cover
Contact Name
Delfitriani
Contact Email
delfitriani@unida.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
j.agroindustrihalal@unida.ac.id
Editorial Address
Jl. Tol Ciawi 01 P.O. Box Ciawi 35 Bogor 16720 Jawa Barat Indonesia
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
JURNAL AGROINDUSTRI HALAL
ISSN : 24423548     EISSN : 25500163     DOI : https://doi.org/10.30997/jah.v8i1
Jurnal Agroindustri Halal Merupakan publikasi ilmiah yang diterbitkan oleh Lembaga Riset dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Djuanda Bogor sebagai media penyebarluasan dan pertukaran informasi hasil penelitian di bidang teknologi pertanian secara umum dan kehalalan secara khusus. Publikasi yang termasuk di dalamnya dapat berupa hasil penelitian dengan tema kimia pangan, biokimia pangan, pengolahan pangan halal, teknologi industri pertanian, manajemen dan pemodelan agroindustri, teknik dan sistem industri, teknik manajemen lingkungan agroindustri, rekayasa dan bioproses produk biomaterial halal.
Articles 295 Documents
FORMULASI VELVA KEMANG (MANGIFERA CAESIA) Nurvika Hadistiani
JURNAL AGROINDUSTRI HALAL Vol. 1 No. 2 (2015): Jurnal Agroindustri Halal
Publisher : Lembaga Riset dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (311.501 KB) | DOI: 10.30997/jah.v1i2.378

Abstract

Buah kemang adalah salah satu jenis buah yang banyak ditemukan di daerah Bogor yang memilikikandungan vitamin C cukup tinggi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan formulavelva kemang yang dapat diterima melalui evaluasi pengaruh formula terhadap karakteristiksensori, dan menganalisis sifat fisik, kimia, dan mikrobiologi velva terpilih. Pada penelitian inidibuat sembilan formulasi velva kemang dengan perbedaan konsentrasi puree kemang, CarboxyMethyl Cellulose (CMC), gula dan air. Hasil menunjukkan bahwa velva kemang terpilihberdasarkan karakteristik sensori adalah velva yang dibuat dengan formula puree kemang 800 g,gula 500 g, CMC 2 g, dan air 698 ml. Velva kemang terpilih mempunyai karakteristik warna putihkekuningan, kelembutan tekstur netral, kekuatan aroma netral, rasa agak asam, dengan persentasepanelis yang menyukai warna, kelembutan tekstur, aroma, rasa velva kemang berturut-turutsebanyak 58.33%, 55.00%, 45.00%, 66.67%. Analisis sifat fisik menunjukkan bahwa velvakemang terpilih memiliki overrun 5.25%, kecepatan leleh 20 menit, dan viskositas 26.20 cP.Velva kemang terpilih memiliki nilai pH 2.75 dan kadar vitamin C 20 mg/100g, serta totalmikroba (TPC) 1x101 koloni/g.
PENGGUNAAN STEVIA (STEVIA REBAUDIANA) SEBAGAI ANTIMIKROBA PADA PRODUK MINUMAN THE Mardiah Mardiah
JURNAL AGROINDUSTRI HALAL Vol. 1 No. 2 (2015): Jurnal Agroindustri Halal
Publisher : Lembaga Riset dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (249.171 KB) | DOI: 10.30997/jah.v1i2.379

Abstract

Minuman teh menjadi salah satu minuman RTD (ready to drink) yang banyak dikonsumsioleh konsumen. Kerusakan biologis pada produk minuman teh seringkali terjadi karenaaktivitas mikroorganisme pada produk minuman teh. Tujuan penelitian ini adalah penggunaanstevia sebagai pemanis sakaligus sebagai antimikroba. Rancangan yang digunakan dalampenelitian ini adalah rancangan acak lengkap (RAL) dengan 1 faktor yaitu perbandingansukrosa dan stevia dengan perlakuan A1 (sukrosa 99,93%:stevia 0,07%), A2 (sukrosa99,88%:stevia 0,12%), A3 (sukrosa 99,80%:stevia 0,20%), kemudian diuji organoleptikmenggunakan uji rating dan uji hedonik. Formula yang terpilih dibandingkan dengan kontrolA4 (sukrosa 100%:stevia 0%) dan pengujian efektifitas stevia sebagai antimikroba. Hasil ujiorganoleptik menunjukkan formula terpilih yaitu formula A3 (Sukrosa 99,80%:stevia 0,20%).Kesimpulannya bahwa stevia sebagai pemanis pada produk minuman teh cukup disukai padakonsentrasi 0.20% dan efektif menurunkan jumlah total mikroba dibanding dengan control.Kata kunci: minuman teh, Stevia rebaudiana, antimikroba.
OPTIMASI PENGGANTIAN SUBSTRAT DAN EKSPOS UDARA PADA PRODUKSI KEFIR-AIR Sri Rejeki Pertiwi
JURNAL AGROINDUSTRI HALAL Vol. 1 No. 2 (2015): Jurnal Agroindustri Halal
Publisher : Lembaga Riset dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (55.493 KB) | DOI: 10.30997/jah.v1i2.409

Abstract

Suplai makanan dapat mempengaruhi pertumbuhan mikroba. Suplai makanan dapat diperbaharui dengan perlakuan penggantian substrat. Pada penelitian awal diamati pertambahan bobot biji kefir-air dan perubahan nilai pH kefir-air yang difermentasikan pada berbagai frekuensi penggantian substrat. Biji kefir-air difermentasikan pada media larutan gula 5% dengan perlakuan frekuensi penggantian substrat (setiap 1, 2, 3, 4, 5 hari) selama 20 hari. Frekuensi penggantian substrat berpengaruh terhadap pertambahan bobot biji kefir-air dan nilai pH. Pertambahan bobot biji kefir-air maksimal dicapai pada perlakuan penggantian substrat setiap hari. Pada penelitian berikutnya diamati pertambahan bobot biji kefir-air, nilai pH, tatal bakteri, dan total khamir pada kefir-air yang difermentasikan pada 2 perlakuan ekspos udara (wadah tertutup dan terbuka) dan substrat diganti setiap hari. Perlakuan ekspos udara tidak berpengaruh nyata terhadap pertambahan bobot biji kefir-air tetapi berpengaruh nyata terhadap nilai pH, total baketri, dan jumlah khamir. Total bakteri dan total khamir lebih tinggi dijumpai pada perlakuan wadah tertutup.Kata kunci: ekspos udara, kefir-air, penggantian substrat.
Pemanfaatan Belut (Monopterus albus) pada Pembuatan Crackers Ber- Omega-3 Mira Suprayatmi
JURNAL AGROINDUSTRI HALAL Vol. 2 No. 2 (2016): Jurnal Agroindustri Halal
Publisher : Lembaga Riset dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (900.791 KB) | DOI: 10.30997/jah.v2i2.449

Abstract

Belut merupakan jenis ikan air tawar yang memiliki kandungan gizi yang cukup tinggi seperti protein, omega 3, besi dan fosfor.  Crackers  adalah jenis biskuit yang dibuat dari adonan keras, melalui proses fermentasi. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui metode pembuatan crakers belut yang tepat, mendapatkan formula  crackers  belut yang tepat dan kandungan zat gizinya.  Crackers  belut dibuat dengan tiga jenis metode, yaitu fillet belut disisipkan diantara  crackers, adonan belut disisipkan diantara  crackers, crackers adonan campur belut. Berdasarkan analisis sensori secara deskriptif,  crackers  dengan sisipan adonan belut merupakan jenis  crackers  belut yang terbaik.  Penelitian selanjutnya yaitu pembuatan adonan belut dengan konsentrasi gula  10%, 15%, dan 20%.  Analisis  crackers dengan sisipan adonan belut meliputi peringkat hedonik (kenampakan, aroma, kerenyahan, rasa) dan sifat kimia (air, protein, lemak, dan omega-3).  Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi gula berpengaruh nyata terhadap atribut sensori crackers belut.  Crackers  dengan sisipan adonan belut dengan konsentrasi gula 15%  merupakan  crackers yang paling disukai dan memiliki kandungan air 3,23%, protein 16,47%,  lemak 12.04%, omega-3 berupa DHA (Docosahexanoic acid) dan EPA (Eicosapentanoic acid)  sebesar 2.264 mg/100gram dan 0.675 mg/100gram.
PERANCANGAN SISTEM PENGENDALIAN PERSEDIAAN REAGEN DI PT. CDCF Muhammad Syarifudin
JURNAL AGROINDUSTRI HALAL Vol. 2 No. 2 (2016): Jurnal Agroindustri Halal
Publisher : Lembaga Riset dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (760.579 KB) | DOI: 10.30997/jah.v2i2.450

Abstract

Persediaan merupakan masalah yang bersifat fundamental dalam perusahaan. Kekurangan persediaan, dapat berpeluang pada munculnya risiko berupa tidak terpenuhinya keinginan para pelanggan. Persediaan adalah permasalahan kritis dan berbiaya mahal baik pada usaha jasa maupun usaha perdagangan. Kisaran nilai investasi persediaan perusahaan sekitar 25% - 35% dari aset total (Indrajit dan Djokopranoto, 2003). Oleh karena itu, perusahaan membutuhkan sistem pemantauan serta pengendalian persediaan pada bagian gudang. Pembuatan sistem persediaan menggunakan dua variabel pengontrol, yaitu safety stock. Variabel tersebut merupakan persediaan tambahan untuk menghindari peluang terjadinya kekurangan bahan (stock out) dengan rumus SS =ZxdxL dan reorder point (ROP) sebagai pengontrol kapan mulai mengadakan pemesanan dihitung selama masa tenggang dengan rumus ROP=d.LT+SS. Microsoft excel digunakan untuk merancang sistem peringatan pengendalian persediaan untuk membantu operator dalam pengendalian persediaan pada Laboratorium Kimia Fisika.
PENGENDALIAN KUALITAS PRODUK PINTU KAYU MENGGUNAKAN METODE LEAN SIX SIGMA Dede Hermansyah
JURNAL AGROINDUSTRI HALAL Vol. 2 No. 2 (2016): Jurnal Agroindustri Halal
Publisher : Lembaga Riset dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jah.v2i2.451

Abstract

Pintu kayu merupakan produk unggulan yang ditujukan untuk dapat memenuhi kebutuhan ekspor hasil hutan. Permaslahan yang seringkali ditemui oleh perusahaan adalah terjadinya kecacatan produk dalam proses produksi pintu kayu serta ditemukannyabeberapa aktivitas yang termasuk tidak memberikan efek nilai tambah. Bentuk kecacatan yang umumnya ditemukan pada pintu kayu diantaranya ketidak sempurnaan proses perakitan,   pengeleman,   dan   pewarnaan. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menghasilkan perbaikankualitas pintukayudengan cara meminimalkan produk cacat. Lean Six Sigma digunakan sebagai metode mengidentifikasi penyebab kecacatan. Hasil analisis menunjukan bahwa faktor utama dari kecacatan disebabkan oleh kurang terampilnya operator serta adanya gangguan mesin saat pengoperasian sehingga produk tidak sesuai dengan kualitas yang diharapkan. Usulan perbaikan untuk mengatasi permasalahan ini adalahmemberikan pelatihan dan ketrampilan  kerjabagi operator, menyusun  jadwal rencana perawatan  mesin  dan  membuat  prosedur aktifitas  produksi  pada  bagian pengeleman, pewarnaan dan bagian perakitan.
IDENTIFIKASI SIFAT FISIKA-MEKANIK KERTAS UNTUK DISTRIBUSI PRODUK AGROINDUSTRI Melati Pratama
JURNAL AGROINDUSTRI HALAL Vol. 2 No. 2 (2016): Jurnal Agroindustri Halal
Publisher : Lembaga Riset dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jah.v2i2.454

Abstract

Kertas adalah bahan kemasan yang digunakan dalam proses distribusi, sebagai pengemas buah-buahan, sayur, obat-obatan dan lainnya. Setiap jenis kertas memiliki sifat fisik-mekanik yang berbeda. Ketidaksesuaian sifat kertas terhadap produk dalam proses distribusi dapat mengakibatkan kerusakan produk, sehingga diperlukan identifikasi sifat fisik-mekanik kertas. Sifat fisik-kimia kertas meliputi gramatur, ketahanan sobek, densitas, ketahanan gesek, ketahanan jatuh, kekuatan tarik, dan daya serap air pada kertas. Densitas tertinggi dari ke tujuh kertas  adalah kertas minyak yaitu 1.188 g/m3. Ketahanan terhadap gesekan, kejatuhan, dan daya serap tertinggi pada duplex yaitu 56 gesekan; 589,2 g; dan 0,28. Ketahanan terhadap sobekan dan tarikan terdapat pada karton tebal yaitu 115,2 dan karton biasa yaitu 7 kgf.     
PREFERENCE MAPPING MINUMAN SERBUK RASA JERUK PERAS DENGAN VARIASI SUHU PENYAJIAN MENGGUNAKAN SOFTWARE SENSOMAKER Sri Rejeki Pertiwi
JURNAL AGROINDUSTRI HALAL Vol. 2 No. 2 (2016): Jurnal Agroindustri Halal
Publisher : Lembaga Riset dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (816.242 KB) | DOI: 10.30997/jah.v2i2.455

Abstract

Minuman serbuk mempunyai keuntungan ekonomi yang lebih dibandingkan dengan produk ready to drink, diantaranya biaya produksi dan pendistribusian yang relatif lebih rendah, serta umur simpan yang lebih lama daripada produk ready to drink. Beberapa brand produk minuman jeruk serbuk yang sudah dikenal masyarakat Indonesia terbilang cukup intens berinovasi untuk menghasilkan produk minuman jeruk dengan varian rasa baru. Disamping itu, terdapat kebiasaan konsumen untuk menyajikan minuman serbuk rasa jeruk dengan suhu yang berbeda, yaitu hangat, suhu kamar, dan dingin. Untuk melihat seberapa besar pengaruh suhu penyajian terhadap penerimaan konsumen, penting dilakukan analisis sensori produk melalui Preference Mapping dengan menggunakan software sensori, salah satunya adalah Sensomaker. Berdasarkan hasil Qualitative Descriptive Analysis (QDA), profil minuman serbuk rasa jeruk dipengaruhi oleh suhu penyajian. Hasil Preference Mapping untuk internal mapping, suhu penyajian mempengaruhi preferensi konsumen, untuk external mapping didapatkan bahwa profil yang lebih dominan disukai panelis pada produk minuman serbuk rasa jeruk adalah profil manis, peely, dan citrus.
PENGENDALIAN STABILITAS PERSEDIAAN BAHAN BAKU UDANG UNTUK PRODUKSI UDANG BEKU Elfira Febriani
JURNAL AGROINDUSTRI HALAL Vol. 2 No. 2 (2016): Jurnal Agroindustri Halal
Publisher : Lembaga Riset dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jah.v2i2.457

Abstract

Udang merupakan bahan baku musiman dan mudah rusak memiliki masalah yang lebih kompleks dibandingkan dengan produk lainnya dalam mengatur persediaannya.  Udang beku dapat meminimasi kerusakan dan merupakan salah satu komoditas ekspor yang tinggi. Tujuan dari makalah ini adalah memperkirakan jumlah penggunaan bahan baku untuk udang beku, menentukan jumlah pesanan kepada supplier, total biaya pemesanan, biaya penyimpanan udang, menentukan jumlah safety stok dan titik pemesanan kembali berdasarkan perbedaan faktor konversi. Metode yang digunakan untuk memprediksi penggunaan bahan baku adalah KNN regresi (salah satu metode klasifikasi) dan untuk menentukan kuantitas menggunakan EOQ. Pasokan udang harus mempertimbangkan lead time untuk menjaga stabilitas persediaan dalam menghindari kekurangan atau kelebihan persediaan. Jumlah prediksi permintaan adalah 69,6327 kg sedangkan kuantitas udang dalam satu tahun adalah 60.759 kg. Jumlah safety stock tergantung pada faktor konversi yang digunakan. Apabila perusahaan ingin memperkecil resiko kehabisan stok bahan baku maka perusahaan akan memilih tingkat faktor konversi dengan jumlah pengaman yang lebih besar. Hasil penelitian ini dapat memberikan manfaat bagi perusahaan untuk menjaga pasokan persediaan stabil sehingga tidak ada kekurangan atau kelebihan saham dan meminimalkan biaya penyimpanan.
EKSTRAK BIOPIGMEN BIRU FIKOSIANIN Spirulina plantesis SEBAGAI PEWARNA ALAMI MINUMAN RINGAN KARBONASI Siti Irma Rahmawati
JURNAL AGROINDUSTRI HALAL Vol. 2 No. 2 (2016): Jurnal Agroindustri Halal
Publisher : Lembaga Riset dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (972.484 KB) | DOI: 10.30997/jah.v2i2.463

Abstract

Ekstrak biopigmen biru Fikosianin Spirulina plantesis dapat digunakan sebagai pewarna alami, contohnya untuk minuman. Penelitian dilakukan tiga tahap yaitu formulasi minuman ringan karbonasi, analisis kimia formulasi terpilih dan uji stabilitas penyimpanan. Formula minuman ringan karbonasi terpilih menurut panelis yaitu konsentrasi ekstrak biopigmen biru fikosianin 4% (F1) dengan warna yang disukai.Sedangkan rasa dan aroma dinilai agak disukai. Formula terpilih berdasarkan uji hedonik, dilanjutkan pada penelitian tahap dua yaitu analisa kimia formula terpilih meliputi kadar total fikosianin sebesar 3,21 mg/mL, kadar protein (Bradford) sebesar 67,15 ppm, aktifitas antioksidan (IC50) sebesar 545,6 μL, intensitas warna sebesar 1,302 (λ=615) dan 1,296 (λ=625) dan pH sebesar 3,30.Penentuan stabilitas dihitung dengan metode waktu paruh.Waktu paruh parameter kadar total fikosianin pada suhu refrigrator yaitu 67 hari atau 2 bulan, dan suhu ruang yaitu 12 hari. Intensitas warna pada suhu refrigrator yaitu 87 hari atau 3 bulan, dan suhu ruang yaitu hanya 13 hari. Semakin tinggi waktu paruh, maka semakin lama degradasi fikosianin yang akan terjadi.

Page 3 of 30 | Total Record : 295