cover
Contact Name
Muhammad Rizki
Contact Email
m.rizki8787@gmail.com
Phone
+6285219941987
Journal Mail Official
admin@jurnal-tmit.com
Editorial Address
Jalan Padang Bolak, No. 1B, Labuh Baru Timur, Pekanbaru-Riau
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
ISSN : 28290232     EISSN : 28290038     DOI : -
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan (JTMIT) adalah journal blind peer-review yang bersifat open access yang memungkinkan artikel tersedia secara online tanpa berlangganan apapun. JTMIT didedikasikan untuk publikasi hasil penelitian, artikel teknis, konseptual dan laporan studi kasus dalam bidang Teknologi dan Manajemen secara umum, namun tidak terbatas secara implisit. Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan (JTMIT) dikelola secara professional dan diterbitkan oleh Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual dalam membantu para akademisi, peneliti, dan praktisi untuk menyebarkan hasil penelitiannya
Arjuna Subject : -
Articles 484 Documents
Optimasi Persediaan Dengan Pendekatan Deterministik Dinamis Pada Industri Manufaktur Subekti; Yevita Nursyanti
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 2 No. I (2023): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/tmit.v2iI.83

Abstract

Penelitian ini mengkaji bagaimana melakukan pengendalian persediaan yang optimal agar gudang di perusahaan tidak mengalami overstock. Permasalahan Overstock adalah keadaan dimana persediaan lebih besar dari permintaan yang menyebabkan tingginya biaya penyimpanan dan biaya persediaan di gudang serta resiko kerusakan dan kehilangan barang yang menyebabkan kerugian bagi perusahaan. Oleh karena itu perlu dilakukan optimalisasi persediaan, untuk mengurangi jumlah overstock. Salah satu caranya adalah dengan menggunakan pengendalian persediaan dengan pendekatan deterministik dinamis dengan membandingkan beberapa metode dinamis terbaik. Penelitian ini menggunakan pendekatan analitik dari 4 metode dinamis yaitu metode Least Total Cost (LTC), Least Unit Cost (LUC), Wagner Within dan Silver Meal. Melalui pendekatan-pendekatan tersebut, diharapkan perusahaan dapat mengontrol persediaan yang ada di gudang, sehingga persediaan suatu bahan baku tidak overstock maupun out of stock. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan pendekatan optimal yang dapat digunakan dalam pengendalian persediaan dalam mencegah overstock. Dari hasil perhitungan diketahui bahwa metode pengendalian terbaik pada kasus perusahaan ini adalah metode silver meal dengan total biaya persediaan sebesar Rp. 46.838.462. Pendekatan ini memberikan total biaya paling sedikit. Maka pendekatan terbaik yang dapat digunakan perusahaan untuk menekan biaya persediaan khususnya untuk biaya penyimpanan gudang adalah pendekatan dinamis dengan silver meal
Penerapan Metode ARIMA dan SARIMA Pada Peramalan Penjualan Telur Ayam Pada PT Agromix Lestari Group Suseno Suseno; Suryo Wibowo
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 2 No. I (2023): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/tmit.v2iI.85

Abstract

Agromix Lestari Group dibangun mulai pada tahun 2020 sedangkan Agromix Lestari sudah berdiri sejak tahun 2004. Agromix Lestari merupakan unit produsen feed supplement & additive untuk ternak. Agromix Lestari mengambil peran dalam memproduksi premix dan multi- microbe. Pengembangan proyek telur ayam fungsional sejak tahun 2017 dimana melalui teknologi pakan ternak mencoba menghasilkan ayam telur bernutrisi tinggi. Dengan tujuan untuk menyediakan telur ayam bernutrisi tinggi yang dapat terjangkau untuk kalangan luas. Produk tersebut diberi nama “Telur Ayam Bahagia”. Metode peramalan yang digunakan adalah Autoregressive Integrated Moving Average (ARIMA) dan Seasonal Autoregressive Integrated Moving Average (SARIMA). ARIMA digunakan untuk pola data berkarakteristik tidak stasioner dan SARIMA untuk pola data musiman. metode tersebut dengan menguji stationeritas ragam dan rata-rata pada data, menguji signifikansi ACF dan PACF, pemeriksaan diagnostik, dan uji asumsi residual dapat memprediksi jumlah permintaan atau penjualan produk beberapa periode kedepan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah menentukan metode yang terbaik untuk meramalkan penjualan telur ayam di PT Agromix Lestari Group dengan membandingkan nilai Mean Square Error (MSE). Berdasarkan pengolahan dan membandingkan MSE, metode yang paling sesuai untuk peramalan pada penelitian ini adalah metode SARIMA dengan nilai MSE sebesar 144.346.
Pengaruh Kenaikan BBM Terhadap Laju Inflasi di Indonesia Sarbaini Sarbaini; Nazaruddin Nazaruddin
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 2 No. I (2023): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/tmit.v2iI.132

Abstract

Kenaikan harga BBM telah memperparah kehidupan masyarakat terutama kalangan bawah dan juga para pengusaha, karena kenaikan BBM melemahkan daya beli masyarakat.. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh kenaikan bbm terhadap inflasi di Indonesia tahun 2017-2022. Metode analisis yang dipakai dalam penelitian ini adalah analisis regresi berganda. Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan diketahui bahwa kenaikan harga pangan berdampak negatif terhadap inflasi yang disebabkan oleh pengaruh teknologi dari tingginya harga barang kebutuhan pokok. Jumlah uang beredar berpengaruh signifikan terhadap inflasi, karena pertumbuhan jumlah uang beredar sangat dipengaruhi oleh uang virtual, ketika jumlah uang virtual bertambah juga menyebabkan peningkatan jumlah uang beredar dalam bentuk M2 yang menyebabkan inflasi. . Subsidi BBM memiliki dampak yang signifikan terhadap inflasi. Hal ini karena kenaikan subsidi pemerintah berdampak pada inflasi, karena ketika subsidi BBM pemerintah rendah, harga BBM naik. Pertumbuhan ekonomi berpengaruh signifikan terhadap inflasi, dikarenakan tingginya inflasi membuat perekonomian masyarakat menurun, tidak sanggup memenuhi kebutuhan hidup serta dapat meningkatkan angka kemiskinan.
Analisis Pengendalian Kualitas Dengan Metode Seven Tools Dan Kaizen Dalam Upaya Mengurangi Tingkat Kecacatan Produk Nofal Azhar Pratama; Marchimal Zulfian Dito; Otniel Odi Kurniawan; Ari Zaqi Al-Faritsy
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/tmit.v2i1.111

Abstract

Pabrik Roti Bakar Azhari merupakan UMKM yang berdomisili di Rejowinangun, kotagede, Kota Yogyakarta. Dalam proses produksi roti tidak dapat dipungkiri akan terjadi kecacatan produk. Dalam 1 bulan, pabrik ini mampu memproduksi sebanyak 15330 roti dan dalam produksi tersebut terdapat 356 pcs roti yang cacat. Cacat tersebut diantaranya adalah roti gosong, roti tidak mengembang sempurna dan pori pori roti besar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui usulan perbaikan dengan metode seven tools dan kaizen. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu data primer dan data sekunder. Hasil dari penelitian ini adalah Pabrik Roti Bakar Azhari menghasilkan roti gosong sebanyak 79 pcs dengan presentase cacat sebesar (22.19%), roti kurang mengembang sebanyak 204 pcs dengan presentase cacat (57.30%), dan pori pori roti besar sebanyak 73 pcs dengan presentase cacat (20.51%). Berdasarkan hasil analisis dapat dijadikan usulan perbaikan untuk mengurangi kecacatan produk dengan pembuatan SOP dan perubahan tata letak layout pabrik.
Analisis Oil Losses Pada Stasiun Perebusan Produksi Crude Palm Oil (CPO) Menggunakan Metode Statistical Process Control (SPC) Nofirza; Rosiana Susanti; Defriyan Said Ramadhan; Prayoga Pangestu Arwi; Masdayani Siregar
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/tmit.v2i2.67

Abstract

PKS “XYZ” merupakan perusahaan pengolah kelapa sawit, salah satu yang diproduksinya adalah Crude Palm Oil (CPO). Selama proses produksi Crude Palm Oil (CPO) peristiwa oil losses tidak dapat dihindari salah satunya di stasiun perebusan, tetapi perusahaan menetapkan batasan atas oil losses tersebut. Oil losses yang terjadi di stasiun perebusan berada di luar batas standar perusahaan dan oil losses pada tandan kosong menimbulkan kerugian 5 ton minyak atau Rp38.000.000,00 per bulan Juli-Agustus 2022. Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi dan menganalisis faktor-faktor  penyebab kehilangan minyak. Data yang digunakan merupakan data oil losses pada sampel Air Rebusan dan Tandan Kosong yang diambil pada tanggal 1 Juli – 28 Agustus 2022. Metode yang digunakan adalah  Statistical Process Control (SPC) merupakan salah satu teknik yang digunakan sebagai pengendali, penganalisis, dan memperbaiki proses produksi untuk menghasilkan produk yang berkualitas. Pada peta kendali I-MR diperoleh oil losses berada dalam batas kendali dan konsisten, dan pada fishbone diagram diperoleh faktor penyebab kehilangan minyak ada pada faktor manusia, lingkungan, mesin, metode kerja, dan bahan baku. Perlu dilakukannya perbaikan terhadap faktor yang penyebab oil losses pada stasiun perebusan tersebut dan diharapkan perbaikan tersebut dapat meminimumkan oil losses pada stasiun perebusan guna mengurangi kerugian yang akan terjadi
Analisis Pengendalian Mutu Crude Palm Kernel Oil (CPKO) Dengan Menggunakan Metode Statical Statistical Quality Control (SQC) Yulia Wilda; Herriyzka Meiliati; Muhammad Aqil Rafsanjani; Fikri Rahadi
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/tmit.v2i2.71

Abstract

Proses produksi dikatakan baik apabila proses tersebut menghasilkan produk yang memenuhi standar yang telah ditetapkan. Namun pada kenyataannya dalam proses produksi masih sering terjadi berbagai penyimpangan dan hambatan yang mengakibatkan produk dianggap cacat. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisa kandungan yang  CPKO berdasarkan kadar moisture dan impurities, menganalisa kapabilitas proses berdasarkan kadar moisture dan impurities, serta mengidentifikasi faktor yang mempengaruhi kandungan moisture dan impurities CPKO. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi terhadap PT. XYZ. Metode yang digunakan pada pengolahan data ialah statistical quality control (SQC). Berdasarkan penelitian yang dilakukan Kadar moisture dan impurities yang dihasilkan oleh peta kendali terdapat beberapa sampel yang berada diluar batas peta kendali X dan R. Namun data-data tersebut masih sesuai dengan standarisasi yang ada diperusahaan. Berdasarkan perhitungan yang dilakukan kapabilitas proses pada proses pengolahan CPKO sangat baik, sesuai dengan standar perusahaan. Sedangkan Cpk < 1,00 sehingga perlu diperhatikan tingkat kinerja melalui peningkatan proses dimana spesifikasi berada diluar batas. Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi kualitas CPKO, yaitu manusia, mesin, metode, bahan baku dan lingkungan kerja
Analisis Proses Produksi CPO Untuk Mengidentifikasi Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kualitas Mutu CPO Dinda Levia; Mhubaligh
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/tmit.v2i2.72

Abstract

PT Perkebunan Nusantara V Tandun menghasilkan produk utama yaitu Crude Palm Oil (CPO). Untuk memproduksi minyak mentah kelapa sawit atau sering disebut dengan CPO (Crude Palm Oil) perusahaan ini memastikan mutu minyak dengan dilakukan pengujian kadar asam lemak bebas (FFA), Kadar Air dan Kadar Kotoran. Namun untuk pengujian paling dasar dan penting dilakukan adalah kadar asam lemak bebas (FFA). Penelitian ini bertujuan menganalisis penyebab kenaikan kandungan Asam Lemak Bebas (FFA) yang dievalusi penyebabnya menggunakan salah satu metode statistical quality control (SQC) yaitu diagram sebeb-akibat. Faktor penyebab permasalahan diperoleh dengan pengamatan langsung dan wawancara dengan pekerja bagian produksi PT. Perkebunan Nusantara V Tandun. Dari sampel yang dianalisis diketahui bahwa kadar FFA sudah memenuhi standar yang ditetapkan. Upaya yang dilakukan untuk meningkatkan kualitas CPO berupa pengawasan terhadap pekerja agar tidak terjadinya human error pada proses analisis dan menjadwalkan pemberhentian mesin serta melakukan penjadwalan tandan buah segar yang masuk.
Analisis Pengendalian Kualitas Produk Gula Dan Biaya Kualitas Dalam Menunjang Efektivitas Produksi : (Studi Kasus: PT Madu Baru Pg Madukismo) Bagas Wahyu Dwi Nugroho; Ndoro Jatun Kuncoro Jakti; Muhammad Alif Nur Rochman; Andung Jati Nugroho
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/tmit.v2i2.100

Abstract

PT Madu Baru PG Madukismo merupakan sebuah industri yang bergerak pada pembuatan gula pasir yang terletak di Desa Jl. Padokan, Rogocolo, Tirtonirmolo, Kec. Kasihan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Seiring dengan adanya perkembangan teknologi dalam dunia industri, menyebabkan banyaknya permintaan produk dari konsumen sehingga banyak perusahaan yang saling berlomba untuk selalu meningkatkan kualitas produk. Metode penelitian yang digunakan adalah seven tools (mengenalisis kecacatan produk), dan pendekatan studi kasus dengan mengamati aktivitas biaya kualitas. Hasil dari penelitian ini adalah Terdapat 3 jenis kecacatan yang dominan terjadi pada saat produksi gula yaitu krikilan sebesar 23,128%, scrap sugar basah sebesar 19,036% dan gula mengabu sebesar 22,043%. Dan biaya kualitas dari PG Madukismo pada bulan Oktober 2022 belum efektif dikarenakan adanya penurunan biaya pengendalian sebesar 1,021%. Sedangkan biaya kegagalan mengalami peningkatan sebesar 6,01% yang disebabkan oleh naiknya jumlah produk cacat dari masing – masing jenis kecacatan produk gula yang terjadi di PG Madukismo. Sehingga dari hasil analisis penelitian ini menghasilkan sebuah solusi berupa produk reminder atau sirine pabrik karena supaya para pekerja selalu fokus dan tidak meninggalkan mesin saat terjadinya proses produksi. Hal ini bertujuan agar para pekerja selalu ingat terhadap tanggung jawabnya pada proses produksi dengan selalu menjaga fokus saat mesin bekerja sehingga proses produksi terkontrol dan hal ini akan meminimalisir kecacatan produk.
Pencarian Rute Optimal Distribusi Melalui Pendekatan Metode Ant Colony Optimization (ACO): (Studi Kasus : Bakpia Pathok 25) Lutfi Syahr; Moch Khoswara; Habibi Siraj Aflah H; Suseno Suseno
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/tmit.v2i2.105

Abstract

Bakpia Pathok 25 merupakan perusahaan yang memproduksi makan khas jogja yaitu bakpia dan telah berdiri sejak 1948. Sampai saat ini Bakpia Pathok 25 masih menjadi salah satu produsen bakpia yang enak dan terkenal di Yogyakarta sehingga dapat berkembang dan bertahan sampai saat ini. Penelitian ini membahas rute distribusi Bakpia Pathok 25 menggunakan metode Traveling Salesman Problem (TSP) Ant Colony Optimization (ACO). Pendekatan dilakukan untuk mencari rute terbaik agar seorang sopir dapat kembali pulang tepat waktu. Rute awal menunjukkan bahwa sopir melakukan perjalanan dengan rute jarak yang ditempuhnya mencapai 26,19 Km. Setelah menggunakan metode Ant Colony Optimization (ACO) dengan menggunakan MATLAB didapatkan hasil optimal yaitu pada iterasi ke-100 menunjukkan bahwa rute yang digunakan oleh Bakpia Pathok 25 untuk distribusi produk bakpia sudah optimal yaitu dengan rute Toko Pathok Jaya, Toko Ongko Jaya, Toko Pasar Pathok, Toko Bandara Jaya, Toko Kembang Jaya dan kembali menuju Toko Pathok Jaya dengan jarak rute 26.19 Km dan jumlah bahan bakar yang dikeluarkan dengan harga mencapai Rp. 26,190 dalam sekali pendistribusian dan waktu yang didapatkan 54 menit. Penelitian ini diharapkan dapat membantu pihak perusahaan dan mengetahui dalam memilih rute terpendek yaitu rute optimal untuk melakukan distribusi produk bakpia yang diproduksi sehingga dapat meminimalisasi biaya pendistribusian.
Optimasi Penjadwalan Produksi untuk Meminimalkan Makespan dengan Pendekatan Particle Swarm Optimization dan Genetic Algorithm Dika Prasisti; Yohanes Anton Nugroho
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/tmit.v2i2.134

Abstract

PT Adi Satria Abadi merupakan perusahaan manufaktur yang bergerak dalam produksi sarung tangan golf. Permasalahan yang terjadi adalah tanggal 21 Maret terdapat produk work in process di bagian sewing sejumlah 1.205 unit sarung tangan golf, dari total keseluruhan order sebanyak 11.880 unit sarung tangan golf. Produk harus dikirimkan pada tanggal 22 Maret dan jumlah produk work in process melebihi target produksi harian. Tujuan dari penelitian ini adalah mendapatkan hasil penjadwalan produksi dengan particle swarm optimization algorithm dan algoritma genetika untuk mendapatkan nilai makespan minimum. Perhitungan penjadwalan produksi dengan kedua metode tersebut dilakukan sesuai dengan prosedur masing-masing metode menggunakan software Matlab R2020a. Hasil penjadwalan particle  swarm optimization mempunyai urutan job, yaitu J1, J3, J2, J4, J5, J6 dengan makespan sebesar 273 menit. Sedangkan hasil penjadwalan produksi dengan metode algoritma genetika diperlukan waktu proses total (makespan) untuk memproduksi job  dengan urutan J1, J4, J6, J5, J2, J3 sebesar 281 menit. Berdasarkan hasil makespan masing-masing metode menunjukkan bahwa hasil penjadwalan produksi dengan metode particle swarm optimization memiliki waktu lebih cepat 8 menit dibandingkan dengan metode genetic algorithm. Hal ini menyimpulkan bahwa metode particle swarm optimization merupakan metode yang paling optimal untuk penjadwalan produksi karena memiliki nilai makespan yang paling minimum.

Page 5 of 49 | Total Record : 484