cover
Contact Name
Rizki Amalia Tri Cahyani
Contact Email
rizkiatcahyani@gmail.com
Phone
+6285233000052
Journal Mail Official
media.teknik.sipil@umm.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Tlogomas 246 Malang, East Java, Indonesia, Postal Code: 65144
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Media Teknik Sipil
ISSN : 16933095     EISSN : 25977660     DOI : 10.2229.
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 14 Documents
Search results for , issue "Vol 13, No 2 (2015): Agustus" : 14 Documents clear
ANALISIS PERPINDAHAN NON LINIER BALOK BERDASARKAN TEORI ELASTIKA Dolu, Anwar; Nasution, Amrinsyah
Media Teknik Sipil Vol 13, No 2 (2015): Agustus
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (487.574 KB) | DOI: 10.22219/jmts.v13i2.2557

Abstract

ANALISIS PERPINDAHAN NON LINIER BALOK BERDASARKAN TEORI ELASTIKAAnalysis Displacement Non Linear of Beam Based with Theory of ElasticaAnwar Dolu1 & Amrinsyah Nasution21Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas TadulakoAlamat korespondensi : Jl. Soekarno - Hatta KM. 9, Palu, Sulawesi Tengah, Indonesiaemail: anwardolu@yahoo.com2Jurusan Teknik Sipil FTSL Instititut Teknologi BandungAlamat korespondensi : Jl. Ganesha No.10, Jawa Barat 40132email: ancedin@bdg.centrin.net.idAbstractIn this study the authors analyze the nonlinear deflection on the cantilever with a load point P at the end . Analysis nonlinear deflection based on the elastica theory with solving elliptic integrals and method of iterations. For external load ( P ) is small ( P < 0.70 unit ) deflection less significant difference ( å < 5 % ) . For external load ( P ) increasing ( P > 0.70 unit ) , the difference is increasing the amount of deflection in significant. Deflection obtained by using the theory elastica smaller than the deflection by linear theory .Keywords : Nonlinear deflection , elastica theory , elliptic integrals , method of iterations , MAPLEAbstrakDalam kajian ini penulis menganalisis lendutan nonlinier pada tumpuan jepit bebas dengan beban titik P di ujung. Analisis lendutan nonlinier berdasarkan teori elastika dengan pemecahan integral elliptik dan metode iterasi. Untuk beban luar (P) yang kecil (P < 0.70 satuan) perbedaan lendutan kurang signifikan (å < 5%). Untuk beban luar (P) yang semakin meningkat (P > 0.70 satuan) maka perbedaan besaran lendutan semakin meningkat secara signifikan. Lendutan yang diperoleh dengan menggunakan teori elastika/nonlinier lebih kecil dibandingkan lendutan dengan berdasarkan pendekatan teori linier.Kata kunci: Lendutan Nonlinier, Teori Elastika, Integral elliptic,Metode Iterasi, MAPLE.
KARAKTERISTIK HUBUNGAN BALOK-KOLOM PADA STRUKTUR BALOK TINGGI DENGAN PENGEKANGAN Catur EY, Ninik; Subiyanto, Agus
Media Teknik Sipil Vol 13, No 2 (2015): Agustus
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (741.329 KB) | DOI: 10.22219/jmts.v13i2.2562

Abstract

KARAKTERISTIK HUBUNGAN BALOK-KOLOM PADA STRUKTUR BALOK TINGGI DENGAN PENGEKANGANCharacteristics ofBeam ? Column Connectian on Deep beam Constructian with ConfinementNinik Catur EY1 & Agus Subiyanto21,2Jurusan Teknik Sipil Universitas Merdeka Malang Alamat korespondensi : Jl. Terusan Raya Dieng No. 62-64 Telp. (0341) 567617 Fax. (0341)567617Email : nien_cey@yahoo.comAbstractThe main problem which is the basis of this research is the frequent occurrence of collapse in the construction of deep beam and deep beam-column connection. This collapse affected by retrofitting reinforcement models. The use of less reinforcement and construction of behavior change can lead to failure due to the imposition of the construction. Tests carried out on beam-column connections with variations without restraints and restraint areas pedestal and press the path of the beam. Based on the analysis and data processing, it is known that the model of restraint with spasing 65 mm and 32.5 mm made to beam does not significantly affect the increase in the capacity of a flexible but highly influential on shear strength and ductility (indicated by a moment of curvature) and beam connection column. This condition applies both to restraints imposed in the staging area, and curbs on the press beam path. The most obvious influence is shown in spasing restraint with a distance of 32.5 mm mounted on the path of the beam press. Improved performance connection beams and columns are also shown on the deflection at the same load intensity, deflection occurs is smaller compared to the ones without restraint. Steel strain that occurs also decreased so that at peak load and load initial crack strain melting occurs at the load value P is greater. Based on the observation of the pattern of crack propagation, the beams were wearing restraints, pattern collapse is the kind of collapse that happened so the pliable nature of the collapse is happening is more ductileKeywords : fly ash , permeability , absorptionAbstrakPermasalahan utama yang menjadi dasar penelitian ini adalah sering terjadinya keruntuhan pada konstruksi balok tinggi dan hubungan balok tinggi-kolom. Keruntuhan ini dipengaruhi oleh model perkuatan tulangannya. Pemakaian tulangan yang kurang dan perubahan perilaku konstruksi akibat pembebanan dapat mengakibatkan kegagalan konstruksi. Pengujian dilakukan terhadap sambungan balok-kolom dengan variasi tanpa pengekangan dan pengekangan di daerah tumpuan dan jalur tekan balok. Berdasarkan hasil analisis dan pengolahan data, diketahui bahwa model pengekangan dengan spasing 65 mm dan 32,5 mm yang dilakukan terhadap balok tidak berpengaruh secara signifikan terhadap peningkatan kapasitas lentur namun sangat berpengaruh terhadap kuat geser dan daktilitas (yang ditunjukkan oleh momen kurvatur) sambungan balok dan kolom. Kondisi ini berlaku baik untuk pengekangan yang dilakukan di daerah tumpuan, maupun pengekangan pada bagian jalur tekan balok. Pengaruh paling nyata ditunjukkan pada spasing pengekangan dengan jarak 32,5 mm yang dipasang pada jalur tekan balok. Peningkatan kinerja sambungan balok dan kolom juga ditunjukkan dari defleksi pada intensitas beban yang sama, defleksi yang terjadi lebih kecil jika dibandingkan dengan yang tanpa pengekang. Regangan baja yang terjadi juga mengalami penurunan sehingga pada beban puncak dan beban retak awal regangan leleh terjadi pada nilai beban P yang lebih besar. Berdasarkan pengamatan terhadap pola rambatan retak, pada balok yang memakai pengekang, pola keruntuhan yang terjadi adalah jenis keruntuhan lentur sehingga sifat keruntuhan yang terjadi lebih bersifat daktail.Kata Kunci : hubungan balok tinggi-kolom, pengekangan, perilaku 
Redaksi dan Pedoman Penulisan Jurnal Media Teknik Sipil, Vol 13, No. 2, Agustus 2015 Pedoman Penulisan, Redaksi &
Media Teknik Sipil Vol 13, No 2 (2015): Agustus
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2758.954 KB) | DOI: 10.22219/jmts.v13i2.2553

Abstract

Redaksi dan Pedoman Penulisan Jurnal Media Teknik Sipil, Vol 13, No. 2, Agustus 2015ISSN 1693 - 3095PENGELOLAH “MEDIA TEKNIK SIPIL” JURUSAN TEKNIK SIPIL FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANGVolume 13 Nomor 2, Agustus 2015Pembina : Dekan Fakultas TeknikPenanggung Jawab : Ketua JurusanPimpinan Redaksi : Ir. Erwin Rommel, MT.Tim Editor : 1. Dr. Ir. Sunarto, MT. 2. Dr. Ir. Samin, MT 3. Ir. Andi Saiful Amal, MT. 4. Rini Febri Utari, S.Pd., MT. Mitra Bestari : 1. Dr. Ir. Sri Sunarjono ( Universitas Muhammadiyah Surakarta) 2. Dr. Ir. Bambang Supriyadi, CES.DEA (Universitas Gajahmada) 3. Dr. Ing. Ir. Andreas Triwiyono 4. Dr. Ir. Ussy Andawayanti, MS 5. Herdin Prihantono, MT., PhD.Pelaksana Teknis : Apdani, S.Sos. Jurnal Media Teknik Sipil diterbitkan oleh Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Malang, secara berkala dengan terbit setiap bulan Februari dan Agustus, Redaksi “Media Teknik Sipil” menerima tulisan berupa artikel ilmiah dari praktisi, peneliti, akademisi, pemerhati keteknik sipilan secara luas. Untuk informasi lebih lanjut dapat ditanyakan kepada alamat redaksi. Alamat Redaksi Jurnal “Media Teknik Sipil”Jurusan Teknik Sipil Fakultas TeknikUniversitas Muhammadiyah MalangJln. Raya Tlogomas No.246 Malang 65144Telpon: (0341)464318130, Fax: (0341) 460782 E-mail : jurnal.sipil.umm@gmail.comhttp://ejournal.umm.ac.id/index.php/jmts/issue/archive 
ANALISIS PERENCANAAN PONDASI DINAMIS UNTUK MENDUKUNG MESIN TURBIN PADA PABRIK GULA CUKIR JOMBANG Setyono, Ernawan; Amudi, Abdiyah
Media Teknik Sipil Vol 13, No 2 (2015): Agustus
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (137.394 KB) | DOI: 10.22219/jmts.v13i2.2558

Abstract

ANALISIS PERENCANAAN PONDASI DINAMIS UNTUK MENDUKUNG MESIN TURBIN PADA PABRIK GULA CUKIR JOMBANGDynamic Foundation Design Analysis To Support The Turbine Engine At The Sugar Factory of Cukir JombangErnawan Setyono1 & Abdiyah Amudi21&2Jurusan Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Malang Alamat korespondensi : Jl. Raya Tlogomas 246 Malang 65144AbstractFoundation plan to shore up machine load, the foundation system influinced by shaking load, the load caused by imbalance machine force and static system load (foundation and machine). Reminding the change shaking load, according to time and tempo function which long and working in repetition, it caused the structure would be difference compared with structure which accepted static load only. Foundation type used in this planning was block type foundation where in its calculation to find out the condition fulfilled dimention, using trial and error. In general, the foundation weight was the multiple times of machine weight. Direction amplitudo z = 0,127 mm, amplitudo direction x = 0,142 mm, amplitudo direction y = 0,19 mm, amplitudo vertical combination = 0,0083 rad, amplitudo horizontal combination = 0,0027 rad and turque amplitudo = 0,00159 rad. Dimention which able to resist the machine dynamic load by length 9,2 m, wide 4,8 m, and deep 2,8 m.Keywords : Dynamic Foundation, Elastic Half Space MethodAbstrakPerencanaan pondasi apabila harus menopang beban berupa mesin, maka sistem pondasi tersebut dipengaruhi oleh beban yang bergetar, beban ini disebabkan oleh gaya-gaya mesin yang tidak seimbang dan beban statis sistem (pondasi dan mesin). Mengingat bekerjanya beban yang bergetar tersebut berubah berdasarkan fungsi waktu dan tempo yang relatif lama dan bekerja secara berulang-ulang, maka hal ini menyebabkan kelakuan struktur akan berbeda apabila dibandingkan dengan struktur yang menerima beban statis saja. Tipe pondasi yang dipakai dalam perencanaan ini adalah tipe pondasi blok, dimana dalam perhitungannya untuk mendapatkan dimensi yang memenuhi syarat menggunakan cara coba-coba. Secara umum berat pondasi adalah sekian kali dari berat mesin. Amplitudo arah z = 0,127 mm, amplitudo arah x = 0,142 mm, amplitudo arah y = 0,19 mm, amplitudo kombinasi vertikal = 0,0083 rad, amplitudo kombinasi horizontal = 0,0027 rad dan amplitudo torsi = 0,00159 rad, Dimensi yang mampu menahan beban dinamis mesin yaitu dengan panjang 9,2 m, lebar 4,8 m dan kedalaman 2,8 m.Kata kunci : Pondasi Dinamis, Metode Elastic Half Space
PEMAKAIAN ABU AMPAS TEBU DENGAN VARIASI SUHU SEBAGAI SUBSTITUSI PARSIAL SEMEN DALAM CAMPURAN BETON Karimah, Rofikotul; Wahyudi, Yusuf
Media Teknik Sipil Vol 13, No 2 (2015): Agustus
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (303.621 KB) | DOI: 10.22219/jmts.v13i2.2563

Abstract

PEMAKAIAN ABU AMPAS TEBU DENGAN VARIASI SUHUSEBAGAI SUBSTITUSI PARSIAL SEMEN DALAM CAMPURAN BETONThe Use Of Bagasse Ash With Temperature VariationsAs A Partial Substitution Of Cement In The Concrete MixRofikotul Karimah1& Yusuf Wahyudi21&2Jurusan Teknik Sipil – Fakultas Teknik Univ. Muhammadiyah MalangJl. Raya Tlogomas No. 246 Malang 65144Email: roikatulkarimah@gmail.comAbstractBagasse is natural resource that has not been maximally used. The bagasse cinders, waste of burning was taken from Kebon Agung sugar mill, Malang, contains 38,09% amount of silica. The research toward bagasse cinder is done by reburning it from temperature 400ºC, 500ºC, 600ºC, 700ºC and 800ºC with silica amount 49,60%, 52,59%, 53,92%, 54,46% and 54,96%. Based on the research result was obtained the best press power in 28 days old is bagasse cinder which is burnt in 400ºC of temperature by 5% precentage is 24,616 Mpa. The more high burning temperature, the lower of streng that is produced. The maximum water absorption value is in a mixed-bagasse cinder that is burnt in 800ºC of temperature is 1,061%. The proportion of correlation between streng and water disorption toward mixed bagasse cinder concrete is reverse. It is because of compound establisthhment of Ca(OH)2 with SiO2 is not happened yet perfectly, portlandid fase is still exist. Consequently, the expected cinder did not exist as changer role for repairing cement feature, on the contrary, it had filler role the same as sand.Keywords: bagasse cinder, strength, absorption.AbstrakAmpas tebu merupakan sumber daya alam yang masih belum maksimal pemanfaatannya. Limbah abu ampas tebu hasil sisa pembakaran yang didapat dari pabrik gula Kebon Agung, Malang memiliki kandungan silika sebesar 38,09%. Penelitian terhadap abu ampas tebu dilakukan dengan melakukan pembakaran ulang dari suhu 4000C, 5000C, 6000C, 7000C, dan 8000C dengan nilai silika yang didapat sebesar 49,60%, 52,59%, 53,92%, 54,46%, dan 54,96%. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kekuatan tekan yang paling baik pada umur 28 hari adalah abu ampas tebu yang dibakar pada suhu 4000C dengan persentase 5% sebesar 24,616 Mpa. Semakin tinggi suhu pembakaran kuat tekan yang dihasilkan semakin menurun. Nilai penyerapan air maksimum terdapat pada campuran abu ampas tebu yang di bakar pada suhu 8000C yakni sebesar 1,061%. Hubungan antara kuat tekan dan penyerapan air pada campuran beton abu ampas tebu berbanding terbalik. Hal tersebut terjadi karena pembentukan senyawa Ca(OH)2 dengan SiO2 belum terjadi secara sempurna, fase portlandidnya masih ada. Akhirnya abu yang dikehendaki tidak bertindak sebagai pengganti untuk memperbaiki sifat semen melainkan bertindak sebagai filler sama seperti pasir.Kata Kunci : abu ampas tebu, kuat tekan, absorbsi.
Daftar Isi Jurnal Media Teknik Sipil Vol.13 No.2, Agustus 2015 Isi, Daftar
Media Teknik Sipil Vol 13, No 2 (2015): Agustus
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (16.093 KB) | DOI: 10.22219/jmts.v13i2.2554

Abstract

Daftar Isi Jurnal Media Teknik Sipil Vol.13 No.2, Agustus 2015Persamaan Empiris Waktu Getar Alami Struktur Pelat Datar Beton Bertulang Berdasarkan Hasil Analisis Vibrasi 3 Dimensi Agus Setiawan .....................................................................................................................................109 - 116Pemanfaatan Limbah Batu Marmer Sebagai Pengganti Agregat Kasar pada Campuran Aspal Beton Terhadap Karakteristik MarshallAndi Syaiful Amal1 & Chairil Saleh2 .................................................................................................117 - 126Analisis Perpindahan Non Linier Balok Berdasarkan Teori Elastika Anwar Dolu1 & Amrinsyah Nasution2 ...............................................................................................127 - 132Analisis Perencanaan Pondasi Dinamis Untuk Mendukung Mesin Turbin pada Pabrik Gula Cukir Jombang Ernawan Setyono1 & Abdiyah Amudi2 .............................................................................................133 - 140Tinjauan Permeabilitas dan Absorbsi Beton dengan Menggunakan Bahan Fly Ashsebagai CementitiousErwin Rommel1, Yusuf Wahyudi2, Rozy Dharmawan3.....................................................................141 - 145Kajian Kinerja dan Preferensi Pengguna Jasa Terminal Penumpang Kapal Laut di Pelabuhan Tanjung Perak SurabayaHeny Wijayanti1, M Zainul Arifin2, Achmad Wicaksono3 ..............................................................146 - 156Pasir Kandilo dan Kerikil Petangis Sebagai Material Local Tanah Grogot dalam Campuran BetonKarmila achmad ..................................................................................................................................157 - 160Karakteristik Hubungan Balok-Kolom pada Struktur Balok Tinggi dengan PengekanganNinik Catur Ey1 & Agus Subiyanto2 .................................................................................................161 - 166Pemakaian Abu Ampas Tebu dengan Variasi Suhu Sebagai Substitusi Parsial Semen dalam Campuran BetonRofikotul Karimah1 & Yusuf Wahyudi2 ............................................................................................167 - 173Kajian Potensi Hidrologi Embung Irigasi Wae Robang di Kabupaten Rote NdaoSiti Nurasiyah ....................................................................................................................................174 - 184Evaluasi dan Potensi Pengoperasian Bus Sekolah (Studi Kasus : Bus Halokes Kota Malang)Tony Prasetyo1, Ludfi Djakfar2, Sobri Abusini3 .............................................................................185 - 192
TINJAUAN PERMEABILITAS DAN ABSORBSI BETON DENGAN MENGGUNAKAN BAHAN FLY ASHSEBAGAI CEMENTITIOUS Rommel, Erwin; Wahyudi, Yusuf; Dharmawan, Rozy
Media Teknik Sipil Vol 13, No 2 (2015): Agustus
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (274.483 KB) | DOI: 10.22219/jmts.v13i2.2559

Abstract

TINJAUAN PERMEABILITAS DAN ABSORBSI BETON DENGAN MENGGUNAKAN BAHAN FLY ASHSEBAGAI CEMENTITIOUSReview The Use of Fly-ash as a Cementitious to Concrete Absorbtion and PermeabilityErwin Rommel1, Yusuf Wahyudi2, Rozy Dharmawan31,2Jurusan Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Malang Jl. Raya Tlogomas 246 Malang 65144 Telp. (0341) 464318-319 Pes. 130 Fax. (0341)4604353Alumni Jurusan Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah MalangEmail: erwin67pro@yahoo.comAbstractFly-ash material improvement efforts through the process of synthesis of silicawith the activator NaOH 5M solution has been done to improve the properties of reactivity. Repair of concrete permeability resistance trying to do with fly-ash as cementitious 10%, 20%, 30%, 40%. Concrete permeabilitytesting done by making 30 specimen (20x20x12) cm. Beside that alsocarried out testing on the absorption testing by making cylinder concrete (15x30) cm as much as 30 specimen. The comparison is done as the creation of concrete using fly-ash in a conventional fly-ash on concrete. The result of absorption obtained that the use of fly ash tend to be able to reduce the absorption on the concrete, both the conventionalfly-ash or fly-ash treatment. Even the usage of fly-ash  above20% is not contrastive in the absorption of concrete given the fly-ash treatment or conventional fly-ash. The capability of  concrete permeability looksbetter onconcrete using fly-ash treatment comparedto conventional fly-ash.Keywords : fly ash , permeability , absorptionAbstrakUpaya perbaikan material fly-ash melalui proses sintesis silika dengan aktivator NaOH 5M telah dilakukan guna memperbaiki sifat reaktifitasnya. Perbaikan ketahanan permeabilitas beton coba dilakukan dengan mengganti 10%, 20%, 30%, 40% berat semen dengan bahan fly-ash hasil rekayasa. Pengujian permeabilitas beton dilakukan dengan membuat 30 benda uji berukuran (20x20x12) cm. Disamping itu dilakukan juga pengujian pada ketahanan absorbsi beton dengan membuat benda uji silinder diameter 15 cm tinggi 30 cm sebanyak 30 benda uji. Sebagai pembanding dilakukan pembuatan beton dengan menggunakan bahan fly-ash konvensional (tanpa perbaikan) pada campuran beton. Hasil pengujian absorbsi diperoleh bahwa penggunaan fly ashcenderung dapat mengurangi nilai absorbsi pada beton, baik pemakaian fly-ash konvensional maupun fly-ash yang telah melalui hasil rekayasa. Bahkan pemakaian fly-ash diatas 20% tidak memperlihatkan perbedaan nilai absorbsi pada beton yang diberi fly-ash hasil rekayasa maupun fly-ash konvensional. Untuk kemampuan permebilitas terlihat lebih baik pada beton yang memakai fly-ash rekayasa dibandingkan dengan fly-ash konvensional.Kata Kunci : fly ash, permeabilitas, absorbsi
KAJIAN POTENSI HIDROLOGI EMBUNG IRIGASI WAE ROBANG DI KABUPATEN ROTE NDAO Nurasiyah, Siti
Media Teknik Sipil Vol 13, No 2 (2015): Agustus
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (92.157 KB) | DOI: 10.22219/jmts.v13i2.2564

Abstract

KAJIAN POTENSI HIDROLOGI EMBUNG IRIGASI WAE ROBANG DI KABUPATEN ROTE NDAOStudy The Potential Of Hidrology Wae Robang Irrigation Retention Basin In Rote Ndao DisrtrictSiti NurasiyahDepartemen Pendidikan Teknik Sipil, Universitas Pendidikan Indonesiaemail: iisnurasiyah82@yahoo.comAbstractRote Ndao District is one of the districts in the province of NTT, which has a fairly extensive irrigation areas and potential but less discharge to irrigate the irrigation area. Rote Ndao District has topography is hilly and much of the basin area can hold water, so one way to solve this problem is to build retention basin to hold excess water during the rainy season. Wae Robang retention basin is one of the retention basin will be built in Rote Ndao District. One aspect that must be examined in the planning of retention basin is hydrological analysis. The purpose of the analysis of hydrology at the location of Robang Wae retention basin is to assess the potential of existing hydrological includes inflows fill retention basin, retention basin reservoirs, and flood discharge plan. From the results of the hydrological analysis showed that the volume of water that can fill an Wae Robang retention basin during the rainy season amounted to 1,774,029 m3, retention basin reservoir design capacity Wae Robang retention basin amounted to 1,348,859 m3, and the flood discharge plan with a return period of 50 years for the spillway Wae Robang retention basin amounted to 21.71 m3/ sec.Keywords: Wae Robang, retention basin, hydrologi AbstrakKabupaten Rote Ndao merupakan salah satu kabupaten di provinsi NTT yang memiliki areal irigasi yang cukup luas dan cukup potensial tetapi kekurangan debit air untuk mengairi areal irigasi tersebut. Kabupaten Rote Ndao ini memiliki kondisi topografi yang berbukit-bukit dan banyak daerah cekungan yang dapat menampung air, maka salah satu cara untuk menanggulangi masalah ini adalah dengan membangun embung yang berguna untuk menampung air yang berlebihan pada waktu musim hujan. Embung Wae Robang merupakan salah satu embung yang akan dibangun di Kabupaten Rote Ndao. Salah satu aspek yang harus ditelaah dalam perencanaan embung adalah analisis hidrologi. Tujuan dari analisis hidrologi di lokasi embung Wae Robang ini adalah untuk mengkaji potensi hidrologi yang ada meliputi aliran masuk yang mengisi embung, tampungan embung, dan debit banjir rencana. Dari hasil analisis hidrologi didapatkan bahwa volume air yang dapat mengisi kolam Embung Wae Robang selama musim hujan adalah sebesar 1.774.029 m3, kapasitas tampung desain embung Wae Robang adalah sebesar 1.348.859 m3, dan debit banjir rencana dengan kala ulang 50 tahun untuk pelimpah embung Wae Robang adalah sebesar 21,71 m3/det.Kata kunci : Wae Robang, embung, hidrologi
persamaan empiris waktu getar alami struktur pelat datar beton bertulang berdasarkan hasil analisis vibrasi 3 dimensi Setiawan, Agus
Media Teknik Sipil Vol 13, No 2 (2015): Agustus
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (463.455 KB) | DOI: 10.22219/jmts.v13i2.2555

Abstract

persamaan empiris waktu getar alami struktur pelat datar beton bertulang berdasarkan hasil analisis vibrasi 3 dimensiEmpirical Formula for Fundamental Period of Flate Plate Reinforced Concrete Structure Based on 3 Dimentional Vibration AnalysisAgus SetiawanJurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik,Universitas Pembangunan Jaya Alamat Korespondensi : BJl. Cendrawasi, Ciputat, Sawah Baru, Tangerangan Selatan, Banten 15413Email : agustinus@upj.ac.idAbstractOne of the parameters required in the calculation of seismic base shear on a structure is the fundamental period of the structure. The fundamental period of structure can be obtained through three-dimensional dynamic analysis of the structure. Indonesian Standard Code for Earthquake Resistance Building, SNI 1726-2012, given some empirical equations to calculate the fundamental period ofsome structural system. Some of the given equation can be used for concrete and steel frame structure. However, for the flat plate reinforced concrete structure, sometimes the fundamental period approached as “other structural systems”, which of course can not be shown for accuracy. This study was conducted to obtain an empirical equation that can be used to calculate the fundamental periodof a flat plate structure. The flat plate reinforced concrete structure model being analyzed is vary in total floor number, which varies from 1 to 10 floors, and the width of the building from 20 to 28 meters. From the analysis results obtained relationship between fundamental period, building width and building height in the form Ta = 0,0022(B)’”hn1,15, for the un-cracked section. And Ta = 0,0025(B)’”hn1,28, for the condition of cracked cross-section, with Tn is fundamental period, B is the width of the building plan, and hn is the height of the building.Keywords : Time Period, Flat Plate, Reinforced ConcreteAbstrakSalah satu parameter yang diperlukan dalam perhitungan gaya geser dasar seismik pada suatu struktur adalah besarnya waktu getar alami dari struktur tersebut. Nilai waktu getar alami struktur dapat diperoleh melalui hasil analisis dinamik 3 dimensi dari struktur tersebut. Namun dalam Standar Perencanaan Ketahanan Gempa SNI 1726-2012, juga diberikan beberapa persamaan empiris untuk menghitung waktu getar alami struktur. Beberapa persamaan yang diberikan dapat digunakan untuk sistem struktur rangka beton dan baja. Namun untuk sistem struktur berupa pelat datar (flat plate) beton bertulang, terkadang nilai waktu getarnya didekati sebagai “sistem struktur lainnya”, yang tentu saja tidak dapat ditunjukkan keakuratannya. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mendapatkan persamaan empiris yang dapat digunakan untuk menghitung waktu getar alami suatu struktur pelat datar. Model yang dianalisis berupa struktur pelat datar beton bertulang, dengan jumlah lantai bervariasi dari 1 hingga 10 lantai, serta lebar bangunan dari 20 hingga 28 meter. Dari hasil analisis diperoleh hubungan waktu getar alami dengan lebar bangunan dan tinggi bangunan dalam bentuk Ta = 0,0022(B)’”hn1,15, untuk kondisi penampang utuh. Serta Ta = 0,0025(B)’”hn1,28, untuk kondisi penampang retak, dengan Tn adalah waktu getar alami, B adalah lebar denah bangunan, serta hn adalah tinggi bangunan.Kata kunci : Waktu Getar Alami, Pelat Datar, Beton Bertulang
KAJIAN KINERJA DAN PREFERENSI PENGGUNA JASA TERMINAL PENUMPANG KAPAL LAUT DI PELABUHAN TANJUNG PERAK SURABAYA Wijayanti, Heny; Arifin, M Zainul; Wicaksono, Achmad
Media Teknik Sipil Vol 13, No 2 (2015): Agustus
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (856.912 KB) | DOI: 10.22219/jmts.v13i2.2560

Abstract

KAJIAN KINERJA DAN PREFERENSI PENGGUNA JASA TERMINAL PENUMPANG KAPAL LAUT DI PELABUHAN TANJUNG PERAK SURABAYAAssessment Of Performance And Preferences Of Service UsersTerminal Passenger Ships At The Port Of Tanjung Perak SurabayaHeny Wijayanti1, M Zainul Arifin2, Achmad Wicaksono31,2,3Jurusan Teknik Sipil,Fakultas Teknik,Universitas Brawijaya, Jl. M.T. Haryono No. 167, Malang-65145, Jawa Timuremail: henywijayanti99@gmail.comAbstractThe objective of this research is to know the performance of operational service ships Passenger Terminal in terms of the needs and wants of users, know the preferences of service users in choosing marine transport modes in the Passenger Ship Terminal Tanjung Perak Surabaya. The analysis method used in this study are Importance-Performance Analysis (IPA) to know which service attributes that have low performance, stated preference techniques to get the model of service user preferences in choosing a mode of transport. Operational service performance ship passenger terminal in terms of the needs and wants of users are the cleanliness of the passenger terminal waiting room, a comfortable waiting room, the accuracy and speed of service time, the length of waiting times for vessels when in the passenger terminal of Tanjung Perak, easy to complain, willingness of the port to accept criticism and suggestions, giving attention to the complaints of passengers. Model preferences of service users in choosing the mode of sea transport in the Ship Passenger Terminal Tanjung Perak Surabaya, for the purpose of Sampit Y = 0.780 – 0.092 ÄX3, Makassar Y = 2.379 – 0.072 ÄX3, Benoa Y = 0.833 –0.000002987 ÄX1 - 0.069 ÄX3, Banjarmasin Y = -0.728 – 0.000006186 ÄX1, Kumai Y = 2.445 – 0.062 ÄX3, Balikpapan Y = 1.726 – 0.066 ÄX3, Pontianak Y = -0.114+0.000002291 ÄX1 – 0.0710 ÄX3, Batulicin Y = 1.913 – 0.1030 ÄX3, Masalembo Y=-9.977–0.00003196ÄX1- 0.1020ÄX3, Maumere Y=-7.658–0.000005248ÄX1-0.1780ÄX3, Merauke Papua Y=-0.749– 0.0230ÄX3 where ÄX1 is the difference in rates and ÄX3 is the long waiting time at the passenger terminal.Keywords: passanger terminal, ships, IPA, Stated Preference, Tanjung Perak Surabaya.AbstrakTujuan penelitian ini yaitu mengetahui kinerja pelayanan operasional Terminal Penumpang kapal laut ditinjau dari kebutuhan dan keinginan pengguna, mengetahui preferensi pengguna jasa dalam memilih moda angkutan laut di Terminal Penumpang Kapal Laut Tanjung Perak Surabaya. Metode analisis yang digunakan dalam kajian ini adalah Importance-Performance Analysis (IPA) untuk mengetahui kinerja pelayanan operasional Terminal Penumpang kapal laut ditinjau dari kebutuhan dan keinginan pengguna, Teknik stated preference untuk mengetahui model preferensi pengguna jasa dalam memilih moda angkutan. Kinerja pelayanan operasional terminal penumpang kapal laut ditinjau dari kebutuhan dan keinginan pengguna adalah kebersihan ruang tunggu terminal penumpang, ruang tunggu yang nyaman, ketepatan dan kecepatan waktu pelayanan, lamanya waktu tunggu kapal ketika di terminal penumpang Tanjung Perak, kemudahan untuk menyampaikan keluhan, keinginan pihak pelabuhan untuk menerima kritik dan saran, memberikan perhatian terhadap keluhan calon penumpang. Model preferensi pengguna jasa dalam memilih moda angkutan laut di Terminal Penumpang Kapal Laut Tanjung Perak Surabaya yaitu untuk tujuan kota Sampit Y = 0.780 – 0.092 ÄX3, Makassar Y = 2.379 – 0.072 ÄX3, Benoa Y = 0.833 –0.000002987 ÄX1 - 0.069 ÄX3, Banjarmasin Y = -0.728 – 0.000006186 ÄX1, Kumai Y = 2.445 – 0.062 ÄX3, Balikpapan Y = 1.726 – 0.066 ÄX3, Pontianak Y = -0.114+0.000002291 ÄX1 – 0.0710 ÄX3, Batulicin Y = 1.913 – 0.1030 ÄX3, Masalembo Y=–9.977–0.00003196ÄX1– 0.1020ÄX3, Maumere Y=-7.658–0.000005248ÄX1–0.1780ÄX3, Merauke Papua Y= -0.749 – 0.0230ÄX3 dimana ÄX1 adalah selisih tarif dan ÄX3 adalah selisih lamanya waktu tunggu di terminal penumpang.Kata kunci : terminal penumpang, kapal laut, IPA, Stated Preference, Tanjung Perak Surabaya

Page 1 of 2 | Total Record : 14