cover
Contact Name
Suparna Wijaya
Contact Email
sprnwijaya@gmail.com
Phone
+6287780663168
Journal Mail Official
jurnalku.org@gmail.com
Editorial Address
Plaza Cordoba G/03, Serpong, Tangsel
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnalku
Published by PT WIM Solusi Prima
ISSN : -     EISSN : 28089030     DOI : https://doi.org/10.54957/jurnalku.v2i4.300
Core Subject : Economy,
Jurnalku merupakan media penyebarluasan hasil penelitian di keuangan umum, termasuk, namun tidak terbatas pada topik ekonomi, bisnis, keuangan, manajemen, akuntansi, kebijakan publik, dan keuangan umum lainnya. Jurnalku terbit empat kali dalam setahun.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 4 No 2 (2024)" : 10 Documents clear
Pengaruh Price To Book Value (PBV) Dan Net Profit Margin (NPM) Terhadap Harga Saham Pada PT. Mayora Indah, Tbk Anjeliana, Desinta Dwi
Jurnalku Vol 4 No 2 (2024)
Publisher : PT Wim Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/jurnalku.v4i2.402

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami dan menganalisis Price To Book Value (PBV), Net Profit Margin (NPM) dan Harga Saham PT. Mayora Indah, Tbk dan pengaruh Price To Book Value (PBV) dan Net Profit Margin (NPM) pada harga saham di PT. Mayora Indah, Tbk. Prosedur pencarian yang digunakan dalam pencarian ini adalah analisis deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Data dokumentasi diperlukan dalam penelitian ini sekunder yang berisi pergerakan keuangan historis perusahaan. Data sekunder dalam penelitian ini adalah data yang berasal dari data yang dipublikasikan di Bursa Efek Indonesia (PT.BEI). Data dan informasi diperoleh dari hasil penelitian ini dianalisis dengan menggunakan analisis regresi berganda. Berdasarkan hasil survey, Price To Book Value (PBV) dan Net Profit Margin (NPM) memiliki dampak pada waktu yang sama penting untuk harga saham Price To Book Value (PBV) dan Net Provit Margin (NPM) memiliki pengaruh penting untuk harga saham, namun dampaknya tidak signifikan.
Bagaimana Peluang Dan Tantangan Implementasi Atas Pengungkapan Emisi Karbon Di Indonesia? Doloksaribu, Raja Pranatha; Silkapianis , Asya Annisa; Firmansyah, Amrie
Jurnalku Vol 4 No 2 (2024)
Publisher : PT Wim Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/jurnalku.v4i2.636

Abstract

Peningkatan gas rumah kaca (GRK) telah mengubah iklim dan lingkungan. Pengungkapan emisi karbon memainkan peran penting dalam mendorong transisi menuju ekonomi rendah karbon. Tujuan dari penelitian ini adalah menyoroti pentingnya pengungkapan emisi karbon di Indonesia sebagai salah satu upaya dalam mengurangi jejak karbon. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif melalui literatur review. Data dalam penelitian ini adalah informasi dari penelitian terdahulu, penerapan best practices kebijakan carbon disclosure di berbagai negara, dan studi literatur lainnya. Data kemudian dikumpulkan dan dianalisis melalui thematic analysis dan dilakukan triangulasi. Hasil dari penelitian ini menemukan bahwa pengungkapan emisi karbon dapat mendorong perubahan perilaku dan meningkatkan kesadaran kesadaran publik tentang perubahan iklim dan emisi karbon. Pengungkapan emisi karbon juga berdampak positif terhadap pengurangan jejak karbon, serta berdampak positif pada reputasi perusahaan. Berbeda dengan beberapa negara yang telah menerapkan mandatory carbon disclosure, Indonesia saat ini belum mewajibkan pengungkapan emisi karbon dan pengungkapan masih besifat voluntary. Sifat pengungkapan emisi karbon yang masih sukarela tersebut juga menyebabkan tingkat pengungkapan karbon masih rendah karena menandakan bahwa tingkat kesadaran mengenai isu emisi karbon di antara entitas bisnis perusahaan masih terbatas. Pemerintah melalui Otoritas Jasa Keuangan diharapkan dapat menyusun penguatan regulasi mengenai pengungkapan emisi karbon yang bersifat wajib untuk dapat meningkatkan tingkat pengungkapan emisi karbon di Indonesia.
Efektifitas Kebijakan Plastik Berbayar Di Indonesia Dalam Upaya Pengurangan Pencemaran Sampah Plastik Paramita, Ni Wayan Sintya Galuh; Firmansyah, Amrie
Jurnalku Vol 4 No 2 (2024)
Publisher : PT Wim Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/jurnalku.v4i2.673

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengulas keefektifan kebijakan plastik berbayar di Indonesia telah diterapkan. Pengurangan pencemaran sampah plastik saat ini perlu diperhatikan mengingat dampak keberlanjutan yang ditimbulkan jika pencemaran sampah plastik terus-menerus terjadi. Penelitian ini menggunakan pendekatan scoping review dengan mengambil data dari laporan, artikel jurnal nasional dan internasional, peraturan perundang-undangan yang berlaku, dan data-data yang relevan. Pendekatan ini juga dilakukan dengan mengidentifikasi kata kunci terkait dan topik penelitian yang selaras dengan fokus penelitian. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan kebijakan kantong plastik berbayar perlu diperbaiki. Peraturan perundangan yang berlaku saat ini belum sepenuhnya mengubah opini masyarakat mengenai penggunaan tas belanja non-plastik dibandingkan tas plastik. Sebagai landasan hukum yang jelas dalam mendukung kebijakan kantong plastik berbayar, penelitian ini merekomendasikan kepada pemerintah sebagai regulator untuk menyusun regulasi terkait dengan kantong plastik berbayar. Sosialisasi rutin kepada masyarakat diperlukan untuk mengurangi produksi sampah plastik dan dapat mendorong masyarakat untuk membawa tas sendiri saat berbelanja. Selain itu, sosialisasi rutin juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan dampak buruk sampah plastik.
Konsep Pendidikan Berkelanjutan Dalam Kurikulum Pendidikan Dasar Dan Menengah: Suatu Tinjauan Khoirunnisa, Indah Rosewika Suryaning; Firmansyah, Amrie
Jurnalku Vol 4 No 2 (2024)
Publisher : PT Wim Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/jurnalku.v4i2.675

Abstract

Kesepakatan internasional terkait kerangka pendidikan berkelanjutan menjadi satu momentum yang mengubah implementasi pendidikan dunia. Sebagai salah satu negara yang mengadopsi kerangka tersebut, pemerintah Indonesia harus turut serta menjalankan prioritas pendidikan berkelanjutan. Pendidikan berkelanjutan perlu dilibatkan dalam kurikulum pendidikan, utamanya pada jenjang pendidikan dasar dan menengah yang masuk dalam program Wajib Belajar pemerintah. Penelitian ini bertujuan untuk mengulas pendidikan dasar dan menengah di Indonesia. Ulasan tersebut di antaranya seberapa besar paparan pendidikan dasar dan menengah terhadap masyarakat Indonesia, menganalisis kurikulum pendidikan dasar dan menengah saat ini, serta meninjau eksistensi pendidikan berkelanjutan di dalamnya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis konten terkait pembangunan berkelanjutan, pendidikan berkelanjutan, jenjang pendidikan, dan kurikulum pendidikan nasional dengan meninjau berbagai data, ketentuan, dan peraturan yang ada di tingkat nasional dan internasional. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendidikan dasar dan menengah yang dilaksanakan oleh sebagian besar masyarakat Indonesia dengan tiga opsi kurikulum pendidikan. Pengaturan kurikulum pendidikan dasar dan menengah saat ini belum memuat pendidikan berkelanjutan secara eksplisit. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pemerintah untuk mengintegrasikan pendidikan berkelanjutan dalam kurikulum nasional melalui peraturan perundangan terkait dengan sistem pendidikan nasional.
Determinan Penerimaan Pajak Daerah Di Indonesia Rosyadi, Muhammad Rizal
Jurnalku Vol 4 No 2 (2024)
Publisher : PT Wim Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/jurnalku.v4i2.696

Abstract

The local tax is one of the sources of regional income used to finance various local government activities through the Regional Revenue and Expenditure Budget (APBD). The larger the revenue from local taxes, the greater the original regional income can finance the APBD. This research analyses the influence of inflation, Gross Regional Domestic Product (PDRB), and investment on local tax revenue. The study uses the Ordinary Least Square (OLS) model to analyze cross-sectional data from 34 provinces in Indonesia in 2018. The research results find that PDRB has a significant favourable influence on local tax revenue. In contrast, inflation and investment growth do not have a significant influence on the growth of local tax revenue. It implies that the government needs to formulate appropriate policies to increase PDRB so that local tax revenue can be increased. Pajak daerah adalah salah satu sumber pendapatan asli daerah yang digunakan untuk membiayai berbagai kegiatan pemerintah daerah melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Semakin besar penerimaan pajak daerah, semakin besar pula pendapatan asli daerah yang dapat digunakan untuk membiayai APBD. Penelitian ini menganalisis pengaruh inflasi, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), dan investasi terhadap penerimaan pajak daerah. Penelitian menggunakan model Ordinary Least Square (OLS) untuk menganalisis data cross-section dari 34 Provinsi di Indonesia pada tahun 2018. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PDRB berpengaruh signifikan positif terhadap pertumbuhan penerimaan pajak daerah. Sedangkan inflasi dan pertumbuhan investasi tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan penerimaan pajak daerah. Hal ini mengimplikasikan pemerintah perlu merumuskan kebijakan yang tepat untuk meningkatkan PDRB agar penerimaan pajak daerah dapat dinaikkan.
Determinan Produk Domestik Regional Bruto Provinsi Riau: Analisis Deret Waktu Gharin, Marlev A
Jurnalku Vol 4 No 2 (2024)
Publisher : PT Wim Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/jurnalku.v4i2.699

Abstract

Riau Province is the largest center of palm oil industry in Indonesia, with Crude Palm Oil (CPO) production contributing approximately 19 to 22 percent to the national output during the period of 2017-2021. The processing industry and the agricultural sector have managed to shift the dominance of the mining sector, contributing 28.08 and 26.83 percent, respectively, to the Regional Gross Domestic Product (PDRB) of Riau in the year 2021. This research aims to investigate the influence of the number of palm oil mills (PKS), plantation area (LUAS), and production quantity (PROD) on the Regional Gross Domestic Product (PDRB) of Riau Province. These factors were analyzed using time series data from 2008 to 2021, employing the STATA 17 application with multiple linear regression methods. Based on the regression analysis results, it was found that only the LUAS variable has a significant positive impact, while the PKS and PROD variables have a non-significant negative impact on the GDP, with slope coefficients of -0.034 for the PKS variable, 1.285 for the LUAS variable, and -0.04 for the PROD variable. However, the government is expected to optimize the value-added in processing and plantation production industries to have a positive impact on the improvement of the local economy. Provinsi Riau merupakan sentra industri kelapa sawit terbesar di Indonesia dengan produksi Crude Palm Oil (CPO) berkisar antara 19 hingga 22 persen kontribusi nasional selama periode 2017-2021. Industri pengolahan dan sektor pertanian mampu menggeser dominasi sektor pertambangan dengan kontribusi mencapai 28,08 dan 26,83 persen terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Riau Tahun 2021. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki pengaruh jumlah pabrik kelapa sawit (PKS), luas perkebunan (LUAS), dan jumlah produksi (PROD) terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Provinsi Riau. Faktor-faktor tersebut dianalisis menggunakan data time series periode 2008-2021 menggunakan aplikasi STATA 17 dengan metode regresi linear berganda. Berdasarkan hasil analisis regresi, ditemukan bahwa hanya variabel LUAS yang berpengaruh signifikan positif sedangkan variabel PKS dan PROD berpengaruh tidak signifikan negatif terhadap PDRB dengan koefisien kemiringan sebesar -0,034 untuk variabel PKS, sebesar 1,285 untuk variabel LUAS, dan sebesar -0,04 untuk variabel PROD. Untuk itu, Pemerintah diharapkan untuk melakukan optimalisasi nilai tambah pada industri pengolahan dan produksi perkebunan agar dapat berdampak pada peningkatan perekonomian daerah.  
Pengaruh Amnesti Pajak Dan Besaran Tarif Pajak PPh Dan PPN Terhadap Pembentukan Modal Bruto Bakti, Seato Graha Putra
Jurnalku Vol 4 No 2 (2024)
Publisher : PT Wim Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/jurnalku.v4i2.702

Abstract

Dalam melaksanakan kegiatan perekonomiannya, suatu negara menetapkan berbagai macam kebijakan fiskal untuk mengatur pendapatan dan pengeluaran mereka. Contoh dari kebijakan fiskal ini adalah pengaturan besaran tarif pajak dan pengadaan amnesti pajak. Amnesti pajak memberikan kesempatan kepada wajib pajak untuk mendeklarasikan aset dan pendapatan yang sebelumnya tidak dilaporkan atau tersembunyi tanpa dikenai sanksi atau hukuman yang berat sehingga menjadi tawaran menarik bagi masyarakat. Pemerintah dengan kuasanya dapat mengatur kedua kebijakan tersebut sedemikian rupa dengan salah satu harapannya adalah untuk merangsang investasi yang dapat dilihat dari pembentukan modal bruto di negara tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi pengaruh amnesti pajak dan besaran tarif pajak PPh dan PPN terhadap pembentukan modal bruto. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif mengunakan regresi panel data model GLS random effect dengan data yang diambil berasal dari lembaga keuangan lima belas negara yang melaksanakan amnesti pajak dari periode tahun 1998 hingga 2022 serta sumber terbuka lainnya. Hasil analisis menemukan bahwa adanya amnesti pajak dapat merangsang pertumbuhan investasi, sementara penurunan tarif pajak PPh Badan dan PPh Orang Pribadi dapat meningkatkan pembentukan modal bruto. Implikasi dari penelitian ini menyatakan bahwa amnesti pajak dan penurunan tarif pajak PPh dapat merangsang kegiatan investasi di negara tersebut.
Perbandingan Tingkat Penerimaan Pajak Hotel Dan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Di Daerah Kota Malang Safitri, Dewi; Nabilqodarsa, Merindah Dwi
Jurnalku Vol 4 No 2 (2024)
Publisher : PT Wim Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/jurnalku.v4i2.764

Abstract

Regional Original Income (PAD) is often used as a comparison material between districts/cities in Indonesia. Not only the amount, but also the composition of the amount of regional income apart from balancing funds and other legal regional income is interesting to consider.studied. Generally, PAD revenues are dominated by local taxes. Unfortunately, the types of local taxes are too rigid, making it difficult for districts/cities to innovate in order to increase PAD. To increase PAD, the first step that is needed is to analyze the potential of each region. By using documentsthe output of the Malang City Government between 2018-2022 which is analyzed quantitatively, this paper finds the results that economic development has changed the regional potential. Hotel taxes are a source of income that has high potential as a source of income for the people in Malang City as a tourist. This study aims to determine and analyze hotel tax in Malang city based on the number of hotels, the number of hotel occupancy rates, and the number of tourists on hotel tax revenue in Malang city for the period 2018 – 2022. The method used in this research is descriptive analysis and multiple linear regression analysis. Descriptive analysis is to describe the picture research data consisting of the number of hotels, the number of hotel occupancy rates, and the number of tourists in Malang City from 2018-2022. Meanwhile, multiple linear analysis serves to prove the hypothesis of the effect of the number of hotels, the number hotel occupancy rate, and the number of tourists to hotel tax revenue in Malang City. The results of this study indicate that the number of hotels, the number of tourists and occupancy rates have a significant effect on hotel tax receipts
Determinan Kualitas Hasil Pengawasan Di Badan Pengawasan Keuangan Dan Pembangunan Mubarok, Danang Andrian; Usman, Fadlil
Jurnalku Vol 4 No 2 (2024)
Publisher : PT Wim Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/jurnalku.v4i2.791

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kompleksitas tugas, tekanan anggaran waktu, kompetensi auditor dan objektivitas auditor terhadap kualitas hasil pengawasan. Penelitian ini dilakukan dengan metode kuantitatif dengan jenis penelitian kausal. Data pada penelitian ini dikumpulkan dengan melakukan penyebaran kuesioner kepada auditor di Deputi 1 dan Deputi 2 Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Teknik analisa data yang digunakan adalah Structured Equation Model (SEM) untuk melakukan pengujian hipotesis. Hasil dari penelitian ini menyimpulkan bahwa kompleksitas tugas, kompetensi auditor dan objektivitas auditor bepengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas hasil pengawasan. Sedangkan tekanan anggaran waktu tidak berpengaruh terhadap kualitas hasil pengawasan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan masukan dan pertimbangan dalam rangka evaluasi desain, strategi dan kebijakan pengawasan intern.
Pengaruh Intensitas Persediaan, Ukuran Perusahaan Dan CSR Terhadap Agresivitas Pajak Dengan Koneksi Politik Sebagai Variabel Moderasi Puspita, Mega Gita
Jurnalku Vol 4 No 2 (2024)
Publisher : PT Wim Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/jurnalku.v4i2.796

Abstract

Tax aggressiveness is a form of income design practice carried out by companies to minimize taxes that must be paid illegally. The percentage of tax aggressiveness actions taken by manufacturing companies reaches 23%. This study aims to determine and analyze tax aggressiveness with koneksi politiks as a moderating variable, which is known to be closely related to aggressive corporate tax avoidance activities. The independent variables used in this study are inventory intensity, company size, and corporate social responsibility (CSR). This study uses descriptive quantitative methods and purpsive sampling, while the data collection uses secondary data in the form of financial reports and company annual reports. The population in this study are manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange during the 2019-2021 period. The study population was 368 companies with a sample acquisition of 80 data and a total observation of 240 data over a 3-year period. The data analysis method uses multiple linear regression and moderated analysis regression (MRA) and data processing using SPSS 24. The results of this study indicate that inventory intensity and CSR have no effect on tax aggressiveness, company size has a positive effect on tax aggressiveness, koneksi politiks are unable to moderate inventory intensity and CSR on tax aggressiveness, koneksi politiks are able to moderate company size on tax aggressiveness.

Page 1 of 1 | Total Record : 10