Articles
128 Documents
PARASALI: ANALISIS MEDIA PEMBELAJARAN BAHASA BALI BERBASIS DIGITAL MELALUI PERSPEKTIF ELECTRONIC GOVERNMENT
Cahyani, Ni Putu Kartika;
Deswita Lestari, Ni Kadek;
Kusuma Yanti, Ni Made Marta;
Permana Putra, I Putu Adi
Locus Vol 16, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Panji Sakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37637/locus.v16i2.1973
Tren penggunaan Bahasa Daerah kian menurun di kalangan remaja dalam kehidupan sehari-hari. Kondisi ini menjadi fenomena sosial yang dapat berdampak pada identitas bangsa. Kemajuan pariwisata di Bali dan perkembangan teknologi yang pesat memberikan kemudahan bagi generasi muda, sehingga ketertarikan dalam mempelajari aksara dan Bahasa Bali semakin berkurang. Menjawab fenomena ini, sebuah upaya hadir untuk meningkatkan minat belajar generasi muda melalui inovasi media pembelajaran berbasis digital. Aplikasi Parasali (Peplajahan Aksara, Bahasa, dan Sastra Bali) sebagai inovasi baru untuk mendukung metode pembelajaran Bahasa Bali. Parasali sebagai inovasi yang dirancang agar dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran berbasis digital untuk meningkatkan minat generasi muda dalam mempelajari aksara dan Bahasa Bali. Kajian ini mencoba untuk menganalisis aplikasi Parasali melalui perspektif E-government. Riset ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui studi literatur, seperti buku, artikel jurnal, website, dan dokumen lain yang berkaitan dengan topik penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Aplikasi Parasali menjadi bentuk tata kelola pembelajaran Bahasa Bali melalui transformasi digital. Keberadaan aplikasi ini juga didukung oleh elemen-elemen kunci dalam mencapai keberhasilan pengimplementasian Parasali baik melalui indikator support, capacity, dan value. Media pembalajaran Bahasa Bali yang berbentuk aplikasi dan website telah dilengkapi berbagai fitur menarik agar dapat terus meningkatkan minat belajar bahasa, aksara, dan sastra Bali.
KEBIJAKAN DESA ADAT DALAM PENGELOLAAN PARIWISATA DI DESA WISATA PEMUTERAN KECAMATAN GEROKGAK KABUPATEN BULELENG
Agustana, Putu;
Suprapta, Nyoman
Locus Vol 16, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Panji Sakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37637/locus.v16i1.1717
Pariwisata merupakan salah satu sektor andalan dalam pembangunan di Bali.Untuk itu pengelolaan pariwisata yang diserahkan kepada Desa Adat dengan berbagaikebijakannya akan lebih memberikan kemakmuran bagi kehidupan masyarakat Balisecara umum.Berdasarkan hasil penelitian ditemukan fakta bahwa implementasi kebijakan desaadat Pemuteran dalam pengelolaan pariwisata dilakukan dengan mengambil alihpengelolaan objek wisata khususnya objek wisata yang bernuansa religius seperti PuraYeh Panes, Pura Bukit Udeng-Udengan dan Pura Batu Kursi dengan tujuan untukmemberikan kesejahteraan kepada krama desa adat Pemuteran. Juga bertujuan untukmengumpulkan dana untuk membiayai kegiatan-kegiatan desa adat. Pengelolanyadiserahkan semua kepada krama desa adat Pemuteran dengan menugaskan anggotaPecalang secara bergiliran menjaga pura-pura tersebut suasana Pura yang berada disekitar perbukitan dan dekat dengan areal hutan menjadi pendukung dalam menarik minatwisatawan khususnya wisatawan yang menyukai nuansa religius.Perkembangan pariwisata di desa wisata Pemuteran tentunya membawa dampakyang baik bagi kehidupan perekonomian krama desa adat Pemuteran. Juga berdampakpada kehidupan sosial dan budaya krama desa adat pemuteran. Adanya perkawinan antarawanita krama desa adat Pemuteran dengan laki-laki mancanegara adalah salah satunya.Pemasukan dari pengelolaan beberapa objek wisata juga bisa digunakan untukmengembangkan kebudayaan diantaranya untuk membiayai berbagai macam kegiatanyang berkaitan dengan desa adat.
NATURE, CULTURE, DAN POLIS YUNANI KUNO, PERSEMAIAN SUBUR PEMIKIRAN FILSAFAT DAN ILMU
Metera, I Gde Made;
Ngurah Puger, I Gusti
Locus Vol 17, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Panji Sakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37637/locus.v17i1.2224
Sudah menjadi pengetahuan umum saat ini bahwa pemikiran filsafat dan ilmu jaman ini berhutang kepada pemikiran filsafat dan ilmu era Yunani Kuno yang sudah muncul dan berkembang abad ke 6 sebelum masehi (SM). Kemunculan dan perkembangan pemikiran filsafat dan ilmu di era Yunani Kuno paling tidak dipicu oleh tiga faktor. Pertama, faktor alam yang memicu munculnya pemikiran filsafat dan filsuf alam. Kedua, faktor budaya seperti keberadaan mitologi yang mendorong upaya mencari penjelasan rasional dan empiris dari mitologi; dan kehiupan di Polis (Negara Kota) yang demokratis dan memandang penting pendidikan, memunculkan orang-orang kritis, rasional dan bergairah untuk berdebat yang pada akhirnya mendorong perkembangan pemikiran filsafat dan ilmu. Ketiga, interaksi bangsa Yunani dengan dunia timur seperti Mesir, Mezopotamia, dan India juga mewarnai pemikiran filsafat dan ilmu era Yunani Kuno. Pemikiran-pemikiran filsafat dan ilmu itu misalnya pemikiran filsafat Socrates, Plato, Aristoteles memengaruhi pemikiran filsafat dan masih dipelajari sampai jaman ini. Metode ilmiah, Rasionalisme dan Empirisme Plato dan Aristoteles masih juga memengaruhi dan dipelajari hingga era kini. Teorema Pythagoras di bidang Geometri dan Matematika juga masih dipakai dan dipelajari hingga kini, dan masih banyak lagi pemikiran filsafat dan ilmu dari era Yunani Kuno yang masih memengaruhi dan dipelajari jaman ini.
PERAN PERBEKEL DALAM MENINGKATKAN PARTISIPASI POLITIK MASYARAKAT DI DESA PANGKUNGPARUK KECAMATAN SERIRIT KABUPATEN BULELENG
Sudiksa, I Nyoman;
Mudarya, I Nyoman;
Suprapta, I Nyoman
Locus Vol 17, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Panji Sakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37637/locus.v17i1.2229
Perbekel sebagi pemimpin dan kepala pemerintahan di desa berkewajiban untuk bisa berperan dalam meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan khususnya dalam pembangunan di bidang politik.Sehubungan dengan hal tersebut, dalam penelitian ini, beberapa pokok permasalahan dapat dirumuskan yaitu : 1) bagaimanakah peran perbekel dalam meningkatkan partisipasi politik masyarakat di Desa Pangkungparuk ?; 2) bagaimanakah partisipasi politik masyarakat Desa Pangkungparuk ?; dan 3) faktor-faktor apa sajakah yang menjadi pendukung dan penghambat perbekel dalam meningkatkan partisipasi politik masyarakat di Desa Pangkungparuk ?Untuk menjawab permasalahan tersebut, penulis menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan maksud memperoleh gambaran yang jelas tentang peran perbekel dalam meningkatkan partisipasi politik masyarakat di Desa Pangkungparuk. Pengambilan informan menggunakan teknik purposive sampling. Sedangkan pengumpulan datanya menggunakan teknik observasi, wawancara dan pemanfaatan dokumen. Analisis data dilakukan,dengan tahapan : pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, serta simpulan dan verifikasi.Berdasarkan hasil penelitian ditemukan fakta bahwa peran perbekel dalam meningkatkan partisipasi politik masyarakat adalah sebagai motivator dan komunikator. Partisipasi politik masyarakat di Desa Pangkungparuk dapat dibagi menjadi 3 kategori yakni apatis, spectator, dan gladiator.Faktor internal pendukung perbekel dalam meningkatkan partisipasi politik masyarakat di Desa Pangkungparuk adalah adanya calon yang berasal dari satu desa saat pemilu. Faktor eksternal pendukungnya adalah adanya politik uang yang diberikan oleh calon kepada masyarakat pemilik suara. Sedangkan faktor internal penghambatnya adalah kualitas SDM masyarakat dan aparat desa. Faktor eksternal penghambatnya adalah stimulus dari pemerintah yang kurang, kapasitas dan kapabilitas pemimpin yang kurang memadai, serta kurangnya intensits sosialisasi serta adanya pengaruh dari luar.
STRATEGI PENGURUS ANAK CABANG (PAC) MENGGUNAKAN Methode Sainte Lague DALAM UPAYA MENINGKATKAN PEROLEHAN SUARA PARTAI DEMOKRASI INDONESIA PERJUANGAN (PDIP) PADA PEMILU LEGISLATIF TAHUN 2019 DI KECAMATAN MARGA, KABUPATEN TABANAN
Sri Candrawati, Anak Agung Ketut;
Artha Wibawa, I Ketut Sukantha
Locus Vol 17, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Panji Sakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37637/locus.v17i1.2225
Abstract- Departing from the problems that occurred and the spirit of guarding democracy in the future, the PDI Perjuangan Branch Manager (PAC) in an effort to increase the number of votes in the 2019 legislative elections in Marga sub-district, Tabanan Regency, and the PDI Perjuangan PAC's strategy in winning the 2019 elections. using the conversion of party votes to seats (Sainte Lague Method) which is the background for this research. This research uses a descriptive qualitative research method, the research describes the condition of the subject and object, both an institution/organization. The offensive strategy includes efforts to penetrate the voter market and expand the voter market to increase the party's vote share. Meanwhile, the defensive strategy includes efforts to maintain support from existing voters, which includes strict internal supervision, protection against legal and political attacks, voter involvement and education by voter mobilization teams (Guraklih). Research conclusions and suggestions The strategy implemented by the Sub-Branch Management (PAC) of the Indonesian Democratic Party of Struggle for Marga Subdistrict in winning the 2019 Election focuses on two approaches, first an offensive strategy and second a defensive strategy. Marga Sub district PDI Perjuangan PAC research should continue to develop and strengthen training, coaching and evaluation programs for cadres on a regular basis.
EFEKTIVITAS DANA DESA DALAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA TIGAWASA KECAMATAN BANJAR KABUPATEN BULELENG
Agustana, Putu;
Sukraaliawan, Nyoman
Locus Vol 17, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Panji Sakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37637/locus.v17i1.2235
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana efektivitas dana desa dalam meningkatkan pemberdayaan masyarakat desa serta apa saja hambatan dalam merealisasikan dana desa di Desa Tigawasa, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng. Jenis penelitian yang akan dilakukan adalah penelitian kualitatif. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Teknik penentuan informan dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Teknik Pengumpulan Data Metode Observasi, metode wawancara dan metode dokumentasi. Teknik Analisis yang digunakan adalah reduksi data (data reduction), Penyajian data (data display) dan Penarikan kesimpulan (conclution drawing/ verification).Efektivitas dana desa dalam pemberdayaan masyarakat sangat bergantung pada faktor kunci seperti ketepatan sasaran program, sosialisasi program, tujuan program dan pemantauan atau pengawasan program. Dana Desa yang disalurkan agar tepat sasaran untuk memastikan program pemberdayaan masyarakat desa sesuai dengan kebutuhan masyarakat, masyarakat mengetahui tujuan dan program yang dijalankan untuk peningkatan kesejahtraan masyarakat serta melakukan melakukan pengawasan dan evaluasi untuk efektivitas dan efisiensi program yang dijalankan. Hambatan-hambatan atau kendala yang dihadapi oleh pemerintah desa dalam merealisasikan dana desa yaitu Kapasitas SDM yang masih rendah, infrastruktur yang kurang memadai , ketergantungan masyarakat pada sektor tertentu, regulasi dan kebijakan Pemerintah yang sering berubah serta kurangnya dukungan teknis Pemerintah dalam hal pendampingan dalam pengelolaan dana desa.Rekomendasi untuk pemerintah desa, agar bisa mengalokasikan Dana Desa lebih maksimal untuk pemberdayaan masyarakat desa untuk menyiapkan desa yang mandiri dan untuk Pemerintah Kabupaten Buleleng khususnya Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, agar mempertimbangkan kebijakan - kebijakan yang bisa mendorong masyarakat desa untuk memberdayakan masyarakat.
PELAYANAN PUBLIK PADA PENERAPAN INOVASI ONE DAY SERVICE DI KABUPATEN TABANAN DESA JATILUWIH
Dwi Widari, Ni Made;
Dony Indrayana, I Putu;
Gede Widiana, I Nyoman
Locus Vol 17, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Panji Sakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37637/locus.v17i1.2226
Bali Province, Tabanan Regency is one of the regions in Indonesia that provides public services as stated in Law Number 25 of 2009 concerning public services, which is a series of activities to fulfill the service needs of the community for goods, services and/or administrative services provided by the organizer. public service. Public Management is a process of planning, directing, organizing and supervising businesses, agencies of member organizations with various other organizational resources in order to achieve goals. Through breakthrough new innovations through One Day Service which provides birth certificate services. The aim of this research is to describe Onne Day Service innovation in Tabanan Regency, Jatiluwih Village using the theory of Parasuraman, Zeitaml, and Berry on formative factors expected service (expected service) provides options or SOPs for providing services to the public in accordance with bureaucratic criteria and arrangements that can help or make things easier for the public (society). The role of regional leaders with local wisdom can also help to educate and provide a mechanism for each banjar to carry out orderly administration as a form of population data collection and a means of identifying children from birth so that they are recognized in the country where they live.
PERAN DINAS KELAUTAN DAN PERIKANAN DALAM PENINGKATAN PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) DI KABUPATEN TABANAN
Suardana, I Ketut
Locus Vol 17, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Panji Sakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37637/locus.v17i1.2227
Pemberlakuan Undang-Undang No. 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah menjadi angin segar bagi pemerintah daerah. Kebijakan ini menegaskan bahwa pembangunan di sektor kelautan dan perikanan diarahkan untuk meningkatkan pendapatan dan taraf hidup nelayan serta memajukan kualitas kehidupan masyarakat pesisir. Hal ini dilakukan melalui diversifikasi produksi ikan untuk memenuhi kebutuhan pangan dan gizi, serta meningkatkan nilai ekspor.Pembangunan sektor kelautan dan perikanan di Kabupaten Tabanan selama periode pembangunan jangka panjang pertama telah menunjukkan hasil yang positif. Hal ini tercermin dari meningkatnya produksi ikan, konsumsi ikan masyarakat, pendapatan nelayan, pemasaran ikan antar pulau, dan ekspor. Selain itu, sektor ini juga berhasil menciptakan lapangan kerja baru dan memperluas peluang usaha di bidang kelautan dan perikanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi sektor kelautan dan perikanan terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Tabanan, serta untuk mengevaluasi dampak retribusi daerah terhadap penerimaan PAD di sektor ini. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa sektor kelautan dan perikanan telah secara maksimal menjalankan berbagai upaya inovasi sesuai perannya, sehingga berkontribusi signifikan dalam meningkatkan PAD. Temuan ini menjadi modal penting dalam mendukung pembangunan daerah secara berkelanjutan.
MENGOPTIMALKAN KEPERCAYAAN MASYARAKAT DI INDONESIA: MENGGALI PERAN GOOD GOVERNANCE DAN E-GOVERNMENT
Kartika Yanti, Ni Nyoman
Locus Vol 17, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Panji Sakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37637/locus.v17i1.2223
Pada tahun 2022, Indonesia menempati posisi kelima di Asia Tenggara dalam Indeks Pembangunan E-government, yang menunjukkan kemajuan dalam penerapan praktik E-government. Penelitian sebelumnya telah menyoroti beberapa kendala yang dihadapi selama penerapan E-government di Indonesia, termasuk permasalahan terkait kurangnya perlindungan hukum yang transparan, mekanisme implementasi yang tidak jelas, dan terbatasnya dukungan teknologi. Tujuan utama studi ini adalah untuk menganalisis E-government yang mengintegrasikan prinsip-prinsip pengambilan kebijakan yang deliberatif dengan pemanfaatan media sosial sebagai sarana pemerintahan yang efektif didasarkan pada kepercayaan publik. Dengan menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan desain deskriptif analitis yang berfokus pada analisis data sekunder, penelitian ini mengungkapkan bahwa tata kelola pemerintahan yang baik memainkan peran penting dalam memfasilitasi keberhasilan penerapan pemerintahan elektronik (E-government). Penggabungan media sosial dalam kerangka E-government mempunyai potensi untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan daya tanggap pemerintah. Namun, tantangan terkait privasi, keamanan data, dan kesenjangan digital harus diatasi secara efektif untuk memastikan keberhasilan inisiatif E-government yang melibatkan media sosial.
STRATEGI PENGEMBANGAN PARIWISATA DI DESA UMEANYAR KECAMATAN SERIRIT KABUPATEN BULELENG
Sandi Saputra, I Ketut;
Joni Ardana, Dewa Made
Locus Vol 17, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Panji Sakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37637/locus.v17i1.2228
Pariwisata merupakan salah satu andalan dalam menunjang perkembangan pembangunan di Bali. Desa Umeanyar merupakan salah satu desa yang menjadikan pariwisata sebagi andalan dalam membangun desanya. Untuk itu dalam pengembangannya diperlukan berbagai strategi supaya pariwisata di Desa Umeanyar semakin maju dan tentunya berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.Sehubungan dengan hal tersebut, dalam penelitian ini, beberapa pokok permasalahan dapat dirumuskan yaitu : 1) bagaimanakah strategi pengembangan pariwisata di desa Umeanyar ?; 2) apakah hambatan dalam strategi pengembangan pariwisata di desa Umeanyar ?; dan 3) bagaimanakah upaya dalam menghadapi hambatan dalam strategi pengembangan pariwisata di desa Umeanyar ?Untuk menjawab permasalahan tersebut, penulis menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan maksud memperoleh gambaran yang jelas tentang kebijakan pengelolaan pariwisata di desa Umeanyar. Pengambilan informan menggunakan teknik purposive sampling. Sedangkan pengumpulan datanya menggunakan teknik observasi, wawancara dan pemanfaatan dokumen. Analisis data dilakukan,dengan tahapan ;pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, serta simpulan dan verifikasi.Berdasarkan hasil penelitian ditemukan fakta bahwa strategi pengembangan pariwisata di desa Umeanyar berupa menetapkan tujuan dari pengembangan pariwisata, menetapkan kebijakan-kebijakan dalam pengembangan pariwisata, dan merancang berbagai program dalam pengembangan pariwisata di Desa Umeanyar.Selanjutnya, hambatan dalam strategi pengembangan pariwisata di Desa Umeanyar berupa hambatan internal dan hambatan eksternal. Hambatan internal berupa masih rendahnya kualitas SDM dan kurangnya pemahaman tentang dunia pariwisata. Hambatan eksternalnya berupa adanya nelayan dari luar desa yang menangkap ikan di perairan Desa Umeanyar menggunakan racun ikan.Upaya dalam mengatasi hambatan tersebut adalah dengan memberikan sosialisasi dan pelatihan-pelatihan kepada pelaku pariwisata dan masyarakat secara umum. Juga dengan menjalin koordinasi dan komunikasi dngan pihak terkait untuk menncegah adanya penangkapan ikan menggunakan racun. Selanjutnya juga dilaksanakan kerjasama dengan pemerintah daerah untuk mempromosikan pariwisata di Desa Umeanyar.