cover
Contact Name
Erna Selviyanti
Contact Email
m.yunus@polije.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
rammik@idpublishing.org
Editorial Address
RAMMIK : Jurnal Rekam Medik & Manajemen Informasi Kesehatan Gg. Broto Manunggal V, Brajan, Tamantirto, Kec. Kasihan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55184
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Rekam Medik & Manajemen Informasi Kesehatan (RAMMIK)
ISSN : -     EISSN : 28294777     DOI : 10.47134/rmik
Core Subject : Health,
RAMMIK : Jurnal Rekam Medik & Manajemen Informasi Kesehatan is an journal which provides a platform to scientist and researchers all over the world for the dissemination of knowledge in Health Information Management , medical record and related fields, especially in : Health information management studies Classification of Codification of Diseases and Actions Health Information Systems Health Information Technology Health Information Quality Management.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 1 (2023): April" : 5 Documents clear
Analisis Kelengkapan Pengisian Ringkasan Pulang Terhadap Kelancaran Klaim Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial Kesehatan di Rumah Sakit PTPN VIII Subang Aminuddin Sholeh
Jurnal Rekam Medik & Manajemen Informasi Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2023): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/rmik.v2i1.30

Abstract

One of the existing forms of one of the medical records is a discharge..sumaary containing the patient's clinical data. The purpose of this study is to identify the completeness of filling out the discharge summary sheet of the medical record of the patient of the BPJS hospital in the PTPN VIII Subang hospital in 2021. This type of study is a descriptive quantitative study. Randomized Sampling Technique The population of this study is a summary extract from the medical record of patient. The sample in this study is 84 discharge forms of a patient, the results showed the completeness of filling in the patient's identification by date of birth by 95% and by gender equal to 78%. The completeness of completion of the important report for the obsolete element is 79%, and for the input of the diagnostic element - 67%. The completeness of authentication for the item Date of completion is 72%, and for the item "Doctor's..name" - 87%. Correct documentation of bug fixes is 99%, and records are clear and readable at 82%. The effect of the completeness of the repayment summary on BPJS claims is current 39% and not smooth 61%.
Analisis Faktor Penyebab Belum Terlaksananya Retensi dan Pemusnahan Rekam Medis Inaktif di Puskesmas Sopaah Mega Nanda Yuni A; Ida Nurmawati; Maya Weka Santi; Veronika Vestine
Jurnal Rekam Medik & Manajemen Informasi Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2023): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/rmik.v2i1.1899

Abstract

Jumlah berkas rekam medis pasien baru setiap tahun mengalami peningkatan hingga mencapai 11.065 berkas. Retensi dan pemusnahan rekam medis di Puskesmas Sopaah masih belum pernah dilaksanakan, sehingga ditemukan banyak rekam medis yang menumpuk di lantai ruang filling. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor penyebab belum terlaksananya retensi dan pemusnahan rekam medis inaktif di Puskesmas Sopaah berdasarkan unsur manajemen 5M (man, method, money, material, machine). Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Hasil penelitian berdasarkan unsur manajemen 5M yang meliputi man yakni kualifikasi pendidikan tidak sesuai standar namun tidak berkaitan terhadap pelaksanaan retensi dan pemusnahan, kurangnya pengetahuan petugas terkait alur dan prosedur atau tata cara pelaksanaan retensi dan pemusnahan, serta petugas rekam medis belum pernah mengikuti pelatihan. Method yakni isi standar operasional prosedur (SOP) retensi dan pemusnahan belum rinci dan lengkap serta tidak disosialisasikan kepada petugas rekam medis. Money yakni tidak adanya penyusunan rencana anggaran kegiatan retensi dan pemusnahan rekam medis. Material yakni tidak terdapat form penilaian, form pertelaan, jadwal retensi, berita acara pemusnahan, rak dan ruang penyimpanan berkas rekam medis inaktif. Machine yakni tidak adanya alat scanner dan alat pencacah. Saran yang dapat diberikan yaitu perlu dilakukan pelatihan retensi dan pemusnahan kepada petugas rekam medis, pembuatan rancangan anggaran dan perbaikan isi serta sosialisasi
Analisis Faktor Penyebab Ketidaklengkapan Rekam Medis Rawat Inap di Puskesmas Jelbuk Holida Lafissyah; Maya Weka Santi; Ida Nurmawati; Indah Muflihatin
Jurnal Rekam Medik & Manajemen Informasi Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2023): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/rmik.v2i1.1900

Abstract

Pencapaian kelengkapan pengisian rekam medis rawat inap di Puskesmas Jelbuk rata- rata pada bulan Februari sebesar 18,9%, bulan Maret sebesar 15,5%, bulan April sebesar 26,1% kurang dari target kelengkapan yaitu 100%. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor penyebab ketidaklengkapan rekam medis rawat inap di Puskesmas Jelbuk berdasarkan faktor individu, organisasi, dan psikologi. Jenis Penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan 5 subjek penelitian meliputi kepala puskesmas, 1 orang dokter, 2 orang perawat, dan 1 orang perekam medis. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dokumentasi, USG, dan brainstorming. Hasil penelitian menunjukkan ketidaklengkapan rekam medis rawat inap disebabkan oleh faktor individu karena petugas belum mampu mengisi rekam medis rawat inap dengan lengkap, belum pernah mengikuti pelatihan, dan kualifikasi pendidikan tidak sesuai dengan standar yang sudah ditetapkan, sedangkan berdasarkan faktor organisasi disebabkan oleh kurangnya tenaga kesehatan untuk kebutuhan pelayanan unit rawat inap dan belum adanya tindak lanjut dari hasil evaluasi pelayanan, kemudian faktor psikologi disebabkan oleh belum pernah dilakukan pemberian reward dan punishment. Upaya perbaikan masalah meliputi melakukan pengajuan adanya pelatihan pengisian rekam medis kepada dinas kesehatan, membuka lowongan kerja melalui pengajuan permintaan tenaga medis kepada dinas kesehatan pada posisi dokter atau perawat, dan melakukan pengajuan permintaan tenaga rekam medis kepada dinas kesehatan.
Analisis Pengelolaan Rekam Medis Rawat Jalan pada Bagian Filing di Puskesmas Tempeh Dianisa Ufairoh Nota Salsabilla; Atma Deharja; Rossalina Adi Wijayanti; Veronika Vestine
Jurnal Rekam Medik & Manajemen Informasi Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2023): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/rmik.v2i1.1901

Abstract

Pengelolaan rekam medis rawat jalan di Puskesmas Tempeh Kabupaten Lumajang masih memiliki beberapa permasalahan dengan persentase tertinggi pada bulan Juli, Agustus, dan September tahun 2022 mencapai 1,41% pada permasalahan ketidaklengkapan pengisian rekam medis. Tujuan dari penelitian ini yaitu menganalisis pengelolaan rekam medis rawat jalan pada bagian filing di Puskesmas Tempeh Kabupaten Lumajang berdasarkan faktor motivation, opportunity, dan ability. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data wawancara mendalam, observasi, dokumentasi, serta brainstorming. Hasil yang didapatkan dalam penelitian yaitu faktor motivation yaitu reward dan punishment telah terlaksana dengan baik. Faktor opportunity yaitu belum tersedianya SOP, kurangnya jumlah petugas, belum tercukupinya waktu, serta peralatan yang kurang memadai. Faktor ability yaitu pengetahuan petugas sudah memadai meskipun tidak semua petugas mempunyai latar belakang pendidikan rekam medis, serta belum pernahnya petugas mengikuti pelatihan. Upaya perbaikan yang ditetapkan untuk mengatasi permasalahan tersebut antara lain pembuatan SOP, penggeseran karyawan dari unit lain ke bagian rekam medis, pengoptimalan jam kerja, pengajuan perluasan ruangan dan penambahan rak penyimpanan, pembuatan buku ekspedisi, serta pemberian pelatihan terhadap petugas rekam medik
Analisis Faktor Penyebab Ketidaklengkapan Pengisian Rekam Medis Pasien Rawat Inap di Puskesmas Umbulsari Jember Dwi Navida Sari; Demiawan Rachmatta Putro Mudiono; Ervina Rachmawati; Ida Nurmawati
Jurnal Rekam Medik & Manajemen Informasi Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2023): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/rmik.v2i1.1902

Abstract

Kelengkapan pengisian rekam medis sangat penting sehingga dapat berdampak pada mutu kualitas rekam medis dan pelayanan kesehatan. Berdasarkan studi pendahuluan, pengisian rekam medis rawat inap di Puskesmas Umbulsari Jember masih belum terisi secara lengkap pada bulan Juni-Agustus 2022 dengan persentase ketidaklengkapan bulan Juni sebesar 6,70%, bulan Juli sebesar 8,92%, dan bulan Agustus sebesar 7,72%. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penyebab ketidaklengkapan pengisian rekam medis rawat inap di Puskesmas Umbulsari Jember. Jenis penelitian ini menggunakan kualitatif dengan teknik pengumpulan data yaitu wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian ini yaitu 1 kepala puskesmas, 1 dokter, 2 perawat rawat inap, dan 1 petugas rekam medis. Uji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan penyebab ketidaklengkapan berdasarkan faktor motivation (motivasi) yaitu tidak adanya reward bagi petugas yang mengisi rekam medis rawat inap. Faktor opportunity (kesempatan) yaitu belum pernah diadakannya pelatihan terkait pengisian rekam medis, belum terdapat SOP pengisian rekam medis, belum pernah diadakan sosialisasi SOP penilaian kelengkapan rekam medis. Faktor ability (kemampuan) yaitu kurangnya pengetahuan petugas dan adanya petugas dengan masa kerja baru masih dalam tahap penyesuaian lingkungan

Page 1 of 1 | Total Record : 5