cover
Contact Name
Ismi Mashabai
Contact Email
jurnal.jitsa@uts.ac.id
Phone
+6285218373570
Journal Mail Official
jurnal.jitsa@uts.ac.id
Editorial Address
Universitas Teknologi Sumbawa, Program Studi Teknik Industri. Jl. Raya Olat Maras, Batu Alang, Moyo Hulu, Pernek, Moyohulu, Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, kode pos 84371
Location
Kab. sumbawa,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Industri dan Teknologi Samawa (JITSA)
ISSN : 27753158     EISSN : 27238687     DOI : https://doi.org/10.36761/jitsa.v3i2.1898
Core Subject : Engineering,
JITSA (Jurnal Industri & Teknologi Samawa) adalah publikasi ilmiah yang dikelola oleh Program Studi Teknik Industri, Fakultas Rekayasa Sistem, Universitas Teknologi Sumbawa (UTS), Nusa Tenggara Barat. Jurnal JITSA berfokus pada kajian tentang: (1) Sistem Manufaktur, (2) Riset Operasional, (3) Desain dan Pengembangan Produk, (4) Teknologi Manufaktur, (5) Studi Kerja, (6) Ergonomi, (7) Sistem Logistik, (8) Sistem Bisnis, ( 9) Rekayasa Kualitas dan Keandalan, (10) Sistem Informasi dan Manajemen Pengetahuan, (11) Pemodelan Sistem, (12) Optimalisasi Usaha Kecil Menengah (UKM), (13) Optimalisasi Sektor Publik, (14) Pendidikan Teknik Industri.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 4 No 2 (2023): JITSA" : 6 Documents clear
ANALISIS DEFECT PADA BETON U-DITCH DI PT. SINAR BALI BINAKARYA MENGGUNAKAN METODE FAULT TREE ANALYSIS (FTA) Ismi Mashabai; Afra Isti’aanah
Jurnal Industri dan Teknologi Samawa Vol 4 No 2 (2023): JITSA
Publisher : Program Studi Teknik Industri Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/jitsa.v4i2.2763

Abstract

Sinar Bali Binakarya merupakan salah satu perusahaan penghasil beton. sebagai produsen tentunya harus menonjolkan salah satu keunggulan produknya, terutama keunggulan dari segi meningkatkan kualitas. Akan tetapi, jumlah defect yang ditemukan pada bulan Desember-Maret 2022 sebesar 158. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat defect beton U-ditch, tapi peneliti mengambail beberapa yang defect pada beton U-ditch yang dominan yaitu dibulan Februari 2022. Dengan mengaplikasikan metode Fault tree analysis (FTA). Metode ini menggunakan konsep pemikiran yang mendorong untuk mengurangi cacat dengan mencari dan menganalisis akar penyebab permasalahan yang ada sehingga dapat dicari solusi pencegahannya. Peneliti telah melakukan suatu upaya perbaikan. Karena terbatasnya waktu dan ijin dari yang bersangkutan sehingga dalam penerapan metode ini dan usulan perbaikan tidak dapat dilakukan secara keseluruhan. Hasil perbaikan yang dilakukan menunjukkan bahwa defect pada beton U-ditch mengalami penurunan kualitas. Untuk mengurangi defect pada beton U-ditch dilakukan melalui metode : Mendefinisikan masalah dan kondisi batas dari suatu sistem yang ditinjau,Penggambaran model grafis fault tree,Mencari minimal cut set dari analisis fault tree. Melakukan analisa kualitatif dari fault tree. Dari hasil penelitian dan upaya perbaikan yang dilakukan diharapkan pihak pemilik usaha mampu melanjutkan usulan perbaikan yang dilakukan sebagai wujud keberhasilan selama studi.
ANALISIS KERUSAKAN POMPA HYDRANT DI PLTD LABUHAN SUMBAWA MENGGUNAKAN DIAGRAM FISBHONE Silvia Firda Utami; Ismi Mashabai; Rapni Yepeikene
Jurnal Industri dan Teknologi Samawa Vol 4 No 2 (2023): JITSA
Publisher : Program Studi Teknik Industri Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/jitsa.v4i2.3328

Abstract

T. PLN (Persero) UPK Tambora ULPLTD Labuhan is an electricity company that uses diesel engines as prime movers, where prime movers are equipment that functions to produce mechanical energy to rotate generators. PLTD Labuhan was built in 1977 on a 1.2 hectare land on Jalan Labuhan, Garuda, Sumbawa. When founded, it had a central building, subsidiary offices and the official residence of the PLTD head. At that time, there were only two SPD (diesel generators) for this machine, namely SWD DRO 218 K (536 KW) and SWD DRO 216 (336 KW). In this study using the Fisbhone Diagram method. Determination of problems with damage to the hydrant pump using the 4 M + 1 E technique, namely Method, Material, Man, Machine and Environment. The Daigram Fisbhone approach technique produces improvement solutions from the five factors in the Fisbhone Diagram. The Fisbhone Diagram method with the 4 M + 1 E technique allows it to be applied to PT. PLN (Persero) UPK Tambora to minimize damage to the hydrant pump. But still making adjustments related to response time, when it is possible for a fire to occur in companies and buildings, a system is needed that is implemented in a state of alert, so that these companies and buildings can be said to have different functions.
ANALISIS POTENSI BAHAYA PADA PEKERJAAN BANGUNAN OPERASIONAL BENDUNGAN TIU SUNTUK DI PT. NINDYA KARYA (PERSERO) MENGGUNAKAN METODE HAZARD IDENTIFICATION AND RISK ASSESSMENT (HIRA) Iksan Adiasa; Nisa Sari Hidayah Wau; Nurul Hudaningsih
Jurnal Industri dan Teknologi Samawa Vol 4 No 2 (2023): JITSA
Publisher : Program Studi Teknik Industri Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/jitsa.v4i2.3329

Abstract

Nindya Karya (Persero) merupakan salah satu Badan usaha Milik Negara (BUMN) yang berkiprah pada bidang jasa konstruksi, Engineering Procurement Construction (EPC) serta Investasi. Pada tanggal 23 Januari 2020, PT. Nindya Karya (Persero) menyetujui kontrak pembangunan Bendungan Tiu Suntuk paket I dimana item pekerjaan meliputi bendungan pengelak, bendungan primer, bangunan pengambilan, hidromekanikal dan elektrikal. Tujuan dilakukannya penelitian ini yaitu memberikan usulan perbaikan untuk meminimalisir risiko kecelakaan kerja pada Bangunan Operasional Bendungan Tiu Suntuk di PT. Nindya Karya (Persero). Metode yang digunakan adalah Hazard Identification and Risk Assesment (HIRA). Berdasarkan hasil identifikasi bahaya yang dilakukan maka terdapat 10 potensi bahaya pada proses bangunan operasional Bendungan Tiu Suntuk di PT. Nindya Karya (Persero). Usulan perbaikan yang dapat diberikan kepada pihak perusahaan PT. Nindya Karya (Persero) pada bangunan operasional Bendungan Tiu Suntuk berdasarkan hirarki pengendalian K3 yaitu berupa eliminasi yang terhadap besi bekas yang tidak layak digunakan dan dilakukan housekeeping. Selain itu, dilakukan pengendalian teknik berupa Inspeksi area kerja, merapikan kabel dengan ikat kabel, memberi label pada kabel, dan pembuatan jalan akses yang lebih aman. Selanjutnya, dilakukan pengendalian administrasi dengan membuat rambu-rambu di area yang berbahaya yaitu rambu-rambu (hati-hati jalan curam, hati-hati terjatuh, hati-hati arus listrik), membuat SOP dalam bekerja serta melakukan pengawasan pada pekerjaan bangunan operasional Bendungan Tiu Suntuk di PT. Nindya Karya (Persero). Harapannya dilakukan penelitian ini dapat meminimalisir kecelakan kerja pada pengerjaan bangunan operasional Proyek bendungan Tiu Suntuk PT. Nindya Karya (Persero) sehingga pekerjaan dapat berlangsung dengan aman dan nyaman.
Analisis Manajemen Risiko Rantai Pasok menggunakan Metode FMEA dan RCA pada Industri Migas Nano Koes Ardhiyanto; Tasya Dinda Lovita
Jurnal Industri dan Teknologi Samawa Vol 4 No 2 (2023): JITSA
Publisher : Program Studi Teknik Industri Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/jitsa.v4i2.3335

Abstract

Setiap kegiatan penerimaan, penyimpanan, dan penyaluran pasti terdapat risiko yang ditimbulkan. Penelitian ini menggunakan metode FMEA (Failure and Mode Effect Analysis) dan RCA (Root Cause Analysis). Berdasarkan metode FMEA, terdapat RPN tertinggi 504 pada keterlambatan pengiriman penerimaan, RPN 512 pada permasalahan sarana fasilitas penimbunan, dan RPN 384 pada keterbatasan stok penyaluran. Melalui metode RCA keterlambatan pengiriman penerimaan memiliki penyebab kinerja buruk transportasi mengakibatkan kargo dirawat kembali, untuk permasalahan sarana fasilitas penimbunan memiliki penyebab umur teknis menua dan perputaran produk tinggi mengakibatkan pemeliharaan tidak optimal, sedangkan untuk keterbatasan stok penyaluran memiliki penyebab keterlambatan suplai produk mengakibatkan keterlambatan penyaluran. Adapun perbaikan keterlambatan pengiriman penerimaan dengan peningkatan oprasional secara konsisten dan menambah tonase transportasi, untuk permasalahan sarana fasilitas penimbunan perbaikan alternatif terminal lain untuk poin suplai sehingga memiliki interval waktu pemeliharaan dan inspeksi berkala, sedangkan keterbatasan stok penyaluran perbaikan dengan meningkatkan stok pengaman.
PENERAPAN PENGENDALIAN KUALITAS PRODUK JENDELA ALUMUNIUM DENGAN METODE SIX SIGMA DI PT YKK AP INDONESIA Rusmalah; Ismi Mashabai
Jurnal Industri dan Teknologi Samawa Vol 4 No 2 (2023): JITSA
Publisher : Program Studi Teknik Industri Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/jitsa.v4i2.3357

Abstract

PT. YKK AP Indonesia is a company that produces aluminum sills for apartments, housing, hotels, malls, and offices. Its main products are extruded aluminum finished goods in the form of windows, doors, and curtain walls, apart from storefront aluminum bar profiles. The problem at PT YKK AP Indonesia is a large number of defects in aluminum window products. It can be seen that the types of defects are dominated by scratch defects that exceed the level of disability, which is 2.83%, where the defect limit is 2%. With the high defects in the product, the researchers focused on repairs on the highest cause of damage to aluminum window products, namely scratch defects to measure and carry out quality improvements to reduce them by using DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, Control) on Six Sigma. This method is relevant to find out the factors that cause the biggest defective products so that corrective action can be taken as soon as possible to reduce the number of defective products. Based on the results of quality measurements on six sigma products using DMAIC calculations, an average DPMO value of 8,748.937 was obtained with an average sigma value of 3.88 sigma, which is at the sigma level of Indonesian companies. However, this value still has the opportunity to be increased to reach a value of 6 sigmas or achieve zero defects on par with world-class industries. The repair strategy is carried out by implementing preventive maintenance and repairing worn machine parts, adding protection to aluminum windows, and adding light to the production area.
ANALISA STRATEGI MARKETING MIX MENGGUNAKAN KONSEP 4P (PRODUCT, PLACE, PRICE, PROMOTION)) PADA PT ARMSTRONG INDUSTRI HALUAN INDONESIA Farah Putri Sanhar; Dana Prianjani
Jurnal Industri dan Teknologi Samawa Vol 4 No 2 (2023): JITSA
Publisher : Program Studi Teknik Industri Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/jitsa.v4i2.3378

Abstract

This study aims to analyze how the marketing mix strategy at PT. Amstrong Indonesian Bow Industry uses the 4P concept (Product, Place, Price Promotion). PT Armstrong Industri Indonesia is a company engaged in the manufacturing of rubber, sponge, plastic and other adhesive components. Methods of data collection include field studies, observations and interviews and literature studies are carried out by researching literature that is relevant to the object of observation. The results of the analysis obtained are product, price, place, promotion variables that have a significant simultaneous effect on customer satisfaction at PT Arsmstrong Industri Indonesia. Based on the results of the regression test for the product, price, place, promotion variables, it can be seen that the value 34.757 is greater than the value 2.53 at the Sig. ANOVA 0.000 is less than 0.05. These results were obtained from data processing using SPSS software.

Page 1 of 1 | Total Record : 6