cover
Contact Name
Tommy
Contact Email
tommy@admi.or.id
Phone
+6285695565558
Journal Mail Official
tommy@admi.or.id
Editorial Address
Perumahan Bumi Dirgantara Permai Blok CL NO 5, Jl. Durian, Jati Asih, Bekasi, Provinsi Jawa Barat
Location
Kab. bekasi,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Akuntansi dan Manajemen Bisnis (JAMAN)
ISSN : 2828691X     EISSN : 2828688X     DOI : https://doi.org/10.56127/jaman.v2i2
Core Subject : Economy,
Jurnal Akuntansi dan Manajemen Bisnis adalah jurnal yang ditujukan untuk publikasi artikel ilmiah yang diterbitkan oleh Asosiasi Dosen Muda Indonesia dan di payungi Oleh Yayasan Dosen Muda Indonesia. Jurnal ini adalah jurnal Akuntansi dan Manajemen Bisnis yang bersifat peer-review dan terbuka. Bidang kajian dalam jurnal ini termasuk sub rumpun Ilmu Ekonomi dan Ilmu Manajemen. Jurnal Akuntansi dan Manajemen Bisnis menerima artikel dalam bahasa Inggris dan bahasa Indonesia dan diterbitkan 3 kali setahun: April, Agustus dan Desember.
Articles 175 Documents
Green Accounting dan Keberlanjutan Perusahaan: Sintesis Bukti Empiris melalui Systematic Literature Review Tahun 2023–2026 Irena Mei Darnis Halawa; Fitri Wulandari; Sri Agustina; Evi Veronika Dewi; Siti Nurul Fathimah
Jurnal Akuntansi dan Manajemen Bisnis Vol. 6 No. 01 (2026): April: Jurnal Akuntansi dan Manajemen Bisnis
Publisher : Asosiasi Dosen Muda Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56127/jaman.v6i01.2810

Abstract

Meningkatnya tuntutan terhadap praktik bisnis yang berorientasi pada aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG) mendorong perkembangan penelitian mengenai green accounting dan keberlanjutan perusahaan, namun temuan empiris yang ada masih tersebar sehingga memerlukan sintesis yang komprehensif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara green accounting dan keberlanjutan perusahaan melalui metode Systematic Literature Review (SLR). Proses kajian dilakukan mengikuti pedoman PRISMA 2020 dengan penelusuran artikel pada database Scopus, Web of Science, dan Google Scholar menggunakan kata kunci terkait green accounting, environmental accounting, corporate sustainability, sustainability reporting, dan ESG disclosure. Dari 287 artikel yang teridentifikasi, sebanyak 18 artikel memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis lebih lanjut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan green accounting berkontribusi positif terhadap keberlanjutan perusahaan, peningkatan kinerja keuangan, nilai perusahaan, dan kepercayaan investor. Faktor pendorong utama implementasinya meliputi tekanan regulasi, tuntutan pemangku kepentingan, dan standar pelaporan keberlanjutan, sedangkan hambatan yang ditemukan mencakup keterbatasan sumber daya manusia, tingginya biaya implementasi, dan belum seragamnya standar pelaporan. Dengan demikian, green accounting dapat menjadi strategi penting dalam mendukung keberlanjutan perusahaan serta menciptakan nilai jangka panjang bagi organisasi dan para pemangku kepentingan.
Determinan Kualitas Pencatatan Keuangan UMKM dengan Literasi Digital sebagai Variabel Moderasi Linawati Linawati; Yusuf Yusuf
Jurnal Akuntansi dan Manajemen Bisnis Vol. 6 No. 01 (2026): April: Jurnal Akuntansi dan Manajemen Bisnis
Publisher : Asosiasi Dosen Muda Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56127/jaman.v6i01.2811

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengetahuan akuntansi, sosialisasi perpajakan, dan pemanfaatan aplikasi akuntansi digital terhadap kualitas pencatatan keuangan UMKM, serta menguji peran literasi digital sebagai variabel moderasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif dengan data primer yang diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada pelaku UMKM di Kota Tangerang Selatan. Sampel penelitian ditentukan menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah 100 responden berdasarkan perhitungan rumus Slovin. Data dianalisis menggunakan Partial Least Square-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) melalui pengujian outer model dan inner model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan akuntansi, sosialisasi perpajakan, pemanfaatan aplikasi akuntansi digital, dan literasi digital berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas pencatatan keuangan UMKM. Sosialisasi perpajakan merupakan variabel dengan pengaruh paling dominan. Selain itu, literasi digital terbukti memperkuat pengaruh pengetahuan akuntansi, sosialisasi perpajakan, dan pemanfaatan aplikasi akuntansi digital terhadap kualitas pencatatan keuangan. Temuan ini mengimplikasikan bahwa peningkatan kualitas pencatatan keuangan UMKM perlu dilakukan melalui integrasi edukasi akuntansi, sosialisasi perpajakan, pemanfaatan teknologi pencatatan, dan penguatan literasi digital. Kebaruan penelitian ini terletak pada penggunaan literasi digital sebagai variabel moderasi dalam menjelaskan hubungan antara faktor akuntansi, perpajakan, dan teknologi terhadap kualitas pencatatan keuangan UMKM.
Analisis Financial Distress Menggunakan Model Zmijewski pada PT Diamond Citra Propertindo Tbk Periode 2020–2024 Windy Atmawardani Rachman
Jurnal Akuntansi dan Manajemen Bisnis Vol. 6 No. 01 (2026): April: Jurnal Akuntansi dan Manajemen Bisnis
Publisher : Asosiasi Dosen Muda Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56127/jaman.v6i01.2827

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi financial distress pada PT Diamond Citra Propertindo Tbk selama periode 2020–2024 dengan menggunakan model Zmijewski. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan perusahaan yang dipublikasikan melalui Bursa Efek Indonesia. Analisis dilakukan dengan menggunakan tiga rasio keuangan, yaitu Return on Assets (ROA), Debt Ratio (DR), dan Current Ratio (CR), yang dihitung untuk memperoleh nilai X-Score sebagai indikator kondisi financial distress. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai X-Score PT Diamond Citra Propertindo Tbk selama periode pengamatan berada di bawah titik cut-off nol, sehingga perusahaan tidak dikategorikan mengalami financial distress. Namun, perusahaan menunjukkan peningkatan tekanan keuangan pada tahun 2023 yang tercermin dari rendahnya profitabilitas, tingkat leverage yang relatif tinggi, dan melemahnya likuiditas. Meskipun kondisi keuangan mengalami sedikit perbaikan pada tahun 2024, rasio likuiditas perusahaan masih berada di bawah tingkat ideal. Temuan ini menunjukkan bahwa meskipun perusahaan berada dalam kategori sehat berdasarkan model Zmijewski, perusahaan tetap perlu meningkatkan profitabilitas, memperkuat pengelolaan likuiditas, dan menjaga keseimbangan struktur modal untuk mengurangi potensi risiko kesulitan keuangan di masa mendatang.
Pengaruh Likuiditas dan Good Corporate Governance terhadap Financial Distress pada Perusahaan Sektor Real Estate yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Fazar Azkhia Rizanta; Asep Hendriana
Jurnal Akuntansi dan Manajemen Bisnis Vol. 6 No. 01 (2026): April: Jurnal Akuntansi dan Manajemen Bisnis
Publisher : Asosiasi Dosen Muda Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56127/jaman.v6i01.2831

Abstract

Financial distress merupakan kondisi penurunan kemampuan keuangan perusahaan yang dapat mengarah pada kebangkrutan apabila tidak segera ditangani. Kondisi ini menjadi perhatian penting pada sektor real estate karena karakteristik industrinya yang padat modal, memiliki siklus proyek jangka panjang, dan sangat bergantung pada ketersediaan pendanaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh current ratio, komisaris independen, kepemilikan institusional, dan komite audit terhadap financial distress pada perusahaan real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan perusahaan periode 2021–2024. Sampel penelitian ditentukan menggunakan teknik purposive sampling sehingga diperoleh perusahaan yang memenuhi kriteria penelitian. Financial distress diukur menggunakan metode Altman Z-Score, sedangkan analisis data dilakukan dengan regresi data panel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa current ratio, komisaris independen, kepemilikan institusional, dan komite audit secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap financial distress. Pengujian simultan juga menunjukkan bahwa seluruh variabel independen tidak berpengaruh signifikan terhadap financial distress. Temuan ini mengindikasikan bahwa kondisi financial distress pada perusahaan real estate tidak hanya dipengaruhi oleh faktor likuiditas dan mekanisme Good Corporate Governance, tetapi juga oleh faktor lain seperti leverage, profitabilitas, pertumbuhan perusahaan, serta kondisi ekonomi makro. Penelitian ini memberikan implikasi bagi manajemen perusahaan dan investor dalam mengidentifikasi faktor-faktor yang berpotensi memengaruhi risiko financial distress pada sektor real estate.
Pengaruh Good Corporate Governance terhadap Nilai Perusahaan pada Perusahaan Properti dan Real Estate yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2020–2024 Zefania Eunike; Diah Aryati; Early Armein; Jessica Barus
Jurnal Akuntansi dan Manajemen Bisnis Vol. 6 No. 01 (2026): April: Jurnal Akuntansi dan Manajemen Bisnis
Publisher : Asosiasi Dosen Muda Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56127/jaman.v6i01.2878

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Good Corporate Governance terhadap nilai perusahaan pada perusahaan properti dan real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020–2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari laporan tahunan dan laporan keuangan perusahaan. Sampel ditentukan menggunakan metode purposive sampling dengan kriteria tertentu, sehingga diperoleh 16 perusahaan dengan total 80 observasi. Variabel independen dalam penelitian ini meliputi kepemilikan manajerial, kepemilikan institusional, komite audit, dewan komisaris independen, dewan direksi, dan kualitas laba, sedangkan nilai perusahaan diukur menggunakan Tobin’s Q. Teknik analisis data dilakukan melalui statistik deskriptif, uji asumsi klasik, regresi linear berganda, uji t, dan uji F. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemilikan manajerial dan komite audit berpengaruh positif signifikan terhadap nilai perusahaan. Dewan komisaris independen berpengaruh signifikan dengan arah negatif terhadap nilai perusahaan. Sementara itu, kepemilikan institusional, dewan direksi, dan kualitas laba tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Secara simultan, mekanisme Good Corporate Governance berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Temuan ini menunjukkan bahwa keterlibatan manajemen dalam kepemilikan saham dan efektivitas pengawasan komite audit memiliki peran penting dalam meningkatkan kepercayaan investor dan nilai perusahaan pada sektor properti dan real estate.