cover
Contact Name
Ramlan
Contact Email
ramlan.mm@gmail.com
Phone
+6285255397485
Journal Mail Official
sainsglobal01@gmail.com
Editorial Address
https://jurnal.sainsglobal.com/index.php/gjp/index
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Global Journal Basic Education
ISSN : -     EISSN : 28286383     DOI : 10.35458
Global Journal Basic Education with e ISSN 2828-6383 is a scientific journal that aims to communicate research results of professors, teachers, practitioners, and scientists in the field of basic education covering the fields of basic teaching in elementary, Applied science and analytical-critical studies in the field of basic education. We publish original research papers, review articles and case studies every month February, May, August, and November. Target readers of the journal are professors, students, teachers and practitioners of basic science education. Author has to make sure that the manuscript has been prepared with Global Journal Basic Education following author guidelines. The journal does not accept single author. The manuscript which does not meet the author guidelines, template, or focus and scope will be immediately rejected. The only manuscript which meets the journal requirement will be processed further. Registration and login are required to submit items online and to check the status of current submissions.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 1 No 1 (2022): Februari" : 12 Documents clear
PENINGKATAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK MELALUI MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING DI KELAS V DI UPT SDN 129 BUNU Alfian Al
Global Journal Basic Education Vol 1 No 1 (2022): Februari
Publisher : Sains Global Institut, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (328 KB) | DOI: 10.35458/gjp.v1i1.80

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penerapan metode pembelajaran Discovery Learning dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas V UPT SDN 129 BUNU Kabupaten Enrekang. Adapun jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan subjek penelitian adalah peserta didik kelas V UPT SDN 129 BUNU Kabupaten Enrekang pada semester genap 2020/2021 yang berjumlah 14 orang. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan tes hasil belajar dan observasi. Data yang dikumpul dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif. Pada siklus I menunjukkan nilai terendah 60 dan nilai tertinggi 80 dengan skor rata-rata hasil belajar peserta didik sebesar 69 dimana dan standar deviasinya 5,369. Selanjutnya pada siklus II menunjukkan nilai terendah 70 dan nilai tertinggi 90 dengan skor rata-rata hasil belajar peserta didik sebesar 77 dan standar deviasinya 5,615. Ketuntasan hasil belajar secara klasikal pada siklus I yaitu 37,5% dan pada siklus II terjadi peningkatan yakni 87,5%. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa dengan diterapkannya model pembelajaran Discovery Learning dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS IV MELALUI MODEL PEMBELAJARAN PROBLREM BASED LEARNING Anip Fudin
Global Journal Basic Education Vol 1 No 1 (2022): Februari
Publisher : Sains Global Institut, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (388.521 KB) | DOI: 10.35458/gjp.v1i1.83

Abstract

Fudin, Anip. 219022495896. Peningkatan Hasil Belajar Peserta Didik Kelas IV Melalui Model Problem Based Learning di SD Negeri Rejamulya 05 Tahun Pelajaran 2021/2022. Kurangnya minat peserta didik dalam belajar sehingga hasil belajar peserta didik rendah. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui pemanfaatan aplikasi microsoft power point dalam kegiatan pembelajaran model Problem Based Learning sehingga dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik. Subyek penelitian ini adalah peserta didik kelas IV SD Negeri Rejamulya 05 yang berjumlah 13 orang pada tahun pelajaran 2021/2022. Untuk obyek penelitian yaitu hasil belajar peserta didik pada pembelajaran tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan model Problem Based Learning dengan menggunakan power point sebagai media pembelajaran menunjukkan adanya peningkatan minat dan hasil belajar peserta didik. Terbukti pada pra siklus hanya 25% yang tuntas, siklus I menjadi 46% dan terus meningkat padai siklus II yaitu 100% peserta didik tuntas, hal ini membuktikan bahwa hasil belajar peserta didik mengalami peningkatan yang signifikan. Tidak adanya peserta didik yang mendapat nilai dibawah 70 berarti hasil ini telah mencapai indikator keberhasilan yang telah ditentukan yaitu kriteria ketuntasan minimal dengan nilai70.. Melihat hal tersebut jelaslah bahwa Problem Based Learning dapat meningkatkan minat dan hasil belajar peserta didik kelas IV SD Negeri Rejamulya 05 tahun pelajaran 2021/2022.
PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR TEMATIK SISWA KELAS II Aisyah Aisyah Aisyah
Global Journal Basic Education Vol 1 No 1 (2022): Februari
Publisher : Sains Global Institut, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (404.033 KB) | DOI: 10.35458/gjp.v1i1.112

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah penerapan model pembelajaran Problem Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas II UPT SPF SDI Mandai. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas II UPT SPF SDI Mandai pada semester ganji yang berjumlah 14 orang. Langkah penelitian disesuaikan dengan tahapan pelaksanaan penelitian PTK yang meliputi Perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi, teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan tes hasil belajar. Data yang dikumpul dan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif. Pada siklus pertama hanya 6 dari 14 siswa atau 42,85% siswa yang mencapai ketuntasan. Maka dilanjutkan peneliatian siklus dua dan terjadi peningkatan yaitu 10 dari 14 siswa atau 71,42% siswa mencapai ketuntasan. Kesimpulan penelitian bahwa model pembelajaran problem based learning yang dterapkan dengan baik dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas II UPT SPF SDI Mandai.
Peningkatan Hasil Belajar Melalui Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Siswa Kelas V Andi Liana
Global Journal Basic Education Vol 1 No 1 (2022): Februari
Publisher : Sains Global Institut, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (431.453 KB) | DOI: 10.35458/gjp.v1i1.124

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penerapan metode pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas V SDN 245 Tole-tole Kabupaten Luwu Timur. Adapun jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan subjek penelitian adalah siswa kelas V SDN 245 Tole-Tole Kab. Luwu Timur pada semester genap 2020/2021 yang berjumlah 18 orang. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan tes hasil belajar dan observasi. Data yang dikumpul dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif. Pada siklus I menunjukkan nilai terendah 65 dan nilai tertinggi 85 dengan skor rata-rata hasil belajar siswa sebesar 75. Selanjutnya pada siklus II menunjukkan nilai terendah 69 dan nilai tertinggi 90 dengan skor rata-rata hasil belajar siswa sebesar 77. Ketuntasan hasil belajar secara klasikal pada siklus I yaitu 75% dan pada siklus II terjadi peningkatan yakni 86%. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa dengan diterapkannya model pembelajaran Problem Basic Learning (PBL) dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MATERI PECAHAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) PADA SISWA KELAS V UPT SD NEGERI 4 MAROANGIN A IRPAN
Global Journal Basic Education Vol 1 No 1 (2022): Februari
Publisher : Sains Global Institut, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (511.416 KB) | DOI: 10.35458/gjp.v1i1.140

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar Matematika materi operasi pecahan perkalian pada siswa kelas V UPT SDN 4 Maroangin. Adapun jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan subjek penelitian adalah siswa kelas V UPT SDN 4 Maroangin Kab. Enrekang pada semester genap 2020/2021 yang berjumlah 16 orang. Pada pra siklus persentase keaktifan belajar sebesar 50% dan persentase ketuntasan klasikal sebesar 50%, siklus I keaktifan kelas meningkat menjadi 72,9% dengan ketuntasan klasikal sebesar 75% dan siklus II mengalami peningkatan keaktifan sebesar 90% dengan ketuntasan klasikal sebesar 93%. Pada pra siklus nilai rata-rata yang diperoleh peserta didik masih 56,5 dengan ketuntasan klasikal 50%, pada siklus I meningkat menjadi 75 dengan ketuntasan klasikal sebesar 75%, pada siklus II nilai rata-rata lebih meningkat menjadi 85,9 dengan ketuntasan klasikal sebesar 93%. Jadi dapat disimpulkan bahwa melalui model Problem Based Learning dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar peserta didik pada materi operasi pecahan perkalian di kelas V UPT SDN 4 Maroangin Kab. Enrekang pada tahun pelajaran 2020/2021.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR MELALUI PENGGUNAAN MEDIA TABEL HURUF PADA SISWA KELAS I SD anggi wulandari putri
Global Journal Basic Education Vol 1 No 1 (2022): Februari
Publisher : Sains Global Institut, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (286.817 KB) | DOI: 10.35458/gjp.v1i1.156

Abstract

Abstrak. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurang aktifnya peserta didik, dan respon peserta didik yang kurang terhadap materi pembelajaran. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah media tabel huruf dapat meningkatkan keaktifan peserta didik dalam Sumedang. Adapun jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas yang meliputi: perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi, dimana fokus yang diteliti adalah media pembelajaran yang digunakan yaitu media tabel huruf. Setting dan subjek penelitian dilakukan di ruang kelas I sebanyak 10 orang peserta didik di UPT SDN Cikamuning. Pengelolaan data pada penelitian ini dilakukan setelah terkumpulnya data. Selanjutnya dianalisis secara deskriptif yaitu skor rata-rata yang diperoleh dari hasil tes tiap siklus, kemudian nilai tersebut dikelompokkan berdasarkan Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yang telah ditetapkan oleh sekolah. Melihat hasil observasi, penggunaan media tabel huruf dapat membuat peserta didik lebih aktif dalam pembelajaran dan lebih mudah mengerti dan memahami materi yang disampaikan oleh guru. Penggunaan media tabel huruf dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas I UPT SDN Cikamuning
PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING KELAS VI DI SDN CIJERUK ADE IYUS JAYUSMAN
Global Journal Basic Education Vol 1 No 1 (2022): Februari
Publisher : Sains Global Institut, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (422.439 KB) | DOI: 10.35458/gjp.v1i1.157

Abstract

Abstrak Penelitian ini dilatari oleh masalah yang terjadi dalam pembelajaran di kelas VI SDN Cijeruk, fokus masalah diuraikan sebagai berikut: bagaimana gambaran penggunaan model pembelajaran Problem Based Learning dalam upaya meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas VI SDN Cijeruk . Data awal yang di dapatkan menunjukkan bahwa pada kelas VI SDN Cijeruk semester I banyak siswa yang nilainya masih di bawah Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yaitu 65. Data hasil belajar dari 15 siswa, hanya 5 siswa (33,33 %) yang mendapat nilai diatas KKM dan sisanya 10 siswa (66,66%) nilainya dibawah KKM. Data tersebut terjadi karena minat belajar siswa yang rendah, dan guru belum menggunakan model pembelajaran inovatif, serta penggunaan media yang kurang menarik. Maka untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas VI dengan menerapkan model Problem Based Learning (PBL). Tujuan praktik mengajar yaitu meningkatkan keterampilan guru, aktivitas siswa, dan hasil belajar siswa kelas VI SDN Cijeruk. Langkah kegiatan praktik mengajar meliputi Perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi, Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, test dan kajian dokumen, Teknik analisis data deskriptif kualitatif. Hasil penelitian setelah diterapkan model Program Bassed Learning diperoleh data 80% Langkah model telah terlaksana dengan baik, dengan hasil rata-rata belajar peserta didik mencapai nilai 80 . Temuan penelitian menunjukkan model pembelajaran problem based learning secara bertahap dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas VI SDN Cijeruk . Kesimpulan penelitian bahwa model pembelajaran problem based learning yang diterapkan dengan baik dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas VI SDN Cijeruk. .Kata Kunci: Peningkatan hasil belajar, problem based learning Abstract. This research is motivated by problems that occur in learning in class VI SDN Cijeruk, the focus of the problem is described as follows: how is the description of the use of the Problem Based Learning learning model in an effort to improve the learning outcomes of class VI students at SDN Cijeruk. The initial data obtained showed that in class VI SDN Cijeruk in the first semester, many students whose scores were still below the Minimum Completeness Criteria (KKM) of 65. Data on learning outcomes from 15 students, only 5 students (33.33%) scored above KKM and the remaining 10 students (66.66%) scored below the KKM. These data occur because students' interest in learning is low, and the teacher has not used innovative learning models, the teacher's explanation is only monotonous using the lecture method and the use of media that is less attractive. So to improve the quality of learning in class VI by applying the Problem Based Learning (PBL) model. The purpose of teaching practice is to improve teacher skills, student activities, and student learning outcomes for class VI SDN Cijeruk. The steps of teaching practice activities include planning, implementation, observation and reflection, data collection techniques using observation, testing and document review, qualitative descriptive data analysis techniques. The results of the research after the implementation of the model based learning program obtained 80% data. The steps of the model have been implemented well, with the average learning outcomes of students reaching a value of 80. The research findings show that the problem based learning model can gradually improve the learning outcomes of the sixth grade students of SDN Cijeruk. The conclusion of the study is that the problem based learning model that is applied properly can improve the learning outcomes of the sixth grade students of SDN Cijeruk Keywords: learning outcomes, problem based learning
PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR PKN MELALUI METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF MODEL STRUKTURAL Latri Aras; ARIF RAHMAN SIDIK
Global Journal Basic Education Vol 1 No 1 (2022): Februari
Publisher : Sains Global Institut, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (393.97 KB) | DOI: 10.35458/gjp.v1i1.158

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya prestasi siswa dalam mendeskripsikan perilaku cinta tanah air, berdasarkan hasil refleksi perencanaan pembelajaran tidak runtut mengacu kepada silabus KTSP, pelaksanaan pembelajaran terkesan monoton, aktivitas siswa kurang, siswa tidak berani mengungkapkan gagasan, untuk mengatasi permasalahan tersebut dilakukan perencanaan pembelajaran yang runtut mengacu kepada KTSP, strategi belajar menggunakan Kooperatif dengan model struktural dalam dua siklus tindakan. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan guru merencanakan dan melaksanakan pembelajaran, meningkatkan aktivitas siswa dalam pembelajaran dan meningkatkan prestasi belajar siswa. Metode penelitian mengadopsi PTK model Kemmis & Tagart dua siklus tindakan, tiap siklus tindakan terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Hasil penelitian upaya meningkatkan kemampuan siswa dalam mendeskripsikan perilaku cinta tanah air dapat dicapai dengan Kooperatif model struktural. Siklus yang pertama berhasil meningkatkan kinerja guru dalam merencanakan pembelajaran kategori baik 70% meningkat menjadi 92,50% dengan kategori sangat baik, kinerja guru dalam melaksanakan pembeajaran siklus I mencapai 63,33 % dengan kategori berhasil meningkat pada siklus II menjadi 82,50 % dengan kategori sangat baik, aktivitas siswa siklus I mencapai 46.66% dan meningkat pada siklus II menjadi 87%. Demikian pemahaman siswa pada siklus I mencapai rata-rata 6.96 meningkat pada siklus II menjadi 8,84. Dengan demikian model Kooperatif model struktural berhasil meningkatkan aktivitas guru, aktivitas siswa dan prestasi belajar siswa.
Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Pada Mata Pelajaran Matematika Tentang Operasi Hitung Pengurangan Melalui Penerapan Model Kooperatif Learning Tipe Talking Stick Annisa Nurul Dhiani
Global Journal Basic Education Vol 1 No 1 (2022): Februari
Publisher : Sains Global Institut, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (386.652 KB) | DOI: 10.35458/gjp.v1i1.214

Abstract

Penelitian ini dilandasi kenyataan bahwa kemampuan pemahamn peserta didik pada mata pelajaran matematika tentan operasi hitung bilangan bulat masih rendah. Peserta didik merasa materi yang disajikan kurang menarik. Oleh karena itu seorang guru perlu mempertimbangkan model yang tepat agar pembelajaran menjadi efektif dan menyenangkan. Model pembelajaran yang dicobakan dalam penelitian ini adalah Model Kooperatif Learning tipe Talking Stick. Tujuan Penelitian ini adalah; (1) Untuk meneliti penerapan model Talking Stick pada materi operasi hitung pengurangan pada kelas I A SDN Kedung Badak 2 Tahun Pelajaran 2020/2021. (2) Untuk menggambarkan proses pembelajaran dengan menerapkan model kooperatif learning tipe talking stick pada materi operasi hitung pengurangan di kelas I A SDN Kedung Badak 2 Tahun Pelajaran 2020/2021. (3) Untuk mengukur besarnya hasil belajar peserta didik pada materi operasi hitung pengurangan sebelum dan sesudah penerapan model kooperatif learning tipe talking stick. Berdasarkan hasil yang diperoleh selama pelaksanaan penelitian ini, dapat dijelaskan bahwa hasil prestasi belajar peserta didik pada saat pra siklus masih rendah, karena rata-rata kelas hanya 59,07 dari nilai KKM yang ditentukan adalah 70 dan persentase ketuntasannya hanya 32,14%. Setelah diterapkan model talking stick pada siklus I memperoleh hasil nilai rata-rata kelas 70,39 dengan persentase ketuntasan 78,57%. Namun masih terdapat peserta didik yang belum melebihi nilai KKM sebanyak 6 orang. Siklus dilanjutkan ke siklus II dan memperoleh hasil nilai rata-rata kelas mencapai 81,03 dengan persentase ketuntasan sempurna 100,00%. Maka dapat disimpulkan bahwa penerapan model kooperatif learning tipe talking stick dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada materi operasi hitung pengurangan di kelas I A SDN Kedung Badak 2 Kecamatan Tanah Sareal Semester I Tahun Pelajaran 2020/2021.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS V ( LIMA ) PADA MATA PELAJARAN IPA MATERI CAHAYA DAN SIFAT – SIFATNYA MELALUI IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN DEMONSTRASI DI SD NEGERI 018 HULU SUNGAI EKOK KECAMATAN RAKIT KULIM KABUPATEN INDRAGIRI HULU – RIAU TAH aris - jarwadi
Global Journal Basic Education Vol 1 No 1 (2022): Februari
Publisher : Sains Global Institut, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (459.019 KB) | DOI: 10.35458/gjp.v1i1.222

Abstract

Mata pelajaran IPA merupakan salah satu bidang studi kurikuler di tingkat Sekolah Dasar (SD). Karena rendahnya aktivitas serta pemahaman belajar siswa terhadap pembelajaran ini khususnya materi Cahaya dan sifat-sifatnya di kelas V (lima) SD Negeri 018 Hulu Sei.Ekok Kecamatan Rakit Kulim, penulis melakukan perbaikan pembelajaran yang di lakukan melalui Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan dua siklus pembelajaran. Kegiatan penelitian di lakukan pada semester II tahun pelajaran 2018/2019 pada siswa kelas V (lima) yang berjumlah 10 siswa, terdiri dari 4 siswa laki-laki dan 6 siswa perempuan. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA materi Cahaya dan sifat-sifatnya dengan menggunakan metode Demonstrasi. Setelah dilakukan kegiatan belajar mengajar dengan menggunakan metode Demonstrasi, hasil dan aktifitas belajar siswa mengalami peningkatan. Hal ini di tunjukan dari data yang dikumpulkan, pada kegiatan pembelajaran prasiklus hanya 4 siswa yang memperoleh nilai ≥ KKM dengan nilai rata-rata 60,5. Hasil belajar siswa terus meningkat pada siklus I siswa yang memperoleh nilai ≥ KKM ada 6 siswa dengan nilai rata-rata 63,0. dan siklus II hanya 1 siswa yang belum mencapai nilai KKM dengan nilai rata-rata kelas 89,5 persentase ketuntasan siswa meningkat, dari 40% pada kegiatan pembelajaran prasiklus menjadi 90% pada perbaikan pembelajaran siklus II. Maka deskripsi dari data yang di kumpulkan dapat disimpulkan bahwa penggunaan metode Demonstrasi dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA dengan materi Cahaya dan sifat-sifatnya. Dengan demikian, metode Demonstrasi merupakan salah satu metode pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan keaktifan serta hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA materi Cahaya dan sifat-sifatnya.

Page 1 of 2 | Total Record : 12