cover
Contact Name
-
Contact Email
jurnaljudikhu@gmail.com
Phone
+6281933387844
Journal Mail Official
jurnaljudikhu@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Pendidikan Luar Biasa Universitas Karimun Jln. Canggai Putri Kel. Teluk Uma, Kec. Tebing, Kab. Krimun Prov. Kepulauan Riau
Location
Kab. karimun,
Kepulauan riau
INDONESIA
JUDIKHU-Jurnal Pendidikan Khusus
Published by Universitas Karimun
ISSN : -     EISSN : 28074270     DOI : 10.51742
Core Subject : Education,
JUDIKHU - Jurnal Pendidikan Khusus Merupakan jurnal yang diterbitkan dari Prodi S1 Pendidikan Luar Biasa FKIP Universitas Karimun. JUDIKHU menerbitkan artikel-artikel ilmiah berkaitan dengan dunia Pendidikan Khusus dan permasalahannya, termasuk Pendidikan Inklusif dan Pendidikan Untuk Semua. FOCUS Judikhu – Jurnal Pendidikan Khusus adalah suatu wadah publikasi mutidisiplin yang menyajikan penelitian dan kajian ilmiah terkait dengan pendidikan luar biasa. Judikhu – Jurnal Pendidikan Khusus merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Universitas Karimun. Judikhu – Jurnal Pendidikan Khusus bertujuan untuk menjadi jurnal utama untuk publikasi artikel di area pendidikan Luar Biasa. Jurnal ini menerbitkan isu-isu khusus reguler yang Fokus dan ruang lingkup jurnal, yaitu : Mengajar anak berkebutuhan khusus Identifikasi dan Asesmen Anak Berkebutuhan Khusus Penanganan Anak Berkebutuhan Khusus Pembelajaran Kreatif Modifikasi Kurikulum untuk Anak Berkebutuhan Khusus di Sekolah Pendidikan Inklusi Teknologi Bantu untuk Anak Berkebutuhan Khusus Adaptif Fisik untuk Anak Berkebutuhan Khusus
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 28 Documents
PENGEMBANGAN MEDIA SURPRISE BOX UNTUK MENGENAL HURUF PADA SISWA TUNAGRAHITA SEDANG KELAS IV SLB N KARIMUN Eka Ovtiana; Zulfiana Dessyka Putri; Karunia Yulinda Khairiyah; Eka Lenggang Dianasari
JURNAL JUDIKHU Vol 2 No 1 (2022): JUDIKHU-Jurnal Pendidikan Khusus
Publisher : Universitas Karimun Prodi S1 Pendidikan Luar Biasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51742/judikhu.v2i1.677

Abstract

Dalam belajar membaca sangat berkaitan dengan kemampuan mengenal huruf, karena siswa yang kesulitan dalam mengenal huruf tentunya akan kesulitan dalam belajar membaca. Materi mengenal huruf perlu diberikan kepada siswa tunagrahita agar dapat membaca dan mampu mengikuti semua kegiatan pembelajaran di sekolah. Selama ini proses pembelajaran yang berlangsung pada materi mengenal huruf pada siswa tunagrahita sedang masih bersifat konvensional. kemampuan siswa tunagrahita katagori sedang yang mudah lupa dalam mengingat materi pembelajaran termasuk dalam hal mengingat huruf, maka dari itu peneliti membuat media yang layak untuk siswa tunagrahita sedang dalam mengenal huruf yaitu media surprise box. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan atau Researd and Developmen (R&D) dengan desain four-D Thiagarajan, untuk menghasilkan produk, menguji kevalidan dari segi ahli materi ahli media, respon pengguna guru kelas, uji coba skala besar dan skala kecil. Hasil dari kedua validator ahli materi mendapatkan skor 85,7% dengan kategori sangat valid. Hasil dari kedua validator ahli media mendapatkan skor rata-rata 84% dengan kategori sangat valid. Berdasarkan kedua hali materi dan ahli media dapat disimpulkan bahwa media surprise box sangat sayak digunakan untuk media pembelajaran mengenal huruf pada anak tungrahita sedang di SLB Negeri Karimun. Hasil dari respon pengguna media surprise box dari respon siswa dengan uji coba skala kecil dan besar memperoleh nilai 91,6% dengan katagori sangat valid. Hasil dari respon guru terhadapa media surprise box untuk mengenal huruf pada siswa tunagrahita memperoleh nilai 97% dengan katagori sangat valid, respon guru terhadap media ini mendorong kemauan siswa dalam belajar mengenal huruf.
PENGEMBANGAN MEDIA MAZE UNTUK MEMBILANG 1-10 PADA ANAK TUNAGRAHITA SEDANG KELAS 4 SDLB NEGERI KARIMUN Sabrina Aisaputri; Edi Kurniawan; Zulfiana Dessyka Putri
JURNAL JUDIKHU Vol 2 No 1 (2022): JUDIKHU-Jurnal Pendidikan Khusus
Publisher : Universitas Karimun Prodi S1 Pendidikan Luar Biasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51742/judikhu.v2i1.680

Abstract

Penelitian ini berawal dari permasalahan rendahnya kemampuan membilang pada anak tunagrahita sedang kelas di SDLB Negeri karimunn dikarna kan kurangnya media pembelajaran yang digunakan dalam membilang. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui sejauh mana kelayakan pengembangan media maze untuk membilang 1-10 pada anak tunagrahita sedang kelas 4 SDLB Negeri Karimun. Penelitian ini merupakan jenis penelitian R&D dengan model penelitian four-D Thiagarajan ( 1974 ). sampel dalam penelitian ini berjumlah 3 anak tunagrahita sedang kelas 4c SDLB Negeri Karimun.menggunakan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan angket. Pengumpulan data berupa angket dilakukan oleh ahli media, ahli materi, guru di SLB Karimun, dan untuk menguji produk media maze dilakukan angket tanggapan anak terhadap media maze. Hasil dari penelitian ini berupa produk media maze yang digunakan sebagai bahan pembelajaran. Berdasarkan penilaian dari ahli media memperoleh rata-rata 3,47 dengan kriteria sangat layak, penilaian dari ahli materi memperoleh rata-rata 3,8 dengan kriteria sangat layak, penilaian dari hasil tanggapan guru memperoleh rata-rata 3,8 dengan kriteria sangat layak, sedangkan hasi dari tanggapan anak memperoleh nilai rata-rata 3,84 dengan kriteria sangat layak.
PENGEMBANGAN PERMAINAN BILIAR MINI UNTUK PENGENALAN ANGKA 0 SAMPAI 9 PADA SISWA DOWN SYNDROME DI SLB NEGERI KARIMUN Eka Lenggang Dianasari; Karunia Yulinda Khairiyah; Puja Uswatun
JURNAL JUDIKHU Vol 2 No 1 (2022): JUDIKHU-Jurnal Pendidikan Khusus
Publisher : Universitas Karimun Prodi S1 Pendidikan Luar Biasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51742/judikhu.v2i1.669

Abstract

Siswa down syndrome memiliki kemampuan yang rendah untuk mengenal angka dengan baik. Hal ini dikarenakan adanya hambatan kognitif yang dimiliki siswa. Selain itu, kurangnya media pembelajaran yang digunakan juga menjadi salah satu faktor penyebabnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi rendahnya kemampuan mengenal angka pada siswa down syndrome di SLB Negeri Karimun dengan mengembangkan sebuah produk yakni media permainan Biliar Mini. Subjek penelitian adalah siswa/I down syndrome yang berada di SLB Negeri Karimun pada seluruh jenjang tingkatan sekolah. Pemilihan subjek penelitian didasarkan pada hasil kemampuan mengenal angka yang lebih rendah dibandingkan siswa yang lain serta memiliki kemampuan berinteraksi yang lebih baik. Jenis penelitian yang digunakan adalah Research and Development/ R&D (Penelitian dan Pengembangan). Penelitian ini menggunakan desain penelitian Four-D Thiagarajan yang didukung pendekatan kuantitatif. Berdasarkan uji kevalidan dari beberapa ahli diperoleh hasil; (1). Ahli media dengan nilai rata-rata 3,28 dengan kriteria “Sangat Layak”. (2). Ahli down syndrome dengan nilai rata-rata 3,80 dengan kriteria “sangat layak”. Hasil uji dari respon pengguna yaitu guru 3,22 dengan kategori “Layak”, dan respon pengguna siswa memperoleh hasil 3,65 yang mendapat kriteria “Sangat Layak”. Penelitian ini menunjukan bahwa menggunakan media permainan biliar mini telah dinyatakan layak digunakan dalam proses pembelajaran untuk pengenalan angka 0 sampai 9 pada siswa down syndrome di SLB Negeri Karimun
INTERVENSI TERHADAP ANAK USIA DINI YANG MENGALAMI GANGGUAN ADHD MELALUI PENDEKATAN KOGNITIF Fitri Ani
JURNAL JUDIKHU Vol 2 No 1 (2022): JUDIKHU-Jurnal Pendidikan Khusus
Publisher : Universitas Karimun Prodi S1 Pendidikan Luar Biasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51742/judikhu.v2i1.724

Abstract

ADHD is a neurodevelopmental disorder in which a child presents a significant problem due to a lack of attention or hyperactivity-impulsivity. ADHD can interfere with the development of children in terms of cognitive, behavioral, socialization and communication. A common mistake that ADHD treatment through pharmacological therapy will eliminate all the symptoms of hyperactivity and impulsive problems in children with ADHD, but the use of ADHD drugs in the long term then it will affect the children. Another alternative for dealing with ADHD children using a counseling approach is behavioral cognitive behavioral approach and Adlerian play therapy.Understanding of behavioral cognitive approaches and Adlerian play therapy can help address early childhood problems especially those with ADHD disorders.
MENINGKATKAN KONSENTRASI BELAJAR ANAK ADHD USIA 6-7 TAHUN MENGGUNAKAN ALAT PERMAINAN EDUKATIF Jumatul Desra Viona
JURNAL JUDIKHU Vol 2 No 1 (2022): JUDIKHU-Jurnal Pendidikan Khusus
Publisher : Universitas Karimun Prodi S1 Pendidikan Luar Biasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51742/judikhu.v2i1.731

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan penanganan terhadap konsentrasi anak ADHD usia 6-7 tahun saat belajar, alat belajar yang digunakan yaitu balok, playdough, puzzle dan leggo. Penerapan teknik modifikasi perilaku dengan prompt (verbal prompt, gestural prompt, physical prompt) dan reinforcement (pujian, jempol, tos) terbukti merupakan intervensi yang mampu mendukung peningkatan konsentrasi pada anak ADHD. Prompt dan reinforcement ini merupakan dukungan guru yang diwujudkan dalam sikapnya untuk meningkatkan kemampuan konsentrasi anak ADHD.penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode penelitian kepustakaan atau library research. Penelitian kepustakaan dilakukan dengan mengkaji literatur atau artikel-artikel yang mendukung judul penelitian. dapat disimpulkan bahwa alat permainan edukatif adalah media yang digunakan para pendidik untuk mengembangkan potensi anak. Kata kunci : Peningkatan Konsentrasi, Anak ADHD, Alat Permainan Edukatif
PENERAPAN TERAPI BERMAIN MENGGUNAKAN TEKNIK REINFORCEMENT DALAM BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN PERHATIAN PADA ANAK ADHD (INANTENTIF) Mareta Kiska Zurianda
JURNAL JUDIKHU Vol 2 No 1 (2022): JUDIKHU-Jurnal Pendidikan Khusus
Publisher : Universitas Karimun Prodi S1 Pendidikan Luar Biasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51742/judikhu.v2i1.733

Abstract

Anak ADHD atau dikenal sebagai Attention Deficit Hyperactivity Disorder adalah anak yang memiliki gangguan mental yang susah untuk dikendalikan seperti anak yang kurang focus atau sulit memusatkan perhatian pada suatu hal , anak yang hyperaktif dan anak yang tidak sabaran dalam keadaan apapun. Anak dengan gangguan ADHD ini juga kurang bisa dalam mengontrol emosinya dan terkadang tidak peduli dengan lingkungannya. Upaya yang digunakan dalam meningkatkan ketahanan perhatian anak dengan menggunakan teknik Reinforcement. Reinforcement adalah teknik yang digunakan untuk menguatkan atau meningkatkan perhatian anak terhadap suatu hal sebagaiman sesuai dengan teori BF. Skinner.Kata kunci : Anak ADHD ( inantentif), Teknik Reinforcement.
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN TEKNIK TOKEN ECONOMY DALAM MENINGKATKAN KESABARAN MENGANTRI PADA ANAK ADHD (IMPULSIF) Maria Theodora
JURNAL JUDIKHU Vol 2 No 1 (2022): JUDIKHU-Jurnal Pendidikan Khusus
Publisher : Universitas Karimun Prodi S1 Pendidikan Luar Biasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51742/judikhu.v2i1.735

Abstract

: ADHD (Attention deficit hyperaktivity disorder ) merupakan seseorang yangmenunjukkan kecenderungan perilaku berlebihan seperti berlari, memanjat meja dan kursi,mengalami kesulitan bermain, terlalu banyak bicara, tidak tabah menunggu giliran, mengusikorang lain seperti menyela pembicaraan, sering meninggalkan tempat duduknya di kelas danpada situasi lainnya. Siswa dikategorikan Anak ADHD mempunyai gangguan pada kesabarannyadalam mengantri dilihat dari proses pembelajaran yang ditunjukkan dengan seringnya tampakperilaku sulit mengantri saat proses pembelajaran dimulai. Penelitian tersebut dibuat gunamengubah perilaku anak menggunakan metode token economy agar meningkatkan kesabaranmengantri anak dengan kategori ADHD. Jenis penelitian menggunakan Single Subject Researchdengan subjek anak ADHD gejala impulsive dan menerapkan desain A-B untuk mengetahuidurasi kesabaran anak dalam mengantri sebelum diberi intervensi dan setelah intervensimenggunakan token economy dengan durasi 45 menit. Penelitian menggunakan desain Baseline(A) tiga kali dan (B) sebanyak empat kali. Demikian pola desain A-B menggunakan tokeneconomy efektif dalam meningkatkan kesabaran anak dalam mengantri.Kata kunci : Kesabaran Mengantri, Token Economy, ADHD
INTERVENSI DINI BERBASIS SEKOLAH BAGI ANAK ADHD Puja Dwi Sonia
JURNAL JUDIKHU Vol 2 No 2 (2023): Edisi Maret (JUDIKHU : Jurnal Pendidikan Khusus)
Publisher : Universitas Karimun Prodi S1 Pendidikan Luar Biasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51742/judikhu.v2i2.741

Abstract

Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) is a neurobiological disorder or behavior disorder that is most often found in children. The main symptoms of ADHD consist of inattention (concentration disorders. Most (80%) children with ADHD will continue these symptoms into their teens, even into adulthood. Children with ADHD are at risk of becoming adults with antisocial and criminal disorders, substance abuse (alcohol and drugs), emotional problems, social maladaptation, educational and work failures, interpersonal disorders and personality disorders. Children with ADHD also tend to experience rejection and are less accepted in society by their peers, compared to children who do not have ADHD. The number of school children with ADHD today continues to increase.The Diagnosis and Statistics Manual (DSM IV) states that the incidence of ADHD in school-age children ranges from 3 -5%.
GAMBARAN REGULASI EMOSI PADA ANAK DENGAN GANGGUAN EMOSI DAN PERILAKU (TUNALARAS) Aisyah Miraharsari; Alfi Nadlifatul Hilmiyah
JURNAL JUDIKHU Vol 2 No 2 (2023): Edisi Maret (JUDIKHU : Jurnal Pendidikan Khusus)
Publisher : Universitas Karimun Prodi S1 Pendidikan Luar Biasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51742/judikhu.v2i2.752

Abstract

Emotional and behavioral disorders (deafness) can be said if a person experiences a disorder in managing emotions and behavior or social control. In this case, if the child wants to side by side, be involved, and mingle with his social environment, then the ability to manage emotions in interaction is needed. Managing these emotions can be called emotional regulation (emotion regulation). This emotion regulation is a strategy that is carried out by an individual both consciously and unconsciously in recognizing, avoiding, inhibiting, maintaining or managing emotional reactions and expressing these emotions automatically or under control, in order to fulfill biological affect or social adaptation to regulate appropriate behavior in achieve a goal. The focus in this study is more emphasis on how the emotional regulation of children with emotional and behavioral disorders (sensory impairment). The method used in this study is a qualitative research with three subjects consisting of one main subject and two significant others. The results of this study show that the subject has not been able to fully demonstrate his emotional regulation, which is when the subject evokes emotions, the subject tends to express his emotions and is less able to relieve the emotions that arise within him.
ANALISIS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM BAGI ANAK TUNAGRAHITA DI SLB ABCD TUNAS PEMBANGUNAN 2 NOGOSARI BOYOLALI TAHUN PELAJARAN 2021/2022 Robi Cahyadi; Muslihudin
JURNAL JUDIKHU Vol 2 No 2 (2023): Edisi Maret (JUDIKHU : Jurnal Pendidikan Khusus)
Publisher : Universitas Karimun Prodi S1 Pendidikan Luar Biasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51742/judikhu.v2i2.890

Abstract

Abstract: This scientific study originates from the problem of the learning process of Islamic Religious Education for mentally retarded children. With its limitations, of course there are obstacles that require professional guidance and education. Especially with the background of educators who do not have an extraordinary educational background. The purpose of this study was to find out how the implementation of Religious Education Learning at SLB ABCD Tunas Pembangunan 2 Nogosari Boyolali Academic Year 2021/2022. This type of research is a qualitative field research using a descriptive approach. The results of the study show that learning has three steps, namely planning, implementation and evaluation. At the planning stage, the educator makes a Learning Implementation Plan. Learning activities are divided into three parts. First, the introduction contains the delivery of motivation and apperception. Second, the core activity contains the delivery of material using several methods, namely questions and answers, lectures, and demonstrations. While the media used with media images. Finally, the closing contains repetition of material and assignments. The learning evaluation is carried out in two ways, namely summative and formative. Keyword : Tunagrahita, Islamic Religious Education Abstrak : Kajian ilmiah ini berawal dari permasalahan Proses pembelajaran Pendidikan Agama Islam bagi anak Tunagrahita. Dengan keterbatasannya tentu ada hambatan yang membutuhkan bimbingan dan didikan yang profesional. Apalagi dengan latar belakang pendidik yang tidak memiliki background pendidikan luar biasa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan Pembelajaran Pendidikan Agama di SLB ABCD Tunas Pembangunan 2 Nogosari Boyolali Tahun Ajaran 2021/2022. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif lapangan dengan menggunakan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa, pembelajaran memiliki tiga langkah yaitu perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Pada tahap perencanaan, pendidik membuat Rencana Pelaksanaan Pembelajaran. Pelaksanaan pembelajaran dibagi menjadi tiga bagian. Pertama, pendahuluan berisi penyampaian motivasi dan apersepsi. Kedua, kegiatan inti berisi penyampaian materi dengan menggunakan beberapa metode yaitu tanya jawab, ceramah, dan demonstrasi. Sedangkan media yang digunakan dengan media gambar. Terakhir, penutup yang berisi pengulangan materi serta pemberian tugas. Adapun evaluasi pembelajaran dilakukan dengan dua cara yakni sumatif dan formatif. Kata Kunci : Tunagrahita, Pendidikan Agama Islam

Page 2 of 3 | Total Record : 28