cover
Contact Name
Aldi Aditya
Contact Email
iswara@unsoed.ac.id
Phone
+6281804884272
Journal Mail Official
iswara@unsoed.ac.id
Editorial Address
Jl. DR. Soeparno, Karangwangkal, Purwokerto Utara, Banyumas, Jawa Tengah 53122
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Iswara : Jurnal Kajian Bahasa, Budaya, dan Sastra Indonesia
ISSN : 27467104     EISSN : 29618045     DOI : https://doi.org/10.20884/1.iswara
Jurnal Iswara: Jurnal Kajian Bahasa, Budaya, dan Sastra Indonesia which is published twice a year (every June and December), is a double blind peer-reviewed publication consists of research-based and review articles, fresh ideas about Indonesian language, literature, cultural studies, which have never been published before. The journal covers all aspect relating to humanities, including: 1. Macro-linguistics; 2. Micro-linguistics; 3. Translation studies; 4. Post-colonial literature; 5. Modern literature; 6. Popular teen literature; 7. Cultural Studies; 8. Modern culture; 9. Popular culture; 10. Folk culture; 11. Ethnic Studies.
Articles 52 Documents
Representasi Perempuan dalam Cerpen "Rambutnya Jumintan" karya Ratna Indraswari Ibrahim Lintang Zahra Nur Laili
Jurnal Iswara : Jurnal Kajian Bahasa, Budaya, dan Sastra Indonesia Vol 5 No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Program Studi Sastra Indonesia Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.iswara.2025.5.1.12316

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ketidakadilan yang masih terjadi dalam cerpen “Rambutnya Juminten” karya Ratna Indraswari Ibrahim yang meliputi ketidakadilan gender, penindasan terhadap perempuan yang dianggap inferior dibandingkan laki-laki. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitis. Menggunakan pendekatan feminis eksistensialis Simone de Beauvoir. Perbedaan gender selalu menjadi pembatas antara laki-laki dan perempuan, perempuan merasa tertindas, dimana perempuan seharusnya bebas berekspresi dan menunjukkan kreativitasnya, namun keberadaan laki-laki yang lebih mendominasi ini seolah menjadi penghambat kebebasan perempuan. Laki-laki menganggap perempuan terlalu banyak menafsirkan feminisme.
Register Bahasa Istiqo Mahanani
Jurnal Iswara : Jurnal Kajian Bahasa, Budaya, dan Sastra Indonesia Vol 5 No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Program Studi Sastra Indonesia Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.iswara.2025.5.1.12742

Abstract

The result of this research is a description of the register which focuses on examining the form, meaning and function of the register. In the form section, the register data is divided into six parts based on the lingual units and the language of origin of the register. The function section is divided into four parts in the form of registers containing directive, referential/denotative/informative, metalingual and imaginative functions.
Alih Kode dan Campur Kode pada Film Lara Ati Karya Bayu Eko Moektito: Kajian Sosiolinguistik Sesha Nuki Amalia
Jurnal Iswara : Jurnal Kajian Bahasa, Budaya, dan Sastra Indonesia Vol 5 No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Program Studi Sastra Indonesia Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.iswara.2025.5.1.14380

Abstract

Bahasa berfungsi sebagai alat untuk berinteraksi secara sosial. Dalam masyarakat multibahasa seperti Indonesia, interaksi antara berbagai bahasa sering kali menghasilkan fenomena linguistik seperti alih kode dan campur kode. Artikel ini bertujuan untuk mengungkap bentuk dan suatu faktor yang mendasari penggunaan alih kode dan campur kode dalam film Lara Ati. Data yang dikumpulkan berupa keterangan yang menjadi fokus kajian, yaitu mencakup setiap kata, kalimat, atau ungkapan yang mengandung alih kode dan campur kode yang terdapat dalam film tersebut. Artikel ini mengaplikasikan metodologi deskriptif analisis dengan pendekatan kualitatif, dimana data dikumpulkan melalui metode simak. Selain itu, artikel ini dianalisis dalam tiga tahapan, yaitu reduksi data, kategori data, serta sintesisasi (penggabungan berbagai temuan sehingga menghasilkan kesimpulan). Hasil penelitian menunjukkan adanya variasi bentuk alih kode dalam interaksi antar tokoh, serta campur kode yang mencakup penggunaan kata, klausa, dan barter. Temuan ini meningkatkan pemahaman kita mengenai bahasa dalam konteks film dan kontribusinya terhadap fenomena multilingualisme di Indonesia, serta berhubungan dengan relasi sosial yang terdapat dalam suatu percakapan.
Lanskap Linguistik Coffee Shop di Kawasan Universitas Brawijaya Elvina Putri Ari Sunyoto
Jurnal Iswara : Jurnal Kajian Bahasa, Budaya, dan Sastra Indonesia Vol 5 No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Program Studi Sastra Indonesia Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.iswara.2025.5.1.14386

Abstract

penelitian ini bertujuan untuk menganalisis lanskap linguistik dalam penggunaan bahasa di tiga coffee shop di kawasan Universitas Brawijaya, yaitu Kopi Hub, Toko Kopi Jaya, dan UB Coffee. Dalam lanskap linguistik digunakan sebagai refleksi identitas budaya dan dinamika sosial, dianalisis melalui penggunaan bahasa dalam teks-teks yang muncul di ruang publik. Metode penelitian yang digunakan meliputi observasi dan dokumentasi, dengan fokus pada klasifikasi penggunaan bahasa yang bersifat monolingual dan bilingual. Pendekatan analisis data dilakukan dengan mengklasifikasikan penggunaan bahasa dalam kategori monolingual dan bilingual, serta mengidentifikasi pola dan fungsi dari teks yang ada. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua bentuk penggunaan bahasa tersebut mencerminkan keragaman linguistik dan strategi pemasaran yang efektif. Selain itu, fungsi utama dari teks-teks tersebut adalah sebagai informasi (petunjuk, larangan, perintah), namun juga memiliki fungsi simbolik yang terkait dengan identitas merek dan kebijakan bahasa. . Penggunaan bahasa Indonesia dan Inggris dalam konteks ini menciptakan pengalaman inklusif bagi pengunjung, serta representasi globalisasi dan kebijakan bahasa di masyarakat. Selain itu, ditemukan juga penggunaan bahasa lain seperti Arab, Jepang, dan Italia. Penelitian ini dapat memberikan wawasan tentang interaksi antara bahasa, identitas, dan dinamika sosial dalam konteks coffee shop di Indonesia.
Potret Perempuan Marginal dalam Cerpen “Jasa-Jasa Bu Mardiyah” Karya Ahmad Tohari: Kajian Estetika dan Resepsi Sastra Faren Alif Sidik Febriansyah
Jurnal Iswara : Jurnal Kajian Bahasa, Budaya, dan Sastra Indonesia Vol 5 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Program Studi Sastra Indonesia Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.iswara.2025.5.2.16585

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengalaman estetik pembaca dalam cerpen "Rumah yang Terang" karya Ahmad Tohari dengan menggunakan pendekatan estetika dan teori resepsi Wolfgang Iser. Fokus utama kajian adalah bagaimana struktur teks dan konteks sosial-budaya di luar teks membentuk makna melalui partisipasi aktif pembaca. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik studi pustaka untuk mengkaji keterjalinan unsur intratekstual dan ekstratekstual, identifikasi repertoar historis dan sosial-budaya, serta analisis respons estetik yang meliputi blank space, horison harapan, dan implied reader. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teks menyajikan simbolisme kuat, seperti terang dan tasbih, yang memicu perenungan spiritual dan menggugah emosi pembaca. Selain itu, latar budaya masyarakat desa Indonesia turut berperan membentuk tekanan sosial yang dikenali pembaca sebagai bagian dari pengalaman kolektif. Harapan pembaca yang semula mengarah pada penyelesaian logis justru dibalik oleh akhir cerita yang tragis, membentuk efek estetik yang mendalam. Cerpen ini memosisikan pembaca sebagai subjek aktif dalam menciptakan makna, dan menempatkan sastra sebagai ruang perenungan etis serta refleksi nilai-nilai kemanusiaan.
Analisis Analisis Pembaca Tersirat dan Ruang Kosong dalam Cerpen Lintah Darat Karya Aris Kurniawan (Perspektif Teori Resepsi Pembaca Iser) Rangga Rangga
Jurnal Iswara : Jurnal Kajian Bahasa, Budaya, dan Sastra Indonesia Vol 5 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Program Studi Sastra Indonesia Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.iswara.2025.5.2.16609

Abstract

Penelitian ini yang berjudul "Analisis Pembaca Tersirat dan Ruang Kosong dalam Cerpen 'Lintah Darat' Karya Aris Kurniawan (Perspektif Teori Resepsi Pembaca Iser)" mengkaji bagaimana struktur naratif dalam Lintah Darat membangun makna melalui pembaca tersirat dan ruang kosong dalam teks. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana elemen-elemen tersebut mengundang pembaca untuk berpartisipasi aktif dalam menafsirkan cerita, khususnya mengenai dilema moral dan sosial yang dihadapi oleh tokoh utama. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini menganalisis elemen naratif yang menawarkan celah atau ruang kosong yang dapat diisi oleh pembaca, berdasarkan pengalaman pribadi dan konteks sosial mereka. Data dikumpulkan melalui pembacaan mendalam dan analisis teks, dengan fokus pada bagian-bagian yang menunjukkan ambiguitas dan celah interpretatif. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis isi, dengan didukung oleh kerangka teori dari Teori Resepsi Pembaca Iser, yang menekankan peran aktif pembaca dalam menciptakan makna dari teks. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa struktur naratif dalam Lintah Darat meninggalkan banyak ruang kosong, seperti motivasi karakter-karakter yang ambigu, serta perjuangan ekonomi yang belum terselesaikan, yang mendorong pembaca untuk terlibat dalam proses dinamis pembentukan makna. Celah-celah ini tidak hanya menyoroti kompleksitas tindakan karakter, tetapi juga mengundang pembaca untuk merenungkan pertanyaan sosial dan moral yang lebih besar.
Budaya Literasi Anak sebagai Modal Sosial Dalam Pembangunan Desa Wonosari, Yogyakarta Sakinatul Hayati; Rizky Septyono; Wadhhah afifah; Putri Ratu Evina; Chanza Fatmatuzzahro; Arif Tri Saputra; Mufidah Rohmatun Nisa
Jurnal Iswara : Jurnal Kajian Bahasa, Budaya, dan Sastra Indonesia Vol 5 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Program Studi Sastra Indonesia Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.iswara.2025.5.2.17514

Abstract

Pengembangan budaya literasi anak di Desa Wonosari menjadi modal sosial utama dalam pembangunan desa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis upaya pengembangan literasi di desa tersebut, mengingat skor literasi membaca Indonesia yang masih rendah berdasarkan studi PISA 2022. Desa Wonosari, yang memiliki populasi anak usia sekolah cukup besar dan lembaga pendidikan yang memadai, menjadi studi kasus yang menarik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi lapangan, dan mengaplikasikan teori habitus Pierre Bourdieu untuk memahami bagaimana kebiasaan literasi dapat terbentuk melalui pengalaman sosial dan program kerja yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program KKN seperti "Kunjungan Literasi ke Sekolah" dan "Gebyar Literasi" berhasil menumbuhkan minat baca dan kemampuan berbahasa pada anak. Meskipun Desa Wonosari memiliki fasilitas pendukung seperti perpustakaan desa yang memadai, masih ada tantangan terkait optimalisasi pemanfaatan fasilitas dan ketersediaan pengelola yang kurang. Oleh karena itu, penanaman habitus literasi sejak dini dan kolaborasi antara berbagai pihak, seperti pemerintah desa, lembaga pendidikan, dan keluarga, sangat penting untuk menciptakan generasi muda yang cerdas, kritis, dan adaptif, serta mendukung pembangunan desa berkelanjutan.
Religious Aspects in Novel Kambing dan Hujan by Mahfud Ikhwan (Literary Anthropological Studies) Anggi Setianingsih
Jurnal Iswara : Jurnal Kajian Bahasa, Budaya, dan Sastra Indonesia Vol 6 No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Program Studi Sastra Indonesia Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.iswara.2026.6.1.8659

Abstract

Objek kajian dalam penelitian ini adalah Novel Kambing dan Hujan karya Mahfud Ikhwan. Novel ini dipilih karena mengangkat topik yang sangat sensitif, yaitu tentang perbedaan afiliasi organisasi sosial antara Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah di tahun 60an. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tokoh, alur, dan latar, serta mengkaji aspek religiusitas dalam novel Kambing dan Hujan menggunakan kajian antropologi sastra. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dan menggunakan pendekatan antropologi sastra. Hasil dari penelitian yang berjudul “Aspek Religi dalam Novel Kambing dan Hujan karya Mahfud Ikhwan” adalah ditemukannya 4 komponen agama menurut Emile Durkheim, yaitu (1) emosi keagamaan, (2) sistem kepercayaan supranatural, (3) sistem ritus atau upacara religi, dan (4) kelompok-kelompok religius. Aspek religiusitas dalam novel ini dapat dilihat dari gagasan, jalan cerita, narasi dan dialog yang disampaikan oleh tokoh-tokoh dalam novel ini, khususnya Muhammad Fauzan, Iskandar, Miftahul Abrar, Nurul Fauzia, Pakde Anwar, dan Cak Ali.
Kajian Intertekstual pada Novel Mariposa karya Luluk HF dan Film Adaptasinya Mariposa Deviana Valen Amanda
Jurnal Iswara : Jurnal Kajian Bahasa, Budaya, dan Sastra Indonesia Vol 6 No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Program Studi Sastra Indonesia Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.iswara.2026.6.1.12365

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan unsur-unsur intrinsik dalam novel `` Mariposa'' karya Luluk HF dan film Mariposa. Pertanyaan yang diajukan dalam penelitian ini adalah perbandingan unsur instrinsik novel dan film Mariposa. Penelitian ini menggunakan pendekatan intertekstual, yaitu membandingkan persamaan dan perbedaan unsur-unsur instrinsik berupa tema, alur, tokoh dan penokohan, sudut pandang dan pesan. Metode deskriptif digunakan dalam penelitian ini. Format penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif karena penelitian ini menggunakan teknik mendengarkan dan mencatat. Sumber datanya adalah novel “Mariposa” karya Luluk HF dan film “Mariposa”. Hasil penelitian membandingkan hubungan intertekstual yaitu unsur-unsur intrinsik novel dan film Mariposa berupa persamaan dan perbedaan, tema, alur, tokoh dan penokohan, latar, sudut pandang, dan ciri menunjukkan adanya perbedaan. pesan. Secara keseluruhan, kesamaan tema, perspektif, dan pesan keseluruhan tetap penting. Sehubungan dengan perbedaan peristiwa tokoh dan penokohan, dilakukan perubahan latar dan alur yang tampaknya tidak mempengaruhi cerita novel. Kata kunci: intertekstual,instrinsik, novel, film
Simbol dan Indeks dalam Cerpen Pemintal Kegelapan Karya Intan Paramadhita: Analisis Semiotika Peirce Ratih Anjar Putri
Jurnal Iswara : Jurnal Kajian Bahasa, Budaya, dan Sastra Indonesia Vol 6 No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Program Studi Sastra Indonesia Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.iswara.2026.6.1.16954

Abstract

Penelitian ini berjudul “Analisis Simbol dan Indeks pada Cerpen Pemintal Kegelapan Karya Intan Paramadhita”. Penelitian ini mengkaji teori semiotika yang merupakan ilmu atau metode analisis untuk mengkaji tanda-tanda. Jenis penelitian ini adalah deskriptif analisis yang bertujuan untuk menganalisis Simbol dan Indeks dalam semiotika pandangan Pierce pada cerpen yang berjudul Pemintal Kegelapan karya Intan Paramadhita. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dan analisis semiotika berdasarkan aspek pandangan Pierce, sebagai pendekatannya menjelaskan bagaimana proses pemaknaan tanda yang ada pada cerpen Pemintal Kegelapan. Data dalam penelitian ini berupa kalimat atau paragraf yang mengandung tanda-tanda dengan interpreternya meliputi, simbol dan indeks dalam cerpen Pemintal Kegelapan. Sumber data dalam penelitian ini adalah dokumen tertulis berupa cerpen Pemintal Kegelapan karya Intan Paramadhita yang ditulis pada 21 Agustus 2004 di Jakarta. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data adalah studi pustaka online. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa tanda-tanda ada disetiap kata memiliki makna yang dapat diartikan. Pada sebuah simbol merupakan hal yang yang sudah ditetapkan dan dihasilkan dari setiap perspektif manusia berdasarkan kenyataannya, dan indeks merupakan hal yang memiliki keterkaitan sebab akibat antara satu dengan yang lainnya. Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa setiap simbol yang terbentuk berdasarkan sebuah kata memiliki makna sesuai dengan perspektif setiap orang, dan setiap indeks yang muncul menunjukkan adanya tanda yang memiliki hubungan alamiah antara tanda dengan petanda yang sifatnya tetap.