cover
Contact Name
I Gede Sandiasa
Contact Email
sandiasagede1970@gmail.com
Phone
+6281338724721
Journal Mail Official
sandiasagede1970@gmail.com
Editorial Address
https://ejournal.unipas.ac.id/index.php/LOCUS/about/editorialTeam
Location
Kab. buleleng,
Bali
INDONESIA
Locus : Majalah Ilmiah FIA
ISSN : 24067695     EISSN : 26229552     DOI : https://doi.org/10.37637/locus.v14i2
Core Subject : Humanities, Social,
Locus : Majalah Ilmiah FIA Aim and Scope: accomodating the results of studies or researches or reviews in the field of public administration, social science, and political science.
Articles 144 Documents
DAMPAK TATA KELOLA SUMBER DAYA ORGANISASI TERHADAP KINERJA PELAYANAN PUBLIK MELALUI ADAPTASI ORGANISASI PADA KANTOR CAMAT BUSUNGBIU KABUPATEN BULELENG Putu Kusmadi; N.K. Sudianing
Locus Vol 18, No 2 (2026)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37637/locus.v18i2.3056

Abstract

Penyelenggaraan layanan publik yang berkualitas sangat bergantung pada kemampuan institusi dalam mengelola aset yang berada di tangan mereka. Keterbatasan dalam tenaga kerja, infrastruktur, serta teknologi informasi dapat menjadi hambatan yang memengaruhi performa layanan publik. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengelolaan sumber daya dalam organisasi, efeknya terhadap kinerja layanan publik, dan bagaimana adaptasi organisasi berkontribusi pada pemeliharaan kinerja layanan publik di Kantor Camat Busungbiu, Kabupaten Buleleng. Penelitian ini menerapkan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Informan dipilih secara sengaja, sedangkan data dikumpulkan melalui pengamatan, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan model interaktif dari Miles, Huberman, dan Saldaña dengan verifikasi keabsahan melalui triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterbatasan sumber daya berimbas pada produktivitas serta mutu layanan, terutama terkait dengan beban kerja pegawai, waktu penyelesaian layanan, dan kenyamanan warga. Meskipun demikian, responsivitas, akuntabilitas, dan tanggung jawab dalam layanan masih bisa dipertahankan melalui adaptasi organisasi yang terwujud dalam fleksibilitas tugas, peningkatan koordinasi internal, pengembangan kapasitas pegawai, komunikasi layanan yang bersifat humanis, serta pemanfaatan teknologi informasi secara optimal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa adaptasi organisasi adalah elemen strategis yang memperkuat hubungan antara pengelolaan sumber daya organisasi dan kinerja layanan publik.
EFEKTIVITAS BANTUAN LANGSUNG TUNAI (BLT) DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT (STUDI KASUS DI DESA PACUNG, KECAMATAN TEJAKULA KABUPATEN BULELENG) P.A. Oktaviani; I Nyoman Suprapta
Locus Vol 18, No 2 (2026)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37637/locus.v18i2.3057

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan Di Desa Pacung, Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peran program Bantuan Langsung Tunai (BLT) sebagai salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi kelompok ekonomi rentan yang terdampak kondisi sosial dan ekonomi. Keterbatasan ekonomi menyebabkan sebagian masyarakat mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan dasar. Sebagai upaya perlindungan sosial, pemerintah melaksanakan program Bantuan Langsung Tunai (BLT) bagi masyarakat kurang mampu untuk membantu menjaga stabilitas ekonomi rumah tangga. Untuk mengkaji masalah penelitian ini, jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Kualitatif, dengan menggunakan teknik wawancara, observasi, dokumentasi, menjelaskan dengan mendeskripsikan hasil pengolahan data tersebut sehingga mudah dipahami dan memanfaatkan analisis data model interaktif. Penelitian menyimpulkan bahwa pelaksanaan BLT di Desa Pacung tergolong cukup efektif. Penetapan penerima bantuan telah melalui proses verifikasi dan musyawarah desa sehingga relatif tepat sasaran. Bantuan yang diberikan mampu meringankan beban ekonomi masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari, meskipun belum sepenuhnya meningkatkan kesejahteraan secara berkelanjutan. Faktor yang mempengaruhi efektivitas program meliputi akurasi data penerima, koordinasi antarperangkat desa, partisipasi masyarakat, serta pengawasan dalam penyaluran bantuan. Berdasarkan hasil penelitian ini maka dapat disampaikan saran agar pemerintah desa secara rutin melakukan pemutakhiran dan validasi data penerima agar bantuan benar-benar tepat sasaran, meningkatkan transparansi informasi kepada masyarakat, serta memperkuat koordinasi dan evaluasi berkala terhadap pelaksanaan program. Selain itu, diperlukan upaya pendampingan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat agar bantuan yang diterima tidak hanya bersifat sementara, tetapi mampu mendorong peningkatan kesejahteraan secara lebih berkelanjutan, salah satunya dengan pengembangan program (PKTD) Padat Karya Tunai Desa.
PEMANFAATAN RAPOR PENDIDIKAN DALAM PERENCANAAN DAN PENGANGGARAN BERBASIS DATA PADA SMA NEGERI 1 BUSUNGBIU KABUPATEN BULELENG Wayan Karuna; I Nyoman Mudarya
Locus Vol 18, No 2 (2026)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37637/locus.v18i2.3053

Abstract

Penggunaan Rapor Pendidikan sebagai instrumen utama dalam Perencanaan Berbasis Data dan penyusunan anggaran merupakan kewajiban dalam implementasi Merdeka Belajar untuk peningkatan kualitas pembelajaran. Menurut Redana dan Suprapta (2023), Kurikulum Merdeka pada dasarnya didesain untuk menyerahkan kembali wewenang penuh kepada pihak sekolah serta pemerintah daerah dalam menyelenggarakan dan mengatur sistem pendidikan yang relevan dengan karakteristik daerah masing-masing. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan Rapor Pendidikan dalam Perencanaan dan penganggaran berbasis data, serta mengidentifikasi kendala dalam pemanfataan Rapor Pendidikan di SMA Negeri 1 Busungbiu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif secara deskriftif. Pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif dan studi dokumentasi. Wawancara dilakukan dengan purposive sampling, dan studi dokumen terhadap Rapor Pendidikan 2025 dan dokumen perencanaan sekolah. Analisis data menggunakan model interaktif Miles & Huberman 1994 dan uji validitas data dengan triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan siklus Identifikasi Refleksi dan Benahi dalam pemanfaatan Rapor Pendidikan, mampu menggeser paradigma perencaanan dari pendekatan struktural administratif menuju evidence-based planning. Pemanfaatan rapor Pendidikan mentrasformasi pendekatan penganggaran line-item menjadi program Planning, Programming, Budgeting System (PPBS) dan Performances-Based Budgeting (PBB), dimana setiap program yang dialokasikan dalam RKAS mengacu pada rekomendasi indikator Rapor Pendidikan. Namun dalam implentasi pemanfaatan Rapor pendidikan ditemukan kendala oleh rendahnya literasi data pedagogis, beban administratif yang masif, orientasi kegiatan jangka pendek, serta rigiditas teknis platform Aplikasi Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (ARKAS). Efektivitas PBD bergantung pada penguatan kepemimpinan instruksional, pengembangan literasi dan deliberasi data, penyederhanan beban administratif. Penelitian ini merekomendasikan institusionalisasi forum refleksi berkala, peningkatan kompetensi literasi data tenaga pendidik.
STRATEGI PENGUATAN PROMOSI PARIWISATA KABUPATEN BULELENG MELALUI PELAKSANAAN EVENT LOVINA FESTIVAL 2026 I.G.A Maheri Agung
Locus Vol 18, No 2 (2026)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37637/locus.v18i2.3058

Abstract

Tourism is currently a strategic sector that plays a significant role in driving regional economic growth, increasing community income, and strengthening destination branding. Buleleng Regency, with its Nyegara Gunung concept— integrating coastal, marine, and mountainous tourism—possesses abundant natural, cultural, and marine tourism potential. However, the region still faces challenges in enhancing its competitiveness and attracting more tourists. One of the initiatives undertaken by the Government of Buleleng Regency is the organization of the Lovina Festival 2026 as a flagship tourism event to strengthen destination promotion. This study aims to analyze the strategies for strengthening tourism promotion in Buleleng Regency through the implementation of the Lovina Festival 2026. The research employed a qualitative descriptive approach, with data collected through observation, interviews, and documentation. The research informants consisted of officials from the Tourism Office, festival organizing committee members, tourism business operators, MSME (Micro, Small, and Medium Enterprise) actors, and tourists. Data were analyzed using the Miles, Huberman, and Saldana interactive model, including data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings indicate that the tourism promotion strategy implemented through the Lovina Festival 2026 comprises five main strategies: (1) strengthening Lovina's destination branding as the iconic marine tourism destination of North Bali; (2) utilizing digital promotion and social media to expand marketing outreach; (3) fostering collaboration among the government, tourism businesses, local communities, and other stakeholders in organizing the festival; (4) empowering MSMEs and the creative economy as integral components of tourism attractions; and (5) presenting cultural, artistic, and tourism sport attractions to enhance the destination's appeal. These strategies have contributed to strengthening the tourism image of Buleleng Regency, increasing community participation, and supporting local economic growth. Nevertheless, further optimization of digital promotion, continuous evaluation of festival implementation, and stronger synergy among stakeholders remain necessary to improve the effectiveness of tourism promotion in the future.