cover
Contact Name
Estiyan Dwipriyoko
Contact Email
estiyand@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
sospolunla@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Langlangbuana Jalan Karapitan 116, Lengkong Besar, Bandung
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal SOSPOL
ISSN : 16933109     EISSN : 26851172     DOI : -
Core Subject : Humanities, Social,
Jurnal Sosial Politik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Langlang Buana Jalan Karapitan 116, Lengkong Besar, Bandung Terbit 2 kali dalam setahun yaitu pada bulan Juni dan Desember. Berisi tulisan yang diangkat dari hasil penelitian di bidang Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Artikel telaah (review article) dimuat atas undangan.
Articles 164 Documents
JARINGAN KOMUNIKASI ORGANISASI MASYARAKAT DALAM PEMBANGUNAN DESA PLOMPONG Muhammad Lutfhie
Jurnal Sosial Politik Unla Vol 24 No 1 (2019): Vol. 24, No. 1, Juni 2019
Publisher : FISIP Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Untuk memperkenalkan eksistensinya dan mendukung partisipasinya dalam pembangunan desa, Organisasi masyarakat yang bernama Persyarikatan Muhammadiyah Plompong membentuk dan memperluas jaringan komunikasi dengan pihak-pihak terkait, terutama dengan Pemerintah Desa Plompong. Hal ini sangat beralasan, karena dinamika organisasi tidak akan terlepas dari komunikasi organisasi eksternal. Sistem-sistem organisasi yang terdiri dari banyak sub sistem dibangun melalui pertukaran energi, informasi dan makna melalui jaringan dan saluran komunikasi. Jaringan komunikasi (communication network) dapat dilakukan secara spontan atau terencana, sementara saluran biasanya ditentukan dan dibatasi (Harris dan Nelson 2008). Untuk menggambarkan jaringan komunikasi Persyarikatan Muhammadiyah di Desa Plompong, perlu dilakukan identifikasi proses interaksi komunikasi yang terjadi antara Persyarikatan Muhammadiyah Plompong dan pihak-pihak yang terkait sehingga membentuk jaringan komunikasi. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif yang dihubungkan dengan metode deskriptif. Tujuan penelitian untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan struktur komunikasi dan proses interaksi komunikasi yang terjadi antara Persyarikatan Muhammadiyah Plompong dan pihak-pihak yang terkait sehingga membentuk jaringan komunikasi. Hasil penelitian menunjukkan terdapatnya struktur komunikasi dan jaringan komunikasi Persyarikatan Muhammadiyah yang menciptakan harmonisasi dan akses dalam pembangunan desa di Desa Plompong.
PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL DALAM KEWIRAUSAHAAN PADA GENERASI MILLENIAL Noneng Sumiaty
Jurnal Sosial Politik Unla Vol 24 No 1 (2019): Vol. 24, No. 1, Juni 2019
Publisher : FISIP Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Media sosial sebagai media baru dalam berinteraksi dan bersosialisasi memiliki pengaruh yang luar biasa terhadap berbagai aspek kehidupan baik positif atau negatif. Salah satu aspek positif dari media sosial adalah mampu digunakan untuk promosi dan penjualan bagi pelaku usaha mikro dan usaha kecil. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua informan adalah pelaku usaha pengguna media sosial, dan merasa bahwa media sosial telah menunjang usahanya, terutama untuk promosi dan penjualan. Materi/topik yang menjadi perhatian informan di media sosial antara lain: informasi ekonomi, sosial, agama, budaya dan hiburan. Sebagai generasi millenialyang sekaligus pelaku usaha sudah tentu selain berjualan secara olnine pernah juga melakukan pembelian secarta online. Untuk menghindari dampak negatif dari media sosial, diharapkan pelaku usaha mampu memanfatkan keuntungan dari media sosial serta bisa membatasi diri terhadap dampak negatifnya.
PENGGUNAAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI DALAM RUMAH TANGGA SERTA IMPLIKASINYA TERHADAP ASPEK SOSIAL BUDAYA MASYARAKAT DI PROVINSI JAWA BARAT TAHUN 2018 Syarif Budhirianto
Jurnal Sosial Politik Unla Vol 24 No 1 (2019): Vol. 24, No. 1, Juni 2019
Publisher : FISIP Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Untuk mendapatkan gambaran penggunaan TIK dalam rumah tangga serta implikasinya terhadap aspek sosial budaya masyarakat di Provinsi Jawa Barat, ada tiga aspek yang diungkap, yaitu kesejahteraan sosial, ikatan sosial dan budaya. Sifat penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif, dimana pengumpulan data dilakukan dengan wawancara tatap muka dengan instrumen daftar pertanyaan terhadap masyarakat yang ada di enam kabupten kota, pengambilan responden terbagi atas 24 blok sensus sesuai yang ditentukan oleh Badan Pusat Statistik, dimana masing-masing blok terbagi 12 daerah sampel rumah tangga (DSRT). Hasil penelitian menunjukan bahwa penggunaan perangkat TIK tergolong cukup tinggi terutama penggunaan smartphone dan handphone termasuk dalam penggunaan jaringan internet oleh anggota keluarga. Penggunaan perangkat TIK telah berimplikasi terhadap sosial budaya masyarakat dalam mencakup pemenuhan kebutuhan hidup sehari-hari, pada aspek kesejahteraan sosial telah menunjang terhadap pendidikan, pekerjaan dan pendapatan masyarakat. Pada aspek ikatan sosial berpengaruh pada ikatan keluarga, tetangga, teman sekolah, teman kerja, dan komunitas lainnya. Sedangkan pada aspek budaya juga telah berimplikasi dalam kemudahan mencari informasi terkait dengan kesopanan dalam tingkah laku dan kejujuran, sedangkan sebagian kecil lainnya tentang nilai toleransi antar umat beragama, pemahaman agama, gotong royong, nasionalisme dan wawasan kebangsaan.
KOMUNIKASI BISNIS LINTAS BUDAYA DI CINA Wa Ode Nurul Yani
Jurnal Sosial Politik Unla Vol 23 No 1 (2018): Vol. 23, No. 1, Juni 2018
Publisher : FISIP Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cina ada dimana-mana, kata MADE IN CHINA tersebar luas sama seperti uang. Cina bergerak cepat dan cerdas dalam menapaki tangga ekonomi dunia dalam waktu yang singkat, ada sesuatu yang besar samar-samar mulai tampak. Saat ini sedang berlangsung gelombang aliran modal industri dunia berkecepatan tinggi yang sangat besar mengalir ke Cina melampaui banyak negara-negara industri yang sudah maju, di negara inilah saat ini dunia berinvestasi. Bangsa ini menghasilkan lebih banyak pakaian, membuat lebih banyak sepatu, merakit beragam mainan untuk anak-anak diseluruh dunia. Dalam teknologi, Cina menghasilkan lebih banyak komputer, kamera, TV, DVD player dan telepon genggam dibandingkan seluruh negara di dunia. Banyak produk Jepang, Korea, Amerika, Jerman dibuat di pabrik-pabrik Cina yang sama. Suku cadang Boeing, pesawat penjelajah ruang angkasa dan roket dibuat di negeri ini, Cina membeli baja dan karet, ladang-ladang minyak dan gas di seluruh dunia hingga ke rongsokan besi, kertas dan plastik bekas untuk di daur ulang, tak ketinggalan latex bekas kondom di daur ulang dijadikan aksesoris hiasan rambut.
PERAN FKPM GUNA MENCEGAH KONFLIK SOSIAL Ivonne Kartika
Jurnal Sosial Politik Unla Vol 21 No 2 (2016): Vol. 21, No. 2, Desember 2016
Publisher : FISIP Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Upaya Polri mewujudkan keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif dihadapkan pada pergeseran nilai-nilai sosial kemasyarakatan yang berlaku secara umum dan norma hukum pada suatu negara akibat globalisasi dan pembauran nilai sosial dari suatu Negara dengan Negara lain. Dengan pemahaman yang membabi buta terhadap globalisasi, terjadi pengkerdilan terhadap peran negara dan akhirnya tata kehidupan masyarakat, baik ekonomi, sosial dan budaya. Alih - alih untuk mewujudkan kamtibmas, Polri justru akan dihadapkan pada situasi kegamangan dalam menangani banyaknya konflik sosial, maraknya aksi kejahatan dan serangan balik dari para pelaku kejahatan yang memandang Polri sebagai lawan karena menghambat aksi dalam melakukan kejahatan. Kondisi ini mengakibatkan semakin kuatnya hakekat ancaman terhadap eksistensi Polri dalam melaksanakan tugas pokoknya. Tugas Polri dalam memelihara keamanan tidak cukup hanya memenuhi aspek legalitas/ yuridis namun juga memerlukan dukungan/ legitimasi dari masyarakat.
TINJAUAN MENGENAI PERKEMBANGAN KOTA DALAM PERSPEKTIF SOCIAL CAPITAL Dian Susanti
Jurnal Sosial Politik Unla Vol 23 No 1 (2018): Vol. 23, No. 1, Juni 2018
Publisher : FISIP Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangunan perkotaan memperlihatkan kecenderungan yang kurang menguntungkan (munculnya per­masalahan water supply, household waste, Industrial waste, transportation, dan urban land), sejalan dengan peningkatan manfaat ekonomi, muncul pula kesadaran yang mem­pertanyakan keberlanjutan sistem produksi dan juga posisi manusia di dalamnya. Keada­an ini sangat menggembirakan karena tam­pak mulai disadari adanya keterkaitan antar modal-modal pembangunan (man-made, natural, human, dan social capital). Umum­nya studi perkotaan menunjukkan bahwa so­cial capital merupakan obyek yang senantiasa menantang sejalan dengan manfaatnya bagi umat manusia dan pembangunan perkotaan. Upaya membangun social capital adalah cermin peningkatan equity, social cohesive, dan partisipasi masyarakat. Hal ini dapat dilakukan dengan membangun kerjasama dan koordinasi bersama yang kuat antar­individu dari beragam disiplin, organisasi ke­masyarakatan (misalnya LSM), private sector, dan pemerintah pada tingkat lokal, regional dan nasional, sehingga membentuk sinergi dalam mendukung keberlanjutan pemba­ngunan perkotaan.
FAKTOR-FAKTOR PENGAWASAN MESIN PARKIR OTOMATIS KOTA BANDUNG Tati Sarihati
Jurnal Sosial Politik Unla Vol 24 No 2 (2019): Vol. 24, No. 2, Desember 2019
Publisher : FISIP Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Supervision is an important factor to minimize the occurrence of irregularities in the implementation of government organizational functions. One of the main objectives of the supervision carried out by the Integrated Service Unit (UPT) of the Department of Transportation of the City of Bandung is to increase regional income through parking fees for automatic parking machines. In practice, there are several obstacles that reduce the original income of the city of Bandung. In connection with these conditions, a study is needed to find out and analyze how Automatic Parking supervision by the Department of Transportation of the City of Bandung and what factors influence and the efforts made to overcome the obstacles encountered. This type of research is a descriptive study with a qualitative approach. Data collection techniques in this research were carried out through participant observation, in-depth interviews, and documentation studies. Determination of informants was done by using purposive sampling technique. The analysis used in this study is to implement measures of supervision consisting of direct supervision, indirect supervision and supervision based on exceptions. The results of the study explained that the supervision problem: "How much influence on the effectiveness of policy implementation in the Karawang regency Larasita program". of automatic parking machines in the city of Bandung was not optimal. With indications that the supervision function is still lacking, insufficient human resources can carry out the indirect monitoring function, as well as a lack of public interest in parking users to use automatic parking machines.
PELAYANAN TRANSPORTASI PUBLIK PERUM DAMRI KOTA BANDUNG Emi Rachmawati
Jurnal Sosial Politik Unla Vol 24 No 2 (2019): Vol. 24, No. 2, Desember 2019
Publisher : FISIP Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research is motivated by the decreasing number of public transportation users, in this case Public Corporation DAMRI as a bus service provider in the city. The purpose of this study was to determine how public transportation services Perum DAMRI Bandung. To find out what are the inhibiting and supporting factors in public transportation services DAMRI Bandung City. To find out what efforts are made to minimize the inhibiting factors of public transportation services Perum DAMRI Bandung. The research method used is descriptive qualitative, by collecting data through library research, observation, in-depth interviews and documentation. The results showed that there were several obstacles in the Public Transportation Service of the DAMRI Public Corporation in Bandung. Among others: HR is not ready for innovation, Insufficient welfare for DAMRI officers, Difficult to change the culture of society, DAMRI has not made the community an asset. Efforts are being made to overcome obstacles in the Public Transportation Service in Bandung, among others: Changing the mindset of HR, More concern on employee welfare.
Peran Satuan Intelkam Polrestabes Bandung dalam Mencegah Kejahatan dan Pelanggaran Orang Asing di Wilayah Hukum Kota Bandung Dea Ade Juliana; Lisdawati Wahjudin
Jurnal Sosial Politik Unla Vol 24 No 2 (2019): Vol. 24, No. 2, Desember 2019
Publisher : FISIP Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Factors influencing the prevention of crime and violations of foreigners include who is authorized to conduct surveillance, conduct surveillance everywhere, and what types of criminal acts and violations committed by foreigners. The obstacle in preventing foreigners is that the role of the intelligence unit is limited by the main tasks of the law, so that in fact these obstacles sometimes overlap with the Immigration with its main task. Efforts are made to overcome these obstacles by trying to re-establish good coordination with relevant agencies, especially with the Immigration sub-Wasdakim, to avoid overlapping in their respective main tasks. Based on the results of research and discussion it can be concluded that preventing crime and violations of strangers carried out by the intelligence unit's role, among others, by conducting investigations that must be fulfilled by conducting early detection (accompanying), monitoring (accompanying), socializing (ending) in order to obtain information obtained for immediate production of intelligence products in order to make plans Furthermore, with the relevant agencies, to conduct surveillance of foreigners, the Intelligence Unit must coordinate with the Immigration Service so that the existing data of the Intelligence Unit and the Immigration Service can be equalized, and there is no overlap in their main duties.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PELESTARIAN SENI TRADISIONAL (Studi Kasus di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung) Dian Susanti
Jurnal Sosial Politik Unla Vol 24 No 2 (2019): Vol. 24, No. 2, Desember 2019
Publisher : FISIP Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The background of the problem of this research is that the implementation of traditional art preservation policies in the Bandung City Culture and Tourism Office is not yet optimal. From the background of the problem the researcher identifies the problem as follows: How to implement traditional art preservation policies in the Bandung City Culture and Tourism Office. What are the factors supporters and inhibitors of the implementation of traditional art preservation policies in the Bandung City Culture and Tourism Office and what efforts have been made by the Bandung City Culture and Tourism Office in implementing policies on preserving traditional arts in the City of Bandung. The foundation of this theory uses the Policy Implementation theory, the researchers formulated the proposition as follows: "Implementation of the Policy of Preservation of Traditional Arts in the City of Bandung" will be optimal if you pay attention to the dimensions of Communication, Resources, Disposition and Bureaucratic Structure. The method in this research is qualitative and the type of research used is descriptive approach. Sources of data obtained through participant observation, in-depth interviews, literature study and documentation. Sources of data used in this study are primary data, secondary data. Data analysis techniques used in this study are data analysis in the field of Miles and Huberman models, namely data collection, data presentation, data reduction and drawing conclusions. The results of this study are that the implementation of traditional art preservation is based on Bandung City Regulation Number 5 of 2012 concerning Preservation of Traditional Art. In the implementation of the policy, the factors that hamper the implementation of the preservation of traditional arts and the efforts made by the Office of Culture and Tourism in implementing policies to preserve traditional arts in the city of Bandung are the lack of socialization and communication of rules and policies to art groups in Bandung and the lack of response to art groups in the city of Bandung, the lack of facilities and infrastructure to support traditional arts from the Bandung City Culture and Tourism Office.

Page 9 of 17 | Total Record : 164