cover
Contact Name
Hidayat
Contact Email
hidayat@umg.ac.id
Phone
+6281216316363
Journal Mail Official
hidayat@umg.ac.id
Editorial Address
Jl. Sumatera No.101, Gn. Malang, Randuagung, Kec. Kebomas, Kabupaten Gresik, Jawa Timur 61121
Location
Kab. gresik,
Jawa timur
INDONESIA
JUSTI (Jurnal Sistem dan Teknik Industri)
ISSN : 27454010     EISSN : 27460835     DOI : http://dx.doi.org/10.30587/justicb.v2i4
Jurnal Sistem Dan Teknik Industri (JUSTI) merupakan jurnal mahasiswa yang berkomitmen untuk menerbitkan karya ilmiah dengan tema di bidang teknik industri, manajemen dan produksi. JUSTI mendedikasikan diri sebagai wadah bagi para penulis untuk mempublikasikan ide dan karya ilmiahnya. JUSTI adalah portal jurnal terbuka (Open Access Journal) yang diterbitkan oleh Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Gresik.
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 4 No 4 (2023): justi" : 15 Documents clear
ANALISIS PENGENDALIAN KUALITAS PADA PRODUK PLYWOOD DENGAN MENGGUNAKAN METODE STATISTICAL QUALITY CONTROL (SQC) DAN FAULT MODE AND EFFECT ANALYSIS (FMEA) Dzakirah, Sulthan Arkana
JUSTI (Jurnal Sistem dan Teknik Industri) Vol 4 No 4 (2023): justi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/justicb.v4i4.7998

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengendalian kualitas produk plywood di PT. Sumber Graha Sejahtera Purbalingga menggunakan metode Statistical Quality Control (SQC) dan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA). Hasil analisis menunjukkan bahwa defect yang paling dominan adalah delaminasi core dan delaminasi face/back. Metode SQC digunakan untuk mengidentifikasi variasi produk dan mengukur kinerja proses, sementara metode FMEA digunakan untuk menganalisis penyebab kegagalan potensial. Empat faktor penyebab utama dengan nilai Risk Priority Number (RPN) tertinggi adalah kurangnya ketelitian karyawan dalam menempel core, waktu pengepresan yang tidak memadai di mesin hot press, komposisi glue yang salah, dan lingkungan area kerja yang panas. Usulan perbaikan termasuk pelatihan karyawan, pengujian waktu pengepresan, inspeksi berkala, dan pengaturan suhu ruangan. Implementasi integrasi metode SQC dan FMEA diharapkan dapat mengurangi jumlah produk cacat dan meningkatkan kualitas produk plywood secara keseluruhan.
PERANCANGAN DAN PEMBUATAN MESIN PENGERING CHIP SINGKONG TIPE RAK (TRAY DRYER) PRAYITNO, SUTRISNO ADI
JUSTI (Jurnal Sistem dan Teknik Industri) Vol 4 No 4 (2023): justi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/justicb.v4i4.8148

Abstract

Pengeringan merupakan salah satu metode pengawetan dengan cara menghilangkan sebagian air dari suatu bahan melalui penguapan. Kadar air yang rendah pada bahan pangan dapat menghambat penurunan kualitas bahan pangan karena dapat menonaktifkan enzim dan mencegah terjadinya reaksi kimia dan biokimia. Oleh karena itu, beberapa teknologi pengeringan modern telah dikembangkan dengan menggunakan alat pengering, salah satunya adalah mesin pengering tray dryer yang dimodifikasi dengan menggunakan lampu bohlamp. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membuat mesin tray dryer serta mengetahui kinerja mesin tray dryer yang menggunakan bahan baku chip singkong. Singkong merupakan salahsatu bahan pangan yang tidak tahan lama karena mudah terkontaminasi mikroorganisme. Rancangan percobaan pada penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 kali ulangan. Variabel penelitian adalah suhu (60°C, 70°C, dan 80°C) dan lama pengeringan (8 jam, 12 jam, dan 16 jam). Semua perlakuan dianalisis kadar air dan susut bobotnya. Berdasarkan data yang diperoleh, mesin tray dryer secara signifikan dapat bekerja menurunkan kadar air dengan rerata nilai efisiensi sebesar 98,29% dan susut bobot sebesar 63,28%. Dengan demikian, mesin pengering tray dryer yang dimodifikasi dengan menggunakan lampu bohlam sebagai sumber panas efektif digunakan untuk proses pengeringan chip singkong. Kadar air chip singkong berkisar antara 0,55% - 1,83% dan susut bobot chip singkong 55,90% - 70,66%.
PENGENDALIAN KUALITAS SANDAL MENGGUNAKAN METODE KAIZEN PADA RUMAH PRODUKSI RICKY JAYA Syamikha, Keisha Dinda
JUSTI (Jurnal Sistem dan Teknik Industri) Vol 4 No 4 (2023): justi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/justicb.v4i4.7903

Abstract

Industri sandal merupakan industri yang sangat banyak sekali serta bermacammacam juga aneka sandal yang dibuat dalam perusahaan serta persaingan yang ketat dalam memproduksi sebuah sandal. Metode penelitian yang digunakan dalam pemecahan permasalahan ini adalah dengan menggunakan metode Kaizen. Kaizen merupakan sebuah pendekatan yang dilakukan dengan adanya perbaikan terus menerus pada keseluruhan kegiatan yang ada dalam rangkaian proses produksi. Dari penelitian yang sudah dilakukan pada rumah produksi Ricky Jaya didapatkan saran perbaikan, yaitu pada faktor manusia dengan masalah berupa bekerja terlalu berlebihan, kelelahan, dan bekerja tanpa memperhatikan jadwal, memiliki saran perbaikan berupa membuat jadwal jam keja, membuat jadwal istirahat yang cukup, dan menambah pekerja. Sementara untuk faktor metode dengan masalah berupa tidak adanya standar metode, hasil produksi berbedabeda, perbedaan ukuran ketebalan, dan perbedaan ukuran sepasang sendal, memiliki saran perbaikan berupa menetapkan standar metode sehingga setiap pekerja menghasilkan kualitas kerja yang sama.
ANALISIS DAN PERBAIKAN PENULISAN LIST OF MATERIAL PADA PROGRAM PRESERVASI MENGGUNAKAN METODE ROOT CAUSE ANALYSIS RCA Muhammad, Katon
JUSTI (Jurnal Sistem dan Teknik Industri) Vol 4 No 4 (2023): justi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/justicb.v4i4.8003

Abstract

Seiring berkembangnya dunia industri, material menjadi salah satu aspek penting yang harus diperhatikan dalam sistem pergudangan. Berkembangnya pengetahuan di bidang perawatan dan inovasi material, menjadi faktor pendukung keberhasilan perusahaan dalam menghasilkan produk dengan kualitas yang baik sehingga nilai perusahaan tetap terkendali. Penulis merekomendasikan usulan perbaikan dengan beberapa perbaikan yaitu standarisasi format list of material, standarisasi penulisan list of material, font penulisan, dan regular clean up. Berdasarkan penelitian ini yang dilakukan pada PT. Medco E&P Indonesia, permasalahan yang terjadi pada list of material adalah penulisan yang sulit untuk dibaca, kesalahan penulisan (typo), duplikasi penulisan material, penyingkatan kata yang tidak seragam, dan perbedaan yang terdapat pada deskripsi dengan purchase order pada list of material. Didapatkan akar penyebab permasalahannya menggunakan metode Root Cause Analysis yaitu belum tersedianya standarisasi penulisan dan standarisasi format. Improvement yang dapat dilakukan oleh perusahaan adalah standarisasi format, standarisasi penulisan, standarisasi Font penulisan, dan regular clean up.
KAJIAN BIAYA PEMBANGUNAN STRUKTUR LAMBUNG KAPAL KAYU DENGAN BAHAN KAYU JATI DAN MAHONI Nurdiansyah, Kurniawan
JUSTI (Jurnal Sistem dan Teknik Industri) Vol 4 No 4 (2023): justi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/justicb.v4i4.8155

Abstract

Kapal perikanan adalah salah satu faktor penting dalam keberhasilan operasi penangkapan ikan. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari proses pembuatan kapal kayu jati di galangan kapal tradisional. Metode yang digunakan adalah metode survei, yang dilaksanakan di galangan kapal tradisional di daerah Ngimbo, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Penelitian ini berlangsung dari bulan Agustus 2022 hingga April 2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kapal kayu mahoni lebih ekonomis atau lebih murah dibandingkan dengan kapal kayu jati, dengan selisih harga yang cukup signifikan.Rp Rp.40.750,252. kapal kayu menggunakan kayu mahoni memiliki harga Rp.25.013,126 Peralatan yang digunakan masih bersifat manual, seperti kapak, gergaji, pahat, pasak, palu, golok, bacci, alat ukur, dan ketam. Hanya bor yang menggunakan tenaga listrik. Tingkat teknologi dalam pembuatan kapal kayu belum mencakup perhitungan arsitektur perkapalan serta gambar desain dan konstruksi kapal. Jenis kayu yang digunakan adalah kayu ulin, kayu alaban, bengkirai, bungur, dan meranti, yang memiliki kekuatan tinggi dan tahan terhadap serangan organisme laut. Kata kunci : kapal kayu, kapal kayu tradisional, kayu jati, kayu mahoni.
PERBAIKAN KUALITAS PRODUK KAIN GREY PADA PROSES WEAVING MENGGUNAKAN METODE SIX SIGMA (Studi Kasus: PT XYZ) Rizqullah, Bunayya Yussri
JUSTI (Jurnal Sistem dan Teknik Industri) Vol 4 No 4 (2023): justi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/justicb.v4i4.7929

Abstract

PT XYZ merupakan salah satu perusahaan terbesar di Indonesia yang bergerak di bidang industri kain untuk kebutuhan bahan baku pembuatan pakaian. PT XYZ memiliki pangsa dalam negeri serta luar negeri terutama negara-negara Asia. Namun, pada kenyataannya masih terdapat segelintir permasalahan defect pada produk yang dihasilkan. Berdasarkan data perusahaan pada periode Januari-Desember 2023, total keseluruhan defect kain grey yang terjadi berjumlah 3.186 lembar. Jenis defect yang paling tinggi persentase kejadiannya adalah jenis defect benang tebal dan kain renggang, dengan persentase defect berturut-turut sebesar 28,4% dan 22,8%. Penyebab permasalahan tersebut dapat disebabkan oleh faktor manusia, mesin, material, metode, dan lingkungan. Permasalahan tersebut dapat diselesaikan dengan menggunakan metode six sigma dan pendekatan DMAIC (define, measure, analyze, improve, control). Diketahui nilai sigma pada PT XYZ sebesar 4,1 yang berarti PT XYZ memiliki level kualitas yang baik tetapi tetap perlu dilakukan perbaikan kualitas guna mengurangi jumlah cacat hingga tercapainya zero defect.
MODEL ECONOMIC PRODUCTION QUANTITY DENGAN PRODUK CACAT DAN PERBAIKAN ULANG Rohman, Fatchur
JUSTI (Jurnal Sistem dan Teknik Industri) Vol 4 No 4 (2023): justi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/justicb.v4i4.8402

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model Economic Production Quantity (EPQ) yang dimodifikasi dengan mempertimbangkan produk cacat dan proses perbaikan ulang, guna mengoptimalkan manajemen produksi dan persediaan. Model EPQ tradisional, yang biasanya hanya memperhitungkan biaya setup dan biaya penyimpanan, sering kali tidak cukup realistis karena tidak memasukkan biaya tambahan yang terkait dengan produk cacat dan perbaikannya. Oleh karena itu, penelitian ini mengusulkan model EPQ yang lebih detail, yang mencakup biaya perbaikan per unit, serta tingkat produksi dan perbaikan produk cacat. Melalui pengumpulan data empiris dan penggunaan teknik analisis sensitivitas, penelitian ini menganalisis dampak variasi dalam parameter kunci seperti permintaan tahunan, tingkat produksi, dan biaya perbaikan terhadap biaya total. Hasil dari contoh numerikal menunjukkan bahwa model yang dimodifikasi ini lebih akurat dalam mencerminkan kondisi produksi sebenarnya dan dapat secara signifikan mengurangi biaya total dibandingkan dengan model EPQ tradisional. Analisis sensitivitas lebih lanjut mengungkapkan bahwa perubahan dalam variabel-variabel ini dapat memiliki dampak besar pada hasil, menunjukkan pentingnya pemantauan dan penyesuaian berkelanjutan. Hasil yang diperoleh dari percobaan contoh numerikal diatas menunjukkan bahwa jumlah produksi optimal dalam satu siklus sebanyak 5385 unit dengan TIC sebesar Rp. 56.148.621.Yang membutuhkan waktu 6 hari untuk menyelesaikan produksi, repair hingga menghabiskan produk tersebut
ANALISIS LINE BALANCING PADA PRODUKSI PRODUK F2AD06 – 002AS DI PT XYZ Musthofa, Agus
JUSTI (Jurnal Sistem dan Teknik Industri) Vol 4 No 4 (2023): justi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/justicb.v4i4.8009

Abstract

PT XYZ merupakan perusahaan yang bergerak dalam industri manufaktur pembuatan spare part. Tingginya permintaan harian menuntut PT XYZ untuk menjalankan proses produksi yang efektif dan efisien guna meningkatkan produktivitas perusahaan. Selain itu, masyarakat yang semakin kritis dalam hal penilaian dari produk yang digunakan, membawa perusahaan untuk semaksimal mungkin melakukan produksi yang diharapkan masyarakat dengan resource yang dimiliki, seperti adopsi teknologi baru, perbaikan proses, dan peningkatan kualitas produk. Salah satu proses yang dapat perusahaan lakukan adalah dengan menerapkan proses line balancing atau keseimbangan lini pada lini produksinya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis line balancing pada produksi produk F2AD06-002AS di PT XYZ. Line balancing adalah serangkaian stasiun kerja (mesin dan peralatan) yang dipergunakan untuk pembuatan produk. Line balancing dilakukan untuk meminimalkan waktu menganggur dan menghindari bottleneck yang terjadi akibat ketidakseimbangan kecepatan produksi antar stasiun kerja. Bottleneck sendiri ditandai dengan adanya penumpukan material pada stasiun kerja yang diakibatkan dari kecepatan produksi yang tidak berimbang antar stasiun kerja yang ada. Metode heuristic yang digunakan dalam penelitian ini meliputi metode Region Approach (RA), Ranked Position Weight (RPW), dan Largest Candidate Rule (LCR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode terbaik untuk mencapai keseimbangan lini produksi di PT XYZ adalah metode Ranked Position Weight (RPW) dengan nilai line efficiency sebesar 83.10% yang mampu menghasilkan keseimbangan optimal pada lini produksi.
PERENCANAAN PRODUKSI UNTUK MENGURANGI OVERSTOCK PADA PROSES PRODUKSI AIR MINERAL DALAM KEMASAN (AMDK) Suhardini, Didien; Fachlevi, Muhammad Hasya; Azmi, Nora
JUSTI (Jurnal Sistem dan Teknik Industri) Vol 4 No 4 (2023): justi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/justicb.v4i4.8231

Abstract

Perencanaan produksi merupakan aspek krusial yang harus dilakukan untuk menghindari berbagai masalah yang ada pada perusahaan. PT. Indra Karya menghadapi masalah kelebihan stok atau yang biasa disebut dengan overstock dalam produksi InFresh, yang memerlukan perencanaan produksi untuk mengoptimalkan kapasitas produksi. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan perencanaan produksi yang tepat guna meminimalkan overstock dan mengoptimalkan kapasitas produksi di masa mendatang. Proses perencanaan produksi dimulai dengan peramalan permintaan, diikuti oleh perencanaan agregat dan disagregat, serta penjadwalan produksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode peramalan yang terpilih adalah Multiplicative Seasonal Method (MSM), karena memiliki nilai Mean Absolute Percentage Error (MAPE) terkecil, yaitu 9,56 untuk variasi 330ml, 37,76 untuk variasi 600ml, dan 17,44 untuk variasi galon. Hasil perencanaan agregat menunjukkan bahwa metode yang terpilih adalah Mixed Strategy. Metode penjadwalan yang terpilih adalah Earliest Due Date (EDD), dikarenakan urutan job dipilih berdasarkan tenggat waktu yang berjarak 7 hari dari waktu pemrosesan sehingga job yang dikerjakan adalah job yang tenggat waktunya tercepat. Setelah dilakukannya perencanaan produksi maka didapatkan pengurangan overstock untuk ketiga produk sebesar 105%.
USULAN PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN MENGGUNAKAN QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT BERBASIS SERVICE QUALITY DAN KANO MODEL PADA BARBERSHOP HAX Fauzy, Devan Nur
JUSTI (Jurnal Sistem dan Teknik Industri) Vol 4 No 4 (2023): justi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/justicb.v4i4.7981

Abstract

Service quality is the effort to meet customer needs and expectations and evaluate them based on their perceptions, while customer satisfaction arises from comparing perceived performance with expectations for a product or service. This study aims to identify and analyze the service quality of Barbershop HAX using Quality Function Deployment (QFD) and integrating the Service Quality (Servqual) method with the Kano Model. The Servqual method measures the gap between customer expectations and perceptions of service, while the Kano Model categorizes service attributes based on their impact on customer satisfaction. Analysis of 27 service attributes revealed that overall, customer perceptions were lower than their expectations, indicating a gap between customer expectations and the reality of the service provided. The study results in a structured and systematic proposal for improvement based on data processing, utilizing activity network diagrams to plan the sequence and prioritize implementation of each improvement step.

Page 1 of 2 | Total Record : 15