai hasil keluarannya. Akhirnya, kami menyiapkan kerangka pelaksanaan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini dan menyerahkannya kepada DPPM Untar sebagai komitmen kami.
PELATIHAN PERANCANGAN DAN PEMBUATAN RAK TEMPEL DINDING BERBAHAN BESI NAKO KEPADA SISWA PASRAMAN NON FORMAL KERTAJAYA TANGERANG
I Wayan Sukania;
Bratayuda Raya;
Jennifer Juyanto
PROSIDING SERINA Vol. 2 No. 1 (2022): PROSIDING SERINA IV 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (848.843 KB)
|
DOI: 10.24912/pserina.v2i1.19901
Demi tercapainya tujuan pembelajaran, fasilitas ruang kelas harus memadai. Hasil pengamatan di ruang kelas dan ruang terbuka di Pasraman Kertajaya Tangerang menunjukkan masih ada kekurangan yang harus segera diatasi. Salah satu sarana yang kurang yaitu tidak tersedianya rak tempel di dinding sebagai tempat meletakkan alat, produk pajangan yang mendukung suasana kelas. Permasalahan dari sisi siswa adalah kurangnya pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki saat ini. Wawancara dengan sejumlah siswa kelas 11 dan diskusi dengan Ketua Pasraman Non Formal Kertajaya, menghasilkan informasi adanya kebutuhan dan keinginan kuat dari siswa untuk belajar ilmu dan meningkatkan ketrampilan khususnya perancangan dan pembuatan produk melalui proses pengelasan. Maka dari itu kegiatan pelatihan ini akan menggunakan teknik pengelasan dasar sangat tepat dilakukan untuk menjawab 2 permasalahan yang dihadapi Pasraman Non Formal Kertajaya Tangerang. Kegiatan ini akan dilakukan dalam tiga tahap, tahap pertama adalah tahap pemaparan teori kemudian tahap perancangan dan terakhir adalah tahap praktik lapangan. Pada tahap pertama telah dihasilkan berbagai konsep rak tempel dinding. Berbagai konsep disaring dan dipilih menggunakan kriteria yang telah ditentukan sehingga diperoleh 1 konsep terbaik. Tahap kedua dilakukan di lapangan yaitu berupa kegiatan untuk mewujudkan desain yang sudah dipilih. Beberapa proses yang dilakukan antara lain adalah pengukuran bahan, pemotongan, pengamplasan, gerinda, mengerol, pengelasan, pengeboran dan pengecatan. Sebelum dan sesudah praktik peserta mengisi kuisioner. Secara umum kegiatan pelatihan mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para siswa.
PENGENALAN SAK DI INDONESIA KEPADA SISWA SMP dan SMA PANTI ASUHAN ASIH LESTARI
Elizabeth Sugiarto D;
Calvin Hadikusuma;
Santi Amalya Amini
PROSIDING SERINA Vol. 2 No. 1 (2022): PROSIDING SERINA IV 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (300.927 KB)
|
DOI: 10.24912/pserina.v2i1.19902
Standar Akuntansi Keuangan (SAK) di Indonesia berkembang mengikuti perkembangan bentuk perusahaan. Mitra PKM ini adalah Panti Asuhan Asih Lestari dimana siswa SMP dan SMA yang bernaung di panti asuhan tersebut membutuhkan pengenalan berbagai SAK di Indonesia sesuai yang tertuang dalam undangan pimpinan panti asuhan ibu Hana Ligia Bsc no.001/YPA.AL/K/I/2022. Tujuan PKM ini diharapkan dapat memberi pemahaman terkait perkembangan Standar Akuntansi Keuangan serta dapat menambah pengetahuan akuntansi. Pelatihan dilakukan dengan tutorial dan pada akhir PKM diberikan kuis singkat via google form untuk evaluasi pemahaman terhadap materi PKM ini. Hasil kuis yang dijawab oleh 17 peserta menunjukkan 12 siswa mendapat nilai 60 ke atas. Hasil pelaksanaan PKM ini diberikan evaluasi melalui google form yang dijawab oleh 19 peserta memperlihatkan bahwa sebelum PKM ini hanya 4 siswa yang pernah mengenal SAK sisanya 15 siswa belum pernah mengenal SAK, terdapat 10 siswa yang berubah pandangan dari semula tidak tertarik menjadi tertarik pada SAK di Indonesia, terdapat 7 siswa yang merasakan manfaat pengenalan SAK setelah PKM ini, terdapat 5 siswa yang ingin memperdalam SAK di Indonesia. Dari peserta yang berjumlah 19 siswa, terdapat 7 siswa tertarik pada SAK IFRS, 8 siswa tertarik pada SAK ETAP yang akan diganti dengan SAK EP, 4 siswa tertarik pada SAK EMKM. Dievaluasi dari kelengkapan, kejelasan, keterlibatan peserta, dan waktu pelaksanaan PKM ini dirasakan cukup oleh peserta.
PENGENALAN DASAR ANALISIS FUNDAMENTAL BAGI SISWA SISWI SMK BHINNEKA TUNGGAL IKA
Ary Satria Pamungkas
PROSIDING SERINA Vol. 2 No. 1 (2022): PROSIDING SERINA IV 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (426.936 KB)
|
DOI: 10.24912/pserina.v2i1.19903
Sejak adanya wabah pandemi Covid-19, investasi saham mengalami perkembangan yang pesat di Indonesia. Jumlah investor di pasar modal Indonesia mengalami kenaikan yang signifikan. Namun sayangnya minat yang tinggi dalam melakukan investasi saham, belum diimbangi dengan literasi keuangan yang baik dari generasi muda di Indonesia. Terdapat banyak investor muda yang tidak melakukan analisis dalam memilih dan membeli saham. Akibatnya bukan keuntungan yang diraih, melainkan kerugian besar yang dialami. Investor dapat mengurangi risiko investasi dan memperoleh keuntungan dari investasi saham dengan menggunakan Analisis Fundamental. Tim PKM dari Fakultas Ekonomi & Bisnis Universitas Tarumanagara melakukan kunjungan ke SMK Bhinneka Tunggal Ika dan berdiskusi dengan pihak SMK Bhinneka Tunggal Ika mengenai pelaksanaan program Pengabdian Kepada Masyarakat. Solusi yang dapat diberikan oleh Tim PKM untuk permasalahan yang dihadapi oleh SMK Bhinneka Tunggal Ika adalah dengan melakukan kegiatan penyuluhan mengenai analisis fundamental dimana topik ini relevan dengan fenomena saat ini dimana masyarakat mempunyai minat yang tinggi dalam melakukan investasi saham di pasar modal. Materi yang disampaikan dalam kegiatan penyuluhan ini adalah pengertian atau pemahaman dari Analisis Fundamental, pendekatan yang digunakan dalam Analisis Fundamental: Pendekatan Top-Down yang terdiri dari Analisis Makro Ekonomi, Analisis Industri dan Analisis Kinerja Perusahaan, cara membaca Laporan Keuangan dan rasio keuangan yang penting dalam Analisis Fundamental. Kegiatan penyuluhan ini diikuti oleh 1 orang guru dan 32 murid SMK Bhinneka Tunggal Ika. Dari kuesioner evaluasi, murid SMK Bhinneka Tunggal Ika memberikan masukan agar waktu pelaksanaan kegiatan PKM dapat lebih diperpanjang dan berharap dapat memperoleh juga materi dengan topik yang lainnya dari Universitas Tarumanagara.
PENGENALAN KEWIRAUSAHAAN DAN DESAIN PRODUK PADA SANTRI PONDOK PESANTREN AL-AMANAH –BEKASI
Ahmad Ahmad;
Gibson Raditya;
Edward Tarnama;
Michael Michael
PROSIDING SERINA Vol. 2 No. 1 (2022): PROSIDING SERINA IV 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (438.605 KB)
|
DOI: 10.24912/pserina.v2i1.19904
Kebutuhan konsumen pada saat ini sangat kompleks. Namun demikian Dibutuhkan kemampuan dan pengetahuan untuk menangkap peluang bisnis dengan tepat. dan cepat dalam menghadapi era yang mengalami perubahan begitu cepat ini. kebutuhan konsumen yang kompleks dan cepat ini tentunya membutuhkan soft skill dan pemahaman yang semakin tinggi terutama dalam bidang rancangan desain konsep produk. Dalam menangkap peluang bisnis tentu tidak semua orang bisa. Perlu ada pengenalan sedini mungkin sehingga jiwa kewirausahaan tumbuh dan berkembang serta mudah menangkap ide usaha yang memiliki peluang besar untuk dikembangkan. Kebutuhan konsumen yang kompleks tersebut tentunya membutuhkan ketelitian dan kecepatan, sehingga diperlukan pengenalan pengetahuan tentang desain produk. Beberapa aspek yg perlu dipertimbangkan dalam desain produk haruslah mengacu pada fungsi yang dibutuhkan konsumen seperti aspek ergonomic dan estetika. Hal-hal semacam itu perlu diperkenalkan sebagai bagian materi pelatihan pada santri Pesantren di pondok pesantren al amanah, dimana lulusan yang dihasilkan selama ini banyak yang berminat dalam dunia usaha. hasil survey terhadap santri diketahui hampir seluruh santri belum mengetahui bagaimana caranya mengembangkan usaha dan pemahaman tentang dasar-dasar desain produk masih sangat awam dimata para santri. Setelah dilakukan pelatihan diketahui minimal 96% peserta menganggap pelatihan sangat bermanfaat.
PELATIHAN SIKLUS RETURN MERCHANDISE AUTHORIZATION DENGAN SOFTWARE ACCURATE DI SMA KRISTEN YUSUF
Henny Wirianata;
Jovanka Evangelia;
Veronika Madelinne Martana
PROSIDING SERINA Vol. 2 No. 1 (2022): PROSIDING SERINA IV 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (472.074 KB)
|
DOI: 10.24912/pserina.v2i1.19905
Pada kegiatan PKM kali ini, Tim PKM Untar memberikan pelatihan tentang penggunaan software akuntansi Accurate. Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan pengetahuan tambahan kepada siswa/i SMA Kristen Yusuf dalam menggunakan software akuntansi. Oleh karena keterbatasan waktu dan banyaknya modul dalam penggunaan software akuntansi Accurate, maka pada pelatihan kali ini hanya membahas Siklus Return Merchandise Authorization (RMA). Siklus RMA dimulai dari adanya klaim barang rusak dari pelanggan yang dapat terjadi dalam masa garansi atau setelah melewati masa garansi. Atas klaim tersebut, perusahaan akan melakukan tindakan dalam bentuk penggantian barang atau perbaikan barang. Pelatihan dilakukan pada hari Kamis, 28 April 2022 yang dibagi menjadi 2 sesi untuk siswa kelas IPS dan kelas IPA. Pelatihan dilakukan secara offline/luring. Jadwal pelatihan tersebut ditentukan dari pihak sekolah dan disesuaikan dengan jadwal pembelajaran tatap muka siswa/i SMA Kristen Yusuf. Hal ini dikarenakan telah diberlakukannya pembelajaran tatap muka penuh pada jenjang pendidikan SD/SMP/SMA di Jakarta. Software Accurate yang digunakan Tim PKM Untar dalam pelatihan ini adalah software Accurate versi 5 untuk Education. Karena keterbatasan sarana, maka siswa/i SMA Kristen Yusuf mengikuti pelatihan secara manual yaitu dengan mendengarkan penjelasan dan melihat tampilan-tampilan software Accurate dari presentasi Tim PKM Untar. Dalam pelatihan ini, Tim PKM Untar membahas tentang pencatatan dalam software Accurate yang berkaitan dengan proses klaim dari pelanggan dan proses tindakan perbaikan yang akan dilakukan oleh perusahaan. Selain memberikan penjelasan, pelatihan disertai dengan latihan soal berupa proses pembuatan (meng-input) form-form yang digunakan untuk mencatat klaim dari pelanggan dan tindakan yang dilakukan perusahaan. Siswa/i peserta pelatihan melihat tampilan hasil form-form yang digunakan dalam modul pelatihan. Setelah mengikuti pelatihan ini siswa/i SMA Kristen Yusuf mendapatkan pemahaman dan pengetahuan bagaimana mencatat dalam software Accurate yang berkaitan dengan klaim dari pelanggan, tindakan perbaikan yang dilakukan perusahaan, serta dampaknya terhadap persediaan perusahaan.
EDUKASI PERILAKU KEUANGAN GENERASI Z PADA CASHLESS SOCIETY DI SMK BHINNEKA TUNGGAL IKA
Hendra Wiyanto;
Audrey Aurellia;
Julietta Clarion Patricia
PROSIDING SERINA Vol. 2 No. 1 (2022): PROSIDING SERINA IV 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (286.868 KB)
|
DOI: 10.24912/pserina.v2i1.19906
Perilaku konsumtif bukan cerminan penggunaan uang secara ekonomis, namun tetap saja dijadikan cara untuk memperoleh pengakuan diri dengan cara yang tidak tepat. Akibatnya para gen Z saat ini yang akan memasuki dunia kerja terjebak dalam perilaku dan gaya hidup konsumtif. Ketidakmampuan merencanakan keuangan (financial planning) yang diakibatkan oleh kurangnya pemahaman mengenai anggaran keuangan, yang akhirnya menyebabkan munculnya perilaku konsumtif tanpa memikirkan keuangan secara matang dan jangka panjang. Tingkat penggunaan kartu kredit yang semakin meningkat sehingga perlu upaya strategis guna meningkatkan pemahaman dan juga penerapan dari perencanaan keuangan untuk gen Z. Sebagai akademisi, menjadi kewajiban setiap dosen untuk membantu dan memberikan edukasi sebagai wujud tridharma Perguruan Tinggi. Pendidikan sejak dini mengenai literasi keuangan baik diterapkan dari lingkungan keluarga dan pergaulan. Pengabdian masyarakat ditujukan ke kawula muda SMK Bhinneka Tunggal Ika yang menjadi mitra kegiatan pengabdian ini, yang direncanakan diadakan via online mengingat pandemi masih berlangsung dan pertemuan tatap muka masih belum sepenuhnya dapat dilaksanakan. Permasalahan yang muncul dalam pertemuan online dengan kepala sekolah SMK Bhinneka Tunggal Ika yang juga menjadi permintaan kepala sekolah adalah untuk memberikan edukasi terkait literasi, perilaku keuangan kepada siswa baru maupun siswa lama untuk lebih memahaminya terutama di saat pandemic. Sehingga dari persoalan tersebut, cocok bagi tim pengabdian masyarakat untuk menyelenggarakan edukasi keuangan untuk kawula muda. Tahapan pelaksanaan akan meliputi tahap awal yang menjadi jembatan pembicaraan atas kebutuhan sekolah, tahap dua menjadi tahap pencarian literatur untuk melengkapi perencanaan penyuluhan keuangan, kemudian tahap tiga merupakan persiapan pelaksanaan kegiatan pengabdian dan tahap keempat untuk melakukan laporan akhir pelaksanaan pengabdian.