cover
Contact Name
sarnoto
Contact Email
jurnalmadani2020@gmail.com
Phone
+628129731518
Journal Mail Official
jurnalmadani2020@gmail.com
Editorial Address
Jl. Nusa Indah 1 No. 163 Perumnas 1 Jakasampurna Bekasi Barat Kota Bekasi
Location
Kota bekasi,
Jawa barat
INDONESIA
Madani Institutte : Jurnal Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan, sosial dan Budaya
ISSN : 2303145X     EISSN : 2776978X     DOI : https://doi.org/10.53976/jmi.v11i1
Institut Madani adalah Jurnal bidang Politik, Hukum, Pendidikan, Sosial dan Budaya menyambut baik naskah-naskah berkualitas tinggi yang dihasilkan dari sebuah proyek penelitian dalam lingkup Pendidikan, Pendidikan Islam, Hukum, Ilmu Politik dan Sosial
Articles 167 Documents
PARADIGMA PENDIDIKAN HUMANISTIK DALAM PENDIDIKAN BERBASIS AL QURAN Ahmad Zain Sarnoto
Madani Institute : Jurnal Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan dan Sosial-Budaya Vol. 7 No. 1 (2018): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya
Publisher : Lembaga Penelitian dan Studi kebijakan MADANI Instutute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (68.745 KB) | DOI: 10.53976/jmi.v7i1.39

Abstract

Tulisan ini mencoba membahas tentang Pendidikan yang memiliki peran strategis sebagai sarana human resources dan human investment. Artinya, pendidikan selain bertujuan menumbuhkembangkan kehidupan yang lebih baik, juga telah ikut mewarnai dan menjadi landasan moral dan etika dalam proses pemberdayaan jati diri bangsa. Berangkat dari arti penting pendidikan ini, maka wajar jika hakekat pendidikan merupakan proses humanisasi. Humanisasi pada proses kependidikan dengan orientasi pengembangan aspek-aspek kemanusiaan manusia, yakni aspek fisik- biologis dan ruhaniah- psikologis. Aspek rohaniah – psikologis inilah yang dicoba didewasakan dan di-insan kamil-kan melalui pendidikan sebagai elemen yang berpretensi positif dalam pembangunan kehidupan yang berkeadaban. Dari pemikiran ini, maka pendidikan merupakan tindakan sadar dengan tujuan memelihara dan mengembangkan fitrah serta potensi (sumber daya) insani menuju terbentuknya manusia seutuhnya (insan kamil). Wawasan humanisme dalam pendidikan mengusung prinsip pemberdayaan tiap manusia sebagai individu yang bebas untuk mengembangkan potensinya. Itu artinya pendidikan diadakan untuk mengelola dan mengembangkan diri manusia agar menjadi manusia yang utuh sesuai kodrat fitrah yang dimilikinya, setidaknya ada dua karakter utama orientasi pendidikan yang berkembang sejak abad pertengahan hingga kini
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA MATERI SISTEM REPRODUKSI MANUSIA DENGAN PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF PADA SISWA KELAS IX-1 SMP NEGERI 12 JAKARTA SELATAN Hajati
Madani Institute : Jurnal Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan dan Sosial-Budaya Vol. 7 No. 1 (2018): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya
Publisher : Lembaga Penelitian dan Studi kebijakan MADANI Instutute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (68.723 KB)

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan sebagai bagian upaya peningkatan mutu pembelajaran IPA di SMP Negeri 12 Jakarta Selatan. Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk mengetahui apakah model pembelajaran kooperatif ini dapat meningkatkan aktifitas siswa dan dapat mengetahui peningkatan hasil belajar IPA siswa kelas IX-1 SMP Negeri 12 Jakarta Selatan tahun pelajaran 2016-2017. Teknik pengumpulan data penelitian ini melalui observasi dan test kemampuan pemahaman materi IPA. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus pada bulan Agustus sampai bulan Oktober yang bertempat di ruang kelas IX-1 SMP Negeri 12 Jakarta Selatan. Hasil yang diperoleh dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif dapat meningkatkan hasil belajar 50,1 % yaitu dari siklus I ketuntasan siswa 27,8 % dan siklus II 77,9 %. Hasil penelitian tindakan kelas ini menunjukkan bahwa penggunaan model pembelajaran kooperatif dapat meningkatkan aktifitas hasil belajar siswa di kelas IX-1 SMP Negeri 12 Jakarta Selatan.
UPAYA MENINGKATKAN MUTU HASIL PENYUSUNAN RPP MELALUI PROGRAM BIMBINGAN GURU-GURU DI SMP NEGERI 51 DUREN SAWIT JAKARTA TIMUR Kwatrin Askarini
Madani Institute : Jurnal Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan dan Sosial-Budaya Vol. 7 No. 1 (2018): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya
Publisher : Lembaga Penelitian dan Studi kebijakan MADANI Instutute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (68.737 KB)

Abstract

Dalam kenyataannya peneliti sebagai Kepala SMP Negeri 51 Duren Sawit Jakarta Timur masih merasakan kurang akan kinerja dari guru dalam menyusun RPP. Guru-guru di SMP Negeri 51 Jakarta Timur cenderung belum menemukan pola baku dalam menyusun RPP. Padahal RPP adalah satuan perangkat pengajaran yang wajib dikuasai oleh guru guna merencanakan pola dan proses pengajaran yang sistemik. Oleh karena itu Kepala Sekolah sekaligus peneliti mengajak Guru-guru binaan untuk membuat suatu terobosan dengan memberikan bimbingan secara berkelanjutan kepada guru-guru di SMP Negeri 51 Jakarta Timur, di mana nantinya akan menghasilkan (output) Guru-guru mampu menguasai cara penyusunan RPP dengan baik dan benar dan kemudian guru-guru melakukan trasnformasi pada tugasnya. Dalam Kegiatannya guru-guru menunjukkan keseriusan dalam memahami dan menyusun RPP apalagi setelah mendapatkan bimbingan pengembangan/penyusunan RPP dari peneliti. Informasi ini peneliti peroleh dari hasil pengamatan pada saat mengadakan wawancara dan bimbingan pengembangan/penyusunan RPP kepada para Guru-guru. Selanjutnya adalah menunjukkan bahwa bimbingan berkelanjutan dapat meningkatkan kompetensi Guru-guru dalam menyusun RPP. Hal itu dapat dibuktikan dari hasil observasi /pengamatan yang memperlihatkan bahwa terjadi peningkatan kompetensi Guru-guru dalam menyusun RPP dari siklus ke siklus . Pada siklus I nilai rata-rata komponen RPP 69% dan pada siklus II 83%. Jadi, terjadi peningkatan 14% dari siklus I.
UPAYA KENGURANGI KENAKALAN REMAJA MELALUI PENDEKATAN ABOLISIONESTIS PADA SISWA KELAS VIII-1 SMP NEGERI 238 JAKARTA SELATAN Heni Hendriani
Madani Institute : Jurnal Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan dan Sosial-Budaya Vol. 7 No. 1 (2018): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya
Publisher : Lembaga Penelitian dan Studi kebijakan MADANI Instutute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (68.722 KB)

Abstract

Dalam rangka menanggulangi kenakalan remaja di sekolah, dapat dilakukan berbagai upaya oleh guru sekolah, khususnya guru yang terkait dengan bimbingan konseling. Salah satu upaya tersebut adalah cara abolisionestis, yaitu sebagai upaya  memberantas, menanggulangi kenakalan maupun  kejahatan melalui identifikasi sebab-sebab yang  memicu kemunculannya (Sudarsono, 2004: 11). SMP Negeri 238 Jakarta Selatan merupakan sekolah yang juga tak lepas dari berbagai kendala dalam pelaksanaan pendidikan, seperti kendala yang berupa kenakalan remaja. Berdasarkan catatan-catatan tentang penyimpangan perilaku siswa yang dikatogorikan sebagai kenakalan remaja, pada tahun 2015  terdapat sekitar  18 % siswa kelas VIII-1 yang melakukan tindak kenakalan, dimana 2% dianataranya adalah siswi (perempuan). 10% dari kenakalan tersebut berupa kenakalan ringan, 5% beruapa kenakalan sedang, dan 3% lainnya adalah kenakalan berat. Berdasarkan atas uraian tersebut, maka dirasa perlu untuk dilaksanakan penelitian tindakan dalam rangka memperoleh temuan tindakan yang terbaik dan paling sesuai dengan kondisi siswa dan sekolah, dengan judul “Upaya Mengurangi Kenakalan Remaja Melalui Pendekatan Abolisionestis Pada Siswa Kelas VIII-1 SMP Negeri 238 Jakarta Selatan semester-1 Tahun Pelajaran 2015-2016” Tujuan dari dilaksanakannya penelitian ini adalah untuk mengetahui hal-hal sebagai berikut: (1) Langkah-langkah yang dilakukan untuk mengurangi kenakalan siswa kelas VIII-1 SMP Negeri 238 Jakarta Selatan dengan cara abolisionestis. (2) Besarnya penurunan angka kenakalan siswa kelas VIII-1 yang dapat dicapai dengan cara abolisionestis. Hasil penelitian ini diharapkan digunakan sebagai sumbangan informasi bagi dunia akademis dan khalayak secara umum dan lembaga pendidikan terkait dengan strategi penanggulangan kenakalan remaja yang terjadi pada siswa, menjadi masukan bagi guru tentang alternative-alternatif tindakan yang berbasis konsep psikologi pendidikan dalam rangka menurunkan angka kenakalan remaja pada siswa sekolah dan memberikan manfaat secara tidak langsung bagi siswa
SUMBER DAYA MANUSIA DALAM PENDIDIKAN ISLAM Ahmad Zain Sarnoto
Madani Institute : Jurnal Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan dan Sosial-Budaya Vol. 6 No. 2 (2017): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya
Publisher : Lembaga Penelitian dan Studi kebijakan MADANI Instutute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (68.724 KB) | DOI: 10.53976/jmi.v6i2.45

Abstract

Tulisan ini mengkaji tentang Pendidikan Islam pada awal perkembangannya yang telah memiliki keunggulan karena coraknya yang tersediri yaitu bersifat komprehensif dengan maksud agar anak didik didorong sehingga mampu untuk menuangkan segala kemampuan yang dimilikinya. Tujuan dalam pendidikan Islam terdiri dari tujuan keagamaan dan tujuan keduniaan. Kebijakan baru untuk tujuan keduniaan telah dinampakkan dari upaya menonjolkan keterampilan bekerja dalam rangka pendidikan seumur hidup. Kedua tujuan tersebut hanya dapat dicapai bila sistem pendidikan yang berjalan efektif dan sebanding. Investasi sumber daya manusia melalui pendidikan, salah satunya adalah mutu pendidik. Perubahan dalam era gloalisasi dewasa ini nampaknya memerlukan respon proaktif dan antisipatif dari dunia pendidikan terutama dalam pendidikan islam. Pendidik sebagai kunci terlaksananya perubahan perlu mempertimbangkan kondisi tersebut untuk dijadikan dorongan dalam meningkatkan kualitas kinerja melalui perbaikan secara terus-menerus. Dalam manajemen pendidikan salah satu bidang penting adalah berkaitan dengan sumber daya manusia yang terlibat dalam proses pendidikan, baik itu Pendidik seperti guru maupun tenaga kependidikan seperti tenaga administratif. Intensitas dunia pendidikan berhubungan dengan manusia dapat dipandang sebagai suatu perbedaan penting antara lembaga pendidikan/organisasi sekolah dengan organisasi lainnya. 
ANALISA TEORI PARENT-OFFSPRING CONFLICT DITINJAU DARI KERANGKA FILSAFAT ILMU PENGETAHUAN Diny Amenike
Madani Institute : Jurnal Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan dan Sosial-Budaya Vol. 6 No. 2 (2017): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya
Publisher : Lembaga Penelitian dan Studi kebijakan MADANI Instutute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (68.722 KB)

Abstract

Teori parent-offspring conflict (POC) merupakan teori yang digagas oleh Robert Trivers pada tahun 1974. Teori ini merupakan salah satu teori yang menjelaskan bagaimana konflik hubungan orang tua dan anak (keturunannya) dalam  kerangka psikologi evolusioner (evolutionary psychology) yang menekankan faktor nature dalam menjelaskan perilaku manusia. Perbedaannya dari teori lain adalah dasar teori evolusi dalam kemunculannya dalam menjelaskan konflik hubungan orang tua dan anak. Konflik yang terjadi disebabkan karena faktor genetik yang overlap dan tidak identik antara orang tua dan anak. Trivers sampai saat ini masih terus mengembangkan teorinya dan ia mencoba mempelajari dan memahami situasi di alam dimana gen-gen di dalam tubuh seseorang yang tidak sepakat (disagreement), bagaimana gen tersebut dipilih—diseleksi—dalam petunjuk yang bertentangan (conflicting directions).
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PPKN MATERI PASAL-PASAL YANG MENGATUR WILAYAH NEGARA, WARGA NEGARA DAN PENDUDUK, AGAMA DAN KEPERCAYAAN, PERTAHANAN KEAMANAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE CLIS PADA SISWA KELAS X SMK NEGERI 51 JAKARTA TIMUR TIMUR Maryanti Naenggolan
Madani Institute : Jurnal Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan dan Sosial-Budaya Vol. 6 No. 2 (2017): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya
Publisher : Lembaga Penelitian dan Studi kebijakan MADANI Instutute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (68.746 KB)

Abstract

Berdasarkan rumusan masalah (1) Bagaimanakah peningkatan pemahaman peserta didik dalam pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan materi Pasal-pasal yang mengatur wilayah negara, warga negara dan penduduk, agama dan keoercayaan, pertahanan keamanan dengan menggunakan metode CLIS pada siswa kelas X SMK Negeri 51 Jakarta Timur? (2) Bagaimanakah pengaruh metode CLIS terhadap pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan materi Pasal-pasal yang mengatur wilayah negara, warga negara dan penduduk, agama dan keoercayaan, pertahanan keamanan pada siswa kelas X SMK Negeri 51 Jakarta Timur?, serta tujuan penelitian (1) Mendeskripsikan pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan materi Pasal-pasal yang mengatur wilayah negara, warga negara dan penduduk, agama dan keoercayaan, pertahanan keamanan yang menggunakan metode CLIS dalam pembelajaran terhadap hasil belajar peserta didik. (2) Menganalisis dampak penggunaan metode CLIS dalam pembelajaran terhadap pemahaman materi dan keaktifan peserta didik. (3) Meningkatkan keterampilan guru dalam menyusun ataupun melaksanakan pembelajaran serta perbaikan pembelajaran. Dengan terciptanya susana pembelajaran yang semakin kondusif, membawa dampak positif terhadap hasil pemahaman siswa terhadap materi pembelajaran yang disampaikan. Hal ini terbukti dari hasil perolehan nilai seperti tampak pada tabel 4.1 dan diagram grafik perolehan nilai. Nilai rata-rata mata pelajaran adalah sebagai berikut : Nilai rata-rata siklus I = 64, Nilai rata-rata siklus II = 69,90, Nilai rata-rata siklus III = 73,83.
WORKSHOP METODE DEMONSTRASI DAPAT MENINGKATKAN POLA PENGAJARAN DAN KREATIFITAS MENGGAMBAR BAGI GURU TEMATIK DI WILAYAH BINAAN V PALMERAH Imad Sulhi
Madani Institute : Jurnal Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan dan Sosial-Budaya Vol. 6 No. 2 (2017): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya
Publisher : Lembaga Penelitian dan Studi kebijakan MADANI Instutute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (68.723 KB)

Abstract

Pembelajaran efektif adalah pembelajaran yang mampu menggerakkan guru tematik untuk bertindak aktif dan positif, selanjutnya proses belajar perlu dibangun dengan model-model yang menyenangkan, bersemangat, dan penuh gairah. Data menunjukkan dari jumlah 22 orang nyatanya terlihat dalam hasil observasi hanya 22,72% (5 orang) yang  mampu memenuhi kreatifitas menggambar seperti yang diinginkan oleh guru. Hal tersebut dikarenakan guru masih dirasakan mengajar dengan metode konvensional. Guru tematik dirasakan masih saja menggunakan metode ceramah. Oleh karena itu, kemudian penulis sebagai pengawas TK/SD  melakukan penelitian tindakan kelas dengan memfokuskan peningkatan akan penggunaan workshop metode demonstrasi untuk kreatifitas menggambar guru tematik  di Wilayah Binaan V Kecamatan Palmerah. Setelah dilaksanakan penelitian dengan pemberian workshop metode demonstrasi, maka pada siklus 1 terjadi peningkatan sebesar 72,72% di akhir siklus guru tematik telah mampu menggambar dengan tema lingkungan, Selanjutnya pada siklus 2 sebanyak 90,90% guru tematik telah mampu menggambar dengan tema binatang.Hasil ini menunjukkan bahwa terdapat peningkatan yang signifikan akibat pemberian workshop metode demonstrasi itu sendiri
UPAYA MENINGKATKAN PEMAHAMAN DIRI SISWA MATERI PERILAKU PERCAYA DIRI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DENGAN METODE CERAMAH SISWA KELAS III SD NEGERI TEBET TIMUR 03. JAKARTA SELATAN Nurlaily
Madani Institute : Jurnal Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan dan Sosial-Budaya Vol. 6 No. 1 (2017): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya
Publisher : Lembaga Penelitian dan Studi kebijakan MADANI Instutute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (68.741 KB)

Abstract

Data di kelas III SD Negeri Tebet Timur 03, Tebet Jakarta Selatan menunjukkan bahwa di sebanyak 73,3% siswa di kelas pasif di dalam kegiatan belajar mengajar. Penulis mengindikasikan bahwa mereka kurang percaya diri. Hal tersebut terlihat saat diminta menjadi ketua kelompok dalam pembelajaran sebelumnya mereka saling tunjuk dan tidak mau menjadi ketua. Namun, dalam materi kelas III ini terdapat materi perilaku terpuji, di mana di dalamnya adalah termasuk perilaku percaya diri. Karena itu, penulis merasa perlu mengembangkan pengalaman yang dilakukan siswa sehari-hari dengan memberikan contoh melalui metode ceramah untuk meningkatkan pemahaman siswa Pelaksanaan penelitian tindakan kelas di mulai tanggal 7 Januari 2013 hingga 7 Maret 2013 dan dilakukan tiap hari Kamis dan penelitian ini berjalan selama lima kali pertemuan. Pertemuan pertama peneliti menggunakan metode jigsaw lierning selama satu jam pertama tetapi tidak memenuhi hasil yang memuaskan dan kelas tidak kondusif akhirnya pada jam kedua peneliti menggunakan metode ceramah atas pengalaman pribadi. Dan pertemuan pertama ini tidak begitu memuaskan dengan hasil PMB yang dilaksanakan. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa saat meninjau nilai tugas maka, sebanyak 93,2% siswa berhasil menjalankan tugas yang diberikan oleh guru, namun sebanyak 6,8% siswa masih gagal dalam mengerjakan tugas. Saat meninjau nilai LKS maka, sebanyak 83,3% siswa telah berhasil dalam mengerjakan LKS dengan bimbingan metode ceramah atas pengalaman pribadi. Sementara itu sebanyak 13,7% siswa masih belum berhasil. Saat meninjau nilai ulangan maka, sebanyak 86,7% siswa sudah di atas KKM atau di atas nilai 65. Hasil ini menunjukkan suatu kemajuan dalam peneltian tindakan kelas ini. Sementara 13,3% siswa masih belum tuntas dan cenderung pasif.
UPAYA MENINGKATAN HASIL BELAJAR TATA BUSANA MATERI TUSUK HIAS MELALUI METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD SISWA KELAS VII-2 SMP NEGERI 177 JAKARTA SELATAN Nurwidiati
Madani Institute : Jurnal Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan dan Sosial-Budaya Vol. 6 No. 1 (2017): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya
Publisher : Lembaga Penelitian dan Studi kebijakan MADANI Instutute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (68.751 KB)

Abstract

Manusia Hidup diera globalisasi berarti hidup di dunia yang sangat kompetitif. Untuk dapat bertahan dan maju, setiap orang dituntut harus mempunyai nilai tambah berupa keterampilan khusus, tidak terkecuali para siswa SMP. Hal yang menjadi hambatan selama ini dalam pembelajaran tata busana adalah disebabkan kurang dikemasnya pembelajaran Tata Busana dengan metode yang menarik, menantang, dan menyenangkan serta bisa lintas gender. Salah satu cara yang cukup efektif adalah melalui penerapan model pembelajaran kooperatif dengan tipe STAD (Student Teams Achievment Divisions). Penelitian menghasilkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe STAD dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Peningkatan hasil belajar dari kondisi awal sampai dengan siklus 1 sebesar 9,62 atau sebesar 13%. Sedangkan peningkatan hasil belajar dari siklus 1 ke siklus 2 sebesar 8,48 atau sebesar 11%. Total peningkatan hasil belajar dari kondisi awal sampai dengan siklus 2 sangat signifikan yaitu sebesar 24%..

Page 2 of 17 | Total Record : 167


Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 1 (2025): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya Vol. 13 No. 2 (2024): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya Vol. 13 No. 1 (2024): Jurnal : Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya Vol. 12 No. 2 (2023): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya Vol. 12 No. 1 (2023): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya Vol. 11 No. 2 (2022): Madani Institutte | Jurnal Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan, sosial dan Bud Vol. 11 No. 1 (2022): Madani Institutte | Jurnal Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan, sosial dan Bud Vol. 10 No. 2 (2021): Madani Institutte | Jurnal Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan, sosial dan Bud Vol. 10 No. 1 (2021): Madani Institutte | Jurnal Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan, sosial dan Bud Vol. 9 No. 2 (2020): Madani Institutte | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya Vol. 9 No. 1 (2020): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya Vol. 8 No. 2 (2019): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya Vol. 8 No. 1 (2019): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya Vol. 7 No. 2 (2018): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya Vol. 7 No. 1 (2018): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya Vol. 6 No. 2 (2017): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya Vol. 6 No. 1 (2017): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya Vol. 5 No. 2 (2016): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya Vol. 5 No. 1 (2016): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya Vol. 4 No. 2 (2015): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya Vol. 4 No. 1 (2015): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya Vol. 3 No. 2 (2014): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya Vol. 3 No. 1 (2014): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya Vol. 2 No. 2 (2013): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya Vol. 2 No. 1 (2013): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya Vol. 1 No. 2 (2012): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya Vol. 1 No. 1 (2012): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya More Issue