cover
Contact Name
AFDHAL ILAHI
Contact Email
jipdas8@gmail.com
Phone
+6281277708480
Journal Mail Official
jipdas8@gmail.com
Editorial Address
Jl. Sutan Mhd. Arif Kel. Batang Ayumi Jae, Kec. Padangsidimpuan Utara, Kota Padangsidimpuan
Location
Kab. tapanuli selatan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS)
ISSN : -     EISSN : 27752445     DOI : https://doi.org/10.37081/jipdas
Core Subject : Education,
Jurnal JIPDAS (Jurnal Imiah Pendidikan Dasar) merupakan sarana publikasi untuk para Akademisi seperti Guru, Mahasiswa dan Dosen. jurnal ini bertujuan untuk menjadi wadah publikasi penelitian dibidang pendidikan dasar, jurnal JIPDAS dikelola oleh Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan. Jurnal JIPDAS memiliki cakupan yang membahas tentang model pembelajaran, media pembelajaran, bahan ajar yang berhubungan dengan pendidikan dasar.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 781 Documents
PERAN GURU DALAM MEWUJUDKAN MINAT BACA SISWA SEKOLAH DASAR DENGAN GERAKAN LITERASI SEKOLAH (GLS) POJOK BACA Zakiya, Muhammad Sya’ban; Pratiwi, Ika Ari; Rondli, Wawan Shokib
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 5 No 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Edisi Mei 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v5i2.2870

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran guru dalam meningkatkan minat membaca siswa melalui kegiatan literasi di pojok baca. Guru memiliki peran krusial sebagai pembimbing, pendorong, dan pengawas dalam proses ini. Meningkatkan minat membaca siswa menjadi hal yang esensial, mengingat beberapa siswa kurang menyukai membaca akibat minimnya kebiasaan membaca serta pengaruh kemajuan teknologi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif dan eksploratif. Lokasi penelitian berada di SDN 3 Sidigede dengan subjek penelitian adalah guru. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, dengan validitas data diperkuat menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Data dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memiliki peran penting dalam meningkatkan minat membaca siswa dengan bertindak sebagai pencipta, pendidik, fasilitator, motivator, evaluator. Sebagai pencipta, guru menghadirkan ide-ide baru untuk meningkatkan minat membaca. Sebagai fasilitator, guru menyediakan sarana dan prasarana yang mendukung kegiatan membaca. Sebagai motivator, guru memberikan dorongan dan semangat kepada siswa. Sebagai evaluator, guru menilai capaian siswa dalam membaca. Terakhir, sebagai penggerak, guru memastikan kegiatan membaca terus berlangsung secara berkelanjutan.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR PENDIDIKAN PANCASILA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN TGT BERBANTUAN MEDIA WORDWALL PADA SISWA KELAS V Ulhaq, Jessica Dhiya ‘; Rondli, Wawan Shokib; Setiawaty, Rani
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 5 No 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Edisi Mei 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v5i2.2871

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar Pendidikan Pancasila mealalui model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) berbantuan media wordwall materi “Mengenali Diri Sendiri dan Lingkunganku” di kelas V SD Negeri 3 Sidigede. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian adalah siswa kelas V SD Negeri 3 Sidigede. Instrumen yang digunakan dalam penelitian adalah: 1) Observasi, 2) Wawancara, 3) Dokumentasi, 4) Tes. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) berbantuan media wordwall dapat meningkatkan hasil belajar pada materi “Mengenali Diri Sendiri dan Lingkunganku” di kelas V SD Negeri 3 Sidigede. Diketahui ketuntasan hasil belajar pra siklus yaitu 30%, peningkatan hasil belajar siswa dari siklus I ke siklus II dapat dilihat dari perolehan ketuntasan hasil belajar siswa pada siklus I yaitu 41% siswa yang tuntas, pada siklus II yaitu: 85% siswa yang tuntas. Hal ini membuktikan terjadinya peningkatan hasil belajar siswa dari siklus I ke siklus II.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS AKTIVITAS PADA MATA PELAJARAN PKN KELAS VI SD NEGERI 0201 BINANGA Siregar, Desnora Sahrianty
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 5 No 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Edisi Mei 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v5i2.2872

Abstract

Dengan menggunakan model pembelajaran interaktif berbasis aktivitas, siswa cenderung lebih aktif karena suasana belajar mengarah kepada siswa menemukan hasil pemahaman melalui suatu interaksi, mudah dalam memahami materi ajar, karena dibantu melalui media belajar yang kongkrit.Setelah dilakukan tindakan-tindakan dalam penelitian ini, hasil belajar siswa mengalami peningkatan yang sangat signifikan dari hasil ketuntasan awal pada pra siklus meningkat pada siklus Idan kembali meningkat pada siklus II.Pada pra siklus yang tuntas belajar hanya sebesar 56,25 % atau 9 siswa, sedangkan siswa yang belumtuntas 44,75 atau 7 siswa. Pada siklus 1 nilai rata-rata meningkat yaitu sebesar 68,75 dengan ketuntasan belajar sebesar 62,50% atau 10 anak sedangkan yang belum tuntas 33,50% atau 6 siswa. Pada siklus 2 ketuntasan belajar mengalami peningkatan hingga mencapai 87,50% atau 14 siswa sedangkan yang belum tuntas 12,50% atau 2 siswa.Hasil penelitian membuktikan bahwa penerapan pembelajaran menggunakan model pembelajaran interaktif berbasis aktivitas dapat meningkatkan hasil belajar siswa padamata pelajaran PKn kelas VI SD Negeri 0201 Binanga.
PENERAPAN MODEL DISCOVERY LEARNING UNTUK PENINGKATAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN TEMATIK KELAS V SD NEGERI 0503 PARSOMBAAN Hasibuan, Jekson
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 5 No 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Edisi Mei 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v5i2.2873

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) untuk meningkatkan aktivitas belajar siswa pada pembelajaran Tematik dengan menerapankan model dicovery learning (DL) kelas V SD Negeri 0503 Parsombaan, (2) meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran Tematik melalui penerapan model dicovery learning (DL)kelas V SD Negeri 0503 Parsombaan.Metode yang digunakan adalah (PTK) yang terdiri dari empat tahap yaituperencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Penerapan model discovery learning pada pembelajaran Tematik kelas V SD Negeri 0503 Parsombaan dapat meningkatkan aktivitas pembelajaran baik aktivitas guru maupun aktivitas siswa. Hal ini dapat terlihat dari hasil observasi setiap siklusnya. Hasil observasi guru pada siklus pertama nilai rata-rata adalah 39 dengan kategori cukup meningkat pada siklus kedua dengan nilai rata-rata adalah 49 dengan kategori baik.Hasil observasi siswa pada siklus pertama nilai rata-rata adalah 38 dengan kategori cukup meningkat pada siklus kedua dengan nilai rata-rata adalah 44 dengan kategori baik. (2) Penerapan model discovery learning pada pembelajaran Tematik kelas V SD Negeri 0503 Parsombaan dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Hal ini dapat terlihat dari hasil belajar setiap siklusnya. hasil belajar siswa siklus pertama nilai rata-rata adalah 68,5 dengan persentase ketuntasan secara klasikal adalah 70% meningkat pada siklus kedua dengan nilai rata-rata adalah 85 dengan persentase 88%.  
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA DI KELAS V SD NEGERI 0401 PASAR UJUNG BATU Hasibuan, Lenni Marlina
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 5 No 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Edisi Mei 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v5i2.2875

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPA di kelas V SD Negeri 0401 Pasar Ujung Batu dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dalam pembelajaran. Penelitian yang dilakukan adalah Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research) yang dilaksanakan sebanyak dua siklus, setiap siklus melalui tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas V SD Negeri 0401 Pasar Ujung Batu. Instrumen yang digunakan yaitu lembar observasi dan lembar tes. Teknik pengumpulan data terdiri dari observasi dan tes. Data tes dianalisis dengan menggunakan rumus rata-rata nilai dan persentase ketuntasan belajar klasikal. Hasil yang dicapai dalam penelitian ini yaitu :1) pada siklus I pembelajaran belum berjalan dengan baik dengan perolehan nilai rata-rata hasil belajar 6,2 dan terdapat 6 siswa yang belum mencapai ketuntasan serta persentase keterlibatan peserta didik sebesar 31,6% yang aktif, sisanya masih kurang aktif selama pembelajaran. Pada sikus II pembelajaran telah berjalan dengan baik, aktivitas siswa dan guru telah menunjukkan peningkatan dari siklus I dengan perolehan nilai rata-rata hasil belajar 7,53 dan semua siswa mencapai ketuntasan serta persentase keterlibatan siswa sebesar 89,5% aktif. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dapat meningkatkan hasil belajar IPA di kelas V SD Negeri 0401 Pasar Ujung Batu  
UPAYA MENINGKATKAN PEMAHAMAN PENGUKURAN SUDUT PELAJARAN MATEMATIKA MELALUI PENERAPKAN PEMBELAJARAN TWO STRAY TWO STAY SISWA KELAS IV SD NEGERI 0401 PASAR UJUNG BATU Nasution, Nur Asiah Jamil
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 5 No 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Edisi Mei 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v5i2.2876

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah: (a) Untuk mengungkap pengaruh pembelajaran Two Stray Two Stayterhadap hasil belajar Matematika. (b) Ingin mengetahui seberapa jauh pemahaman dan penguasaan mata pelajaran Matematika setelah diterapkannya pembelajaran Two Stray Two Stay Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak tiga putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan refisi. Sasaran penelitian ini adalah siswa Kelas IV SD Negeri 0401 Pasar Ujung Batu. Data yang diperoleh berupa hasil tes formatif, lembar observasi kegiatan belajar mengajar.Dari hasil analis didapatkan bahwa prestasi belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus III yaitu, siklus I 35%), siklus II (75 %), siklus III ( 95 %). Pembelajaran Two Stray Two Stay dapat berpengaruh positif terhadap motivasi belajar Siswa kelas IV SD Negeri 0401 Pasar Ujung Batu. Sehingga dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Two Stray Two Stay dapat digunakan sebagai salah satu alternativ model dalam pembelajaran Matematika
PENGARUH METODE DRILL DAN PRACTICE (D&P) TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA SEKOLAH DASAR DITINJAU DARI KEMAMPUAN AWAL MATEMATIS Harahap, Nurleli Hariani
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 5 No 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Edisi Mei 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v5i2.2877

Abstract

Kemampuan berpikir kreatif matematis penting untuk dimiliki siswa Sekolah Dasar sehingga mereka dapat terlibat aktif dalam menyelesaikan permasalahan matematika yang menantang. Terkait hal tersebut maka tujuan penelitian adalah mengetahui pengaruh metode Drill dan Practice (D&P) terhadap peningkatan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa yang tinjau dari kemampuan awal matematis (KAM). Penelitian menggunakan metode Quasi Eksperiment dengan tipe One Group Pretest-Posttest Desaign dan melibatkan 22 siswa sebagai sampel penelitian yang dipilih secara proposive. Untuk menganalisis peningkatan kemampuan berpikir kreatif matematis digunakan N-gain. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat pengaruh metode D&P terhadap peningkatan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa ditinjau dari KAM. Uji lanjut menggunakan Post Hoc Test menunjukan bahwa KAM level tinggi >< sedang tidak terdapat perbedaan, sedangkan KAM tinggi >< rendah dan sedang >< rendah terdapat perbedaan. Setiap level KAM mencapai peningkatan dalam kategori sedang. Peningkatan dikarenakan efektivitas metode D&P. Metode D&P dapat memicu peningkatan kemampuan berpikir kreatif siswa, karena siswa berlatih mengerjakan soal-soal dan mempraktekan terhadap permasalahan kontekstual. Proses ini membuat siswa dapat mengeksplorasi kemampuan berpikir kreatif mereka.    
KEEFEKTIFAN MODEL PAIR CHECKS TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN Hasibuan, Nur Royhana
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 5 No 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Edisi Mei 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v5i2.2878

Abstract

Dengan menggunakan model pembelajaran pair check, siswa lebih aktif, karena situasi belajar memusatkan perhatian pada siswa untuk menemukan pemahaman siapa yang dimaksud bahan bacaan, setelah melakukan penelitian, hasil penelitian, beberapa Prestasi siswa mengacu pada pretest yang diperoleh dari peneliti, mengetahui hal itu rata-rata nilai pretest siswa hanya 53 dengan pembelajaran klasikal pencapaian 20% maksudnya. Itu hanya 4 siswa yang tuntas dan 16siswa atau 80% tidak tuntas. Pretest ini merupakan skor siswa sebelum mereka menggunakan pemeriksaan berpasangan untuk model pembelajaran. Hasil ini dapat dikatakan sebagai skor siswa ketika preteset belum maksimal. Setelah siswa melakukan ini pretest, peneliti memberikan cek pasangan siswa untuk pertemuan model pembelajaran ke kali. Selanjutnya, di akhir pertemuan, siswa melakukan pretest dan get the hasil posttest 70,75 dengan ketuntasan belajar klasikal sebesar 85%. berarti ada 17 siswa yang tuntas dan 3 siswa atau 20% siswa tuntas belum tuntas, sehingga dapat dikatakan hasil penelitian sudah maksimal.
PERANAN GURU DALAM MENERAPKAN KETERAMPILAN BERTANYA DI SD NEGERI 0722 PTPN IV LUBUK BUNUT Gustini, Seri
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 5 No 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Edisi Mei 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v5i2.2879

Abstract

Peran guru dalam penerapan keterampilan bertanya dilakukan pada saat pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran guru dalam penerapan keterampilan bertanya, kendala dan solusi dalam penerapan keterampilan bertanya di SD Negeri 0722 PTPN IV Lubuk Bunut. Implementasi, kendala dan solusi yang diteliti dalam penelitian ini adalah peran yang dilakukan guru dalam penerapan keterampilan bertanya pada saat pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah guru kelas I sampai kelas VI di SD Negeri 0722 PTPN IV Lubuk Bunut. Teknik pengumpulan data adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data, model data (display data) dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Teknik keabsahan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah triangulasi sumber. Hasil observasi peneliti di SD Negeri 0722 PTPN IV Lubuk Bunut dapat disimpulkan bahwa keterampilan bertanya guru merupakan kegiatan yang paling sering dan paling penting dilakukan dalam proses pembelajaran. Kemampuan bertanya merupakan kemampuan utama yang harus dimiliki oleh guru karena bertanya merupakan salah satu alat bantu dalam mengajar. Karena hampir di setiap tahapan pembelajaran guru dituntut untuk mengajukan pertanyaan, dan kualitas pertanyaan yang diajukan oleh guru akan menentukan kualitas jawaban siswa. Pemberian pertanyaan akan membantu siswa belajar secara mental dan lebih sempurna dalam menerima informasi sehingga siswa berpartisipasi aktif selama proses pembelajaran.    
MANAJEMEN PEMBELAJARAN DI SEKOLAH DASAR WILAYAH VIII KOTANOPAN DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN KAB. MANDAILING NATAL Wahdeni, Wahdeni
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 5 No 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Edisi Mei 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v5i2.2880

Abstract

Belajar merupakan bagian integral dari proses pendidikan. Bagus atau proses pembelajaran yang berkualitas menentukan terwujudnya tujuan pendidikan. Itu Tujuan penelitian ini adalah : Untuk mengetahui pelaksanaan pembelajaran manajemen yang berfokus pada empat masalah: (1) perencanaan pembelajaran, (2) pembelajaran strategi, (3) evaluasi pembelajaran, dan (4) faktor pendukung dan hambatan dalam pembelajaran di Wilayah VII  Kotanopan Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kab. Mandailing Natal. Hasil penelitian menunjukkan: (a) Pengelolaan pembelajaran dilakukan melalui empat tahap yaitu tahap perencanaan, tahap strategi, tahap evaluasi serta faktor pendukung dan penghambat. Di setiap tahap. Panggung utama dari pelaksanaannya berorientasi pada mutu pembelajaran secara inspiratif, menyenangkan, menantang, memotivasi siswa untuk berpartisipasi aktif, serta memberi ruang yang cukup untuk inisiatif, kreativitas, dan kemandirian, (b) Upaya yang dilakukan guru untuk meningkatkan mutu pembelajaran, (c) Faktor pendukungnya pengelolaan peningkatan mutu pembelajaran adalah: dukungan orang tua terhadap pembelajaran fasilitas dan model kepemimpinan kepala sekolah, (d) Adapun apa yang menjadi permasalahan antara lain anggapan bahwa belajar itu sulit dan motivasi siswa yang demikian kekurangan.