cover
Contact Name
Deasy Silvya Sari
Contact Email
deasy.silvya@unpad.ac.id
Phone
+6222-7796974
Journal Mail Official
intermestic@unpad.ac.id
Editorial Address
Kampus FISIP Unpad Jatinangor Jln, Raya Bandung-Sumedang Km 21 Jatinangor, Sumedang, jawa Barat, Indonesia 45363
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Intermestic: Journal of International Studies
ISSN : -     EISSN : 2503443X     DOI : http://dx.doi.org/10.24198/intermestic.v6n2
Intermestic Journal of International Studies (INTERMESTIC) is a peer-reviewed bi-annual academic journal. It is dedicated to facilitate the exchange of ideas and research on themes that focus on various issues within international-domestic spectrum or global-local relations by diverse actors, which includes but is not limited to: 1. Transnational movements; 2. Intercultural exchanges; 3. Domestic-foreign policy relations; 4. Practices of diplomacy; 5. Global-local governance; 6. Global-local political economy; 7. Contemporary security issues.
Articles 17 Documents
Search results for , issue "Vol 7 No 1 (2022)" : 17 Documents clear
Bringing Environmental State Back In: Menakar Sentralitas Peran Pemerintah dalam Kemitraan Multipihak untuk Pembangunan Pariwisata Berkelanjutan Pasca Covid-19 (Studi Kasus Wakatobi) Marwan Marwan; Nurul Isnaeni
Intermestic: Journal of International Studies Vol 7 No 1 (2022)
Publisher : Departemen Hubungan Internasional, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/intermestic.v7n1.7

Abstract

Presidensi G20 Indonesia menetapkan pariwisata sebagai salah satu sektor prioritas dalam program pemulihan ekonomi pasca Covid-19. Sebelum terjadi pandemi global Covid-19, pariwisata merupakan sektor andalan dalam pertumbuhan ekonomi nasional dan global. Artikel ini membahas sentralitas peran negara untuk mendorong pembangunan pariwisata yang berkelanjutan. Artikel ini menggunakan metode studi kasus tunggal, observasi, dan wawancara. Analisis tulisan menggunakan perspektif Environmental-State untuk menganalisis peran strategis negara untuk mempromosikan norma keberlanjutan dalam pembangunan sektor pariwisata. Kesimpulan menunjukkan bahwa negara sangat berperan dalam mengarahkan sekaligus menentukan proses pembangunan pariwisata berkelanjutan di Wakatobi. Ada tiga modalitas negara yang tidak dimiliki oleh aktor lain yang sangat berpengaruh dalam mendukung peran sentral negara, yakni: otoritas legal formal, anggaran yang berkelanjutan, dan jaringan birokrasi. Oleh karenanya, kepemimpinan negara sebagai “environmental state” dengan visi dan komitmen yang kuat tentang keberlanjutan akan sangat menentukan bagi keberhasilan pembangunan pariwisata berkelanjutan.
A Critical Discourse Analysis Russophobia Rhetoric in UN Security Council's Speech by Antony J. Blinken Hilman Mahmud Akmal Ma'arif; Ali Maksum
Intermestic: Journal of International Studies Vol 7 No 1 (2022)
Publisher : Departemen Hubungan Internasional, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/intermestic.v7n1.12

Abstract

Tujuan artikel ini adalah untuk mengeksplorasi wacana anti-Rusia Antony John Blinken yang muncul dalam pidato di Dewan Keamanan PBB 2022 pasca invasi Rusia ke Ukraina. Wacana yang dihadirkan oleh Blinken menyiratkan dengan berbagai kebahasaan anti-Rusia, khususnya dari segi keamanan yakni militer. Artikel ini menggunakan model kuadrat ideologis di bawah payung studi wacana kritis dengan menggunakan teori sekuritisasi yang dikombinasikan dengan konsep propaganda. Untuk pengumpulan data, validasi dan penyelidikan linguistik menggunakan aplikasi NVivo 12 Plus dan VOS Viewer. Sumber data yang digunakan adalah kajian literatur melalui e-book, berita, jurnal dari Scopus dan Google Scholar. Temuan menemukan bahwa skema propaganda Blinken dalam pidatonya mencoba untuk menggambarkan Rusia dalam istilah negatif. Terbukti banyak pernyataan yang keluar dari Blinken bersifat mendiskreditkan Rusia dan terkesan menganggap Rusia adalah musuh bersama dengan tindakan invasi ke Ukraina sebagai bahaya laten bersama.
Commercial Diplomacy of PT INKA (PERSERO) Indonesia in the Export of Goods Carriage for KiwiRail New Zealand in 2021 Mohamad Latief; Yulia Rimapradesi; Farhan Riswandha Jhuswanto
Intermestic: Journal of International Studies Vol 7 No 1 (2022)
Publisher : Departemen Hubungan Internasional, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/intermestic.v7n1.3

Abstract

This article explains the PT INKA role in freight cars export for KiwiRail New Zealand. The concepts used are commercial diplomacy, nation branding, and ta'awun. This research uses a qualitative approach with literature study toward books, journals, and online and offline media. This study found that PT INKA carried out commercial diplomacy in the form of export activities, business collaborations, and trade promotions which made PT INKA known in the global market. This make UGL Rail to enter into a contract with PT INKA. Furthermore, UGL Rail contacted PT INKA to ask for its willingness to fulfill the KiwiRail supply tender. Thus, PT INKA Indonesia's commercial diplomacy does not only as a supplier that helps UGL Rail to fulfill contracts for the procurement of container flat top wagons for KiwiRail New Zealand, but also as a promotion for the company and also Indonesia as their country of origin internationally.
Peran World Food Programme (WFP) terhadap Kerawanan Pangan di Namibia Rizky Anggia Putri; Falhan Hakiki
Intermestic: Journal of International Studies Vol 7 No 1 (2022)
Publisher : Departemen Hubungan Internasional, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/intermestic.v7n1.15

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah melihat peran World Food Programme (WFP) sebagai organisasi internasional dalam merespon isu kerawanan pangan di Namibia, yang didasari adanya kerentanan food security di Namibia yang dapat berdampak jangka panjang, sehingga menimbulkan adanya intervensi dari organisasi internasional melalui WFP. Dalam penelitian ini ditemukan bahwa peran WFP dalam melindungi hak asasi manusia melalui program shock responsive social safety nets, school meals, EP-RBJ-Regional: persiapan El Niño untuk kawasan Selatan Afrika. Peran untuk bantuan kemanusiaan melalui program zero-hunger, food security analysis, serta memberikan penguatan kapasitas kepada entitas pemerintah yang terlibat dalam kebijakan dan program terkait kelaparan. Peran WFP dapat dikatakan bergerak lewat bantuan teknis dan program masukan yang mana belum dapat mengintervensi secara penuh pengambilan kebijakan pemerintah Namibia.
Implementasi Rezim Internasional dalam Menangani Conflict-Related Sexual Violence di Tigray Venisa Yunita Sari; Nurfitri Nugrahaningsih; Ully Nuzulian
Intermestic: Journal of International Studies Vol 7 No 1 (2022)
Publisher : Departemen Hubungan Internasional, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/intermestic.v7n1.8

Abstract

This study aims to analyze the effectiveness of the international regime implementation in using conflict-related sexual violence as a strategy in the armed forces conflict in Tigray. This study uses descriptive qualitative research methods by taking sources from books, journals, online articles, and internet sites through literature studies. Based on Arild Underdal's theory of the effectiveness of the international regime with the concept of human security, it was found that the international regime was ineffective in dealing with conflict-related sexual violence against women in Tigray. Based on an analysis of three variables, such as dependent variable, independent variable, and intervening variable which indicates that the member countries are not complying with the rules of the related international regime, so that the operationalization of the regime in the mission is not optimal, and has an impact on the failure of the current target set.
Indonesian Foreign Policy on Covid-19 Vaccine Procurement Deasy Silvya Sari; Mas Halimah Mas Halimah; Akim Akim; Ali Zahid Habibullah
Intermestic: Journal of International Studies Vol 7 No 1 (2022)
Publisher : Departemen Hubungan Internasional, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/intermestic.v7n1.13

Abstract

This study aimed to explain Indonesia's foreign policy on Covid-19 vaccine procurement. It applied foreign policy concepts and qualitative methods to direct, collect, and analyze data. The data were collected through focus group discussions and structured interviews. The results showed that Indonesia's foreign policy on Covid-19 management had a national interest in protecting the public from contracting the virus. The country had 10 vaccines, including Sinovac, AstraZeneca, Pfizer, Moderna, Sinopharm, Johnson & Johnson, Sputnik V, CanSino, Novavax, and Zifivax. The procurement of the Covid-19 vaccine is carried out through bilateral and multilateral channels. The vaccine procurement financing was through buying and grants. The granting countries included China, Japan, the Netherlands, the United States, and the United Arab Emirates; while Covax Facility provided the multilateral grant.
Competitive Advantage Industri Pariwisata Halal Singapura Dalam Berdaya Saing di Asia Tenggara Afni Regita Cahyani Muis; Rifda Zulfani Aisyah
Intermestic: Journal of International Studies Vol 7 No 1 (2022)
Publisher : Departemen Hubungan Internasional, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/intermestic.v7n1.4

Abstract

This research discusses the competitive advantage of Singapore's halal tourism industry in Southeast Asia. The government's efforts to be competitive with regional countries are carried out through innovations in the tourism industry and improvement of various related industries. This study analyzes Singapore's efforts to boost the competitiveness of its halal tourism industry through conceptualizing the Diamond of National Advantages as a derivative from competitive advantage theory 4 pillars, namely: Factor Conditions; Demand Conditions; Related and Supporting Industries; Firm Strategy, Structure, and Rivalry. By using an explanatory qualitative method with a causality approach, this research shows that the Singapore halal tourism industry has opportunity to be competitive through competitive advantage which is reviewed based on the Diamond of National Advantages as a benchmark for the success of the Singapore tourism industry. Meanwhile, to be competitive in the region, Singapore faces challenges from competing countries, such as Malaysia, Indonesia and Thailand.

Page 2 of 2 | Total Record : 17