cover
Contact Name
Satria Mihardi
Contact Email
mihardi@unimed.ac.id
Phone
+6285270533047
Journal Mail Official
jpbp@unimed.ac.id
Editorial Address
Jl. Willem Iskandar Psr V Medan estate Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Negeri Medan
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL PENELITIAN BIDANG PENDIDIKAN
ISSN : -     EISSN : 25027182     DOI : https://doi.org/10.24114/jpbp
Core Subject : Education,
Jurnal ini menerbitkan artikel asli tentang isu-isu terbaru dan tren yang terjadi secara Nasional dalam kurikulum, instruksi, pembelajaran, kebijakan, dan persiapan Peneliti dengan tujuan untuk memajukan pengetahuan tentang teori dan praktik pendidikan. Selain artikel asli, jurnal memiliki bagian khusus berikut: (1) Pembelajaran: terdiri dari studi penelitian teoritis dan empiris pada pembelajaran. Naskah yang menyelidiki pembelajaran dan perubahan dan pertumbuhannya dari berbagai sudut pandang, termasuk psikologis, sosial, kognitif, sosiohistorical, dan afektif. Studi yang meneliti hubungan belajar mengajar, pengetahuan dan praktik, peserta didik itu sendiri.; (2) Isu dan Tren: terutama terdiri dari esai analitis, interpretatif, atau persuasif tentang isu-isu pendidikan saat ini, sosial, atau filsafat dan tren yang relevan dengan pengajaran. Bagian khusus ini secara khusus berusaha untuk mempromosikan dialog-dialog yang diinformasikan mengenai isu-isu terkini dalam pendidikan.; (3) Penelitian Bidang Pendidikan: terdiri dari penelitian empiris dan / atau teoritis asli yang meneliti persiapan Peneliti, pekerjaan Peneliti, atau bagaimana kerja Peneliti dipengaruhi oleh konteks yang lebih luas. "Penelitian Bidang Pendidikan" mengacu pada pengembangan di seluruh kontinum karir pengajaran, dari pra-layanan, melalui induksi, ke tahap-tahap pengajaran profesional tingkat lanjut.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 20, No 1 (2014)" : 9 Documents clear
IMPLEMENTASI PENDEKATAN PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL DALAM PENGAJARAN MATEMATIKA DI SD DENGAN MENGGUNAKAN LKS BERBASIS MASALAH Adi Suarman Situmorang
JURNAL PENELITIAN BIDANG PENDIDIKAN Vol 20, No 1 (2014)
Publisher : LPPM Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpbp.v20i1.3073

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji implementasi pendekatan pembelajaran kontekstual untuk pengajaran matematika melalui strategi pemberian LKS berbasis masalah di Sekolah Dasar (SD) dan dilanjutkan dengan penelusuran landasan teoritik dan empirik agar dapat dipergunakan sebagai dasar untuk memecahkan masalah kurangnya pemahaman matematis siswa Sekolah Dasar, sehingga siswa memiliki literasi tentang sains dan teknologi. Implementasi pembelajaran kontekstual ini merupakan salah satu inovasi desain pembelajaran yang mengarah pada paradigma konstruktivisme yang mengacu pada kurikulum 2013. Pada hakekatnya, pembelajaran ini tidak akan menjadikan siswa Sekolah Dasar sebagai ahli dalam bidang sains khususnya matematika tetapi untuk mempersiapkan siswa untuk memiliki kemampuan pemahaman matematis dan berpikir logis sesuai dengan pemikiran inkuiri keilmuan. Dengan pembelajaran ini, siswa juga diharapkan mampu memahami dirinya dan lingkungan sekitarnya sehingga siswa memiliki kemampuan pemecahan masalah, kemampuan berpikir kreatif, dan kemapuan pemahaman konsep matematis. Dengan kata lain, sisiswa memiliki kemampuan yang sangat tinggi dalam menghadapi tantangan perkembangan IPTEK dalam era globalisasi sesuai dengan tuntutan kurikulum 2013.Kata kunci: Pembelajaran kontekstual, LKS berbasis masalah, matematika, SD.
PENINGKATAN KETERAMPILAN BERBICARA SAPAAN FORMAL BAHASA JERMAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE ROLE PLAY Resti Saragih
JURNAL PENELITIAN BIDANG PENDIDIKAN Vol 20, No 1 (2014)
Publisher : LPPM Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpbp.v20i1.3057

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan keterampilan berbicara sapaan formal Bahasa Jerman siswa dengan menggunakan Metode Role Play di Kelas X SMA Negeri 11 Medan. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa Kelas X yang berjumlah 25 orang dan objek penelitian ini adalah Penggunaan Metode Role Play untuk meningkatkan keterampilan siswa berbicara Bahasa Jerman. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes berbentuk dialog dan observasi untuk melihat keterampilan berbicara siswa selama proses pembelajaran berlangsung. Dari hasil analisis data diperoleh tes sebelum penggunaan Metode Role Play dengan nilai rata-rata 36,64, sedangkan pada siklus I nilai rata-rata meningkat menjadi 62,88. Pada siklus II nilai rata-rata siswa menjadi 74,28 atau mengalami peningkatan. Berdasarkan observasi aktivitas belajar siswa didapat peningkatan dengan skor rata-rata 1,8 pada siklus I menjadi 2,8 pada siklus II. Karena keterampilan berbicara siswa sudah mencapai ketuntasan klasikal maka pembelajaran dihentikan sampai siklus II. Penerapan Metode Role Play dapat meningkatkan keterampilan berbicara siswa pada KD Sapaan Formal Pelajaran Bahasa Jerman di Kelas X SMA Negeri 11 Medan.Kata kunci: Keterampilan Berbicara, Sapaaan Formal, Metode Role Play, .
HUBUNGAN PENGGUNAAN SUMBER BELAJAR DAN MINAT BELAJAR DENGAN HASIL BELAJAR PENGUKURAN DASAR SURVEY Dedek Suhendro; Kristian .
JURNAL PENELITIAN BIDANG PENDIDIKAN Vol 20, No 1 (2014)
Publisher : LPPM Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpbp.v20i1.3233

Abstract

Abstract  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan penggunaansumber belajar dan minat belajar dengan hasil belajar Pengukuran  Dasar Surveypada siswa kelas XI Program Keahlian Konstruksi Batu dan Beton  SMK Negeri 2Binjai dengan jumlah responden 30 orang. Variabel penggunaan Sumber Belajar(X1) dan Motivasi Belajar (X2) dijaring dengan angket. Hasil belajar MTD (Y)dijaring dengan  observasi. Uji coba instrumen penggunaan Sumber Belajar (X1)diperoleh 25 valid, Minat Belajar (X2) diperoleh 24 valid. Dengan menggunakan uji normalitas chi kuadrat diperoleh data berdistribusi normal. Persamaan regresi  Y atas X1 adalah Ŷ =81,89 - 0,12X1, dan  mempunyai konstribusi yang linier padataraf signifikansi 5%. Persamaan regresi Y atas X2 adalah Ŷ = 77,804 + 2,3X2, dan mempunyai konstribusi yang linier pada taraf signifikansi 5%. Korelasi gandaantara X1 dan X2 terhadap Y menunjukkan korelasi yang positif dan berarti secarabersama-sama dengan r = 0,66 dan R = 0,43 yang berarti 66 % mata pelajaranPengukuran  Dasar Survey dapat berkonstribusi dengan penggunaan SumberBelajar dan Minat Belajar dan sisanya dijelaskan oleh variabel lainnya.Penggunaan Sumber Belajar cenderung tinggi, minat belajar dan hasil belajarPengukuran  Dasar Survey cenderung cukup. Terdapat hubungan yang positifdan berarti secara bersama-sama antara Penggunaan Sumber belajar, minat belajardengan hasil belajar Pengukuran  Dasar Survey. Untuk meningkatkan hasilbelajar Pengukuran  Dasar Survey, perlu kiranya semua pihak untuk berperanaktif menanamkan ke dalam diri siswa bagaimana penggunaan sumber belajaryang baik dan positif, sehingga minat belajar ada dalam dirinya yang didasarkanrasa tanggung jawab belajar. 2
PERBEDAAN HASIL BELAJAR SISWA YANG DIAJAR DENGAN PENDEKATAN SAINS TEKNOLOGI MASYARAKAT DAN PENDEKATAN KONVENSIONAL PADA MATERI POKOK KALOR DAN PERPINDAHAN Henok Siagian; Asiroha Siboro
JURNAL PENELITIAN BIDANG PENDIDIKAN Vol 20, No 1 (2014)
Publisher : LPPM Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpbp.v20i1.3064

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar siswa yang diajar dengan Pendekatan Sains Teknologi Masyarakat (STM) dan Pendekatan Konvensional pada materi pokok kalor dan perpindahan di SMP Santo Petrus Medan. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP Santo Petrus terdiri atas 3 kelas yang berjumlah 135 orang dan sampel dalam penelitian ini diambil dua kelas yang dipilih secara acak (cluster random sampling), yaitu kelas VII-1 sebagai kelas eksperimen yang diajar dengan Pendekatan STM dan kelas VII-3 sebagai kelas kontrol yang diajar dengan Pendekatan Konvensional yang masing – masing terdiri dari 45 siswa. Hasil uji kemampuan awal diperoleh rata-rata hasil pretes kedua kelas sampel diperoleh thitung < ttabel (0,68 < 1,99), ini berarti kemampuan awal kedua kelas sama. Setelah diberi perlakukan yang berbeda pada masing-masing kelas, kemudian diberi postes. Hasil uji perbedaan rata-rata postes kedua kelas sampel diperoleh thitung > ttabel (3,79 > 1,99), ini berarti ada perbedaan yang signifikan hasil belajar siswa yang diajar dengan Pendekatan STM dan Pendekatan Konvensional pada materi pokok kalor dan perpindahan di kelas VII semester I SMP Santo Petrus Medan.Kata kunci: Hasil Belajar, Pendekatan Sains Teknologi Masyarakat, Konvensional, Kalor dan Perpindahan.
FAKTOR-FAKTOR PENENTU KEPUASAN KERJA GURU SD Paningkat Siburian
JURNAL PENELITIAN BIDANG PENDIDIKAN Vol 20, No 1 (2014)
Publisher : LPPM Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpbp.v20i1.3071

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh budaya organisasi, pengambilan keputusan, dan motivasi kerja terhadap kepuasan kerja guru SD peserta PLPG Tahun 2013 Gelombang ke – 5 di Kota Medan. Penelitian ini menggunakan metode survey yang sifatnya exploratory dengan jumlah responden sebanyak 112 orang yang diambil dengan sampling random proporsional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya organisasi secara langsung dan tidak langsung mempengaruhi kepuasan kerja, sedangkan pengambilan keputusan, dan motivasi kerja secara langsung mempengaruhi kepuasan kerja guru SD. .Kata kunci: Kepuasan Kerja, Budaya Organisasi, Pengambilan Keputusan, Motivasi Kerja .
PENGUASAAN TEKNIK PEMESINAN DITINJAU DARI HASIL BELAJAR MENGGAMBAR TEKNIK, KEMANDIRIAN BELAJAR, DAN MINAT BERWIRAUSAHA Benyamin Situmorang; Kurnia Sandro A Sembiring
JURNAL PENELITIAN BIDANG PENDIDIKAN Vol 20, No 1 (2014)
Publisher : LPPM Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpbp.v20i1.3066

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besar hubungan hasil belajar menggambar teknik, kemandirian belajar, minat berwirausaha dengan penguasaan teknik pemesinan. Penelitian ini dilaksanakan pada SMK Negeri I Percut Sei Tuan dengan melibatkan 58 siswa kelas XI Program Keahlian Teknik Pemesinan sebagai responden. Data hasil belajar menggambar teknik merupakan data dokumentasi, data kemandirian belajar dan minat kewirausaha dijaring dengan menggunakan kuesioner pilihan berganda model skala Likert, dan data penguasaan teknik pemesinan dijaring dengan ujian praktek. Teknik analisis data dilakukan dalam dua tahap yakni secara deskriptif dan inferensial. Tujuan analisis deskriptif adalah untuk menggambarkan karakteristik data berupa rata-rata, median, modus dan varians. Analisis inferensial digunakan untuk menguji persyaratan dan hipotesis penelitian. Uji persyaratan analisis mencakup: uji normalitas data dan uji linieritas regresi. Uji normalitas data setiap variabel menggunakan uji Lilliefors. Uji kelinieran regresi antar variabel dilakukan menggunakan statistik uji F. Untuk menguji hipotesis digunakan analisis regresi. Hasil penelitian menunjukkan penguasaan teknik pemesinan siswa adalah cenderung dalam kategori cukup, hasil belajar menggambar teknik siswa adalah cenderung dalam kategori cukup, kemandirian belajar siswa adalah cenderung dalam kategori cukup, dan minat berwirausaha siswa adalah cenderung dalam kategori cukup. Hasil belajar menggambar teknik dengan penguasaan teknik pemesinan siswa memiliki hubungan positif dan berarti. Kemandirian belajar dengan penguasaan teknik pemesinan siswa memiliki hubungan positif dan berarti. Minat berwirausaha dengan penguasaan teknik pemesinan siswa memiliki hubungan positif dan berarti. Hasil belajar menggambar teknik, kemandirian belajar dan minat berwirausaha secara bersama-sama dengan penguasaan teknik pemesinan siswa memiliki hubungan positif dan berarti.Kata kunci: teknik pemesinan, hasil belajar, menggambar teknik, kemandirian belajar, minat berwirausaha
HUBUNGAN ANTARA PENGUASAAN KONSEP FISIKA DAN KREATIVITAS DENGAN KEMAMPUAN MEMECAHKAN MASALAH PADA MATERI POKOK LISTRIK STATIS Bajongga Silaban
JURNAL PENELITIAN BIDANG PENDIDIKAN Vol 20, No 1 (2014)
Publisher : LPPM Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpbp.v20i1.3072

Abstract

This research are aimed to know what was the correlation between mastery of physics concepts with problem-solving ability, creativity with problem-solving ability and. mastery of physics concept and creativity with problem-solving ability on statics electricity on SMA Nasrani 1 Medan. The samples are students of class XII IPA who had studied a statics electricity as subject consisted of 25 students were selected using purposive random sampling. The type of research is a correlation research by mastery of physic concept and creativity as an independent variable and problem-solving ability as a dependent variable. The data of mastery of physics concept and problem-solving ability were gathered by using subjectif test, meanwhile the data of creativity was gathered by using the questionnaires. Based on results of data analysis be obtained that mastery of physic concept and problem- solving ability be good-classified, meanwhile the student’s creativity be medium-classified and problem-solving ability be best-classified. Furthermore based on the test of linier regression between mastery of physics concepts with problem-solving ability and creativity with problem-solving ability be obtained regression equation are Y = 0.992X1 + 5.369 for F = 34.771 and Y = 0.523X2 + 41.77 for F = 27.291, respectively. Where as multiple regression equation between of mastery of physics concepts and creativity simultaneously with problem-solving ability is Y = 0.694X1 + 0.296X2 + 6.487 for F = 27.291 which was indicated that its regession linear. The correlation coefficients between mastery of physics concepts with problem-solving ability and creativity with problem-solving ability are r(x1, y)= 0.776 and r(x2, y)= 0.763 and based on t-test be obtained are t1= 5.893 and t2 = 4.947 for the sig. (p value) < 0.05, respectively, meanwhile the coefficient of multiple correlation between mastery of physics concepts and creativity simultaneously with problem-solving ability is (Rx1x2, y) = 0.844 and based on t-test be obtained t1= 3.866 and t2 = 2.918 for sig. (pvalue) < 0.05. The conclution of hypothesis, there are strength of positif correlations which is significant between mastery of physics concept with problem-solving ability, creativity with problem-solving ability, and mastery of physics concepts and creativity simultaneously with problem-solving ability on the subject of statics electricity for class XII IPA SMA Nasrani 1 Medan. .Kata kunci: mastery of physics concepts, creativity, ability of problem solving, statics electricity, .
PERBEDAAN HASIL BELAJAR SISWA BERDASARKAN JENIS KELAMIN YANG DIAJAR MENGGUNAKAN MULTIMEDIA BERBASIS KOMPUTER PADA MATERI SISTEM REPRODUKSI MANUSIA Nanda Pratiwi; Martina Restuati
JURNAL PENELITIAN BIDANG PENDIDIKAN Vol 20, No 1 (2014)
Publisher : LPPM Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpbp.v20i1.3060

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar siswa berdasarkan jenis kelamin yang diajar dengan menggunakan multimedia berbasis komputer pada materi sistem reproduksi manusia di SMA Dharma Patra P.Berandan. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI yang terdiri atas 4 kelas dengan jumlah siswa sebanyak 160 orang. Sedangkan sampel penelitian diambil secara random sampling yakni sebanyak 50% dengan perincian 53 siswa jenis kelamin perempuan dan 27 siswa jenis kelamin laki-laki. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen. Berdasarkan hasil uji persyaratan data, diketahui bahwa data hasil belajar siswa dari jenis kelamin perempuan dan laki-laki dinyatakan berdistribusi normal dan memiliki varians yang homogen. Sementara berdasarkan hasil perolehan hasil belajar siswa terlihat tidak ada perbedaan hasil belajar yang signifikan dimana rata-rata hasil belajar siswa dari jenis kelamin perempuan sebesar 81,24 sedangkan rata-rata hasil belajar siswa jenis kelamin laki-laki sebesar 80,21. Tidak adanya perbedaan hasil belajar siswa pada kedua kelompok penelitian tersebut dibuktikan melalui pengujian hipotesis dengan menggunakan uji-t dan taraf kepercayaan  = 0,05, dimana thitung < ttabel (0,61 < 2,00), yang berarti dalam penelitian ini Ho diterima sekaligus menolak Ha. Sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan hasil belajar siswa berdasarkan jenis kelamin yang diajar dengan menggunakan multimedia berbasis komputer pada materi sistem reproduksi manusia di SMA Dharma Patra P.Berandan.Kata kunci: Hasil Belajar, Jenis Kelamin, Multimedia.
INOVASI PEMBELAJARAN METODE KONVENSIONAL DIKOMBINASIKAN DENGAN STRATEGI PETA KONSEP UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR BIOLOGI Mariaty Sipayung
JURNAL PENELITIAN BIDANG PENDIDIKAN Vol 20, No 1 (2014)
Publisher : LPPM Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpbp.v20i1.3067

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas XI IPA 3 SMA Negeri 3 Binjai dengan menggunakan inovasi pembelajaran metode konvensional dikombinasikan dengan strategi peta konsep (concept mapping) mata pelajaran Biologi. Subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas XI IPA 3 SMA Negeri 3 Binjai. Penelitian ini di desain dalam bentuk penelitian tindakan kelas yang dilakukan dengan dua siklus penelitian, yang diamati secara langsung oleh peneliti dan guru. Pengamatan dilakukan pada 40 orang siswa. Adapun yang menjadi indikator keberhasilan penelitian meliputi: persentase peningkatan hasil belajar, ketuntasan belajar, dan hasil dari penilaian peta konsep yang dikerjakan oleh siswa. Instrumen yang digunakan adalah tes kognitif dan lembar penilaian peta konsep siswa. Data dianalisis secara kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa. Siswa yang memperoleh nilai tuntas pada postes I ada 14 siswa, dan pada postes II meningkat menjadi 37 siswa. Nilai rata-rata yang diperoleh siswa pada pretest adalah 34,9; rata-rata postest I adalah 75,4; dan nilai rata-rata siswa pada postest II adalah 86,3. Persentase ketuntasan nilai siswa secara klasikal pada siklus I adalah 35%, hal ini belum mencapai kriteria ketuntasan secara klasikal karena belum mencapai ≥85%. Pada siklus II diperoleh ketuntasan belajar siswa menjadi adalah 92,5%, Dalam aspek psikomotorik, yaitu penilaian terhadap hasil peta konsep siswa menunjukkan nilai yang baik. Untuk penilaian pada peta konsep pada siklus I, siswa mendapatkan persentase rata-rata 67,57%, dan hasilnya meningkat pada siklus II menjadi 87,5. Hasil penelitian membuktikan, inovasi pembelajaran metode konvensional dikombinasikan dengan strategi peta konsep dapat meningkatkan hasil belajar kelas XI IPA 3 SMA Negeri 3 Binjai.Kata kunci: inovasi, konvensional, peta konsep, hasil belajar.

Page 1 of 1 | Total Record : 9