Jurnal Atma Inovasia
Jurnal Atma Inovasia (JAI) diharapakan dapat menjadi sarana desiminasi pengabdian dari seluruh civitasakademika berbagai disiplin ilmu tentang berbagai macam inovasi dan solusi-solusi dalam berbagai persoalan dalam masyarakat. JAI diharapkan dapat mengispirasi dan bermanfaat bagi masyarakat secara luas. JAI fokus pada beberapa topik sebagai berikut: Pembelajaran layanan, masyarakat Pengembangan dan pemberdayaan masyarakat Pelatihan, Pemasaran, Teknologi Tepat Guna, Desain Wilayah perbatasan, wilayah kurang maju Layanan pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan Pemberdayaan masyarakat, akses sosial Topik lain terkait pengabdian pada masyarakat
Articles
40 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 3 No. 2 (2023)"
:
40 Documents
clear
Pengembangan Potensi Desa Tancep dan Pengenalan Batik Khas Tancep, Ngawen, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta
Kristiyani, Ika Murti
Jurnal Atma Inovasia Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (589.725 KB)
|
DOI: 10.24002/jai.v3i2.4506
Sumber daya alam merupakan suatu hal yang menjadi kelebihan di Desa Tancep. Pewarna alami untuk batik tersedia dalam jumlah banyak di daerah Desa Tancep. Selain itu, tanaman bambu juga meramaikan suasana di daerah Desa Tancep. Pewarna alami batik sudah dikelola dengan baik, sedangkan untuk tanaman bambu tersebut masih belum dikelola dengan baik. Batik Tancep sendiri merupakan karya yang sungguh berpotensi, namun masih belum dikenal baik oleh masyarakat luar, sehingga penulis ingin mengembangkan potensi kelola tanaman bambu dan memperkenalkan lebih luas Batik Tancep kepada masyarakat luar. Harapannya dengan memperkenalkan Batik Tancep dan meningkatkan nilai jual dari tanaman bambu dapat perlahan meningkatkan ekonomi dari Desa Tancep.
Pemanfaatan Limbah Biji Pepaya Menjadi Olahan Kopi di Desa Donomulyo, Kulon Progo
Nastiti, Putri
Jurnal Atma Inovasia Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (415.403 KB)
|
DOI: 10.24002/jai.v2i1.4518
Pepaya merupakan salah satu jenis buah yang sangat umum sekali ditemukan di Indonesia. Selain mudah ditemukan, pepaya yang memiliki berjuta manfaat ini juga tergolong buah yang cukup murah. Selama ini pepaya sering dikonsumsi dengan dimakan langsung atau diolah sederhana sehingga menyisakan kulit dan bijinya. Biji pepaya yang tidak dimanfaatkan akan berakhir di tempat pembuangan sampah. Padahal biji papaya juga dapat dimanfaatkan untuk berbagai hal. Walaupun demikian perlu adanya inovasi agar biji papaya dapat memiliki nilai jual. Tujuan dari jurnal ini adalah untuk mempublikasikan pemanfaatan limbah biji pepaya sebagai pengganti kopi sehingga dapat meningkatkan pendapatan desa Donomulyo. Hal ini selaras dengan trend kopi yang sedang meningkat akhir-akhir ini. Proses pembuatan kopi dari biji papaya melalui beberapa tahap yaitu pembersihan biji pepaya, pengeringan, penyangraian, dan penghalusan biji papaya menjadi bubuk kopi pepaya.
Potensi Desa Giricahyo, Gunung Kidul dengan Pengenalan Budidaya Jahe Merah dan Pembelajaran TOGA (Tanaman Obat Keluarga)
Nernere, Maria
Jurnal Atma Inovasia Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24002/jai.v3i2.3955
Gunung Kidul is one of the district that was located in Daerah Istimewa Yogyakarta. Gunung kidul is located on mountains that has a specific characteristics of land. Which is a less fertile compared to others due to the lime contents. This kind of land is perfect for our project, red ginger. It doesn’t need to be watered much, and easy to cultivate. The other thing is how red ginger is also considered as one of family medicine group called as TOGA in Bahasa. Therefore, besides talking about red ginger, we also give information about several other plants that is considered as TOGA that is beneficial for health. Literature study method and secondary data were used in order to compile our findings. Through the outputs we created, we hope that these outputs will help the people around Gunung Kidul in creating a new living that suits the district’s condition.
Usulan Peningkatan Potensi Desa dan Pembuatan Alat Penyaring Air Untuk Masyarakat Desa Botodayaan
Harsono, Harsono
Jurnal Atma Inovasia Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24002/jai.v3i2.3958
Penelitian yang dilakukan di Desa Botodayaan dilakukan secara daring. Sehingga data yang digunakan untuk menyusun penelitian ini didapatkan dengan melakukan studi pustaka sebagai bentuk pengamatan terhadap objek penelitian. Berdasarkan hasil pengamatan tersebut mengenai Desa Botodayaan didapatkan masalah yang sedang dihadapi masyarakat setempat yang berhubungan dengan ketersediaan air bersih, sehingga usulan yang diberikan yaitu berupa pembuatan alat penyaring air. Selain pembuatan alat penyaring air, penulis juga melakukan pemetaan potensi desa yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Program Yayasan Baitul Maal-Bank Rakyat Indonesia (YBM-BRI)
Prasetyo Jati, Didit Gunawan
Jurnal Atma Inovasia Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24002/jai.v3i2.4688
Desa Getas memiliki banyak potensi dalam bidang sumber daya alam dan objek wisata. Namun, dikarenakan keterbatasan akses terhadap informasi teknologi, komunikasi serta finansial potensi di desa Getas tidak dapat dimanfaatkan secara maksimal. Maka dari itu, harus dilakukan upaya pemberdayaan sosial melalui aktivitas penyebaran atau edukasi mengenai perencanaan dan pengelolaan potensi dari desa Getas. Upaya ini dapat diwujudkan dengan program Yayasan Baitul Maal-Bank Rakyat Indonesia (YBM-BRI). Program YBM-BRI fokus terhadap aspek di tiga kategori yaitu pendidikan, sosial, dan ekonomi. Dalam aspek sosial, program ini bertujuan untuk memberikan layanan berupa bantuan tanggap bencana dan aktivitas kemanusian, pemberian bantuan ini dapat meringankan beban ekonomi masyarakat desa Getas yang membutuhkan serta dapat menjadi cara penyaluran zakat. Di aspek Pendidikan tujuan yang berusaha dicapai adalah memfokuskan untuk memberikan layanan berupa pemberian edukasi, bantuan dana dan beasiswa Pendidikan. Pelaksanaan aspek ini dapat memberikan insentif bagi masyarakat desa Getas untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi serta memperbaiki sistem pendidikan di desa mereka. Dan yang terakhir, di dalam aspek ekonomi, program ini bertujuan untuk memberikan bantuan penyuluhan informasi mengenai pemanfaatan sumber daya alam dalam upaya peningkatan ekonomi, pemberian informasi pemanfaatan potensi desa seperti sumber daya alam dan objek pariwisata ini dapat memberikan nilai perekonomian bagi masyarakat desa Getas dalam bentuk pemasukan dari penjualan hasil tanam dan hasil olahannya serta dari pengelolaan objek wisata. Dengan beragam manfaat yang dapat diberikan dari pelaksanaan program pelayanan sosial YBM-BRI, program ini dapat membantu desa Getas untuk memanfaatkan sumber potensi perekonomian mereka serta memberikan edukasi dan bantuan kepada masyarakat desa Getas berupa informasi, edukasi dan finansial.
Potensi Desa Tawangsari, Pengasih, Kulon Progo Era Digitalisasi
Pratama, Brahma Putra
Jurnal Atma Inovasia Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24002/jai.v3i2.5269
Mengembangkan berbagai sektor baik dari sisi produksi, ekonomi, hingga komodifikasi pesan komunikasi masyarakat. KKN di era pandemi mengharapkan mahasiswa melakukan inovasi nyata kepada masyarakat berupa output. Potensi yang dimiliki Desa Tawangsari yang berada di Kecamatan Pengasih Kabupaten Kulon Progo dapat memaksimalkan potensinya sebagai penghasil kelengkeng. Metode pemetaan desa Tawangsari dilakukan dengan data sekunder melalui Badan Pusat Statistik (BPS) dan website desa. Artikel ini akan menjelaskan kontribusi yang dilakukan oleh mahasiswa KKN 80 sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat dengan rangkaian kegiatan yang inovatif. Kontribusi kelompok KKN 114 adalah melakukan sebuah branding terhadap buah kelengkeng di Desa Tawangsari.
Pembangunan Agrowisata dan Kuliner Mi Ayam dengan Ektrak Alami di Desa Trirenggo, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta
Purnomo, Prasetyo Sidi
Jurnal Atma Inovasia Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24002/jai.v3i2.5277
Desa Trirenggo merupakan salah satu desa yang berada di Kapanewon Bantul, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Kelompok 50 periode 80 tahun 2021 merancang sebuah program agrowisata dengan memberdayakan masyarakat sekitar dan juga mengembangkan inovasi mi ayam dengan ekstrak bahan alami. Dengan menerapkan model KKN SOCIETY 5.0, maka rencana kegiatan pengabdian masyarakat kelompok 50 dilakukan dengan metode daring (online) dimana penelitian terkait potensi desa ditelurusi dari internet. Upaya yang kelompok 50 lakukan sebagai hasil dari penelitian dan observasi adalah dengan membuat buku saku rancangan agrowisata yang disajikan dalam bentuk e-book atau buku elektronik beserta video penjelasan, dan juga membuat buku saku yang berjudul “Pembuatan Mi Ayam Dengan Ekstrak Pewarna Alami” beserta video mengenai proses pembuatan mi. Kedua pembahasan yang diteliti oleh kelompok bertujuan untuk menjadikan desa Trirenggo sebagai desa wisata, dengan menggunakan potensi dari desa yang tersedia. Kemudian memberikan gambaran terhadap solusi dari potensi yang telah diambil. Harapan dari program ini adalah dengan gambaran dan ilmu yang telah diberikan dapat menjadi inovasi kepada masyarakat desa Trirenggo untuk perkembangan potensi desa, selain itu juga dapat meningkatkan kepedulian dengan memberikan ilmu kepada masyarakat desa Trirenggo dan menambah wawasan bagi peserta KKN periode 80 Unit J Kelompok 50 dalam memperlajari potensi desa yang tersedia serta menengemukakan solusi sebagai respon dari potensi tersebut.
Strategi Pemberdayaan Ternak Sapi di Desa Salam Kecamatan Patuk Kabupaten Gunungkidul Yogyakarta
Binarti, Floriberta
Jurnal Atma Inovasia Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24002/jai.v3i2.5926
Salam Village, Patuk District, Gunungkidul Regency, the Special Region of Yogyakarta Province, as the location of Kuliah Kerja Nyata Universitas Atma Jaya Yogyakarta period 81 Group 2 Unit A, has natural, agricultural and livestock potential. Livestock is the main goal of Salam Village, but its processing and marketing is still very conventional, which makes Salam Village less developed. This paper aims to present strategies of cattle empowerment from the waste processing into organic fertilizer and biogas to marketing techniques via online.
Pengolahan Abon Ikan dan Rumah Produksi sebagai Potensi Desa Sidoharjo, Tepus, Gunungkidul: Fish Shredded Processing and Production Houses as Potential Villages in Sidoharjo, Tepus, Gunungkidul
Pratama, Yohanes Mario
Jurnal Atma Inovasia Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24002/jai.v3i2.5927
Desa Sidoharjo merupakan salah satu desa yang terletak di Kecamatan Tepus, Kabupaten Gunungkidul dengan jumlah penduduk sebanyak 6.850 jiwa dan memiliki banyak potensi desa yang dapat dikembangkan, khususnya potensi laut dan kuliner. Melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Society 5.0 periode 81 Universitas Atma Jaya Yogyakarta ini, kegiatan berfokus pada pengembangan salah satu potensi desa yang bersumber dari laut, yaitu ikan. Ikan dapat diolah menjadi abon ikan yang dapat dijual kepada para wisatawan. Untuk mewadahi proses produksi, dibuat desain rumah produksi abon ikan dan pengemasannya menggunakan kemasan ramah lingkungan (eco-friendly). Melalui program ini, harapannya warga Desa Sidoharjo dapat mengembangkan potensi desa, memiliki peluang kerja untuk meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan warga desa serta menjaga lingkungan dengan mengurangi penggunaan plastik.
Potensi Desa Membuat Komunitas Batik Desa Kedungkeris Gunung Kidul
Yohanes Hartono, Yohanes Hartono
Jurnal Atma Inovasia Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24002/jai.v3i2.6023
KKN UAJY berbasis Society 5.0 ini merupakan kegiatan lanjutan untuk melakukan inovasi dan pengabdian masyarakat di masa pandemi COVID-19. KKN UAJY 81 kelompok 19 Unit D melakukan pengabdian kepada masyarakat di Desa Kedungkeris, Kecamatan Nglipar, Kabupaten Gunung Kidul. Tujuan dilaksanakannya KKN adalah untuk memaksimalkan berbagai potensi desa dalam upaya peningkatan perekonomian Desa Kedungkeris. Hal yang melatarbelakangi tujuan tersebut yaitu mengedukasi akan berbagai potensi yang dapat dikembangkan di Desa Kedungkeris yang kurang dimaksimalkan secara operasional sehingga dilakukan optimalisasi supaya dapat meningkatkan nilai pada sektor sentra batik, pertanian, peternakan, dan pupuk organik. Metode pelaksanaan program kerja dengan menentukan berbagai topik serta mencari data informasi desa Kedungkeris, dan mencari sumber dengan mencari teori dan ahli dalam menyempurnakan data yang digunakan. Luaran yang akan diberikan kepada masyarakat berupa laporan, e-book, dan video untuk meningkatkan pengetahuan lebih dalam mengenai potensi yang ada di desa, serta meningkatkan perekonomian masyarakat Desa Kedungkeris. Selain itu, juga dilakukan diskusi dan bimbingan secara bersama-sama dengan dosen pembimbing dan kelompok 19. Pembuatan komunitas batik dapat memberikan pengaruh dalam peningkatan rasa kemandirian masyarakat. Kesimpulan yang diperoleh dari kegiatan yang telah dilaksanakan adalah bahwa dengan meningkatkan potensi desa mampu membawa dampak baik untuk kemajuan perekonomian masyarakat Desa Kedungkeris. Kata Kunci : Desa Kedungkeris, Kerajinan, Batik, Komunitas