cover
Contact Name
Muniri
Contact Email
millennial.stamidiya@gmail.com
Phone
+6285257756064
Journal Mail Official
millennial.stamidiya@gmail.com
Editorial Address
Jl. KH. Zarkasyi No. 74 Pondok Pesantren Al-Hamidiyah Senasen Konang Bangkalan 69175 Jawa Timur Indonesia
Location
Kab. bangkalan,
Jawa timur
INDONESIA
Millennial: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam
ISSN : 27760391     EISSN : 2798074X     DOI : https://doi.org/10.34556/
Core Subject :
Millennials: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Merupakan jurnal terbitan Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Hamidiyah Bangkalan yang memuat tulisan mahasiswa tentang berbagai isu Pendidikan dan Studi Islam sebagai sarana publikasi hasil penelitian dan berbagai kajian ilmu keislaman baik pendidikan, pemikiran, syariah, dan kajian Islam lainnya khususnya ditinjau dari sudut pandang pendidikan. Jurnal ini memuat artikel yang belum pernah dipublikasikan pada media lain dan berupa hasil penelitian atau penelitian terapan. Jurnal ini diterbitkan setiap enam bulan satu kali yakni bulan Maret dan September.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 2 (2022)" : 5 Documents clear
MODEL PEMBELAJARAN “TALAQQI” TAHFIDZUL QUR’AN ERA PANDEMI VIRUS CORONA 2019 (COVID 19) PADA SISWA GANGGUAN LAMBAT BELAJAR (SLOW LEARNER) SEKOLAH MENENGAH PERTAMA Dirgayunita, Aries
Milenial Vol 2 No 2 (2022)
Publisher : STAI Al-Hamidiyah Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34556/millennial.v2i2.181

Abstract

This research is motivated because we all know that a child's religious education is not only influenced by the role of parents in educating and instilling spirituality (religion). What is meant by social is the culture that surrounds a child's life which is one of the major influences on life. The culture referred to in this case is the existence of customs in an area that is able to influence the moral or spiritual personality which is more specifically for Muslim minority children in areas where the majority are non-Muslims (Hindu). So this research has the aim of knowing the role of parents and religious culture in fostering the intelligence/spiritual abilities of Islamic minority children in Wonokerso Village, Sumber District, Probolinggo Regency. The data in this study were collected using the method of observation or observation, interviews or interviews and archiving data through documentation. Random Sampling Technique Data analysis technique is multiple correlation used to select samples. From the results of the analysis of the data obtained, it was found that parents have an important role in fostering and shaping the spirituality of children in the family in Wonokerso, Sumber District, Probolinggo Regency. So the religious values ??obtained by children can be taught and instilled through religious education that has been carried out according to Islamic religious rules, even though the values ??of religious education for children in Wonokerso Village based on data are not optimally received by them.
KONTEKSTUALISASI PENDIDIKAN KARAKTER PERSPEKTIF AL-QUR’AN Alamin, Nurul; Khusairi, Halil; Putri, Luqyana Azmiya; Yusuf, Muhamad
Milenial Vol 2 No 2 (2022)
Publisher : STAI Al-Hamidiyah Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34556/millennial.v2i2.183

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk memberikan pendalaman yang mendalam terkait ayat al-Quran yang berhubungan dengan pendidikan karakter perspektif al-Qur’an. Fenomena yang ditemukan lapangan menunjukkan bahwa peserta didik masih minus akhlak di lingkungan sekolah maupun masyarakat, seperti intoleran, pengeroyokan, pelecehan seksual bahkan tindakan radikalisme. Seperti aksi intoleran terjadi di 10 sekolah negeri Jakarta, kemudian pengeroyokan yang dilakukan oleh 9 teman BT, membuat BT meninggal dunia. Kasus ujaran kebencian dilakukan oleh dua orang siswi yang berseragam putih abu-abu SMKN 1 Kota Banjar yang melampiaskan kekesalannya beredar di media sosial. Kasus yang mengerikan juga terjadi di Cibiru, Kota Bandung, Jawab Barat. Pendidikan karakter merupakan upaya penanaman kecerdasan dalam berpikir, penghayatan dalam bentuk sikap, dan pengamalan dalam bentuk perilaku yang sesuai dengan nilai-nilai luhur yang menjadi jati dirinya. Diwujudkan dalam interaksi dengan Tuhannya, diri sendiri, antarsesama, dan lingkungannya. Dalam artikel ini penulis hanya mengangkat empat nilai karakter dai 18 nilai karakter tersebut, yakni toleansi, religius, cinta damai, dan sahabat/komunikatif. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian library research. Teknik pengumpulan data menggunakan redaksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan karakter dikaitkan dengan al-Quran terdapat di dalam Q.S. al-Baqarah: 256 mengenai toleransi, Q.S. an-Nur: 30 tentang menjaga nilai religius, Q.S al-A’raf: 33 mengisyaratkan tentang cinta damai dan Q.S. ali-Imran: 159 tentang bersahabat dan komunikatif.
PENINGKATAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM MELALUI PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MODUL DI KELAS 7 SMPN 5 BANGKALAN Holili; Ahmad Syifak
Milenial Vol 2 No 2 (2022)
Publisher : STAI Al-Hamidiyah Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34556/millennial.v2i2.192

Abstract

Peningkatan kualitas pembelajaran Pendidikan Agama Islam di sekolah, membutuhkan inovasi pembelajaran, termasuk didalamnya adalah penggunaan bahan ajar. Modul merupakan bahan ajar cetak yang dirancang untuk dapat dipelajari secara mandiri oleh peserta pembelajaran. Penggunaan bahan ajar modul yang meliputi berbagai aspek kontektual peserta didik dan elemen-elemennya. Bahan ajar modul disebut juga media untuk belajar mandiri karena di dalamnya telah dilengkapi petunjuk untuk belajar sendiri. Artinya, pembaca dapat melakukan kegiatan belajar tanpa kehadiran pengajar secara langsung. Bahasa, pola, dan sifat kelengkapan lainnya yang terdapat dalam modul ini diatur sehingga ia seolah-olah merupakan “bahasa pengajar” atau bahasa guru yang sedang memberikan pengajaran kepada murid-muridnya. Artinya, peserta didik dapat melakukan kegiatan belajar tanpa kehadiran pengajar secara langsung. Kurikulum 2013 yang yang sedang diuji cobakan pada sekolah sasaran, yang sekarang ini hanya 5 sekolah sasaran ( di Bangkalan ), pada kelas 7 adalah sarana yang tepat untuk dilaksanakan penelitian. Selanjutnya bagaimana bahan ajar ini dapat di implementasikan di sekolah dan dapat aplikasikan kepada peserta didik. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif diskiptif, diharapkan mampu menyajikan penelitian yang akuntabel. Karena penelitian kualitatif berusaha menampilkan sebuah keadaan secara holistik (utuh), yang menumbuhkan kecermatan dalam pengamatan. Sehingga kita dapat memahami secara menyeluruh tentang hasil penelitian.Dari hasil analisa terhadap data yang di peroleh dilapangan, tergambar bahwa penggunaan modul yang tepat, yang sesuai dengan karakteristik kurikulum 2013 dapat disimpulkan bahwa penggunaan modul PAI dapat meningkatkan kualitas pembelajaran PAI di SMP dari ranah pengetahuan, sikap dan keterampilan peserta didik. Keyword: , , ,
TERORISME DALAM TINJAUAN ISLAM Mayadi
Milenial Vol 2 No 2 (2022)
Publisher : STAI Al-Hamidiyah Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34556/millennial.v2i2.317

Abstract

Islam adalah sebuah agama yang sangat menjunjung tinggi perdamaian dan mengutuk adanya tindakan anarkis dan brutal apalagi terorisme. Islam menekankan pemeluknya untuk senantiasa bertindak sesuai ajaran yang tertuang di dalam Alquran dan Hadis yang mana di dalamnya tidak terdapat hujjah akan legalisasi tindakan teror. Sedangkan terorisme sendiri merupakan penggunaan kekerasan untuk menimbulkan ketakutan dalam usaha mencapai tujuan (terutama tujuan politik). Terorisme sangatlah bertolak belakang dengan konsep Islam. Akan tetapi dewasa ini (khususnya setelah terjadinya peristiwa 11 September 2001) terorisme seringkali diidentikkan dengan Islam bahkan disamakan dengan jihad. Padahal keduanya merupakan aksi yang bertolak belakang dan berbeda satu sama lain. Fenomena ini menuntut kita untuk cermat dan teliti dalam menghadapi suatu persoalan.
PROBLEMATIKA KEPEMIMPINAN DAN PENDEKATAN-PENDEKATAN DALAM KELEMBAGAAN PENDIDIKAN ISLAM Syafaah
Milenial Vol 2 No 2 (2022)
Publisher : STAI Al-Hamidiyah Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34556/millennial.v2i2.318

Abstract

Kepemimpinan memiliki posisi penting dalam pendidikan Islam, karena di dalamnya dibahas secara mendalam tentang pemimpin yang menjadi kunci penentu keberlangsungan sebuah Lembaga, kepemimpinan memiliki several fungsi dari elemen terkecil suatu Lembaga sampai yang terbesar. Oleh karena itu, perlu pemahamanan tentang pendekatan-pendekatan dalam kepemimpinan itu sendiri. Kompleksitas kepemimpinan ini terkadang menimbulkan beberapa problematika dalam kepemimpinan Islam. Istilah kepemimpinan juga sangat kental di dalam dunia pendidikan Islam. Pada pendidikan Islam, pemimpin memiliki peran yang sangat penting karena keberadaannya akan menentukan keberhasilan sebuah lembaga pendidikan Islam dalam mencapai tujuan pendidikan Islam yakni membentuk insan kamil. Selain itu, kelembagaan juga memiliki kedudukan penting dalam menjalankan roda pendidikan Islam sehingga dibutuhkan pengetahuan tentang pendekatan kelembagaan dalam pendidikan Islam dan menerapkannya dengan tepat. Penggunaan pendekatan yang tepat dapat menghasilkan pembagian tugas yang tepat pula. Sehingga pelaksanaan kegiatan di lebaga pendidikan Islam berjalan dengan semestinya dan sesuai dengan harapan dan tujuan yang ingin dicapai.

Page 1 of 1 | Total Record : 5