cover
Contact Name
AFDHAL ILAHI
Contact Email
jipdas8@gmail.com
Phone
+6281277708480
Journal Mail Official
jipdas8@gmail.com
Editorial Address
Jl. Sutan Mhd. Arif Kel. Batang Ayumi Jae, Kec. Padangsidimpuan Utara, Kota Padangsidimpuan
Location
Kab. tapanuli selatan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS)
ISSN : -     EISSN : 27752445     DOI : https://doi.org/10.37081/jipdas
Core Subject : Education,
Jurnal JIPDAS (Jurnal Imiah Pendidikan Dasar) merupakan sarana publikasi untuk para Akademisi seperti Guru, Mahasiswa dan Dosen. jurnal ini bertujuan untuk menjadi wadah publikasi penelitian dibidang pendidikan dasar, jurnal JIPDAS dikelola oleh Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan. Jurnal JIPDAS memiliki cakupan yang membahas tentang model pembelajaran, media pembelajaran, bahan ajar yang berhubungan dengan pendidikan dasar.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,168 Documents
PENGGUNAAN MEDIA FLASHCARD UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MEMBACA PERMULAAN MURID KELAS II PADA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI UPTD SD INPRES PERUMNAS 1 KOTA KUPANG Aton, Petria Piresixta; Fembriani, Fembriani; Adoe, Treesly Y.N.
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 1 (2026): Vol. 6 No. 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i1.4744

Abstract

Penelitian dengan judul “Penggunaan Media Flashcard untuk Meningkatkan Keterampilan Membaca Permulaan Murid Kelas II pada Pembelajaran Bahasa Indonesia di UPTD SD Inpres Perumnas 1 Kota Kupang” dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan membaca permulaan murid kelas II. Hal ini terlihat dari sebagian besar murid yang belum mencapai kriteria ketercapaian tujuan pembelajaran (KKTP) yang telah ditetapkan.  Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan membaca permulaan murid melalui penggunaan media flashcard dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh murid kelas II UPTD SD Inpres Perumnas 1 Kota Kupang yang berjumlah 32 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi dan tes. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Pada siklus I, hasil belajar murid mencapai persentase ketuntasan sebesar 43,75% dengan kategori cukup, namun belum mencapai indikator keberhasilan yang ditetapkan. Pada siklus II, hasil belajar murid meningkat secara signifikan dengan persentase ketuntasan mencapai 93,75% dan berada pada kategori sangat baik. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media flashcard efektif dalam meningkatkan keterampilan membaca permulaan murid kelas II pada pembelajaran Bahasa Indonesia di UPTD SD Inpres Perumnas 1 Kota Kupang.
MODEL PEMBELAJARAN NUMERASI KONTEKSTUAL BERBASIS PERMASALAHAN KEHIDUPAN SEHARI HARI Arisandi, Indi; Azizah, Intan Nur; Sartika, Dewi; Prasrihamni, Mega; Armariena, Dian Nuzulia
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 2 (2026): Vol. 6 No. 2 Edisi Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i2.4748

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran numerasi kontekstual berbasis permasalahan kehidupan sehari-hari serta dampaknya terhadap kemampuan penalaran matematis dan pemahaman konsep numerasi dasar peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran ini secara signifikan mampu meningkatkan kemampuan penalaran matematis peserta didik, yang ditunjukkan melalui peningkatan dalam mengidentifikasi informasi relevan (dari 45% menjadi 78%), menyusun strategi penyelesaian (dari 38% menjadi 72%), serta menganalisis data dan menarik kesimpulan (dari 40% menjadi 75%). Selain itu, pemahaman konsep numerasi dasar peserta didik juga mengalami peningkatan dari 42% menjadi 80%. Pembelajaran berbasis masalah kontekstual terbukti membuat proses belajar lebih bermakna dan relevan dengan kehidupan sehari-hari, sehingga mampu meningkatkan motivasi belajar serta mengembangkan keterampilan berpikir kritis, logis, dan analitis. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa model pembelajaran numerasi kontekstual dapat menjadi alternatif yang efektif dalam mengatasi keterbatasan pembelajaran tradisional yang cenderung bersifat hafalan dan prosedural, sekaligus mendukung pengembangan kompetensi abad ke-21, khususnya dalam literasi numerasi dan kemampuan pemecahan masalah.
PEMANFAATAN MEDIA DIGITAL INTERAKTIF UNTUK MENINGKATKAN LITERASI DAN NUMERASI DI SEKOLAH DASAR Sofiah, Nyayu; Hasanah, Uswatun; Masnonah, Masnonah; Prasrihamni, Mega; Armariena, Dian Nuzulia
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 2 (2026): Vol. 6 No. 2 Edisi Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i2.4749

Abstract

Perkembangan teknologi digital memberikan peluang besar dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah dasar. Salah satu inovasi yang dapat dimanfaatkan adalah media digital interaktif yang mampu meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses belajar. Perkembangan teknologi digital telah mendorong transformasi dalam proses pembelajaran di sekolah dasar, khususnya dalam upaya meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi siswa. Media digital interaktif menjadi salah satu inovasi pembelajaran yang mampu menciptakan pengalaman belajar yang lebih menarik, partisipatif, dan kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan media digital interaktif dalam meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi siswa sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur yang bersumber dari berbagai jurnal ilmiah, artikel jurnal nasional dan internasional yang relevan dengan topik pembelajaran digital, buku, dan laporan penelitian terkait pembelajaran digital di pendidikan dasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media digital interaktif mampu meningkatkan minat belajar siswa, memudahkan pemahaman konsep, serta memberikan pengalaman belajar yang lebih menarik dan kontekstual. Media digital interaktif seperti permainan edukatif, multimedia interaktif, dan aplikasi pembelajaran mampu meningkatkan motivasi belajar, keterlibatan siswa, serta pemahaman konsep literasi dan numerasi secara lebih efektif. Penggunaan media digital memungkinkan penyajian materi secara visual, simulatif, dan interaktif sehingga membantu siswa memahami konsep matematika dan membaca secara lebih konkret dan bermakna. Selain itu, media digital juga memungkinkan pembelajaran yang lebih fleksibel dan adaptif terhadap kebutuhan siswa. Oleh karena itu, pemanfaatan media digital interaktif perlu diintegrasikan secara optimal dalam proses pembelajaran di sekolah dasar untuk mendukung peningkatan literasi dan numerasi siswa. Selain itu, beberapa penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran berbasis permainan digital dan multimedia interaktif dapat meningkatkan skor literasi numerasi siswa serta memperkuat kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah dalam pembelajaran (Hidayat et al., 2024; Amaliya et al., 2024). Media digital juga berperan dalam mendukung pembelajaran yang fleksibel dan berpusat pada siswa sehingga sesuai dengan tuntutan pendidikan abad ke-21. Namun demikian, implementasinya masih menghadapi beberapa tantangan seperti keterbatasan infrastruktur teknologi dan literasi digital guru. Oleh karena itu, integrasi media digital interaktif perlu didukung oleh pelatihan guru serta penyediaan fasilitas teknologi yang memadai agar dapat meningkatkan kualitas pembelajaran literasi dan numerasi di sekolah dasar.
PENGARUH PENGGUNAAN MODEL ROLE PLAY TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA TENTANG STRUKTUR CERITA DALAM MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS V UPTD SD INPRES LILIBA Ludji, Sonia Adelin; Fembriani, Fembriani; Sampe, Markus; Djuli, Labu
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 2 (2026): Vol. 6 No. 2 Edisi Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i2.4750

Abstract

Penelitian dengan judul “Pengaruh Penggunaan Model Role play Terhadap Hasil Belajar Siswa Tentang Struktur Cerita Dalam Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas V UPTD SD Inpres Liliba ”, dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa dalam memahami struktur cerita siswa kelas V UPTD SD Inpres Liliba, yang disebabkan oleh pembelajaran yang masih bersifat konvensional dan kurang melibatkan keaktifan siswa. Hal ini berdampak pada rendahnya pemahaman siswa terhadap unsur unsur cerita serta kurangnya keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dari model pembelajaran role play terhadap hasil belajar siswa pada materi struktur cerita. Penelitian ini menggunakan metode Kuantitatif dengan desain pre-experimental berbentuk one group pretest- posttest design. Subjek penelitian adalah siswa kelas V UPTD SD Inpres Liliba yang berjumlah 28 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes (pretest dan posttest), observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran role playing mampu meningkatkan hasil belajar siswa secara efektif. Pada tahap awal (pretest), nilai rata-rata siswa masih berada pada angka 71,29 kemudian mengalami peningkatan pada tahap posttest menjadi 83,21 Hal ini menunjukkan adanya perubahan yang signifikan setelah diberikan perlakuan. Berdasarkan hasil uji hipotesis, signifikansi sebesar 0,001 < 0,05, H0 ditolak dan Ha diterima.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP KEAKTIFAN BELAJAR BAHASA INDONESIA SISWA KELAS V SD NEGERI 200104 PADANGSIDIMPUAN Ilahi, Afdhal; Anggraini, Nia Devi; Gultom, Grace Rogate Octavia
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 2 (2026): Vol. 6 No. 2 Edisi Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i2.4762

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terhadap keaktifan belajar Bahasa Indonesia siswa kelas V SD Negeri 200104 Padangsidimpuan. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keaktifan belajar siswa yang ditunjukkan melalui kurangnya partisipasi dalam bertanya, berdiskusi, serta keterlibatan dalam pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pre-eksperimental dan desain one group pretest-posttest. Sampel penelitian berjumlah 26 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan angket keaktifan belajar, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai pretest sebesar 73,19 meningkat menjadi 84,15 pada posttest, dengan peningkatan sebesar 10,96 poin . Hasil uji normalitas menunjukkan data berdistribusi normal, dan uji hipotesis menggunakan uji-t diperoleh nilai t hitung sebesar 6,85 lebih besar dari t tabel 2,060 sehingga Ha diterima . Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari penggunaan model pembelajaran Problem Based Learning terhadap keaktifan belajar Bahasa Indonesia siswa kelas V.
PENGARUH PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) TERHADAP KETERAMPILAN KOLABORASI SISWA PADA PEMBELAJARAN IPAS DI KELAS V SDN 101207 PARANJULU Zulfadli, Zulfadli; Anggraini, Nia Devi; Halima, Nur
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 2 (2026): Vol. 6 No. 2 Edisi Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i2.4764

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara model Problem Based Learning (PBL) terhadap keterampilan kolaborasi siswa pada pembelajaran IPAS di kelas V SDN 101207 Paranjulu. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jenis Eksperimen Desain One Group Pre – test Post - test. Penelitian ini dilakukan di SDN 101207 Paranjulu Kecamatan Sipirok Kabupaten Tapanuli Selatan. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SDN 101207 Paranjulu yang berjumlah 16 siswa. Sampel yang diambil dalam penelitian ini sama seperti jumlah populasi yang berjumlah 16 siswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Total Sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan angket. Selanjutnya data yang telah terkumpul dianalisis dengan analisis deskriptif dan analisis statistik inferensial. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan diketahui gambaran penerapan model PBL berada pada kategori sangat baik karena penerapannya sudah sesuai dengan sintaks PBL dengan pencapaian nilai sebesar 95,65 %. Sedangkan gambaran keterampilan kolaborasi siswa mengalami peningkatan dengan nilai rata – rata yang awalnya 50,50 “Cukup” menjadi 70,62 “Baik”. Hasil uji hipotesis yang dilakukan diketahui bahwa nilai > yakni 11,479 > 2,13145. Artinya “Terdapat pengaruh penerapan model Problem Based Learning (PBL) terhadap keterampilan kolaborasi siswa kelas V SDN 101207 Paranjulu.
PENGEMBANGAN LEMBAR KEGIATAN SISWA (LKS) IPA BERBASIS QUANTUM TEACHING UNTUK MENINGKATKAN MINAT DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS IV SD GMIT KOLHUA KOTA KUPANG Ratu, Kurniayu Triastuti R.A.; Ratu, Steffi Eka Permatasari R.A.; Thonak, Melin
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 2 (2026): Vol. 6 No. 2 Edisi Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i2.4770

Abstract

Model pembelajaran pengajaran quantum teaching adalah salah satu model pembelajaran yang dikenal dengan sintaks TANDUR, yaitu: Tumbuh, Alami, Namai, Demonstrasikan, Ulangi, dan Rayakan. Model pengajaran quantum teaching memberikan kesempatan bagi siswa untuk terlibat aktif dan kreatif dalam proses pembelajaran, berinteraksi dengan baik dengan materi, teman, dan guru. Oleh karena itu, model pengembangan lembar aktivitas siswa ini mengikuti sintaks TANDUR, yang membuat suasana belajar lebih menyenangkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil pengembangan LKS berbasis quantum teaching dan peningkatan minat dan hasil belajar siswa. Penelitian ini termasuk dalam kategori Penelitian dan Pengembangan (Research and Development) dengan menggunakan metode pengembangan dengan 4D Model Thiagarajan, tetapi hanya terdiri dari 3 tahap, yaitu tahap pendefinisan (define), tahap perencanaan (design), tahap pengembangan (develop) dan tahap penyebaran (disseminate). Pemilihan model ini didasarkan pada alurnya yang sistematis tetapi tetap fleksibel, sehingga sesuai untuk menghasilkan produk pembelajaran yang dapat diuji dari sisi kelayakan, kepraktisan, dan keefektifan. Populasi dan sampel adalah siswa kelas IV SD berjumlah 20 orang. Instrumen pengumpulan data yang digunakan terdiri dari lembar validasi LKS, angket respon dan minat siswa, lembar observasi minat siswa, dan lembar pre test dan post test. Analisis data digunakan menggunakan skala likert dengan mengubah nilai kuantitatif menjadi kualitatif. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa hasil produk pengembangan LKS berbasis quantum teaching memiliki kategori sangat baik dengan persentase 90,1% sehingga layak untuk digunakan sebagai bahan ajar pada pelajaran IPAS. Siswa sangat berminat terhadap produk pengembangan LKS berbasis quantum teaching sebagaimana hasil persentase rata-rata respon dan minat siswa terhadap LKS yaitu 88% dan 83,42%. Hasil produk pengembangan LKS telah dapat meningkatkan hasil belajar siswa dengan hasil persentase rata-rata soal pre test sebesar 52% dan post test sebesar 89%.
ANALISIS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA DALAM MENUMBUHKAN KARAKTER JUJUR DAN DISIPLIN SISWA KELAS V SD MUHAMMADIYAH 3 MAKASSAR Annasyia A, Dini; Azis, Abd.; Syahrir, Musdalifah
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 2 (2026): Vol. 6 No. 2 Edisi Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i2.4793

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pelaksanaan pembelajaran Pendidikan Pancasila dalam menumbuhkan karakter jujur dan disiplin pada siswa kelas V SD Muhammadiyah 3 Makassar. Internalisasi nilai karakter melalui mata pelajaran Pendidikan Pancasila merupakan elemen fundamental dalam pembentukan integritas moral generasi penerus bangsa, khususnya pada jenjang pendidikan dasar. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi terstruktur, angket berskala Likert, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri atas guru kelas V dan sebelas siswa yang dipilih secara purposif. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, disertai triangulasi sumber dan metode untuk menjamin validitas temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran Pendidikan Pancasila telah dilaksanakan dengan kategori sangat baik, ditunjukkan oleh skor observasi keseluruhan sebesar 94,4% pada aspek penanaman karakter jujur dan 94,4% pada aspek karakter disiplin. Melalui tiga strategi utama—pembelajaran terintegrasi, keteladanan guru, dan pembiasaan berkelanjutan—guru berhasil menanamkan nilai kejujuran dan kedisiplinan secara efektif. Hasil angket mengonfirmasi dominasi kategori "selalu" pada indikator kejujuran akademik (48,1%) dan disiplin terhadap aturan (43,2%). Hambatan yang ditemukan bersumber dari faktor eksternal, khususnya kurangnya konsistensi pembiasaan di lingkungan keluarga dan pengaruh penggunaan teknologi digital. Penelitian ini mengimplikasikan pentingnya pendekatan terpadu antara sekolah, guru, dan orang tua dalam membangun karakter yang berkelanjutan.