cover
Contact Name
I Ketut Andika Priastana
Contact Email
publikasi@triatmamulya.ac.id
Phone
+62361-412971
Journal Mail Official
publikasi@triatmamulya.ac.id
Editorial Address
Jl. Kubu Gunung, Tegal Jaya, Dalung, Kuta Utara, Badung - Bali
Location
Kab. badung,
Bali
INDONESIA
Indonesian Journal of Health Research
ISSN : -     EISSN : 26229412     DOI : -
Core Subject : Health,
Indonesian Journal of Health Research (IDJHR) is a open source journal (e-journal) for nurses, midwife, health care profession, and researcher which published by Universitas Triatma Mulya. Starting in 2019, the Indonesian Journal of Health Research will be published three times a year in April, August, and December. The Indonesian Journal of Health Research received both article research and original literature review articles that have not been published in other medias or other scientific journals. Focus and scopes of the journal including: Public health Nursing Midwifery Nutrition Environmental health Health promotion Health education Physical therapy Pharmacology Health administration
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 1 (2020): April" : 5 Documents clear
Pengaruh Pemberian Herbal Compress Ball Terhadap Intensitas Nyeri Rheumatoid Arthritis Pada Lansia di Desa Mendoyo Dauh Tukad Kabupaten Jembrana Tahun 2019 Ni Made Gita Kusumastuti; Dwi Prima Hanis Kusumaningtiyas; I Ketut Sudiyono
Indonesian Journal of Health Research Vol. 3 No. 1 (2020): April
Publisher : Universitas Triatma Mulya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (152.558 KB) | DOI: 10.51713/idjhr.v3i1.59

Abstract

Pendahuluan: Rheumathoid Arthritis merupakan suatu penyakit autoimun yang ditandai dengan terdapatnya sinovitis erosive simetrik yang mengenai jaringan persendian. Manifestasi klinis Rheumatoid arthritis tergantung pada tingkat keparahan penyakit. Tanda dan gejala yang khas termasuk edema dan nyeri pada sendi dan terasa hangat saat disentuh, eritema, kekakuan, dan hilangnya fungsi sendi. Rasa sakit sering menjadi penyebab gangguan aktivitas sehari-hari, sehingga pengobatan farmakologi dapat di kurangi dengan pengobatan non farmakologi. Salah satu pengobatan non farmakologi adalah terapi herbal compress ball. Kompres ini memiliki sensasi panas yang membantu meningkatkan aliran darah regional dan melepaskan minyak atsiri dari herbal, membantu mengerahkan tindakan anti-inflamasi. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian pre eksperimental dengan desain one group pretest-posttes. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian herbal compress ball terhadap intensitas nyeri rheumatoid arthritis pada lansia di Desa Mendoyo Dauh Tukad Kabupaten Jembrana. Sampel penelitian ini 57 orang. Pengukuran intensitas nyeri menggunakan Numeric Rating Scale, intensitas nyeri di ukur sebelum dan setelah pemberian kompres. Pengaruh herbal compess ball terhadap intensitas nyeri pada penderita rheumatoid arthritis dianalisis dengan menggunakan uji non parametric yaitu uji Wilcoxon Sign Rank Test. Hasil: intensitas nyeri sebelum dan sesudah dilakukan terapi herbal compress ball, menunjukkan hasil yang signifikan yaitu (p-value 0.000 <α = 0,05) Ho ditolak dan Ha diterima. Kesimpulan: ada pengaruh sebelum dan setelah pemberian terapi herbal compress ball terhadap intensitas nyeri rheumatoid arthritis pada lansia.
Hubungan Harga Diri dengan Tingkat Kecemasan pada Lansia di Desa Baluk Kecamatan Negara Kabupaten Jembrana Tahun 2019 Gusti Ayu Putu Setiadewi; I Made Rio Dwijayanto; Ni Luh Ade Kusuma Ernawati
Indonesian Journal of Health Research Vol. 3 No. 1 (2020): April
Publisher : Universitas Triatma Mulya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (178.701 KB) | DOI: 10.51713/idjhr.v3i1.60

Abstract

Pendahuluan: Masalah harga diri dan kecemasan merupakan masalah yang umum dialami oleh lansia. Melihat kondisi fisik dan psikologis yang menurun pada lanjut usia, maka hal tersebut dapat mengakibatkan harga diriyang rendah dan akan berpengaruh terhadap kecemasan pada lansia. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan harga diridengan tingkat kecemasan pada lansia. Metode: Penelitian ini menggunakan metode cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah lansia yang tinggal di Desa Baluk yang berjumlah 197 orang. Sampel penelitian ini menggunakan teknik Simple Random Sampling denganjumlah sampel sebanyak 134 responden. Analisis penelitian ini menggunakan uji spearman rank test. Hasil: Pada karakteristik responden berdasarkan jenis kelamin didapatkan hasil sebabanyak 59.0% berjenis kelamin perempuan. Pada harga diri lansia yang paling banyak pada kategori sedang (67.9%) dan pada tingkat kecemasan yang paling banyak pada tingkat sedang (59.0%). Hasil uji Spearmans Rho menunjukkan nilai p value 0.000 (p<0.05), Sehingga H0 ditolak dan Ha diterima yang artinya ada hubungan harga diri dengan tingkat kecemasan pada lansia. Kesimpulan: Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa ada hubungan harga diri dengan tingkat kecemasan pada lansia di Desa Baluk Kecamatan Negara Kabupaten Jembrana. Penelitian lebih mendalam dapat dilakukan dengan meneliti berbagai faktor perancu seperti ras, usia, pengalaman pada lansia.
Hubungan Motivasi Kerja dengan Kinerja Perawat Dalam Penerapan Asuhan Keperawatan di Ruang Rawat Inap Flamboyan Rsud dr. Iskak Tulungagung Ardyansah, Rizki Bahtiyar
Indonesian Journal of Health Research Vol. 3 No. 1 (2020): April
Publisher : Universitas Triatma Mulya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (153.73 KB) | DOI: 10.51713/idjhr.v3i1.61

Abstract

Peran sumber daya manusia perawat sangat penting dalam suatu organisasi dan peran perawat yang langsung berhubungan dengan pasien maka kinerja perawat menjadi hal penting untuk diperhatikan. Salah satu upaya untuk meningkatkan kinerja perawat adalah dengan meningkatkan motivasi kerja perawat. Tujuan penelitian menganalisis hubungan motivasi kerja dengan kinerja perawat dalam penerapan asuhan keperawatan di Ruang Rawat Inap Flamboyan RSUD dr. Iskak Tulungagung. Penelitian dilaksanakan pada bulan April 2017. Jenis penelitian observasional, desain analitik dengan pendekatan cross sectional dan instrument penelitian berupa kuesioner. Populasi penelitian semua perawat di Ruang Rawat Inap Flamboyan RSUD dr. Iskak Kabupaten Tulungagung. Sampel diambil dengan teknik total sampling sejumlah 33 orang. Data dianalisis dengan uji chi square. Hasil penelitian didapatkan hampir seluruhnya dari responden mempunyai motivasi kerja tinggi yaitu sebanyak 22 orang (78,6%), dan sebagian besar dari responden kinerjanya baik yaitu sebanyak 20 orang (71,4%). Uji statistik chi square didapatkan P Value = 0,000 < 0,05 sehingga H1 diterima, yang berarti ada ada hubungan motivasi kerja dengan kinerja perawat dalam penerapan asuhan keperawatan di Ruang Rawat Inap Flamboyan RSUD dr. Iskak Tulungagung tahun 2017. Motivasi kerja perawat baik yang dari dalam diri maupun yang dari luar diri sangat mendukung terhadap kinerja perawat dalam melakukan asuhan keperawatan kepada pasien. Perawat yang memiliki motivasi kerja kerja yang tinggi tidak merasa terbebani dengan pekerjaannya, justru akan lebih bersemangat apabila dapat melakukan pekerjaannya dengan baik dan berhasil dalam kinerjanya. Diharapkan perawat tetap terus memiliki motivasi kerja yang tinggi sebagai perawat dan dapat meningkatkan kinerjanya dalam melakukan asuhan keperawatan sehingga dalam menangani klien dengan maksimal.
Pemanfaatan Tanaman Serai dan Jahe sebagai Anti Nyeri Salisatullutfiah Salisatullutfiah; I Ketut Andika Priastana; I Made Rio Dwijayanto
Indonesian Journal of Health Research Vol. 3 No. 1 (2020): April
Publisher : Universitas Triatma Mulya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219.702 KB) | DOI: 10.51713/idjhr.v3i1.62

Abstract

Nyeri adalah pengalaman sensorik dan emosional yang tidak menyenangkan akibat kerusakan jaringan, baik aktual maupun potensial atau yang digambarkan dalam bentuk kerusakan tersebut. Beberapa penanganan untuk mengurangi rasa nyeri dapat dilakukan dengan tindakan farmakologi dan non farmakologi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manfaat serai dan jahe yang dapat digunakan sebagai pengobatan non farmakologis untuk mengurangi rasa sakit. Literature review menggunakan data sekunder yang diambil dari google scholar, Pubmed dan Portal Garuda. Hasil dari literature review ini menampilkan 12 artikel mengenai manfaat serai dan jahe bagi kesehatan.
Gambaran Asuhan Keperawatan Gawat Darurat pada Pasien Fraktur Femur dengan Pemenuhan Rasa Nyaman Nyeri di Instalasi Gawat Darurat RSUP Sanglah I Kadek Artawan; N.K.E.K Dewi; I.G.A.A.P Mastini
Indonesian Journal of Health Research Vol. 3 No. 1 (2020): April
Publisher : Universitas Triatma Mulya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (302.162 KB) | DOI: 10.51713/idjhr.v3i1.63

Abstract

Pendahuluan. Fraktur merupakan hilangnya kontinuitas tulang yang disebabkan oleh trauma seperti kecelakaan lalu lintas. Keluhan utama pada pasien fraktur yaitu nyeri dimana apabila tidak ditangani dengan segera dapat mempengaruhi hemodinamik pasien yang diakibatkan oleh peningkatan kerja saraf simpatis. Komplikasi yang sangat fatal yaitu terjadinya syok neurogenik akibat adanya reaksi vasovagal berlebih. Tujuan dari studi kasus ini yaitu untuk menggambarkan asuhan keperawatan gawat darurat pada pasien fraktur femur dengan pemenuhan rasa nyaman nyeri. Metode. Studi kasus ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus pada asuhan keperawatan gawat darurat pasien fraktur femur dengan pemenuhan rasa nyaman nyeri. Alat yang digunakan dalam pengambilan data adalah checklist dan lembar wawancara. Data yang didapat dianalisis dengan menarasikan data yang diperoleh dengan membandingkan pada teori yang sudah ada. Hasil. Pengkajian fokus dilakukan pada pemeriksaan sekunder yaitu keluhan utama didapatkan data berupa keluhan nyeri. Pengkajian nyeri yang dilakukan menggunakan pendekatan PQRST. Masalah keperawatan yang di fokuskan yaitu nyeri akut. Tindakan yang dilakukan untuk mengurangi nyeri pasien yaitu pemberian analgetik, teknik non farmakologi distraksi/relaksasi, serta dilakukan pemasangan skin traksi sebagai penalataksanaan kegawatdaruratan. Hasil evaluasi dilakukan selama 4 jam masalah pada pasien 1 belum mencapai kriteria hasil karena ekspresi wajah masih tampak meringis, skala nyeri 6, RR : 22x/menit. Pada pasien 2 masalah sudah dapat teratasi. Kesimpulan. Asuhan keperawatan pada pasien fraktur femur pengkajian difokuskan pada keluhan utama diperoleh keluhan nyeri sehingga diberikan tindakan farmakologi berupana analgesic dan non farmakologi serta pemasangan skin traksi.

Page 1 of 1 | Total Record : 5