cover
Contact Name
Muhammad Agus Kurniawan
Contact Email
aziqri52@gmail.com
Phone
+6282181538109
Journal Mail Official
bagusk399@gmail.com
Editorial Address
IAI AGUS SALIM METRO LAMPUNG Jln. Birgjend. Sutiyoso, No. 7, Metro Pusat, Kota Metro, 34111
Location
Kota metro,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Az-Ziqri: Kajian Keislaman dan Kependidikan
Tujuan dan Ruang Lingkup: Jurnal Ilmiah AZ ZIQRI menawarkan platform internasional untuk membangkitkan potensi peradaban warisan Islam. Tujuan dan ruang lingkup Jurnal mencakup tema-tema luas dan isu-isu yang berkaitan dengan studi agama dan peradaban, dan mencakup kajian Islam dan pendidikan, kajian Islam konvensional , hukum keluarga Islam, ekonomi Islam. Ini mengakomodasi beragam pendekatan dalam studi peradaban termasuk revitalisasi sinergi antara Islam dan peradaban. AZ ZIQRI mengundang kontribusi ilmiah dari artikel penelitian, sudut pandang dan resensi buku, yang sebagian besar bersifat holistik dari akademisi dan mahasiswa Indonesia dan internasional.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 36 Documents
MA'AD 'ALY EDUCATION SYSTEM M. Agus Kurniawan
Jurnal Ilmiah AZZIQRI: Kajian Keislaman dan Kependidikan Vol 4 No 2 (2022): Jurnal Ilmiah AZ ZIQRI : Kajian Keislaman dan Kependidikan: Multidisipliner
Publisher : Insititut Agama Islam Agus Salim Metro Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47902/az-ziqri.v4i2.642

Abstract

Ma'had Aly was formed in order to prepare cadres of scholars' who have scientific integrity, amaliah and khuluqiyah quality and have strategic value with justice-oriented,equality, openness, honesty, trust, and democracy. Ma'had Aly based on Ahlus Sunnah Wal Jama'ah with an Islamic basis means that Ma'had Aly is held, organized, and developed departing (point of depture) from Islamic teachings, the process of managing them in an Islamic way and towards what is idealized by Islamic education. The dynamics of Islamic boarding school education explained that the development of Islamic boarding schools has experienced a shift or change in several aspects along with the progress of the times and the development of science and technology. The discourse that develops in the dynamics of thought and practical experience of pesantren alumni seems to emphasize that pesantren are part of the community infrastructure which at a macro level has played a role in awakening the community to have ideals,
PENGELOLAAN PEMBENTUKAN KARAKTER ANAK DI LINGKUNGAN PENDIDIKAN ISLAM Suryadi; Nur Hidayat; Sri Wahyuningsih
Jurnal Ilmiah AZZIQRI: Kajian Keislaman dan Kependidikan Vol 5 No 1 (2023): Jurnal Ilmiah AZ ZIQRI : Kajian Keislaman dan Kependidikan: Multidisipliner
Publisher : Insititut Agama Islam Agus Salim Metro Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47902/multidisipliner.v5i1.644

Abstract

Keluarga merupakan tempat pertama dalam membentuk kepribadian manusia dan tempat di mana ia mendapatkan kasih sayang, menumbuhkan perasaan, dan mengetahui cita-cita. Orang tua adalah anggota keluarga paling awal dan pertama yang terlibat dalam pembentukan kepribadian. Orang tua (bapak dan ibu) memegang peranan penting dan sangat berpengaruh terhadap pendidikan anak-anaknya, karena sejak lahir kedua orang tua adalah orang yang mendampingi mereka. Ibu adalah sosok pertama yang dikenal dan ditiru oleh temperamen anaknya. Pendidikan Agama Islam (PAI) merupakan salah satu pilar pendidikan karakter yang paling utama. Pendidikan karakter akan tumbuh dengan baik jika dimulai dari tertanamnya jiw keberagamaan pada anak, oleh karena itu materi PAI disekolah menjadi salah satu penunjang pendidikan karakter. Pendidikan agama Islam merupakan sesuatu yang sangat penting dalam pembentukan karakter seseorang. Bimbingan dan arahannya adalah ajaran agama yang ditujukan agar manusia mempercayai dengan sepenuh hati akan adanya Tuhan, patuh dan tunduk melaksanakan perintah-Nya dalam bentuk beribadah, dan berakhlak mulia. Dengan mempelajari pendidikan agama Islam, diharapkan seseorang dapat memiliki nilai yang baik dalam diri, sehingga dapat ditranslasikan ke dalam tingkah laku perbuatannya sehari-hari. Selain itu pendidikan agama Islam juga dapat menjauhkan seseorang untuk melakukan hal yang bathil. Pembentukan kepribadian manusia (character building) yang seimbang, sehat dan kuat, sangat dipengaruhi oleh pendidikan agama dan internalisasi nilai keagamaan dalam diri peserta didik. Peletakan dasar-dasar pendidikan agama adalah kewajiban orang tua dan juga menjadi tugas guru, masyarakat, dan pemerintah melalui berbagai lembaga pendidikan.
PENDIDIKAN ISLAM PADA MASA SAHABAT NABI Ali Munirom; Ade Wawan
Jurnal Ilmiah AZZIQRI: Kajian Keislaman dan Kependidikan Vol 5 No 1 (2023): Jurnal Ilmiah AZ ZIQRI : Kajian Keislaman dan Kependidikan: Multidisipliner
Publisher : Insititut Agama Islam Agus Salim Metro Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47902/multidisipliner.v5i1.656

Abstract

Setelah Nabi Muhammad Saw. wafat, kaum Anshar menghendaki agar orang yang menggantikan menjadi khalifah adalah dari kalangan mereka. Ali ibnu Abi Thalib menginginkan beliaulah yang menjadi khalifah, karena ia menantu dan kerabat terdekat Nabi. Namun sebahagian besar kaum muslimin menghendaki Abu Bakar. Maka dipilihlah beliau menjadi khalifah. Orang-orang yang tadinya ragu-ragu, segera ikut memberikan ba’iah kepada Abu Bakar. Selanjutnya kekhalifahan dilanjutkan oleh Umar ibnu Khattab, Usman ibnu Affan dan terakhir khalifah Ali ibnu Abi Thalib. Para khalifah memusatkan perhatiannnya kepada pendidikan, syiarnya agama, dan kokohnya Negara Islam. Materi pendidikan yang dicontohkan oleh Nabi Saw. adalah: pendidikan tauhid, pendidikan shalat (ibadah), pendidikan adab sopan santun dalam keluarga dan dalam bermasyarakat (kehidupan sosial), pendidikan kepribadian, dan pendidikan hankam. Tujuan makalah ini adalah mengungkap secara detail sistem pendidikan Islam dan mengungkap peristiwa-peristiwa ilmiah penting yang terjadi pada zaman khulafaur rasyidin. Tulisan ini mengupas aspek pendidikan Islam dalam tinjauan historis mengupas aspek pendidikan Islam yang berkaitan dengan pola pendidikan Islam pada periode khulafaur rasyidin. berorientasi pada pengalaman pendidikan masa lalu. Dengan demikian hal ini akan dijadikan acuan untuk memprediksi dan menjadi acuan untuk pendidikan yang lebih baik lagi dimasa yang akan dating. Ditemukan bahwa ada konsistensi dalam kurikulum pendidikan Islam yaitu berorientasi kepada Al-Qur’an sebagai suatu textbook dan pengamalan Sunnah Nabi.
TEORI BELAJAR BAHASA KONTRUKSI KREATIF PADA ANAK SEKOLAH DASAR Nuriana Azka; Muhamad Rosyid Sobikhi
Jurnal Ilmiah AZZIQRI: Kajian Keislaman dan Kependidikan Vol 5 No 1 (2023): Jurnal Ilmiah AZ ZIQRI : Kajian Keislaman dan Kependidikan: Multidisipliner
Publisher : Insititut Agama Islam Agus Salim Metro Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47902/multidisipliner.v5i1.763

Abstract

Education has a very significant goal, namely to hone the abilities or potential of every individual human being so as to form people who have faith, are capable, skilled, have good ethics, are active, are responsible and so on. The learning process can be well established, not without the role of good language use. Language is an ability that is naturally owned or trained over time. Children's views regarding language tend to be imitation or it can also be said that what is heard and seen is then constructed in their thinking so that children will acquire language more quickly. Language acquisition in children cannot be separated from language learning theories such as LAD, monitor, and creative construction. All of these language learning theories are very influential in the development of language acquisition processing in children which are explained by experts. Experts explain according to the views held and research carried out by each party. The research method used is qualitative research.
COOPERATIVE LEARNING THINK PAIR SHARE IMPROVING STUDENT COOPERATION Siti Fatimah; Muhammad Agus Kurniawan
Jurnal Ilmiah AZZIQRI: Kajian Keislaman dan Kependidikan Vol 6 No 2 (2023): Jurnal Ilmiah AZ ZIQRI : Kajian Keislaman dan Kependidikan: Multidisipliner
Publisher : Insititut Agama Islam Agus Salim Metro Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47902/multidisipliner.v6i2.771

Abstract

Human nature as a social being is a real thing where all humans are dependent on one another. This shows that cooperation is something that is really needed by everyone. The problems faced in the world of education today are student cooperation that is not yet optimal and low student learning outcomes in the teaching and learning process. One alternative problem solving to improve student cooperation is to use Think Pair Share cooperative learning. With this model, students are given the opportunity to work alone, work together with small groups of students and are trained in social communication interactions and are accustomed to sharing knowledge, experiences, assignments and responsibilities. Therefore, through Think Pair Share cooperative learning,
BAHASA AKADEMIK DAN NON AKADEMIK SANTRI DI PONDOK PESANTREN BAHRUL ULUM TANGGAMUS (Studi Analisis Persepktif Teori Interaksionisme Simbolik) Khabibul Khoiri
Jurnal Ilmiah AZZIQRI: Kajian Keislaman dan Kependidikan Vol 6 No 2 (2023): Jurnal Ilmiah AZ ZIQRI : Kajian Keislaman dan Kependidikan: Multidisipliner
Publisher : Insititut Agama Islam Agus Salim Metro Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47902/multidisipliner.v6i2.788

Abstract

Humans are social beings who cannot be separated from the process of interacting with others to meet their needs in society. Likewise, what is done by the students who carry out the interaction process at the Bahrul Ulum Islamic Boarding School also has a uniqueness, namely in the form of academic and non-academic language in accordance with the culture or binding rules at the Islamic boarding school. However, the language used in the Islamic boarding school is not interpreted as understood by the majority of the community. Therefore, researchers through the field research method succeeded in uncovering and digging up information related to the languages ​​used in the bahrul ulum Islamic boarding school so that it can provide information and experience to the non-Islamic boarding school community so that they can find out the languages ​​used by the students in the Islamic boarding school.

Page 4 of 4 | Total Record : 36