cover
Contact Name
Chrest Tupamahu
Contact Email
jurnalarrabona@gmail.com
Phone
+6282213152374
Journal Mail Official
jurnalarrabona@gmail.com
Editorial Address
Jl. Kompleks Ruko Sentra Eropa Bloc C 46-49, Perumahan Kota Wisata Ciangsana Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat
Location
Kab. bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Arrabona
ISSN : 26225433     EISSN : 2962391X     DOI : https://doi.org/10.57058/juar
Jurnal Arrabona merupakan wadah publikasi ilmiah yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M), Sekolah Tinggi Teologi Arrabona Bogor. Jurnal Arrabona menerima artikel dari semua dosen, mahasiswa, dan alumni di lingkungan Sekolah Tinggi Teologi, maupun institusi lain yang memiliki bidang kajian yang sama. Artikel yang dikirim haruslah belum pernah atau tidak sedang dalam proses dimuat dalam jurnal lainnya. Artikel yang masuk harus sesuai dengan petunjuk penulisan atau format yang telah ditetapkan. Editor akan menolak artikel yang tidak memenuhi persyaratan tanpa proses lebih lanjut. Artikel yang telah memenuhi persyaratan akan dinilai kelayakannya oleh reviewer melalui proses blind-review. Focus dan Scope Jurnal Arrabona, yaitu: Biblika, Dogmatika, Misiologi, Apologetika, Historika, dan Praktika. Jurnal Arrabona terbit dua kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari dan Agustus, serta menyediakan akses terbuka langsung ke isinya (content).
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 1 (2019): Agustus" : 5 Documents clear
ISU KONTEMPORER: GEREJA DAN PEKERJAAN BAIK Noh Ruku
Jurnal Arrabona Vol. 2 No. 1 (2019): Agustus
Publisher : Departemen Literatur dan Media, Sekolah Tinggi Teologi Arrabona Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (338.98 KB) | DOI: 10.57058/juar.v2i1.20

Abstract

The church as a fellowship of people who believe in Jesus Christ as Lord and Savior in the midst of this world, can be an example of good deeds so that they can have a positive impact in accordance with God's Word.
PAUS FRANSISKUS: TELADAN KEPEMIMPINAN GEREJAWI DI ABAD KE-21 Andersius Namsi
Jurnal Arrabona Vol. 2 No. 1 (2019): Agustus
Publisher : Departemen Literatur dan Media, Sekolah Tinggi Teologi Arrabona Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (306.893 KB) | DOI: 10.57058/juar.v2i1.23

Abstract

In the 21st century it appears that leadership in both the secular and religious world has declined. But in the decline of leadership, we can see and emulate a religious leader as well as a religious leader who set an example of leadership even within the scope of the Church in the 21st century.
PEMAHAMAN SILA KETUHANAN YANG MAHA ESA MENURUT IMAN KRISTEN (Bagian 1) Sumarno
Jurnal Arrabona Vol. 2 No. 1 (2019): Agustus
Publisher : Departemen Literatur dan Media, Sekolah Tinggi Teologi Arrabona Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (418.343 KB) | DOI: 10.57058/juar.v2i1.24

Abstract

The existence of various kinds of religions and beliefs in Indonesia, naturally leads to various kinds of understanding of the precepts of the Almighty God. This fact cannot be avoided, because each religion is based on the conception and teachings of its own religion. Moreover, each religion has its own sacred book. This often leads to serious debates between adherents of one religion with another and not even rarely cause disputes. This fact is also what often cornered and branded Christianity as a polytheistic religion. The question is, is it true that Christianity is a polytheistic religion? Is it true that God is three? Is it true that unity in Christianity makes no sense at all? Or is Christianity the opposite which is true monotheism? It is on this basis that the writer raises this point as an attempt to provide an explanation, description and answer to those who do not understand the conception of oneness according to the Bible.
GEREJA MENJADI MITRA PENDIDIKAN KRISTEN Edu Arto Silalahi
Jurnal Arrabona Vol. 2 No. 1 (2019): Agustus
Publisher : Departemen Literatur dan Media, Sekolah Tinggi Teologi Arrabona Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (288.853 KB) | DOI: 10.57058/juar.v2i1.27

Abstract

Gereja dan Pendidikan Kristen adalah dua lembaga yang saling terkait dan terikat. Terikat dalam tujuan final yang sama, yakni pemberitaan Injil atau amanat agung Kristus. Gereja menjalankan perannya membina umat kepada kedewasaan rohani, demikian juga sekolah atau pendidikan Kristen memerlengkapi murid dalam pengetahuan akan kebenaran. Filosopinya harus didasarkan pada pemahaman yang sama tentang Alkitab sebagai dasar untuk melayani. Alkitab berkonsentrasi pada pemberitaan tentang Allah pencipta tetapi juga penebus yang membawa manusia kepada pemahaman yang benar tentang tujuan hidupnya. Maka dalam rangka mencapai tujuan tersebut, hendaklah gereja dan pendidikan Kristen membangun kemitraan.
MEMBEDAKAN PENYAKIT JIWA DAN KERASUKAN SETAN DALAM PELAYANAN Yusmaliani Yusmaliani
Jurnal Arrabona Vol. 2 No. 1 (2019): Agustus
Publisher : Departemen Literatur dan Media, Sekolah Tinggi Teologi Arrabona Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (613.697 KB) | DOI: 10.57058/juar.v2i1.28

Abstract

Penyakit jiwa dan kerasukan setan adalah dua masalah yang sering ditemui dalam pelayanan. Namun, tidak semua pelayan kompeten dalam melayani mereka yang sedang menderita penyakit tersebut dan mengalami gangguan kerasukan setan. Bahkan cenderung keliru dalam menanganinya. Hal ini disebabkan kedua masalah ini seringkali menunjukkan gejala yang hampir sama. Akan tetapi kedua malasah ini mempunyai gejala yang berbeda. Penyakit jiwa memang diakui sangat beragam. Karena itu tulisan ini, hanya akan membahas salah satu dari sekian banyak penyakit yang tergolong penyakit jiwa yakni Skizofrenia. Skizofrenia adalah gangguan jiwa yang ditandai dengan gangguan proses berpikir dan tanggapan emosi yang lemah. Keadaan ini pada umumnya dimanifestasikan dalam bentuk halusinasi pendengaran, paranoid atau waham yang ganjil, atau cara berbicara dan berpikir yang kacau, dan disertai dengan disfungsi sosial dan pekerjaan yang signifikan.[1] Sedangkan kerasukan setan berarti seseorang dalam pengendalian/penguasaan secara mutlak oleh setan yang meliputi kehendak dan kekuatan manusia. Penanganan untuk skizofrenia yang paling sesuai dengan hasil penelitian mutakhir ada di Inggris. Yang ditandai dengan dikeluarkannya keputusan oleh Menteri Kesehatan bahwa penanganan untuk skizofrenia pada dasarnya adalah terapi obat antipsikotik. Pada saat yang sama, pasien skizofrenia selalu diberikan tawaran untuk mendapatkan terapi kognitif perilaku untuk skizofrenia dari psikolog klinis dewasa. Penanganan untuk orang-orang yang dirasuk setan adalah mengusir setan yang merasukinya dan membimbingnya datang kepada Tuhan Yesus sebagai JuruselamatNya. Sebab orang percaya tidak akan dapat dikuasai setan sebab Roh Kudus yang ada dalam dirinya lebih besar dari kuasa apa pun. Tuhan Yesus tak akan memberikan pencobaan melampaui kekuatannya. Karena itu, penting mengenali ciri dari kedua masalah itu agar dapat memberi pelayanan sebagaimana seharusnya. Pelayan tidak melakukan tindakan keliru dengan semua kondisi yang mirip kerasukan setan diusir dengan menengking setan, seperti tindakan gegabah yang dilakukan orang yang tak memahaminya. [1] https://id.wikipedia.org/wiki/Skizofrenia

Page 1 of 1 | Total Record : 5