cover
Contact Name
-
Contact Email
ijphn@mail.unnes.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
ijphn@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
F5 Building, Department of Public Health, Faculty of Sports Science, Universitas Negeri Semarang Sekaran Campus, Gunung Pati, Semarang City, Central Java, Indonesia 50229
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Indonesian Journal of Public Health and Nutrition
ISSN : 27984265     EISSN : 27769968     DOI : https://doi.org/10.15294/ijphn
Core Subject : Health,
Indonesian Journal of Public Health and Nutrition contains scientific writings in the form of research reports of qualitative and quantitative research articles with a focus on Public Health Nutrition
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 1 No 1 (2021): Regular Issue" : 15 Documents clear
Analisis Kinerja Petugas Pelaksana Program Penanggulangan Tuberkulosis Paru Dalam Penemuan Kasus Baru di Puskesmas Tegal Timur Kota Tegal Amaliyah, Alfiyatul; Wahyono, Bambang
Indonesian Journal of Public Health and Nutrition Vol 1 No 1 (2021): Regular Issue
Publisher : Center for Public Health Nutrition Studies, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijphn.v1i1.45405

Abstract

Latar Belakang: Penemuan kasus baru TB Paru (CDR) di Puskesmas Tegal Timur masih rendah yaitu sebesar 57,82%. Penemuan kasus tidak mencapai target nasional sebesar 70%. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kinerja dari petugas pelaksana P2TB dalam penemuan kasus baru TB paru di Puskesmas Tegal Timur. Metode: Jenis penlitian ini adalah penelitian kualitatif. Teknik pengambilan data menggunakan wawancara mendalam. Informan ditentukan dengan teknik purposive sampling. Teknik analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi lingkungan dalam pelaksanaan penemuan kasus TB paru sudah mendukung, hubungan komunikasi organisasi cukup optimal, sumberdaya dana tersedia dari BOK, tingkat kompetensi petugas pelaksana P2TB sudah baik dan terdapat pelatihan bagi petugas pelaksana P2TB. Koordinasi antara puskesmas dengan Dinas Kesehatan dilaksanakan secara rutin. Akan tetapi masih belum ada bentuk kerjasama dengan LSM, kurangnya kader TB paru, penyuluhan tidak langsung yang belum optimal serta masih adanya perangkapan tugas bagi petugas pelaksana P2TB. Kesimpulan: Puskesmas perlu lebih banyak menjalin kerjasama dengan lembaga swasta, perekrutan kader TB, lebih aktif dalam penyuluhan melalui media cetak maupun media sosial dan pengurangan perangkapan tugas pada petugas.
Status Merokok Sebagai Prediktor Kejadian Gagal Konversi BTA Sputum pada Pasien Tuberkulosis Paru Fase Intensif (Studi Kasus di RSUP Dr. Kariadi Kota Semarang) Saefurrohim, Muhamad Zakki; Fibriana, Arulita Ika; Azam, Mahalul
Indonesian Journal of Public Health and Nutrition Vol 1 No 1 (2021): Regular Issue
Publisher : Center for Public Health Nutrition Studies, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijphn.v1i1.45425

Abstract

Latar belakang: Indonesia menempati urutan ke-3 pengkonsumsi rokok di dunia yaitu 28% (65 juta penduduk Indonesia) atau 1 dari 4 penduduk. Perilaku merokok menjadi fakor risiko terjadinya gagal konversi pada pasien tuberculosis paru setelah fase intensif. Metode: Desain penelitian menggunakan case control. Data diperoleh dari data primer dan data sekunder pasien RSUP Dr. Kariadi Semarang. Sampel pada penelitian ini sebanyak 35 kasus dan 35 kontrol yang telah memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Status gagal konversi diperoleh dari catatan medis pasien. Instrumen penelitian menggunakan lembar dokumentasi dan kuesioner. Analisis data dilakukan secara univariat, dan bivariat menggunakan aplikasi SPSS. Hasil: Hasil analisis menunjukan bahwa perilaku merokok yang berhubungan dengan kejadian gagal konversi BTA sputum pada penderita tuberkulosis setelah menjalani pengobatan fase intensif usia (p-value=0,030), jenis kelamin (pvalue=0,031), perokok (p-value=0,002), uisa mulai merokok ≤ 15 tahun (pvalue=0,000), dan status perokok pasif (p-value=0,001). Kesimpulan: Dalam sampel penelitian ini, kemungkinan gagal konversi lebih tinggi pada kelompok orang yang merokok selama menjalani pengobatan fase intensif dari pada perokok yang berhenti merokok dan yang tidak pernah merokok.
Implementasi Penemuan Kasus TB Paru dalam Penanggulangan Tuberkulosis di Puskesmas Karangmalang Kota Semarang Ulfa, Siti Lutfiyah; Mardiana, Mardiana
Indonesian Journal of Public Health and Nutrition Vol 1 No 1 (2021): Regular Issue
Publisher : Center for Public Health Nutrition Studies, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijphn.v1i1.45426

Abstract

Latar Belakang: Angka penemuan kasus (CDR) Tuberkulosis di Puskesmas Karangmalang dari tahun 2016 hingga tahun 2018 selalu menjadi yang terendah di Kota Semarang. Rendahnya angka penemuan kasus dapat diartikan dengan rendahnya kinerja para pelaksana dalam pelaksanaan penemuan kasus TB Paru di Puskesmas Karangmalang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi penemuan kasus TB Paru di Puskesmas Karangmalang. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Informan dipilih secara purposive sampling yang terdri dari 5 informan utama dan 4 informan triangulasi. Pengambilan data menggunakan wawancara mendalam kemudian data dianalisis data dan disajikan dalam bentuk narasi. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa standar dan sasaran kebijakan jelas, kesiapan sumberdaya baik, kuantitas kader TB kurang, komunikasi dan koordinasi antar organisasi baik, penyebaran informasi terkait Tuberkulosis kepada masyarakat kurang, belum adanya SOP penemuan kasus TB Paru, pemahaman dan kinerja para pelaksana masih kurang, dan peran serta masyarakat perlu ditingkatkan. Kesimpulan: Pelayanan dan pelaksaaan penemuan kasus TB masih perlu dioptimalkan.
Perilaku Pencegahan Penularan Covid-19 Pada Ibu Hamil Sari, Lilik Nur Indah; Budiono, Irwan
Indonesian Journal of Public Health and Nutrition Vol 1 No 1 (2021): Regular Issue
Publisher : Center for Public Health Nutrition Studies, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijphn.v1i1.45433

Abstract

Background: Pregnant women and unborn babies represent a high-risk population during outbreaks of infectious disease such as Covid-19. In Ngargoyoso there are 14 pregnant women who have been confirmed positive Covid-19. But in reality, the Covid-19 prevention behavior is still lacking, 60% of pregnant women do not use masks when doing activities outside the home at close range, 80% do not keep their distance when in a crowd. This study aims to determine the factors associated with Covid-19 prevention behavior in pregnant women. Methods: This type of research is an observational analytic study using a cross sectional design. Simple random sampling technique and a sample of 105 respondents. The research instrument used a questionnaire and used the Chi Square test. Results: There is a relationship between level of knowledge (0.044), attitude (0.009), parity (0,027), and family support (0.000) with the behavior to prevent the transmission of COVID-19 in pregnant. There is no relationship between COVID-19 transmission prevention behavior in pregnant with health workers support (0.482), and information exposure (0.181) Conclusion: There is a significant relationship between the level of knowledge, attitudes,parity, and family support, with the behavior to prevent COVID-19 transmission in pregnant. Keywords: COVID-19, Pregnant, Preventive Behavior
Implementasi Sistem Manajemen Keselamatan Sekolah di Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Bogor Andini, Nabilah Hascariati; Widowati, Evi
Indonesian Journal of Public Health and Nutrition Vol 1 No 1 (2021): Regular Issue
Publisher : Center for Public Health Nutrition Studies, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijphn.v1i1.45438

Abstract

Latar Belakang: Anak usia sekolah dengan disabilitas merupakan anak-anak yang tergolong rentan terhadap kecelakaan yang mengakibatkan cedera daripada anak-anak tanpa cacat. Provinsi Jawa Barat memiliki proporsi cedera yang mengakibatkan kegiatan sehari-hari terganggu sebesar 8,73% dan Bogor memiliki proporsi cedera yang mengakibatkan kegiatan sehari-hari terganggu yang tinggi yakni sebesar 10,39%. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran penerapan sistem manajemen keselamatan sekolah di SLBN Bogor. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan 6 subjek penelitian yang ditentukan dengan teknik purpossive sampling. Instrumen penelitian menggunakan lembar observasi, panduan wawancara, dan lembar studi dokumen. Teknik pengambilan sampel dilakukan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumen. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan model Miles and Huberman. Hasil: Hasil penelitian menunjukan dari 94 indikator penerapan manajemen keselamatan sekolah, indikator yang terlaksana sesuai standar sebesar 78% (74 indikator), indikator terlaksana namun tidak sesuai standar sebesar 9% (9 indikator), dan indikator yang tidak terlaksana sebesar 13% (11 indikator). Kesimpulan: implementasi penerapan manajemen keselamatan sekolah di SLBN Bogor dalam kategori baik namun masih diperlukan perbaikan pada beberapa indikator.

Page 2 of 2 | Total Record : 15