cover
Contact Name
Yayan Miftahul Iman
Contact Email
stkipbabunnajah08@gmail.com
Phone
+6283875362024
Journal Mail Official
stkipbnjurnal@gmail.com
Editorial Address
Jl. Raya Labuan Pandeglang, Cimedang, Menes Km.11 Kabupaten Pandeglang 42262
Location
Kab. pandeglang,
Banten
INDONESIA
Metakognisi : Jurnal Kajian Pendidikan
ISSN : 26559358     EISSN : 27980774     DOI : -
Core Subject : Education,
Metacognition is a journal of educational studies that contain writing the results of thought analysis, conceptual studies and research in the field of education
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 2 (2020): Metakognisi" : 7 Documents clear
Improving Students’ A Bility In Speaking And Writing Descriptive Text By Using Think, Talk, Write (TTW) Strategy A Classroom Action Research at the Tenth Grade Students of Dzikroh Nurdinie
Metakognisi Vol. 2 No. 2 (2020): Metakognisi
Publisher : Metakognisi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57121/meta.v2i2.37

Abstract

The aims of this research are : (1) To find out the process of improving students’ ability in speaking and writing descriptive text by using Think-Talk-Write (TTW) strategy at the tenth grade students of SMK Babunnajah. (2) To find out the result of improving students’ ability in speaking and writing descriptive text by using Think-Talk-Write (TTW) strategy at the tenth grade students of SMK Babunnajah. This research is qualitative by implementing Classroom Action Research (CAR). The research was conducted at SMK Babunnajah in Mei until June 2019. The subjects of this research were the tenth grade students of SMK Babunnajah. It consists of 20 students. This classroom action research was conducted in two cycles. Each cycle consisted of four steps: plan, action, observation, and reflection. The data were collected from qualitative and quantitative. The research findings show that the mean of writing score in pre-test was 48.25, the mean of writing score in post-test cycle I was 66.25, and the mean of writing score in post-test cycle II was 77.25. While, the mean of speaking score in pre-test was 56, the mean of speaking score in post-test cycle I was 70,8 and the mean of speaking score in post-test cycle II was 81.2. It means that post-test 1 was higher than pre-test and post-test 2 were higher than post-test 1. It can be concluded that Think-Talk-Write Strategy can improve students’ writing and speaking ability in descriptive text.
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Biologi Pada Materi Bioteknologi Melalui Model Pembelajaran Project Based Learning Pada Siswa Kelas XII SMA Negeri 4 Pandeglang Tahun 2015 Atin Inayatin
Metakognisi Vol. 2 No. 2 (2020): Metakognisi
Publisher : Metakognisi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57121/meta.v2i2.38

Abstract

Penelitian ini bertujuan ntuk meningkatkan hasil belajar siswa pada materi bioteknologi konvensional dan meningkatkan kemampuan siswa dalam memebuat produk bioteknologi konvensional dengan menggunakan model pembelajaran Project Based Learning (PBL). Penelitian dilakukan dalam dua siklus, setiap siklus terdiri dari perencanaan , pelaksanaa, pengamatan dan refleksi. Pada siklus l pencapaian nilai tertinggi dan rata rata nilai belajar siswa adalah 70 dan pada siklus ll adalah 80 mengalami peningkatan dibandingkan dengan kondisi prasiklus, namun peningkatan ini belum mencapai target yang diharapkan, sehingga dari hasil refleksi harus dilakukan beberapa perbaikan pda siklus ll dengan cara meningkatkan apersepsi, motivasi dan penghargaan serta pembagian kelompok dengan cara sebaran kemampuan yang merata sehingga hasilnya mengalami peningkatan yaitu rta rata nilai tertinggi siawa 8O pada prasiklus , 80 pada siklus l dan meningkat menjadi 90 pada siklus ll. Sedangkan prosentase ketuntasan siswa sebesar 6,25% pada prasiklus atau 2 orang siswa. Pada siklus l ketuntasa belajar meningkat menjadi 56,2% atau 14 orang siswa dan pada siklus ll prosentase ketuntasan sebesar 93,27 % atau 30 orang siswa. Dari hasil penelituian juga ada peningkatan kemampuan siswa dalam membuat produk bioteknologi konvensional. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan model Project Based Learning dalam pembelajaran biologi pada materi bioteknologi di kelas Xll IPA dapat meningkatkan hasil belajar serta kemampuan siswa dalam membuat produk bioteknologi.
Peningkatan Kinerja Guru Melalui Supervisi Edukatif Kolaboratif Secara Periodik Di MAN 1 Kota Tangerang Selatan Tahun Pelajaran 2019/2020 Ridwan Fahmi Lubis
Metakognisi Vol. 2 No. 2 (2020): Metakognisi
Publisher : Metakognisi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57121/meta.v2i2.39

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kinerja guru melalui supervisi edukatif kolaboratif secara periodik di MAN 1 Kota Tangerang Selatan. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Sekolah dengan sampel enam orang guru mata pelajaran. Berdasarkan hasil penelitian melalui supervisi edukatif kalaboratif terjadi peningkatakan kinerja guru dalam menyusun program pembelajaran, melaksanakan pembelajaran, menilai prestasi belajar, dan melaksanakan tindak lanjut hasil prestasi belajar siswa.
Nilai Pendidikan Pada Cerita Rakyat Legenda Tanjung Lesung Sebagai Bahan Pembelajaran Apresiasi Sastra Di MAN 1 Kota Tangerang Selatan Yayan Miftahul Iman
Metakognisi Vol. 2 No. 2 (2020): Metakognisi
Publisher : Metakognisi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57121/meta.v2i2.40

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai didik yang terdapat pada cerita rakyat Legenda Tanjung Lesung yang akan dijadikan sebagai bahan pembelajaran Apresiasi Sastra pada siswa Madrasah Aliyah. Metode yang digunakan adalah metode deskirptif kualitatif. Analisis cerita menggunkan teknik analisis isi (content analysis) dan langkah kerja analisis menggunakan teori Philip Mayaring. Data penelitian ini dikumpulkan melalui dokumen dan teknik validasi yang digunakan adalah triangulasi data dan sumber, metode dan teori dan berdasarkan hasil analisi nilai pendidikan menjunkan bahwa dalam cerita tersebut terdapat beberapa nilai pendidikan diantaranya, nilai moral, berupa sikap kebaikan dan ketidakbaikan yang muncul dari perilaku Raden Budug, nilai adat yang tercermin dari kebiasaan masyarakat sekitar salah satunya yakni memeainkan permaian tradisional ngagondang, nilai sejarah yakni terjadinya peristiwa sebuah wilayah bernama tanjung lesung yang berasal dari nama tanjung dan lesung.
Penggunaan Metode Think-Talk-Write Dalam Pembelajaran Matematika Sebagai Upaya Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Kelas XII SMA Negeri 4 Pandeglang Amir Mahmud M
Metakognisi Vol. 2 No. 2 (2020): Metakognisi
Publisher : Metakognisi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57121/meta.v2i2.41

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) Untuk mengetahui penggunaan metode yang dianggap tepat dalam pembelajaran matematika siswa di kelas XII SMA Negeri 4 Pandeglang (2) Untuk mengetahui penggunaan metode Think-Talk-Write dalam memotivasi siswa kelas XII SMAN 4 Pandeglang dalam pembelajaran matematika; dan (3) Untuk mengetahui cara penggunaan metode Think-Talk-Write pada pokok bahasan persamaan dan pertidaksamaan dalam pembelajaran matematika siswa kelas XI SMAN 4 Pandeglang. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari dokumentasi, angket dan tes. Hasil peneleitian menunjukkan bahwa (1) Pembelajaran dengan mengguna-kan metode Think-Talk- Write dianggap tepat bagi siswa kelas XII dalam belajar matematika pada materi Persamaan dan Pertidaksamaan; (2) Pembelajaran dengan menggunakan metode Think-Talk-Write dapat memberikan motivasi belajar tinggi terhadap belajar matematika pada materi Persamaan dan Pertidaksamaan pada siswa kelas XII SMA Negeri 4 Pandeglang; (3) Penggunaan metode pembelajaran Think-Talk-Write pada pembelajaran matematika kelas XII dapat diterapkan dengan cara memberikan metode pembelajaran perbandingan dengan metode konvensional. Sehingga dengan demikian akan terlihat perbedaan hasil belajar siswa seperti yang telah penulis analisis pada bab sebelumnya.
Kompetensi Kepala Sekolah Boarding School Dalam Menciptakan Iklim Sekolah Yang Kondusif Untuk Peningkatan Mutu Sekolah di MTs Mardhatillah Al Umtazah Picung Pandeglang Yayan Sofyan; Iffah Lathifah
Metakognisi Vol. 2 No. 2 (2020): Metakognisi
Publisher : Metakognisi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57121/meta.v2i2.50

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk 1). Mengetahui kompetensi kepala sekolah boarding school dalam menciptakan iklim sekolah yang kondusif di MTs. Mardhatillah Al Mumtazah Picung Pandeglang. 2). Mengetahui Iklim Sekolah yang kondusif di MTs. Mardhatillah Al Mumtazah Picung Pandeglang. 3) Mengetahui dampak iklim sekolah yang kondusif terhadap peningkatan mutu sekolah di MTs. Mardhatillah Al Mumtazah Picung Pandeglang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan desain deskriptif, yaitu penelitian yang memberi gambaran secara cermat mengenai individu atau kelompok tertentu tentang keadaan dan gejala yang terjadi. Analisis data dilakukan secara terus menerus sejak pengumpulan data hingga penulisan. Dari penelitian ini diperoleh temuan-temuan tentang : 1). Kompetensi kepala sekolah memiliki pengaruh besar dalam menciptakan iklim sekolah yang kondusif 2). Iklim Sekolah yang Kondusif berpengaruh pula terhadap gaya pembelajaran baik guru maupun siswa. 3). Kepala sekolah dan iklim sekolah yang kondusif memiliki peranan penting untuk peningkatan mutu sekolah. Kompetensi Kepala Sekolah merupakan variabel yang mempunyai pengaruh dan dominan atas terciptanya iklim sekolah yang kondusif dan peningkatan mutu sekolah. Hal ini dapat dijelaskan bahwa mutu sekolah selalu meningkat pada saat Kepala Sekolah memiliki kemampuan sesuai kompetensinya didukung pula dengan iklim sekolah yang kondusif. Disarankan agar setiap sekolah yang ingin meningkatkan mutu mempunyai kepala sekolah yang kompeten, selain itu juga harus tercipta iklim sekolah yang kondusif sehingga akan berpengaruh terhadap peningkatan mutu sekolah.
Model Pembelajaran Berbasis Masalah (Problem Based Learning) Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Keterampilan Mengarang Bahasa Arab (Insya) Siswa Kelas VIII di MTs Mardhatillah Al Mumtazah Picung Pandeglang Iffah Lathifah
Metakognisi Vol. 2 No. 2 (2020): Metakognisi
Publisher : Metakognisi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57121/meta.v2i2.51

Abstract

The research was aimed to analyze the implementation of problem-based learning in improving critical thinking and the competence standard of writing in Arabian (Insya). The subjects of this study were students in grade VIII at Mardhatillah Al Mumtazah Picung Pandeglang. It included of 36 students. The study used classroom action research, implemented in 3 cycles which included of pra cycle. The activities in any research included planning, implementation, observation and reflection activities. The implementation of this classroom action research used problem-based learning model. This study used 2 (two) kind of instruments in each cycle, they are; student discussion sheet and individual writing test in each last cycle and the observation sheet to analyze the critical thinking ability in data collection. The results showed that the application of problem-based learning model can improve the students’ critical thinking ability and Arabic writing skills (Insya) of grade VIII students at MTs.Mardhatillah Al Mumtazah Picung Pandeglang on Arabic competence Standard. Based on the tests which is conducted in 2 (two) cycles, the result was there is a positive relationship between the value of critical thinking skills with the value of students, Arabic writing skills. If students think critically, it will increase students’ Arabic writing skills more than students’ who has lower critical thinking. It means there is significant influence between the value of students' critical thinking skills with the value of students Arabic writing skills. If the students’ think critically, the students’ could increase their Arabic writing skills.It means there was a significant influence between the value of students' critical thinking skills with the value of student Arabic writing skills.

Page 1 of 1 | Total Record : 7